Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Multi Answer Diplomasi&Gerilya

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

[Jawaban lebih dari 1 bisa 3-4]

Pada 10 November 1946, berlangsung sebuah perundingan di Linggarjati, Cirebon, antara pihak Indonesia yang dipimpin Sutan Sjahrir dan pihak Belanda yang diwakili Prof. Schermerhorn. Inggris mengutus Lord Killearn sebagai penengah. Hasil perundingan ini salah satunya adalah pengakuan Belanda terhadap kedaulatan RI secara de facto atas Jawa, Madura, dan Sumatera. Namun, dalam kesepakatan ini juga terselip agenda Belanda untuk tetap mempertahankan pengaruh kolonialnya melalui pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Uni Indonesia–Belanda.

Berdasarkan uraian di atas, manakah hal-hal yang merupakan isi Perundingan Linggarjati?

a)

Pengakuan de facto RI atas Jawa, Madura, dan Sumatera

b)

Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS)

c)

Uni Indonesia–Belanda dengan Ratu Belanda sebagai pemimpin

d)

Belanda mengakui kedaulatan RI de jure atas seluruh wilayah Indonesia

e)

Delegasi RI dipimpin oleh Mohammad Hatta

2.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pasca Perundingan Linggarjati, Belanda justru melancarkan serangan militer pada 20 Juli 1947 yang dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I. Tindakan ini disebut Belanda sebagai “aksi polisionil” dengan alasan menertibkan keamanan. Namun sesungguhnya, agresi ini merupakan upaya Belanda membatalkan kesepakatan Linggarjati dan memetakan kelemahan militer RI.

Apa faktor yang mendorong Belanda melancarkan Agresi Militer I?

a)

Belanda merasa RI memperluas wilayah kekuasaannya

b)

Belanda mengingkari Perundingan Linggarjati

c)

Belanda telah mengetahui peta kekuatan militer RI

d)

Belanda menyebut serangan itu “aksi polisionil”

e)

Belanda ingin segera menguasai Irian Barat

3.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Agresi Militer I mendapat sorotan internasional. Dewan Keamanan PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri atas Australia, Belgia, dan Amerika Serikat. Australia dipilih oleh RI, Belgia dipilih oleh Belanda, dan AS dipilih oleh keduanya. KTN kemudian menjadi penengah dalam Perundingan Renville (1948).

Pernyataan yang tepat mengenai KTN adalah...

a)

Dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB

b)

Beranggotakan Australia, Belgia, dan Amerika Serikat

c)

Australia dipilih oleh Indonesia

d)

Belgia dipilih oleh Belanda

e)

Amerika Serikat dipilih oleh Inggris

4.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Perundingan Renville (17 Januari 1948) menghasilkan keputusan yang merugikan RI. Wilayah RI semakin sempit, hanya diakui Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera. Selain itu, Tentara Siliwangi harus hijrah ke Jawa Tengah. Garis demarkasi antara wilayah RI dan Belanda kemudian dikenal dengan nama Garis Van Mook.

Isi dan dampak Perjanjian Renville antara lain...

a)

Wilayah RI hanya Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera

b)

Tentara Siliwangi melakukan hijrah ke Jawa Tengah

c)

Garis Van Mook menjadi batas wilayah RI–Belanda

d)

Belanda mengakui RI de jure atas seluruh Indonesia

e)

Terbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS)

5.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Dampak Perjanjian Renville menimbulkan kekecewaan politik. Faksi Sosialis di parlemen, kecuali kelompok Sutan Sjahrir, menentang hasil perjanjian tersebut. Mereka membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang kemudian dipimpin Musso setelah kembali dari Moskow. Puncaknya adalah Peristiwa Madiun 1948, ketika FDR/PKI mendeklarasikan pemerintahan

Faktor-faktor yang melatarbelakangi Peristiwa Madiun 1948 adalah...

a)

Kekecewaan terhadap hasil Perjanjian Renville

b)

Kembalinya Musso dari Moskow

c)

Dominasi PKI dalam tubuh FDR

d)

Kegagalan pemerintah menumpas pemberontakan

e)

Mundurnya Amir Syarifuddin dari jabatan Perdana Menteri

6.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Setelah Peristiwa Madiun berhasil ditumpas, Amerika Serikat mulai berpihak kepada Indonesia. AS menilai RI tidak condong ke komunisme sehingga layak didukung dalam diplomasi internasional. Hal ini menjadi penting dalam konteks Perang Dingin.

Mengapa keberhasilan RI menumpas Peristiwa Madiun berdampak positif secara diplomasi?

a)

Menunjukkan RI tidak pro-komunis

b)

Membuktikan kemampuan TNI menjaga keamanan

c)

Menarik simpati Amerika Serikat

d)

Membuat Belanda semakin kuat di mata dunia

e)

Menjadi modal dalam perundingan internasional

7.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pada 19 Desember 1948, Belanda melancarkan Agresi Militer II dengan menyerang Yogyakarta. Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta ditangkap, namun pemerintahan RI tetap berjalan melalui pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi.

Apa dampak utama Agresi Militer II terhadap Indonesia?

a)

Ibu kota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda

b)

Presiden dan Wakil Presiden ditangkap

c)

PDRI dibentuk untuk melanjutkan pemerintahan

d)

TNI melakukan serangan gerilya

e)

RI menyerah tanpa syarat kepada Belanda

8.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Sebelum ditangkap Belanda, kabinet memberi mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk PDRI. A.A. Maramis juga diberi mandat jika Syafruddin gagal. Hal ini menunjukkan keluwesan kepemimpinan RI dalam situasi krisis.

Apa makna penting pembentukan PDRI?

a)

Menjamin keberlangsungan pemerintahan RI

b)

Menunjukkan bahwa RI tidak mudah ditaklukkan

c)

Menjadi simbol perlawanan diplomasi dan militer

d)

Menunjukkan kelemahan koordinasi pemerintahan

e)

Menjadi strategi cadangan menghadapi Belanda

9.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Serangan Umum 1 Maret 1949 dilakukan di Yogyakarta oleh TNI di bawah komando Kolonel Soeharto dengan dukungan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Kota Yogyakarta berhasil direbut selama enam jam sebelum pasukan TNI mundur kembali.

Apa tujuan utama Serangan Umum 1 Maret 1949?

a)

Membuktikan TNI masih ada

b)

Menarik perhatian dunia internasional

c)

Mengembalikan Yogyakarta secara permanen

d)

Memberi semangat bagi rakyat Indonesia

e)

Memperkuat posisi diplomasi Indonesia

10.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Konferensi Inter-Asia di New Delhi (1949) diprakarsai oleh PM India Jawaharlal Nehru. Konferensi ini dihadiri 19 negara dan menghasilkan resolusi untuk mendesak DK PBB menghentikan agresi Belanda serta memberi dukungan terhadap perjuangan RI.

Apa arti penting Konferensi Inter-Asia bagi perjuangan RI?

a)

Menggalang dukungan internasional

b)

Mendesak DK PBB menghentikan agresi Belanda

c)

Membentuk organisasi militer Asia

d)

Memperkuat solidaritas negara Asia-Afrika

e)

Menghasilkan resolusi tentang Indonesia

11.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Dewan Keamanan PBB kemudian mengubah KTN menjadi United Nations Commission for Indonesia (UNCI) dengan kewenangan lebih besar. UNCI memediasi Perundingan Roem-Royen antara Indonesia dan Belanda.

Apa perbedaan UNCI dibanding KTN?

a)

Dibentuk setelah Konferensi Inter-Asia

b)

Memiliki kekuasaan lebih mengikat

c)

Dipimpin oleh Mark Cochran dari AS

d)

Bertugas memediasi Perundingan Roem-Royen

e)

Membubarkan Republik Indonesia Serikat

12.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Persetujuan Roem-Royen (7 Mei 1949) menjadi pintu menuju Konferensi Meja Bundar. Delegasi RI dipimpin oleh Mohammad Roem, sedangkan Belanda diwakili Dr. Jan Herman van Royen.

Apa isi penting Persetujuan Roem-Royen?

a)

RI menghentikan perang gerilya

b)

Belanda mengembalikan Yogyakarta kepada RI

c)

PDRI dibubarkan segera setelah perundingan

d)

RI diikutsertakan dalam Konferensi Meja Bundar

e)

Belanda mengakui kedaulatan RI secara penuh

13.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949 di Den Haag menghasilkan kesepakatan pengakuan kedaulatan. Namun kedaulatan yang diakui adalah Republik Indonesia Serikat (RIS), bukan langsung NKRI

Apa isi penting KMB 1949?

a)

Belanda mengakui kedaulatan RIS

b)

RI menjadi bagian dari RIS

c)

Pembentukan Uni Indonesia–Belanda

d)

Belanda tetap menguasai Irian Barat

e)

NKRI berdiri pada 27 Desember 1949

14.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

RIS dibentuk sebagai hasil KMB dengan sistem federal. Namun, sebagian besar rakyat menolak karena dianggap bertentangan dengan semangat Proklamasi 1945.

Mengapa rakyat menolak bentuk negara RIS?

a)

RIS dianggap ciptaan Belanda

b)

Bertentangan dengan cita-cita proklamasi

c)

RIS memperlemah persatuan nasional

d)

RIS dipimpin oleh Sultan Hamid II

e)

Rakyat menginginkan kembali ke NKRI

15.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pada 1950, beberapa negara bagian RIS seperti Sumatera Selatan dan Negara Pasundan memutuskan bergabung kembali ke RI. Hal ini mempercepat pembubaran RIS.

Apa faktor pendorong negara-negara bagian RIS bergabung ke RI?

a)

Tidak mampu menjaga keamanan

b)

Tekanan diplomasi Belanda

c)

Kehendak rakyat untuk bersatu

d)

Kelemahan ekonomi negara bagian

e)

Adanya kebijakan darurat pembubaran RIS

16.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pada 3 April 1950, Mohammad Natsir menyampaikan Mosi Integral di parlemen. Usul ini mendorong agar negara-negara bagian dalam RIS melebur kembali menjadi NKRI.

Apa makna penting Mosi Integral Natsir?

a)

Mengakhiri bentuk negara federal RIS

b)

Menyatukan kembali Indonesia dalam NKRI

c)

Mendapat dukungan internasional penuh

d)

Memperkuat persatuan bangsa

e)

Menghapus pengaruh Belanda di Indonesia

17.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Perundingan antara RI dan negara bagian RIS pada Mei 1950 menyepakati pembentukan NKRI. Namun, masih ada kendala terkait pengakuan kedaulatan karena dalam KMB yang diakui adalah RIS, bukan NKRI.

Apa langkah yang ditempuh untuk mengatasi masalah pengakuan kedaulatan tersebut?

a)

Mengubah konstitusi RIS menjadi NKRI

b)

Mengadakan perundingan baru dengan Belanda

c)

Meminta dukungan Dewan Keamanan PBB

d)

Presiden Soekarno mengganti RIS dengan NKRI

e)

Mengeluarkan Undang-Undang Darurat pembubaran RIS

18.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pada 17 Agustus 1950, Presiden Soekarno secara resmi mengumumkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menjadi tonggak persatuan setelah hampir lima tahun perjuangan diplomasi dan militer.

Apa arti penting berdirinya NKRI tahun 1950?

a)

Mengakhiri bentuk negara federal buatan Belanda

b)

Menyatukan seluruh wilayah Indonesia dalam NKRI

c)

Menandai keberhasilan perjuangan diplomasi

d)

Membuktikan kedaulatan RI diakui PBB

e)

Mengembalikan cita-cita Proklamasi 1945

19.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Serangan Umum 1 Maret 1949 tidak hanya berperan dalam bidang militer, tetapi juga dalam diplomasi. Berita keberhasilan TNI merebut Yogyakarta enam jam tersebar ke dunia internasional.

Apa dampak diplomatik dari Serangan Umum 1 Maret 1949?

a)

Menarik simpati negara-negara Asia-Afrika

b)

Membuktikan kepada PBB bahwa RI masih berdaulat

c)

Membantu mempercepat pembentukan UNCI

d)

Melemahkan posisi Belanda di perundingan

e)

Mendorong lahirnya Konferensi Meja Bundar

20.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Agresi Militer Belanda II sempat membuat RI tampak jatuh karena pemimpin negara ditangkap. Namun, Belanda gagal menguasai sepenuhnya karena PDRI tetap menjalankan roda pemerintahan.

Apa makna strategis PDRI dalam mempertahankan kedaulatan RI?

a)

Membuktikan kontinuitas pemerintahan RI

b)

Mencegah klaim Belanda bahwa RI sudah bubar

c)

Menjadi basis kekuatan militer baru di Bukittinggi

d)

Menunjukkan solidaritas rakyat Indonesia

e)

Menjadi alat diplomasi di forum internasional

21.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Belanda melancarkan Agresi Militer dengan alasan “menertibkan keamanan”. Padahal, aksi tersebut adalah pelanggaran terhadap kesepakatan internasional.

Mengapa agresi militer Belanda mendapat kecaman dunia internasional?

a)

Melanggar perjanjian internasional (Linggarjati dan Renville)

b)

Mengabaikan peran PBB dalam penyelesaian konflik

c)

Menunjukkan sikap kolonialisme Belanda

d)

Membuktikan Belanda lebih kuat dari RI

e)

Mengancam stabilitas kawasan Asia Tenggara

22.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Dalam Peristiwa Madiun 1948, Musso menyerukan pembentukan pemerintahan tandingan bernama Front Nasional. Presiden Soekarno segera menyerukan rakyat untuk memilih: “ikut Soekarno-Hatta atau Musso”.

Apa dampak penting Peristiwa Madiun terhadap politik RI?

a)

Membuktikan RI tegas menolak komunisme

b)

Meneguhkan kepemimpinan nasional Soekarno-Hatta

c)

Menimbulkan citra negatif RI di mata dunia

d)

Menjadi dasar AS mendukung perjuangan RI

e)

Menumbuhkan perpecahan internal bangsa

23.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Pihak Belanda pada KMB berusaha mempertahankan kepentingannya. Salah satunya dengan tetap menguasai Irian Barat, meski menyerahkan kedaulatan RIS kepada Indonesia.

Mengapa Belanda enggan melepaskan Irian Barat?

a)

Memiliki sumber daya alam yang melimpah

b)

Posisi strategis di Pasifik

c)

Belanda ingin menjadikannya koloni baru

d)

Didukung negara-negara Barat untuk dipertahankan

e)

Sebagai kompensasi atas kehilangan wilayah jajahan

24.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Setelah pengakuan kedaulatan, RIS menghadapi persoalan persatuan. Banyak negara bagian menyatakan bergabung dengan RI, bahkan RIS akhirnya tinggal menyisakan tiga negara bagian saja menjelang pertengahan 1950.

Apa faktor utama bubarnya RIS?

a)

Rakyat lebih menginginkan negara kesatuan

b)

Negara bagian RIS lemah secara politik dan ekonomi

c)

Desakan diplomasi Belanda

d)

Gerakan persatuan dari tokoh-tokoh nasional

e)

Kebijakan undang-undang darurat pembubaran RIS

25.

[ Pilihlah semua Jawaban yang benar (lebih dari 1 bisa 3-4)]

Apa pelajaran penting yang dapat diambil dari perjuangan diplomasi dan gerilya RI?

a)

Pentingnya keseimbangan diplomasi dan perjuangan militer

b)

Dukungan internasional menentukan keberhasilan perjuangan

c)

Persatuan nasional menjadi kunci bertahannya RI

d)

Kekerasan selalu menjadi jalan utama mempertahankan negara

e)

Kepemimpinan yang tegas menentukan arah perjuangan