WorksheetsModul Ajar, Modul Projek, Supervisi
Total questions: 16
Worksheet time: 5mins
Apa tujuan utama dari supervisi akademik?
Menilai kinerja guru untuk tujuan administratif
Meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru
Memberikan sanksi kepada guru yang tidak kompeten
Menyediakan data untuk promosi guru
Siapa yang bertanggung jawab melaksanakan supervisi akademik di sekolah?
Siswa
Orangtua siswa
Kepala sekolah dan/atau guru senior yang ditunjuk
Dinas pendidikan
Aspek apa saja yang biasanya menjadi fokus dalam supervisi akademik?
Kehadiran guru di sekolah
Administrasi kelas
Proses pembelajaran di kelas dan pengembangan profesional guru
Hubungan guru dengan staf sekolah lainnya
Teknik supervisi yang melibatkan kunjungan langsung ke kelas saat guru mengajar disebut:
Supervisi individual
Supervisi kelompok
Observasi kelas
Wawancara
Kegiatan memberikan umpan balik (feedback) kepada guru setelah observasi kelas bertujuan untuk :
Mencari kesalahan guru
Mengevaluasi kinerja guru secara sumatif
Memberikan kesempatan guru untuk merefleksikan dan memperbaiki praktik pembelajaran
Membandingkan guru dengan guru lainnya
Dokumen yang biasanya digunakan sebagai panduan dalam pelaksanaan supervisi akademik adalah:
RPP
Kalender akademik
Program supervisi akademik
Daftar hadir siswa
Apa tujuan utama kegiatan kokurikuler menurut panduan tahun 2025?
Menggantikan kegiatan intrakurikuler secara keseluruhan
Melengkapi dan memperkaya pengalaman belajar intrakurikuler melalui kegiatan di luar kelas
Menambah jam pelajaran bagi siswa secara signifikan
Fokus pada penilaian proyek siswa dalam kurikulum
Kegiatan kokurikuler G7KAIH berfokus pada pembentukan karakter murid melalui pembangunan pembiasaan positif yang dilakukan secara rutin, konsisten, dan terencana. Ketujuh kebiasaan tersebut meliputi
Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat
Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar Menabung, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat
Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bersosial media, dan Tidur Cepat
Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan siang gratis, Gemar belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat
Salah satu contoh kegiatan kokurikuler yang dapat dilaksanakan di tingkat sekolah menurut panduan tahun 2025 adalah
Kunjungan industri yang tidak terkait dengan kurikulum
Pesta sekolah yang tidak ada kaitannya dengan pembelajaran
Proyek penelitian kolaboratif yang relevan dengan mata pelajaran
Kegiatan wajib belajar dari rumah yang tidak menggunakan teknologi
Kerangka modul pembelajaran kokurikuler disusun dengan memperhatikan empat komponen penting yang saling terhubung yaitu
Praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, kemitraan pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital
Praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, dan asesmen
Praktik pedagogis, capaian pembelajaran, kemitraan pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital
Praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital
Berikut adalah bentuk pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang dapat dipilih dan dikembangkan sesuai karakteristik murid dan konteks satuan Pendidikan kecuali
Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu
Gerakan 7 KAIH
Kegiatan berbasis konteks local sesuai ciri khas sekolah
Pelaksanaan proyek yang diorientasikan pada kegiatan panen karya
Komponen perencanaan pembelajaran sesuai pendekatan pembeljaran mendalam meliputi
Identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar, asesmen
Identitas, kerangka pembelajaran, prinsip pembelajaran, dan pengalaman belajar
Identitas, desain pembelajaran, pengalaman belajar, Asesmen
Identifikasi, identitas, Pengalaman belajar, asesmen
Bagian identifikasi pada perencanaan pembelajaran meliputi
Tujuan pembelajaran
Asesmen yang akan digunakan
Dimensi profil lulusan
Kerangka pembelajaran yang akan digunakan
Hal yang tidak termuat dalam proses identifikasi karakteristik mata pelajaran adalah
Mengenali sifat dasar mata pelajaran
Menganalisis kompetensi
Memastikan tujuan PBM mendorong eksplorasi konsep
Memastikan dimensi profil lulusan tercapai
4Kerangka pembelajaran yang dirancang secara fleksibel untuk mendorong kolaborasi, refleksi, eksplorasi, dan berbagi ide merupakan esensi dari
Praktik pedagogis
Kemitraan pembelajaran
Lingkungan pembelajaran
Pemanfaatan digital
Pengalaman belajar dalam pendekatan pembelajaran mendalam meliputi
Bermakna, Berkesadaran, menggembirakan
Memahami, mengaplikasi, merefleksi
Memahami, merefleksi, menggembirakan
Berkesadaran, bermanfaat, bermakna
