NEW
Font size
WorksheetsKUIS PROSES LAYANAN DAN TATA LAKSANA BENGKEL
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Seorang mekanik menerima sepeda motor dengan keluhan mesin sulit dihidupkan. Langkah pertama yang tepat dalam proses pelayanan bengkel adalah ....
Melakukan uji emisi gas buang
Memberikan garansi service terlebih dahulu
Membongkar karburator langsung
Melakukan penggantian busi tanpa pemeriksaan
Mencatat identitas pelanggan dan kendaraan
Saat pelanggan datang ke bengkel, bagian service advisor melakukan wawancara singkat mengenai keluhan sepeda motor. Tujuan utama kegiatan ini adalah …
Mempercepat pembayaran jasa
Mencatat riwayat perawatan kendaraan
Mengurangi jumlah antrian
Menentukan jenis dan estimasi pekerjaan yang akan dilakukan
E. Membandingkan dengan pelanggan lain
Dalam alur pelayanan bengkel, setelah dilakukan diagnosa awal, mekanik wajib ….
Mengonfirmasi hasil diagnosa dan estimasi biaya ke pelanggan
Langsung memperbaiki kendaraan sesuai perkiraan
Menggantikan spare part lama dengan yang baru
Menyimpan motor di gudang penyimpanan
Menyerahkan motor ke kasir untuk pembayaran
Seorang pelanggan mengeluhkan suara kasar pada mesin. Setelah diperiksa, ternyata rantai keteng aus. Apa yang sebaiknya dilakukan mekanik sebelum mengganti rantai keteng?
Membongkar seluruh mesin
Menghitung keuntungan penjualan spare part
Meminta persetujuan pelanggan atas biaya dan waktu pengerjaan
Mengganti oli mesin terlebih dahulu
Menguji rem depan dan belakang
Pada proses pelayanan bengkel, fungsi job order (surat perintah kerja) adalah ….
Menentukan gaji mekanik
Sebagai bukti pembelian spare part
Mengatur jadwal libur karyawan
Menjadi dokumen resmi pengerjaan dan panduan mekanik
Menjadi dokumen untuk pajak tahunan kendaraan
Setelah pekerjaan perbaikan selesai, mekanik wajib melakukan uji jalan (test ride). Tujuan kegiatan ini adalah ….
Memperlihatkan skill berkendara mekanik
Memastikan kendaraan bebas dari cacat pengerjaan
Mencatat nomor rangka dan mesin
Mengurangi stok bahan bakar pelanggan
Memberikan pelayanan tambahan gratis
Dalam prosedur standar bengkel, sepeda motor yang sudah selesai dikerjakan harus ….
Diserahkan langsung tanpa laporan
Disimpan di gudang bengkel
Diganti dengan unit baru
Dijual kembali ke pelanggan lain
Dicuci, dicek ulang, dan dibuatkan laporan hasil service
Salah satu cara menjaga kepuasan pelanggan setelah proses pelayanan adalah ….
Memberikan diskon tanpa syarat
Menawarkan kredit kendaraan baru
Memberikan garansi terbatas sesuai jenis pekerjaan
Menaikkan harga jasa perbaikan
Mengurangi jumlah spare part asli
Jika pelanggan menolak biaya perbaikan setelah diagnosa dilakukan, tindakan yang paling tepat bagi bengkel adalah ….
Mengembalikan motor sesuai kondisi awal tanpa perbaikan
Mengabaikan penolakan pelanggan
Tetap melakukan perbaikan agar motor aman
Menyimpan motor sampai pelanggan setuju
Memberikan potongan harga tanpa persetujuan manajemen
Dalam sistem pelayanan bengkel modern, penggunaan software manajemen bengkel bertujuan untuk ….
Mengurangi jumlah mekanik yang bekerja
Mengurangi beban listrik bengkel
Menggantikan peran service advisor
Mencegah pelanggan datang ke bengkel
Memudahkan pencatatan order, stok spare part, dan laporan keuangan
Dalam tata laksana bengkel, penempatan peralatan servis harus ….
Diletakkan sembarangan asalkan mudah dijangkau
Mengikuti kebiasaan mekanik senior
Disusun sesuai standar tata letak agar efisien dan aman
Ditempatkan dekat ruang tunggu pelanggan
Disimpan di gudang tertutup tanpa label
Untuk mengurangi risiko kecelakaan, bengkel wajib mengatur jalur keluar-masuk kendaraan. Bagaimana cara penerapan yang tepat?
Satu jalur untuk masuk dan keluar kendaraan
Jalur masuk dan keluar dipisahkan dengan tanda yang jelas
Kendaraan diparkir di luar area bengkel tanpa aturan
Jalur ditutup agar pelanggan tidak bisa masuk langsung
Jalur kendaraan bercampur dengan ruang kerja mekanik
Dalam tata laksana bengkel, pencahayaan area kerja sangat penting. Penerapan yang tepat adalah ….
Menggunakan cahaya redup agar hemat energi
Mengandalkan cahaya matahari saja
Menyediakan lampu hanya di ruang tunggu
Menggunakan pencahayaan cukup dan merata di setiap area kerja
Memasang lampu dekoratif untuk menarik pelanggan
ata letak bengkel yang baik harus memperhatikan alur kerja mekanik. Apa tujuan pengaturan alur ini?
Agar mekanik bisa bekerja bebas tanpa aturan
Mengurangi biaya perawatan bangunan
Meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi waktu terbuang
Memberikan kesan ramai di bengkel
Menyulitkan pelanggan untuk melihat pekerjaan
Seorang kepala bengkel ingin mengatur area penyimpanan suku cadang. Langkah yang tepat adalah ….
Menumpuk semua spare part tanpa label
Mengatur berdasarkan ukuran fisik barang saja
Menyusun spare part sesuai jenis, kode, dan frekuensi pemakaian
Menyimpan spare part di area kerja mekanik
Menempatkan semua spare part di luar ruangan
Dalam tata laksana bengkel, ruang tunggu pelanggan sebaiknya dilengkapi dengan ….
Rak perkakas dan oli
Alat berat untuk perbaikan
Kursi, meja, dan informasi layanan
Suku cadang bekas untuk dipajang
Gudang penyimpanan ban
Proses pengaturan kebersihan bengkel masuk ke dalam tata laksana bengkel. Cara penerapan yang benar adalah ….
Membersihkan bengkel hanya ketika pelanggan datang
Menyediakan tempat sampah, oil trap, dan jadwal pembersihan rutin
Mengandalkan mekanik untuk membersihkan saat senggang
Membiarkan bekas oli agar pelanggan tahu aktivitas bengkel
Membersihkan hanya ruang tunggu, bukan area kerja
Dalam tata laksana bengkel, penyimpanan bahan berbahaya seperti bensin dan oli harus ….
Diletakkan di dekat ruang tunggu agar mudah dijangkau
Disimpan di gudang tertutup dengan ventilasi dan label khusus
Dibiarkan terbuka di area kerja
Dicampur dengan spare part biasa
Ditaruh di luar bengkel tanpa pengamanan
Untuk menjaga alur kerja yang efektif, bengkel perlu membuat layout. Apa yang harus diperhatikan dalam penyusunan layout bengkel?
Mengutamakan desain interior mewah
Memastikan jarak antar area sesuai fungsi dan keamanan
Menyatukan ruang tunggu dengan ruang kerja
Memaksimalkan ruang parkir saja
Membuat jalur sempit agar hemat ruang
Salah satu prinsip tata laksana bengkel adalah 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Jika mekanik mengembalikan peralatan ke tempat semula setelah dipakai, berarti ia menerapkan prinsip ….
Ringkas
Rapi
Resik
Rawat
Rajin
