Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASESMEN TP1 SEJARAH KLS XII

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia segera menyusun Undang-Undang Dasar 1945. Hal ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia ingin...

a)

Segera dikenal oleh dunia internasional

b)

Menjaga hubungan baik dengan Jepang

c)

Membuktikan mampu menandingi negara maju

d)

Membangun landasan hukum bagi negara merdeka

e)

Menghapuskan seluruh hukum peninggalan Belanda

2.

Salah satu alasan pemakzulan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) oleh MPR adalah adanya konflik politik dengan DPR. Dari sudut pandang sistem ketatanegaraan, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa..

a)

DPR memiliki kekuasaan tertinggi di Indonesia

b)

Presiden tidak lagi berhak mengatur kebijakan luar negeri

c)

Mekanisme checks and balances berjalan dalam praktik

d)

Kekuasaan MPR tidak terbatas sebagai lembaga tertinggi

e)

Presiden tidak boleh berbeda pendapat dengan DPR

3.

Dalam UUD 1945, kedaulatan berada di tangan rakyat. Namun dalam praktik, kedaulatan itu dilaksanakan melalui lembaga-lembaga negara. Makna yang dapat ditarik dari hal tersebut adalah...

a)

Rakyat tidak bisa terlibat langsung dalam pemerintahan

b)

Rakyat hanya memilih presiden, selebihnya diserahkan ke DPR

c)

Demokrasi di Indonesia bersifat tidak langsung (perwakilan)

d)

Kekuasaan rakyat hanya sebatas memberi kritik kepada pemerintah

e)

Pemilu hanya dijalankan untuk memenuhi syarat formal

4.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno membubarkan Konstituante karena gagal membuat UUD baru. Dari sudut pandang politik, tindakan tersebut menunjukkan...

a)

Adanya dominasi presiden dalam sistem politik

b)

Konstituante lebih berkuasa daripada presiden

c)

Demokrasi di Indonesia berjalan ideal saat itu

d)

Kehidupan politik Indonesia sepenuhnya dikendalikan MPR

e)

Presiden tidak memiliki kewenangan dalam hukum

5.

Pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta dipilih secara aklamasi sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama RI. Keputusan tersebut mencerminkan bahwa...

a)

PPKI ingin mempercepat pengakuan kedaulatan oleh dunia internasional

b)

Pemilihan presiden dan wakil presiden

c)

PPKI berfungsi sebagai wakil rakyat untuk menetapkan dasar-dasar negara

d)

Presiden dan wakil presiden dipilih berdasarkan pertimbangan negara Jepang

e)

PPKI bertindak sebagai lembaga tertinggi yang bersifat permanen

6.

Pada periode 1945–1959, terjadi dinamika politik seperti pembentukan kabinet, pemilu 1955, hingga Dekrit Presiden 1959. Faktor utama yang mendorong Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959 adalah...

a)

Adanya campur tangan Belanda dalam politik Indonesia

b)

Konstituante gagal menyusun UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950

c)

Pemilu 1955 tidak menghasilkan partai politik yang dominan

d)

UUD 1945 dianggap tidak sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia

e)

DPR menghendaki sistem pemerintahan parlementer permanen

7.

Pemilu pertama tahun 1955 diadakan untuk memilih anggota DPR dan Konstituante. Namun, hasilnya justru melahirkan banyak partai besar dengan kekuatan yang relatif seimbang. Dampak langsung dari kondisi ini adalah...

a)

Stabilitas politik menjadi lebih terjaga karena semua partai kuat

b)

Kabinet sering berganti karena tidak ada partai yang dominan

c)

Presiden kehilangan kewenangan dalam membentuk pemerintahan

d)

Sistem presidensial dapat berjalan efektif tanpa oposisi

e)

Masyarakat tidak lagi percaya pada sistem demokrasi

Jawaban: B

8.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia membentuk kabinet pertama dengan sistem presidensial. Presiden Soekarno menunjuk menteri-menteri untuk membantu tugas pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

Indonesia meniru sepenuhnya sistem pemerintahan Belanda

b)

Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan

c)

Kekuasaan legislatif lebih tinggi daripada eksekutif

d)

PPKI berfungsi sebagai menteri sementara

e)

Wakil Presiden menjadi pengawas jalannya kabinet

9.

Kabinet pertama setelah kemerdekaan disebut Kabinet Presidensial. Namun, pada November 1945 sistem pemerintahan berubah menjadi parlementer. Faktor utama yang melatarbelakangi perubahan tersebut adalah...

a)

Presiden ingin mengurangi beban tugasnya dalam menjalankan negara

b)

Adanya desakan partai-partai politik agar lebih terlibat dalam pemerintahan

c)

Campur tangan Sekutu dalam pembentukan kabinet

d)

Tidak adanya dukungan rakyat terhadap UUD 1945

e)

PPKI menetapkan bahwa kabinet presidensial hanya sementara

10.

Pembentukan kabinet pada awal kemerdekaan Indonesia sangat penting bagi kelangsungan negara yang baru berdiri. Fungsi utama kabinet pada saat itu adalah...

a)

Menjadi simbol kemerdekaan Indonesia di mata dunia internasional

b)

Menjalankan roda pemerintahan dan mempertahankan kemerdekaan

c)

Mengatur kerja sama ekonomi dengan Belanda dan Jepang

d)

Menentukan dasar hukum baru menggantikan UUD 1945

e)

Mengatur pembagian wilayah negara bagian di Indonesia

11.

Setelah proklamasi 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno membentuk kementerian pertama yang dikenal dengan Kabinet Presidensial. Tujuan utama pembentukan kementerian tersebut adalah...

a)

Menggantikan sistem pemerintahan Hindia Belanda

b)

Memberikan kesempatan kerja bagi para tokoh pergerakan

c)

Menjalankan roda pemerintahan negara yang baru merdeka

d)

Menjaga hubungan baik dengan Jepang setelah kekalahan perang

e)

Memenuhi syarat agar diakui oleh PBB

12.

Pembentukan pemerintahan daerah segera dilakukan pasca kemerdekaan. Hal ini dimaksudkan agar...

a)

Semua daerah memiliki kesempatan membentuk negara bagian

b)

Pemerintah pusat dapat mengendalikan politik lokal sepenuhnya

c)

Rakyat di daerah dapat merasakan langsung kehadiran negara

d)

Daerah tidak perlu bergantung pada kebijakan nasional

e)

Daerah bebas menentukan sistem hukum sendiri

13.

Salah satu peraturan yang menjadi dasar pembentukan pemerintahan daerah pada masa awal kemerdekaan adalah...

a)

Maklumat Pemerintah 3 November 1945

b)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1945 tentang Kedudukan Komite Nasional

c)

Penetapan Presiden No. 2 Tahun 1945 tentang Pembentukan Kementerian

d)

Undang-Undang Dasar Sementara 1950

e)

Dekrit Presiden 5 Juli 1959

14.

Maklumat Pemerintah 3 November 1945 memberi kebebasan rakyat untuk membentuk partai politik. Dampak terhadap pembentukan pemerintahan daerah adalah...

a)

Pemerintah daerah hanya berfungsi sebagai kepanjangan tangan militer

b)

Partai politik berperan dalam menentukan arah kebijakan lokal

c)

Daerah memiliki wewenang penuh untuk melepaskan diri dari NKRI

d)

Pemerintahan daerah dibubarkan dan diganti dengan partai politik

e)

Rakyat tidak lagi terlibat dalam pemerintahan daerah

15.

Dalam praktiknya, pembentukan pemerintahan daerah pasca proklamasi menghadapi berbagai kendala. Salah satu kendala terbesar adalah...

a)

Terlalu sedikit tokoh lokal yang bersedia jadi pejabat

b)

Banyak rakyat menolak sistem pemerintahan republik

c)

Ancaman militer Belanda dan Sekutu yang ingin menguasai kembali daerah

d)

Tidak adanya komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah

e)

UUD 1945 tidak mengatur sama sekali tentang pemerintahan daerah

16.

Setelah proklamasi 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno segera membentuk PPKI untuk menetapkan UUD 1945. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

Proklamasi tidak sah tanpa pengesahan PPKI

b)

PPKI menjadi badan tertinggi negara selamanya

c)

Negara memerlukan dasar hukum dan konstitusi untuk berjalan

d)

UUD 1945 hanya sementara digunakan

e)

Jepang ikut campur dalam penetapan UUD 1945

17.

Lembaga yang dibentuk untuk membantu presiden menjalankan pemerintahan pasca proklamasi adalah...

a)

Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

b)

Badan Keamanan Rakyat (BKR)

c)

Dewan Pertimbangan Agung

d)

Mahkamah Agung

e)

Kementerian Dalam Negeri

18.

KNIP pada awalnya berfungsi sebagai pembantu presiden. Namun, dengan Maklumat Wakil Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945, KNIP berfungsi sebagai...

a)

Lembaga legislatif sementara

b)

Lembaga yudikatif tertinggi

c)

Pengganti partai politik

d)

Badan keamanan rakyat

e)

Pengawas kementerian

19.

Untuk menjaga keamanan pasca proklamasi, pemerintah membentuk organisasi semi-militer yang disebut...

a)

Tentara Nasional Indonesia (TNI)

b)

Badan Keamanan Rakyat (BKR)

c)

Hizbullah

d)

Laskar Rakyat

e)

Tentara Pelajar

20.

BKR yang dibentuk pemerintah pada September 1945 kemudian berkembang menjadi...

a)

Tentara Keamanan Rakyat (TKR)

b)

Polisi Republik Indonesia

c)

Tentara Rakyat Indonesia (TRI)

d)

Laskar Rakyat

e)

Tentara Nasional Indonesia (TNI)

21.

Pembentukan kementerian pada awal kemerdekaan bertujuan untuk...

a)

Memenuhi syarat administrasi agar diakui PBB

b)

Menjalankan roda pemerintahan dan melayani rakyat

c)

Menggantikan seluruh peran KNIP

d)

Mengatur sistem peradilan negara

e)

Membatasi kekuasaan presiden

22.

Maklumat Pemerintah 3 November 1945 yang mendorong pembentukan partai politik sangat berpengaruh terhadap...

a)

Kehidupan demokrasi dan representasi rakyat di pemerintahan

b)

Pembentukan kabinet presidensial pertama

c)

Lahirnya sistem pemerintahan federal

d)

Terbentuknya BKR menjadi TKR

e)

Berakhirnya fungsi KNIP sebagai legislatif

23.

Salah satu kelengkapan alat negara yang dibentuk pasca proklamasi untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam negeri adalah...

a)

Badan Keamanan Rakyat

b)

Kepolisian Negara

c)

Komite Nasional Indonesia Pusat

d)

Dewan Pertimbangan Agung

e)

Partai Politik

24.

Alasan pembentukan badan-badan kelengkapan negara segera setelah proklamasi adalah...

a)

Untuk membuktikan Indonesia lebih unggul dari Belanda

b)

Agar pemerintah Jepang tetap mengakui Indonesia

c)

Supaya negara yang baru merdeka dapat menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan

d)

Karena semua tokoh bangsa ingin menjadi pejabat negara

e)

Agar Indonesia langsung diterima di PBB

25.

Salah satu persoalan terbesar dalam pembentukan kelengkapan alat negara pasca proklamasi adalah...

a)

Terbatasnya jumlah tokoh bangsa yang berpendidikan

b)

Banyaknya campur tangan Jepang dalam pemerintahan

c)

Ancaman dari Sekutu dan Belanda yang ingin kembali berkuasa

d)

Tidak adanya UUD sebagai dasar hukum negara

e)

Rakyat Indonesia menolak keberadaan pemerintah pusat

26.

Setelah proklamasi, pemerintah memberi kesempatan rakyat untuk membentuk partai politik melalui Maklumat Wakil Presiden No. X tahun 1945. Apa tujuan utama dikeluarkannya maklumat tersebut?

a)

Agar partai politik bisa menguasai parlemen

b)

Untuk mempercepat proses demokrasi di Indonesia

c)

Sebagai strategi agar Indonesia diakui negara asing

d)

Untuk melemahkan peran kelompok pemuda dalam politik

e)

Supaya Presiden tidak lagi memimpin langsung pemerintahan

27.

Partai Nasional Indonesia (PNI) pasca proklamasi dibentuk kembali oleh beberapa tokoh. Namun dalam perjalanannya, PNI terpecah. Jika ditinjau dari sisi politik, apa makna perpecahan PNI bagi perkembangan demokrasi Indonesia saat itu?

a)

Menunjukkan lemahnya kepemimpinan nasional

b)

Menjadi penghambat utama dalam perjuangan diplomasi

c)

Menggambarkan dinamika kebebasan berpendapat dalam politik

d)

Bukti bahwa partai politik tidak diperlukan dalam sistem demokrasi

e)

Membuktikan rakyat belum siap untuk berdemokrasi

28.

Partai Masyumi lahir pasca proklamasi dengan basis Islam yang kuat. Jika partai ini tidak dibentuk, apa kemungkinan besar dampaknya terhadap konfigurasi politik Indonesia pada masa itu?

a)

Tidak ada partai berbasis agama di Indonesia

b)

Indonesia hanya memiliki partai berbasis ideologi nasionalis

c)

Aspirasi politik umat Islam sulit tersalurkan secara resmi

d)

Pemerintah menjadi sepenuhnya sekuler tanpa peran agama

e)

Proses pemilu 1955 tidak akan terlaksana

29.

Salah satu tantangan pasca pembentukan partai-partai politik adalah munculnya banyak partai dengan ideologi berbeda. Dalam jangka panjang, apa dampak positif dari kondisi tersebut terhadap kehidupan berbangsa?

a)

Menyebabkan rakyat bingung menentukan pilihan

b)

Menumbuhkan persaingan yang memperkuat demokrasi

c)

Memudahkan pemerintah mengontrol rakyat

d)

Menunda terbentuknya sistem parlementer

e)

Membatasi peran organisasi masyarakat

30.

Jika Anda menjadi pemimpin pada tahun 1945–1949, bagaimana sikap yang paling tepat terhadap banyaknya partai politik yang terbentuk pasca proklamasi?

a)

Membatasi hanya 2 partai agar lebih mudah dikendalikan

b)

Membubarkan partai kecil demi menjaga stabilitas politik

c)

Mendorong partai-partai bersatu dalam satu kekuatan nasional

d)

Membiarkan partai tumbuh bebas tanpa aturan

e)

Menyerahkan sepenuhnya pada Presiden untuk mengatur partai

31.

Pada awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi keterbatasan sumber daya manusia untuk mengisi jabatan pemerintahan, namun tetap berusaha menjalankan roda negara.

Jika di sekolah kalian ada kegiatan OSIS tetapi kekurangan pengurus, sikap apa yang mencerminkan semangat perjuangan awal kemerdekaan?

a)

Menunda kegiatan hingga semua pengurus lengkap

b)

Membagi tugas sebaik mungkin meskipun tenaga terbatas

c)

Membiarkan kegiatan berjalan tanpa kepemimpinan

d)

Meminta guru mengambil alih seluruh kegiatan

e)

Membubarkan OSIS karena dianggap tidak mampu

32.

Pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 ditetapkan sebagai konstitusi negara untuk mengatur kehidupan berbangsa.

Dalam kehidupan sehari-hari, mengapa penting bagi sekolah atau keluarga memiliki aturan yang disepakati bersama?

a)

Agar semua orang tidak melakukan kesalahan

b)

Supaya guru atau orang tua lebih mudah memberi hukuman

c)

Untuk menciptakan keteraturan dan melatih tanggung jawab bersama

d)

Supaya hanya siswa yang berprestasi yang diatur

e)

Agar semua orang merasa takut kepada pemimpin

33.

Setelah proklamasi, Indonesia membentuk kementerian sebagai alat pemerintahan untuk mengurus berbagai bidang.

Jika di kelas ada pembagian tugas piket (kebersihan, merapikan kursi, menghapus papan tulis), apa makna pembagian tugas tersebut?

a)

Agar hanya siswa rajin yang bekerja

b)

Supaya semua siswa merasakan tanggung jawab sesuai kemampuan

c)

Untuk membatasi kebebasan siswa di kelas

d)

Agar guru tidak perlu ikut menjaga kebersihan

e)

Supaya hanya ketua kelas yang mengatur semuanya

34.

Pada awal kemerdekaan, pemerintah Indonesia harus berjuang menjaga kedaulatan meskipun banyak tekanan dari Belanda.

Jika dalam kehidupan sehari-hari ada teman yang mencoba mengambil hak kalian (misalnya giliran bermain atau tugas kelompok), sikap apa yang sesuai dengan semangat mempertahankan kedaulatan?

a)

Membiarkan saja karena tidak ingin konflik

b)

Melawan dengan cara kekerasan

c)

Menyampaikan pendapat dengan cara baik dan tegas

d)

Meminta orang lain menyelesaikan masalah tanpa ikut berusaha

e)

Menghindar dan tidak ikut kegiatan sama sekali

35.

Pada awal berdirinya, Indonesia menghadapi banyak perbedaan pendapat tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan. Namun, para tokoh berusaha bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan.

Dalam kehidupan sehari-hari, apa makna musyawarah saat memutuskan kegiatan bersama teman sebaya?

a)

Agar keputusan selalu sesuai dengan keinginan ketua

b)

Supaya semua teman bisa menyampaikan pendapat dan hasilnya adil

c)

Agar kegiatan lebih cepat selesai tanpa perdebatan

d)

Supaya kelompok selalu sepakat tanpa ada kritik

e)

Agar keputusan tidak bisa diubah lagi