WorksheetsPendidikan Nilai dan Moral 3C (Pretest 2)
Total questions: 10
Worksheet time: 50secs
Menurut Lickona, karakter baik terdiri atas tiga dimensi utama. Jika seorang siswa hanya memiliki pengetahuan moral tanpa perilaku nyata, maka hal yang belum tercapai adalah…
Moral knowing
Moral feeling
Moral action
Moral reasoning
Seorang siswa tahu bahwa menyontek itu salah (knowing), merasa bersalah jika melakukannya (feeling), tetapi tetap menyontek karena ingin nilai tinggi. Menurut teori Lickona, kegagalan siswa terletak pada…
Tidak memiliki moral knowing
Lemah dalam moral feeling
Tidak menerapkan moral action
Tidak memiliki motivasi berprestasi
Mengapa menurut Lickona, pendidikan karakter harus mencakup perasaan moral (moral feeling)?
Karena emosi menentukan kecerdasan akademik siswa
Karena empati, hati nurani, dan cinta kebaikan memotivasi tindakan moral
Karena perasaan lebih penting daripada pengetahuan
Karena karakter hanya dapat dibangun lewat hukuman
Dalam membangun karakter bangsa, dimensi moral knowing menurut Lickona sangat penting karena…
Memberi kesadaran akan nilai dan standar moral
Menjamin siswa akan selalu berperilaku baik
Lebih utama dibanding moral action
Menjadikan siswa taat tanpa berpikir kritis
Jika seorang guru membiasakan siswa berdiskusi kasus moral (misalnya kejujuran saat ujian), maka guru tersebut sedang mengembangkan aspek…
Moral knowing (reasoning)
Moral feeling (hati nurani)
Moral action (habit)
Moral character (keseluruhan)
Lickona menyebutkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Hal ini menunjukkan prinsip bahwa…
Karakter hanya bisa diajarkan di kelas
Karakter dibangun melalui ekosistem dan teladan sosial
Karakter tidak bisa diajarkan, hanya diwariskan
Pendidikan karakter cukup dengan teori
Siswa yang menolong temannya jatuh tanpa diminta, padahal ia tahu sedang terburu-buru, menunjukkan pencapaian karakter pada tahap…
Moral knowing
Moral feeling
Moral action
Moral intention
Dalam kerangka Lickona, apa hubungan habit (kebiasaan) dengan pendidikan karakter?
Kebiasaan tidak berhubungan dengan karakter
Kebiasaan moral menjadi sarana nyata menguatkan tindakan bermoral
Kebiasaan hanya bagian dari moral knowing
Karakter lebih penting daripada kebiasaan
Mengapa teori Lickona relevan bagi pendidikan dasar di Indonesia yang multikultur?
Karena hanya menekankan kognitif
Karena menuntut anak menghafal nilai
Karena menekankan integrasi nilai, rasa, dan tindakan untuk hidup bersama
Karena menolak perbedaan nilai antarbudaya
Guru ingin menilai apakah siswa telah menginternalisasi nilai karakter menurut Lickona. Indikator paling valid yang bisa digunakan adalah…
Banyaknya nilai moral yang dihafal siswa
Intensitas emosi saat siswa bicara tentang moral
Konsistensi siswa menerapkan nilai dalam perilaku nyata
Jumlah teori moral yang dapat dijelaskan siswa
