wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal CBT Farmakologi - Antibiotik

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien pria berusia 25 tahun didiagnosis dengan faringitis streptokokus dan diberikan antibiotik beta-laktam yang bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri. Antibiotik yang paling tepat untuk kasus ini termasuk dalam kelompok mana?

a)

Beta-laktam

b)

Aminoglikosida

c)

Makrolida

d)

Fluoroquinolon

e)

Sulfonamid

2.

Seorang pasien wanita berusia 30 tahun mengalami infeksi saluran kemih dan diberikan cotrimoxazole (trimethoprim-sulfamethoxazole). Obat ini bekerja dengan menghambat sintesis folat bakteri. Cotrimoxazole termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Aminoglikosida

b)

Sulfonamida

c)

Tetrasiklin

d)

Fluoroquinolon

e)

Beta-laktam

3.

Seorang pria berusia 40 tahun dengan sepsis akibat infeksi gram-negatif dirawat di ICU dan diberikan gentamisin. Obat ini bekerja pada ribosom 30S bakteri. Gentamisin termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Aminoglikosida

b)

Makrolida

c)

Beta-laktam

d)

Fluoroquinolon

e)

Sulfonamid

4.

Seorang anak berusia 12 tahun mengalami pneumonia atipikal yang tidak responsif terhadap beta-laktam. Dokter kemudian memberikan azitromisin. Azitromisin termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Tetrasiklin

b)

Makrolida

c)

Aminoglikosida

d)

Fluoroquinolon

e)

Sulfonamida

5.

Seorang wanita berusia 22 tahun dengan jerawat kronis menerima terapi doxycycline oral yang bekerja dengan menghambat ribosom 30S bakteri. Doxycycline adalah antibiotik dari kelompok mana?

a)

Tetrasiklin

b)

Makrolida

c)

Aminoglikosida

d)

Fluoroquinolon

e)

Sulfonamid

6.

Seorang pria berusia 45 tahun dengan prostatitis diberikan ciprofloxacin, yang bekerja dengan menghambat DNA gyrase bakteri. Ciprofloxacin adalah antibiotik dari kelompok mana?

a)

Fluoroquinolones

b)

Aminoglikosida

c)

Beta-laktam

d)

Makrolida

e)

Sulfonamida

7.

Seorang pasien berusia 35 tahun dengan endokarditis infektif diobati dengan kombinasi ampisilin dan gentamisin. Ampisilin bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel. Ampisilin termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Makrolida

b)

Beta-laktam

c)

Sulfonamida

d)

Tetrasiklin

e)

Fluoroquinolon

8.

Seorang pasien berusia 28 tahun dengan sinusitis bakteri menerima klaritromisin. Obat ini mengikat ribosom 50S bakteri. Klaritromisin adalah antibiotik dari kelompok mana?

a)

Aminoglikosida

b)

Makrolida

c)

Tetrasiklin

d)

Fluoroquinolon

e)

Beta-laktam

9.

Seorang pria berusia 60 tahun dengan gagal ginjal kronis mengalami infeksi gram-negatif yang parah dan diberikan amikasin. Amikasin termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Aminoglikosida

b)

Beta-laktam

c)

Sulfonamid

d)

Makrolida

e)

Fluoroquinolon

10.

Seorang pasien berusia 32 tahun dengan gastroenteritis akibat Salmonella diberikan levofloxacin. Levofloxacin termasuk dalam kelompok antibiotik mana?

a)

Fluoroquinolon

b)

Aminoglikosida

c)

Beta-laktam

d)

Tetrasiklin

e)

Sulfonamid

11.

Seorang pasien wanita berusia 40 tahun yang alergi terhadap penisilin diberikan eritromisin untuk faringitis. Eritromisin termasuk dalam kelas antibiotik mana?

a)

Tetrasiklin

b)

Aminoglikosida

c)

Makrolida

d)

Fluoroquinolon

e)

Sulfonamid

12.

Seorang pasien berusia 18 tahun dengan infeksi saluran kemih diberikan sulfamethoxazole-trimethoprim. Apa mekanisme utama kerja sulfonamid?

a)

Inhibisi sintesis protein 50S

b)

Inhibisi DNA gyrase

c)

Inhibisi sintesis folat

d)

Inhibisi dinding sel

e)

Inhibisi membran sel

13.

Seorang pasien dengan meningitis bakteri diberikan ceftriaxone secara intravena. Ceftriaxone termasuk dalam kelas antibiotik mana?

a)

Beta-laktam (cephalosporin)

b)

Aminoglikosida

c)

Fluoroquinolon

d)

Makrolida

e)

Tetrasiklin

14.

Seorang petani berusia 33 tahun dengan brucellosis diobati dengan doksisiklin. Apa mekanisme utama kerja tetrasiklin?

a)

Inhibisi sintesis folat

b)

Terikat pada ribosom 30S

c)

Inhibisi DNA gyrase

d)

Inhibisi sintesis dinding sel

e)

Merusak membran sel

15.

Seorang pasien dengan pneumonia yang didapat dari masyarakat diberikan kombinasi azitromisin dan ceftriaxone. Bagaimana cara kerja azitromisin?

a)

Terikat pada ribosom 50S

b)

Inhibisi sintesis dinding sel

c)

Inhibisi DNA gyrase

d)

Inhibisi sintesis folat

e)

Terikat pada ribosom 30S

16.

Seorang wanita hamil berusia 27 tahun dengan infeksi saluran kemih ringan diberikan amoksisilin. Amoksisilin termasuk dalam kelas antibiotik mana?

a)

Beta-laktam (penisilin)

b)

Fluoroquinolon

c)

Makrolida

d)

Tetrasiklin

e)

Aminoglikosida

17.

Seorang pria berusia 55 tahun dengan prostatitis kronis diberikan trimetoprim-sulfametoksazol. Mengapa kombinasi sulfonamida dan trimetoprim memberikan efek sinergis?

a)

Keduanya menghambat enzim dalam jalur folat di situs yang berbeda

b)

Keduanya menghambat ribosom 30S

c)

Keduanya menghambat DNA gyrase

d)

Keduanya menghambat sintesis dinding sel

e)

Keduanya mengikat ribosom 50S

18.

Seorang pasien pria berusia 40 tahun mengalami otitis media akut. Dokter meresepkan cefixime oral. Cefixime termasuk dalam kelas antibiotik mana?

a)

Beta-laktam (cephalosporin generasi ketiga)

b)

Aminoglikosida

c)

Makrolida

d)

Fluoroquinolon

e)

Tetrasiklin

19.

Seorang pasien dengan pneumonia nosokomial akibat Pseudomonas diberikan piperacillin-tazobactam. Piperacillin termasuk dalam kelas antibiotik mana?

a)

Beta-laktam (penisilin antipseudomonas)

b)

Fluoroquinolone

c)

Aminoglikosida

d)

Makrolida

e)

Sulfonamid

20.

Seorang pasien dengan HIV dan pneumonia akibat Pneumocystis jirovecii diberikan cotrimoxazole. Bagaimana kombinasi cotrimoxazole bekerja?

a)

Inhibisi bertahap dari jalur sintesis folat

b)

Inhibisi ribosom 30S dan 50S

c)

Inhibisi DNA gyrase dan topoisomerase

d)

Inhibisi sintesis dinding sel

e)

Inhibisi membran sel bakteri