wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pelatihan Identifikasi Bahaya

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan identifikasi bahaya?

a)

Identifikasi bahaya adalah proses mengenali dan mengevaluasi potensi bahaya.

b)

Identifikasi bahaya adalah proses mengabaikan risiko.

c)

Identifikasi bahaya hanya dilakukan setelah kecelakaan terjadi.

d)

Identifikasi bahaya adalah cara untuk meningkatkan bahaya yang ada.

2.

Sebutkan tiga contoh bahaya yang umum ditemukan di tempat kerja!

a)

Kondisi cuaca buruk

b)

Kecelakaan fisik, paparan bahan berbahaya, stres kerja

c)

Keterlambatan pengiriman

d)

Kebisingan yang berlebihan

3.

Apa langkah pertama dalam analisis risiko?

a)

Menganalisis data

b)

Membuat laporan

c)

Menentukan strategi

d)

Mengidentifikasi risiko

4.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisis risiko!

a)

Analisis risiko adalah proses untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko yang mungkin terjadi dalam suatu proyek atau organisasi.

b)

Analisis risiko adalah cara untuk menghindari semua jenis risiko.

c)

Analisis risiko hanya dilakukan setelah proyek selesai.

d)

Analisis risiko adalah metode untuk meningkatkan keuntungan dalam bisnis.

5.

Sebutkan dua metode untuk mengendalikan bahaya!

a)

Pengendalian fisik dan pengendalian lingkungan

b)

Pengendalian personal dan pengendalian sosial

c)

Pengendalian teknis dan pengendalian administratif

d)

Pengendalian material dan pengendalian keuangan

6.

Apa tujuan dari pengendalian bahaya?

a)

Mengabaikan keselamatan kerja

b)

Meningkatkan risiko kecelakaan

c)

Mendukung pengabaian prosedur keselamatan

d)

Tujuan dari pengendalian bahaya adalah untuk mengurangi atau menghilangkan risiko yang dapat menyebabkan kecelakaan atau kerugian.

7.

Jelaskan pentingnya pencegahan kecelakaan di tempat kerja!

a)

Pencegahan kecelakaan di tempat kerja sangat penting untuk melindungi keselamatan karyawan dan mengurangi biaya serta meningkatkan produktivitas.

b)

Kecelakaan di tempat kerja tidak dapat dicegah.

c)

Pencegahan kecelakaan hanya penting untuk perusahaan besar.

d)

Pencegahan kecelakaan tidak berpengaruh pada produktivitas.

8.

Sebutkan dua contoh prosedur keselamatan kerja!

a)

Mengabaikan prosedur keselamatan.

b)

Menggunakan alat yang tidak teruji.

c)

1) Menggunakan alat pelindung diri (APD). 2) Melakukan pelatihan keselamatan secara rutin.

d)

Bekerja tanpa pengawasan.

9.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan di tempat kerja?

a)

Bersihkan area tanpa melapor

b)

Tunggu hingga atasan datang

c)

Laporkan kecelakaan, pastikan keselamatan, dan berikan pertolongan pertama.

d)

Abaikan dan lanjutkan bekerja

10.

Jelaskan langkah-langkah dalam evaluasi risiko!

a)

1. Identifikasi risiko 2. Analisis risiko 3. Penilaian risiko 4. Pengendalian risiko 5. Pemantauan risiko

b)

3. Implementasi strategi

c)

2. Penyusunan laporan

d)

1. Pengumpulan data

11.

Apa yang dimaksud dengan risiko residual?

a)

Risiko residual adalah risiko yang sepenuhnya dihilangkan setelah tindakan pengendalian diambil.

b)

Risiko residual adalah risiko yang diukur sebelum tindakan pengendalian diambil.

c)

Risiko residual adalah risiko yang tersisa setelah tindakan pengendalian diambil.

d)

Risiko residual adalah risiko yang tidak dapat diukur atau dikelola.

12.

Sebutkan dua faktor yang mempengaruhi tingkat risiko!

a)

Keberanian dan motivasi

b)

Ketidakpastian dan dampak.

c)

Sumber daya dan biaya

d)

Waktu dan tempat

13.

Bagaimana cara melakukan penilaian risiko yang efektif?

a)

Mengabaikan risiko yang ada.

b)

Identifikasi, analisis, evaluasi, dan pengendalian risiko.

c)

Membuat keputusan tanpa data.

d)

Hanya fokus pada risiko yang terlihat.

14.

Apa peran pelatihan dalam pencegahan kecelakaan?

a)

Pelatihan berperan penting dalam pencegahan kecelakaan dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan.

b)

Pelatihan hanya untuk karyawan baru.

c)

Pelatihan tidak berpengaruh pada keselamatan.

d)

Pelatihan hanya meningkatkan produktivitas kerja.

15.

Jelaskan bagaimana prosedur keselamatan kerja dapat diterapkan!

a)

Prosedur keselamatan kerja dapat diterapkan dengan mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, mengembangkan kebijakan, memberikan pelatihan, menyediakan APD, melakukan inspeksi, dan menindaklanjuti insiden.

b)

Mengabaikan bahaya yang ada

c)

Menerapkan prosedur tanpa pelatihan

d)

Hanya melakukan inspeksi tanpa tindak lanjut

16.

Apa yang harus dilakukan setelah mengidentifikasi bahaya?

a)

Tunggu hingga ada laporan dari pihak lain

b)

Lakukan penilaian risiko dan tindakan pengendalian.

c)

Lakukan investigasi lebih lanjut tanpa tindakan

d)

Abaikan bahaya dan lanjutkan aktivitas

17.

Sebutkan langkah-langkah dalam proses pengendalian bahaya!

a)

Analisis data

b)

Pelatihan karyawan

c)

1. Identifikasi bahaya 2. Penilaian risiko 3. Pengendalian risiko 4. Pemantauan dan evaluasi

d)

Penyusunan laporan

18.

Apa yang dimaksud dengan mitigasi risiko?

a)

Mitigasi risiko adalah upaya untuk meningkatkan risiko yang mungkin terjadi.

b)

Mitigasi risiko adalah upaya untuk mengurangi atau mengelola risiko yang mungkin terjadi.

c)

Mitigasi risiko adalah proses untuk mengabaikan risiko yang ada.

d)

Mitigasi risiko adalah cara untuk menciptakan risiko baru.

19.

Jelaskan perbedaan antara bahaya dan risiko!

a)

Bahaya hanya terjadi jika risiko sudah teridentifikasi.

b)

Bahaya dan risiko adalah hal yang sama.

c)

Bahaya adalah sumber potensi kerugian, sedangkan risiko adalah kemungkinan terjadinya bahaya dan dampaknya.

d)

Risiko adalah sumber potensi kerugian, sedangkan bahaya adalah kemungkinan terjadinya risiko.

20.

Sebutkan pentingnya komunikasi dalam keselamatan kerja!

a)

Komunikasi penting untuk memastikan pemahaman prosedur keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan.

b)

Prosedur keselamatan tidak perlu disampaikan kepada semua karyawan.

c)

Komunikasi hanya penting untuk manajemen, bukan untuk pekerja.

d)

Komunikasi tidak berpengaruh pada keselamatan kerja.