wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Persiapan UTS

Total questions: 20

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Simbol dari sila pertama Pancasila adalah

a)

Rantai Emas

b)

Bintang Emas

c)

Pohon Beringin

d)

Padi dan Kapas

2.

Nilai Pancasila dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu...

a)

Nilai dasar, nilai instrumental, nilai praksis

b)

Nilai moral, nilai etis, nilai sosial

c)

Nilai agama, nilai budaya, nilai hukum

d)

Nilai individual, nilai kelompok, nilai nasional

3.

Nilai praksis dalam Pancasila adalah...

a)

Prinsip universal

b)

Aturan hukum dan perundangan

c)

Perilaku sehari-hari yang mencerminkan Pancasila

d)

Dasar filosofis Pancasila

4.

Contoh pengamalan sila keempat dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Beribadah sesuai agama masing-masing

b)

Membantu korban bencana

c)

Menghormati Perbedaan suku dan bahasa

d)

Musyawarah dalam rapat kelompok belajar

5.

Dalam paradigma pembangunan, Pancasila harus menjadi...

a)

Arah pembangunan nasional

b)

Target ekonomi

c)

Alat ukur keberhasilan

d)

Standar internasional

6.

Makna permukaan sila kelima adalah...

a)

Menghormati orang lain

b)

Bersatu sebagai satu bangsa

c)

Demokrasi melalui perwakilan

d)

Tidak boleh ada orang miskin, semua harus sejahtera

7.

Jika dalam sebuah musyawarah di sekolah, keputusan hanya ditentukan oleh suara mayoritas tanpa mendengarkan aspirasi minoritas, hal ini melanggar prinsip...

a)

Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan

b)

Ketuhanan yang maha esa

c)

Keadilan Sosial

d)

Kemanuasiaan yang adil dan beradab

8.

Kasus eksploitasi pekerja dan kekerasan terhadap perempuan yang tidak dianggap serius menunjukkan..

a)

Lemahnya penegakan hukum

b)

elum tertanamnya nilai kemanusiaan yang beradab

c)

Kurangnya pendidikan hukum

d)

Budaya patriarki yang kuat

9.

Dalam konteks lingkungan, jika perusahaan merusak alam demi keuntungan tanpa mempertimbangkan dampak pada masyarakat, hal ini melanggar...

a)

Undang-undang lingkungan

b)

Prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial

c)

Komitmen perubahan iklim

d)

Standar Internasional lingkungan

10.

Sebuah kelompok masyarakat menolak pembangunan rumah ibadah agama minoritas di lingkungannya dengan alasan "menjaga kemurnian akidah mayoritas". Berdasarkan "Makna Kritis" dalam materi, tindakan ini menunjukkan bahwa...

a)

Sila Ketuhanan telah berhasil diterapkan karena mayoritas menunjukkan kekuatan imannya.

b)

Toleransi antarumat beragama sudah berjalan sesuai makna permukaan Pancasila.

c)

"Ketuhanan" telah direduksi menjadi identitas komunal yang eksklusif, bukan menjadi fondasi moral untuk menghargai semua ciptaan Tuhan.

d)

Kelompok minoritas seharusnya mengalah demi menjaga persatuan bangsa.

11.

Seorang pejabat publik yang sering mengutip ayat suci dalam pidatonya tertangkap karena kasus korupsi. Fenomena ini, sesuai pertanyaan kritis dalam materi, adalah contoh paling nyata dari...

a)

Praktik "Ketuhanan" yang hanya sebatas identitas formal di KTP dan ucapan, namun kosong dari substansi moral dan etika dalam tindakan bernegara.

b)

Keberhasilan penegak hukum dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

c)

Sistem politik yang tidak memberikan ruang bagi orang-orang jujur

d)

Lemahnya pengawasan masyarakat terhadap pejabat publik.

12.

Viralnya berita tentang seorang nenek yang mencuri singkong diadili dengan hukum yang tegas, sementara koruptor miliaran rupiah mendapat vonis ringan, mencerminkan pertanyaan kritis dalam materi. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

Semua warga negara sama di mata hukum, tidak peduli usia atau jenis kejahatannya.

b)

Hukum di Indonesia belum sepenuhnya berpihak pada yang lemah dan belum menjadi standar untuk melawan penindasan, melainkan sering menjadi alat bagi yang berkuasa.

c)

Media massa sengaja membesar-besarkan kasus kecil untuk mencari sensasi.

d)

Masyarakat terlalu cepat menghakimi tanpa mengetahui proses hukum yang sebenarnya.

13.

Pemerintah meluncurkan proyek pembangunan strategis nasional di sebuah daerah. Namun, proyek tersebut menggusur tanah adat masyarakat lokal tanpa dialog dan ganti rugi yang layak. Atas nama "kepentingan bangsa dan persatuan", tindakan ini justru bertentangan dengan "Makna Kritis" Sila Ketiga karena...

a)

Memaksakan penyeragaman dan mengorbankan keberagaman lokal, padahal persatuan sejati seharusnya melindungi hak-hak setiap kelompok budaya.

b)

Pembangunan infrastruktur adalah syarat utama untuk mewujudkan persatuan.

c)

Masyarakat adat seharusnya merelakan tanahnya demi kemajuan seluruh bangsa Indonesia.

d)

Kepentingan negara selalu lebih utama daripada kepentingan sekelompok kecil masyarakat.

14.

Saat pemilu, masyarakat terpolarisasi hebat menjadi dua kubu yang saling serang dengan hoaks dan ujaran kebencian. Setelah pemilu selesai, para elite politik yang berseteru justru bersatu dalam koalisi pemerintahan. Fenomena ini mengkritik Sila Ketiga karena...

a)

Membuktikan bahwa elite politik kita lebih bijaksana daripada masyarakatnya.

b)

Polarisasi adalah hal yang wajar dalam demokrasi dan akan hilang dengan sendirinya.

c)

Masyarakat seharusnya tidak terlalu fanatik dalam mendukung pilihan politiknya.

d)

Menunjukkan bahwa "persatuan" di level elite seringkali hanya bersifat transaksional demi kekuasaan, sementara masyarakat di bawah dibiarkan terpecah belah.

15.

Sebuah Undang-Undang yang berdampak luas bagi publik disahkan oleh DPR dalam waktu yang sangat cepat dan seringkali pada malam hari, meski mendapat penolakan masif dari akademisi dan masyarakat sipil. Praktik ini, sesuai kritik dalam materi, mencederai Sila Keempat karena...

a)

Masyarakat memang seharusnya patuh pada produk hukum yang sudah disahkan wakilnya.

b)

Mengabaikan esensi "Hikmat Kebijaksanaan" dan "Permusyawaratan" yang menuntut pertimbangan mendalam dan penyerapan aspirasi rakyat, bukan sekadar voting mayoritas fraksi.

c)

Keputusan DPR bersifat final dan mengikat bagi seluruh rakyat Indonesia.

d)

Penolakan publik adalah bukti bahwa demokrasi berjalan dengan baik

16.

Sila Pertama adalah fondasi moral bangsa. Mengapa fondasi ini seolah tak berdaya mencegah korupsi yang jelas-jelas menghancurkan keadilan sosial (Sila ke-5)? Jelaskan paradoks ini.

4 lines
17.

Mengkritik pemerintah (hak Sila ke-4) sering dituduh memecah belah bangsa (ancaman Sila ke-3). Apakah ini cara tulus menjaga persatuan, atau strategi membungkam suara rakyat?

4 lines
18.

Pancasila menuntut hukum membela yang lemah (Sila ke-2) dan adil bagi semua (Sila ke-5). Mengapa realitanya hukum sering terasa tajam ke bawah dan tumpul ke atas?

4 lines
19.

Materi membedakan nilai dasar, instrumental, dan praksis. Tindakan seorang siswa yang memilih untuk tidak ikut menyontek saat ujian meskipun punya kesempatan adalah contoh terbaik dari nilai praksis, karena..

4 lines
20.

Dari kelima sila dalam Pancasila, pilihlah satu sila yang menurut Anda implementasinya paling jauh dari cita-cita dan menjadi akar masalah paling fundamental bagi persoalan bangsa Indonesia saat ini (intoleransi, ketidakadilan, korupsi, polarisasi).

Berikan argumen yang kuat untuk mendukung pilihan Anda. Jelaskan mengapa kegagalan dalam mengimplementasikan sila yang Anda pilih ini memiliki dampak turunan yang paling merusak terhadap sila-sila lainnya.

4 lines