NEW
Font size
WorksheetsQuiz KLB
Total questions: 20
Worksheet time: 12mins
Sebuah kota melaporkan adanya lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang sangat signifikan. Dalam satu bulan, terdapat 1.500 kasus baru, jauh melebihi rata-rata bulanan yang biasanya hanya 150 kasus. Jumlah kasus ini terpusat di seluruh wilayah kota. Istilah yang paling tepat untuk kondisi ini adalah ...
Pandemi
Endemi
Epidemi
Kejadian Luar Biasa
Di sebuah dusun, ditemukan satu kasus tunggal penyakit pes. Penyakit ini tidak pernah tercatat di Indonesia selama puluhan tahun. Berdasarkan Permenkes No. 1501 Tahun 2010, kondisi ini langsung dapat ditetapkan sebagai ...
Epidemi
Kejadian Luar Biasa
Endemi
Wabah
Suatu daerah dapat dikatakan terjadi KLB jika memenuhi kriteria berikut, kecuali ...
Timbulnya penyakit menular tertentu yang sebelumnya tidak ada atau tidak dikenal di suatu daerah
Prevalensi penyakit di suatu daerah sangat tinggi
Peningkatan kejadian kesakitan dua kali atau lebih dibandingkan periode sebelumnya dalam kurun waktu jam, hari, minggu, bulan menurut jenis penyakitnya
Angka kematian dalam kurun waktu tertentu mengalami kenaikan 50% atau lebih dibandingkan periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama
Berikut adalah jenis penyakit yang dapat menimbulkan wabah, kecuali ...
Demam
Difteri
Campak
Leptospirosis
Di sebuah asrama mahasiswa, telah terjadi keracunan makanan yang menimpa penghuni asrama tersebut dengan gejala mual, muntah, dan diare setelah mereka makan malam. Asrama tersebut menyediakan makan malam untuk mahasiswa penghuni asrama. Jumlah mahasiswa yang hadir untuk makan malam sebanyak 150 orang, sedangkan penghuni asrama berjumlah 250 orang. Gejala keracunan makanan dialami oleh 30 mahasiswa. Kejadian ini segera dilaporkan oleh pengurus asrama ke Puskesmas terdekat.
Berapa angka serangan keracunan makanan yang dialami mahasiswa saat makan malam di asrama tersebut?
12 %
12 per 1000
20 %
48 %
Di sebuah kecamatan, selama satu minggu, tercatat 3 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang didiagnosis secara klinis. Pada bulan sebelumnya, tidak ada kasus DBD yang dilaporkan di desa tersebut. Berdasarkan data ini, apakah kondisi ini memenuhi kriteria KLB?
Tidak, karena belum ada kasus kematian yang tercatat
Tidak, karena jumlah kasus (3 kasus) terlalu sedikit untuk bisa disebut KLB
Ya, karena DBD merupakan penyakit yang berpotensi KLB
Ya, karena terjadi peningkatan kasus yang signifikan dibanding bulan sebelumnya
Di suatu desa, ditemukan 5 kasus campak dalam kurun waktu satu bulan. Normalnya, di wilayah tersebut hanya ditemukan 1 kasus campak per tiga bulan. Apakah kondisi ini memenuhi kriteria KLB?
Tidak, karena campak bukan penyakit mematikan
Tidak, karena campak masih bisa dikendalikan dengan imunisasi
Ya, karena ada 5 kasus dalam satu periode waktu yang sama.
Ya, karena setiap kasus campak sudah pasti KLB
Sebuah kota melaporkan adanya 1 kasus kolera pada bulan Maret. Menurut data historis, kolera tidak pernah terjadi di kota tersebut selama 10 tahun terakhir. Apakah satu kasus ini dapat ditetapkan sebagai KLB?
Ya, tetapi hanya jika kasusnya menyebabkan kematian
Ya, karena kolera adalah penyakit yang dapat ditetapkan sebagai KLB hanya dengan satu kasus
Tidak, karena jumlahnya hanya 1 kasus
Tidak, karena belum terbukti adanya penularan dari kasus tersebut
Di sebuah kecamatan, terjadi 12 kasus diare dalam satu minggu. Angka rata-rata mingguan diare di kecamatan tersebut adalah 5 kasus. Apakah ini memenuhi kriteria KLB?
Tidak, karena angka rata-rata diare bisa fluktuatif dan bukan indikasi KLB
Ya, tetapi hanya jika kasus diare tersebut menyebabkan kematian
Tidak, karena diare adalah penyakit umum yang sering terjadi
Ya, karena terjadi peningkatan lebih dari 2 kali lipat dari rata-rata kasus mingguan
Selama bulan Oktober, di suatu daerah tercatat 25 kasus penyakit influenza. Pada bulan September, tercatat 15 kasus. Rata-rata kasus influenza setiap bulan di daerah tersebut adalah 10 kasus. Apakah terjadi KLB?
Ya, karena jumlah kasus saat ini lebih dari dua kali lipat dari rata-rata bulanan
Ya, karena influenza adalah penyakit menular yang harus diawasi
Tidak, karena peningkatan kasus dari bulan sebelumnya tidak terlalu signifikan (hanya 10 kasus)
Tidak, karena jumlah 25 kasus masih dianggap normal untuk penyakit influenza
Di sebuah kecamatan, terjadi 15 kasus tuberkulosis (TB) aktif dalam satu bulan. Rata-rata kasus TB per bulan di kecamatan tersebut adalah 10 kasus. Apakah kondisi ini memenuhi kriteria KLB?
Ya, karena TB adalah penyakit menular yang sangat berbahaya
Ya, karena peningkatan lebih dari dua kali lipat dari rata-rata
Tidak, karena peningkatan kasus tidak mencapai 200% dari rata-rata bulanan
Tidak, karena kasus TB bisa terjadi sepanjang tahun tanpa disebut KLB
Pada bulan Januari, sebuah desa mencatat 10 kasus demam tifoid. Pada bulan Februari, jumlah kasus meningkat menjadi 35 kasus. Berapakah persentase peningkatan kasus dari Januari ke Februari?
200 %
350 %
250 %
150 %
Sebuah kabupaten mencatat 5 kasus COVID-19 setiap 2 minggu. Pada bulan ini, ada 25 kasus dalam 4 minggu. Jika rata-rata mingguan adalah 2.5 kasus, apakah terjadi KLB?
Ya, karena kasus bulanan melebihi rata-rata mingguan
Tidak, karena kasusnya tidak meningkat secara eksponensial
Tidak, karena kasus bulanan hanya 25, dan rata-rata bulanan adalah 10, sehingga peningkatannya tidak lebih dari dua kali lipat
Ya, karena rata-rata bulanan adalah 10 kasus, sedangkan kasus saat ini 25. Peningkatan 2.5 kali lipat memenuhi kriteria KLB
Suatu wabah penyakit X terjadi di sebuah kota, dengan data kasus dan kematian sebagai berikut: total 150 kasus, di mana 60% kasus adalah laki-laki dan 40% adalah perempuan. Total kematian adalah 30, di mana 20 orang adalah laki-laki dan 10 orang adalah perempuan. Berapakah angka kematian kasus (CFR) pada laki-laki?
60 %
22.2 %
13.3 %
20%
Di sebuah desa, terjadi 50 kasus penyakit X dengan 3 kasus kematian. Apakah kondisi ini bisa ditetapkan sebagai KLB?
Ya, KLB
Tidak, bukan KLB
Di suatu wilayah terjadi KLB hepatitis A pada sekelompok mahasiswa. Faktor yang diduga menjadi pemicu timbulnya kasus adalah makan bakso di sebuah warung makan kaki lima. Bagaimana bentuk kurva epidemik yang sesuai?
Propagated
Common source
Propagated diikuti common source
Common source diikuti propagated
Tidak dapat dibuat
Data surveilans mingguan di Puskesmas X menunjukkan bahwa rata-rata kasus demam tifoid adalah 6 kasus per minggu. Pada minggu ini, puskesmas mencatat 15 kasus demam tifoid. Berapakah persentase peningkatan kasus dari rata-rata, dan apakah kondisi ini memenuhi kriteria KLB?
Peningkatan 150%, Ya KLB
Peningkatan 250%, Ya KLB
Peningkatan 250%, Tidak KLB
Peningkatan 150%, Tidak KLB
Dalam satu kluster penyakit baru, ditemukan 80 kasus dengan 20 kasus kematian. Angka kematian kasus (Case Fatality Rate/CFR) rata-rata dari penyakit serupa di masa lalu adalah 10%. Berapakah CFR dari kluster ini, dan apakah kenaikannya memenuhi kriteria KLB?
CFR 20%, Ya KLB
CFR 25%, Ya KLB
CFR 20%, Tidak KLB
CFR 25%, Tidak KLB
Seorang epidemiolog menyusun kurva epidemi dari KLB keracunan makanan di sebuah acara hajatan. Kurva menunjukkan peningkatan kasus yang tajam, mencapai puncak dalam satu hari, lalu diikuti penurunan kasus yang juga tajam. Berdasarkan pola ini, apa dugaan paling kuat mengenai sumber penularan penyakit tersebut?
Sumber penularan tunggal (point source), yaitu paparan yang terjadi dalam waktu singkat.
Penularan melalui vektor, seperti nyamuk atau lalat
Sumber penularan yang menyebar (propagated source), seperti penularan dari orang ke orang
Sumber penularan yang berkelanjutan (continuous common source), seperti pasokan air yang terkontaminasi
Sebuah kurva epidemi menunjukkan dua puncak terpisah yang cukup signifikan. Puncak pertama muncul pada hari ke-5, lalu kasus menurun, dan puncak kedua muncul kembali pada hari ke-15. Apa interpretasi yang paling mungkin dari pola kurva ini?
Dua peristiwa paparan yang berbeda dari sumber yang sama atau berbeda
Penularan dari orang ke orang dengan dua periode inkubasi yang berbeda
Satu sumber paparan tunggal yang menyebabkan dua gelombang penularan
Penularan yang dikendalikan secara efektif sehingga tidak ada kasus baru
