Font size
WorksheetsSUMATIF SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI FASE F
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Pada abad ke-8 M, umat Islam menghadapi pergolakan politik setelah melemahnya Dinasti Umayyah. Ketidakpuasan dari berbagai kelompok menjadi latar belakang munculnya gerakan baru yang berusaha merebut kekuasaan. Dari situlah lahir Dinasti Abbasiyah yang menggantikan dominasi Bani Umayyah.
Siapakah pendiri pertama Dinasti Abbasiyah?
Abu Muslim al-Khurasani
Abdullah as-Saffah
Harun al-Rasyid
Abu Ja'far al-Mansur
Al-Ma'mun
Kondisi sosial-politik pada akhir pemerintahan Umayyah menimbulkan ketidakpuasan terutama dari kaum non-Arab (mawali) yang merasa terpinggirkan. Perasaan tidak adil ini dimanfaatkan oleh Bani Abbas untuk mendapatkan dukungan luas. Dukungan inilah yang menjadi salah satu faktor utama keberhasilan revolusi Abbasiyah.
Apa yang menjadi penyebab utama munculnya ketidakpuasan kaum mawali?
Pajak tinggi yang dibebankan
Diskriminasi politik dan sosial
Perang terus-menerus
Kegagalan dakwah Islam
Konflik antar suku
Bani Abbas awalnya tinggal di Humaimah, sebuah daerah terpencil di Yordania. Tempat ini dipilih sebagai pusat konsolidasi politik dan dakwah karena jauh dari pengawasan langsung penguasa Umayyah. Dari sinilah muncul strategi dan pemikiran politik untuk melakukan revolusi.
Mengapa Humaimah dipilih sebagai basis gerakan Bani Abbas?
Karena dekat dengan pusat kekuasaan Umayyah
Karena merupakan kota perdagangan internasional
Karena lokasinya strategis dan jauh dari pengawasan Umayyah
Karena menjadi pusat ilmu pengetahuan
Karena memiliki hubungan dengan Persia
Gerakan Abbasiyah menyebarkan dakwah politik dengan menekankan legitimasi mereka sebagai keturunan paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Abbas bin Abdul Muthalib. Hal ini menjadi daya tarik bagi umat Islam yang menginginkan pemimpin dengan garis keturunan Nabi. Dukungan itu semakin meluas ke berbagai wilayah Islam.
Apa yang menjadi dasar legitimasi kekuasaan Bani Abbas?
Dukungan dari Persia
Nasab keturunan Abbas bin Abdul Muthalib
Kemenangan dalam perang melawan Umayyah
Keunggulan ekonomi
Penguasaan ilmu pengetahuan
Revolusi Abbasiyah berlangsung dengan perlawanan bersenjata yang terencana rapi. Tokoh penting dalam gerakan ini adalah Abu Muslim al-Khurasani, seorang komandan militer yang berhasil mengorganisir pasukan dari Khurasan. Perannya sangat besar dalam menjatuhkan kekuasaan Bani Umayyah.
Apa kontribusi utama Abu Muslim al-Khurasani?
Menjadi khalifah pertama Abbasiyah
Menguasai Baghdad
Menggerakkan pasukan Khurasan untuk melawan Umayyah
Menulis kitab sejarah
Menjadi tokoh ilmu tafsir
Setelah berhasil menumbangkan Umayyah, Abbasiyah mendeklarasikan berdirinya pemerintahan baru. Abdullah as-Saffah diangkat menjadi khalifah pertama dan dikenal sebagai “orang yang menumpahkan darah” karena sikap kerasnya terhadap lawan politik. Dari sinilah kekuasaan Abbasiyah dimulai.
Apa gelar yang diberikan kepada Abdullah as-Saffah?
Al-Mahdi
Al-Saffah
Al-Mansur
Al-Hadi
Al-Mutawakkil
Khalifah Abu Ja’far al-Mansur dikenal sebagai tokoh penting dalam meletakkan dasar pemerintahan Abbasiyah. Ia memindahkan ibu kota ke Baghdad yang kemudian berkembang menjadi pusat peradaban dunia. Kebijakan inilah yang memperkuat posisi Abbasiyah dalam sejarah Islam.
Mengapa Baghdad dipilih sebagai ibu kota Abbasiyah?
Karena dekat dengan Mekah dan Madinah
Karena lokasinya strategis untuk perdagangan
Karena kaya akan sumber daya alam
Karena wilayahnya luas dan subur
Karena didukung penuh oleh Romawi
Dinasti Abbasiyah berkomitmen untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan mengedepankan keadilan dan ilmu pengetahuan. Hal ini terlihat dari kebijakan khalifah yang mendukung para ulama dan ilmuwan. Kebijakan ini membawa kemajuan peradaban yang luar biasa.
Apa bentuk komitmen Abbasiyah dalam menjalankan amanah kekhalifahan?
Membatasi peran ulama
Mengabaikan kepentingan rakyat
Mendukung ilmu pengetahuan dan pendidikan
Mengutamakan perang dibanding pembangunan
Mengisolasi diri dari bangsa lain
Perkembangan peradaban Abbasiyah tidak lepas dari asimilasi budaya antara bangsa Arab dengan bangsa non-Arab. Interaksi ini memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan seni. Inilah salah satu kunci kejayaan peradaban Abbasiyah.
Apa dampak utama asimilasi budaya pada masa Abbasiyah?
Terjadinya peperangan besar
Hilangnya identitas Arab
Munculnya peradaban Islam yang kosmopolitan
Runtuhnya Baghdad
Munculnya diskriminasi antar suku
Gerakan penerjemahan pada masa Abbasiyah menjadi tonggak penting dalam transfer ilmu dari berbagai peradaban kuno ke dunia Islam. Karya-karya Yunani, Persia, dan India diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Gerakan ini dipusatkan di Baitul Hikmah, Baghdad.
Apa fungsi utama Baitul Hikmah?
Pusat perdagangan internasional
Pusat penelitian dan penerjemahan ilmu pengetahuan
Pusat pelatihan militer
Tempat perkumpulan para pedagang
Pusat kekuasaan politik
Masa pemerintahan Harun al-Rasyid sering disebut sebagai puncak kejayaan Abbasiyah. Pada masa ini, Baghdad menjadi pusat ilmu pengetahuan, seni, dan budaya. Ia dikenal sebagai khalifah yang bijaksana serta pecinta ilmu.
Apa julukan Harun al-Rasyid dalam sejarah Islam?
Khalifah Emas
Sang Penakluk
Amirul Mukminin
Khalifah yang Adil
Simbol Keemasan Abbasiyah
Al-Ma’mun, putra Harun al-Rasyid, dikenal sebagai khalifah yang mendukung filsafat dan ilmu pengetahuan. Ia mendirikan Baitul Hikmah dan mendorong penerjemahan buku-buku filsafat Yunani. Hal ini menunjukkan keterbukaan intelektual pada masanya.
Apa kebijakan penting Al-Ma'mun?
Memindahkan ibu kota ke Damaskus
Membatasi perkembangan filsafat
Mendirikan Baitul Hikmah
Menyerang Bizantium
Menolak ilmu non-Arab
Ilmu tafsir pada masa Abbasiyah berkembang pesat dengan munculnya kitab-kitab tafsir monumental. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya minat umat Islam dalam memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam. Para mufassir juga menggunakan berbagai pendekatan dalam menafsirkan ayat.
Siapakah salah satu mufassir terkenal pada masa Abbasiyah?
Imam Syafi'i
Imam Tabari
Imam Ghazali
Al-Kindi
Ibnu Sina
Hadis Nabi juga menjadi perhatian besar pada masa Abbasiyah. Para ulama menghimpun hadis dengan metode ilmiah yang ketat sehingga lahirlah kitab hadis shahih. Kitab-kitab ini menjadi rujukan utama hingga kini.
Siapakah penyusun kitab "Shahih al-Bukhari"?
Imam Muslim
Imam Ahmad
Imam Tirmidzi
Imam Bukhari
Imam Abu Dawud
Abbasiyah juga melahirkan tokoh filsuf besar yang berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Mereka tidak hanya mempelajari filsafat Yunani, tetapi juga mengintegrasikannya dengan ajaran Islam. Inilah yang menjadikan filsafat Islam berkembang.
Siapakah filsuf Muslim yang dijuluki "Filosof Arab"?
Al-Farabi
Al-Kindi
Ibnu Sina
Ibnu Khaldun
Al-Ghazali
Ibnu Sina adalah tokoh kedokteran terkenal pada masa Abbasiyah. Karyanya, Al-Qanun fi al-Thibb, menjadi rujukan ilmu kedokteran di Eropa selama berabad-abad. Pemikirannya menggabungkan tradisi kedokteran Yunani dan pengalaman Islam.
Mengapa Ibnu Sina disebut "Bapak Kedokteran Modern"?
Karena mengembangkan filsafat Islam
Karena menulis karya tentang ilmu tafsir
Karena karyanya menjadi rujukan kedokteran dunia
Karena ia khalifah Abbasiyah
Karena ia ahli astronomi
Ilmu astronomi juga berkembang pesat di bawah Abbasiyah. Para ilmuwan Muslim memperbaiki tabel astronomi India dan Yunani, serta mengoreksi perhitungan pergerakan bintang. Hal ini berdampak pada kemajuan ilmu navigasi.
Siapakah salah satu ahli astronomi Muslim terkenal pada masa Abbasiyah?
Al-Farabi
Al-Fazari
Al-Ghazali
Al-Khawarizmi
Ibnu Khaldun
Ilmu matematika berkembang berkat karya para ilmuwan Muslim. Al-Khawarizmi memperkenalkan konsep aljabar yang menjadi dasar matematika modern. Karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan memengaruhi ilmu pengetahuan di Barat.
Apa sumbangan terbesar Al-Khawarizmi?
Menulis kitab tafsir
Menyusun kitab hadis
Mengembangkan aljabar dan algoritma
Menjadi khalifah Abbasiyah
Menulis kitab kedokteran
Bangunan pendidikan dan peribadatan juga menjadi simbol kejayaan Abbasiyah. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan diskusi ilmiah. Hal ini menunjukkan integrasi agama dan ilmu pengetahuan.
Apa fungsi ganda masjid pada masa Abbasiyah?
Pusat perdagangan dan militer
Pusat ibadah dan pendidikan
Pusat politik dan ekonomi
Pusat filsafat dan seni
Pusat dakwah luar negeri
Kota Baghdad menjadi simbol kejayaan peradaban Islam. Kota ini dirancang dengan arsitektur megah berbentuk lingkaran, dikelilingi benteng kokoh, dan dilengkapi fasilitas pendidikan. Baghdad disebut sebagai “Madinah al-Salam” atau Kota Perdamaian.
Mengapa Baghdad dijuluki "Madinah al-Salam"?
Karena menjadi pusat perdagangan dunia
Karena dirancang berbentuk lingkaran
Karena melambangkan pusat perdamaian dan ilmu pengetahuan
Karena dekat dengan sungai Tigris
Karena menjadi pusat politik Islam
Selain Baghdad, kota-kota lain seperti Samarra, Kufa, dan Basrah juga menjadi pusat peradaban Islam. Kota-kota ini berkembang sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam. Hal ini memperlihatkan luasnya pengaruh Abbasiyah.
Manakah kota yang terkenal dengan pusat kajian bahasa Arab dan sastra?
Basrah
Kufa
Samarra
Mekah
Madinah
Gerakan penerjemahan tidak hanya terbatas pada filsafat Yunani, tetapi juga ilmu kedokteran, astronomi, dan matematika dari India serta Persia. Gerakan ini memperkaya khazanah intelektual Islam. Dukungan khalifah menjadi faktor penentu keberhasilan.
Apa tujuan utama gerakan penerjemahan?
Memperluas wilayah kekuasaan
Memindahkan ibu kota ke Baghdad
Menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai peradaban
Menghilangkan budaya non-Arab
Menyebarkan Islam ke Eropa
Tokoh-tokoh ilmu hadis pada masa Abbasiyah seperti Imam Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi menghasilkan karya monumental. Mereka menggunakan metode periwayatan yang ketat dalam menyeleksi hadis. Inilah yang membuat kitab-kitab hadis mereka dipercaya hingga kini.
Apa metode utama para muhaddis dalam menyeleksi hadis?
Melihat kesesuaian dengan filsafat Yunani
Menyeleksi sanad dan matan hadis secara ketat
Menafsirkan hadis dengan akal semata
Mengabaikan sanad tetapi menekankan matan
Menggunakan metode logika Yunani
Asimilasi antara Arab dan non-Arab tidak hanya terjadi dalam ilmu, tetapi juga dalam seni, musik, dan sastra. Puisi dan musik berkembang pesat, bahkan istana khalifah menjadi pusat kesenian. Hal ini menunjukkan kelenturan budaya Islam.
Apa dampak asimilasi dalam bidang seni?
Hilangnya budaya Arab
Perkembangan musik dan sastra
Perang budaya dengan Persia
Penolakan seni dalam Islam
Runtuhnya Abbasiyah
Periode Abbasiyah juga dikenal sebagai masa berkembangnya ilmu fikih. Muncul mazhab-mazhab besar yang dipelopori oleh ulama besar. Mazhab ini berkembang hingga kini menjadi pedoman umat Islam.
Siapakah pendiri mazhab Syafi'i?
Imam Abu Hanifah
Imam Syafi'i
Imam Malik
Imam Ahmad bin Hanbal
Imam Bukhari
Ibnu Khaldun dikenal sebagai sejarawan sekaligus sosiolog Muslim. Karyanya, Muqaddimah, menjadi tonggak lahirnya ilmu sosial. Ia menjelaskan siklus naik-turunnya peradaban.
Apa kontribusi terbesar Ibnu Khaldun?
Menulis kitab tafsir
Menyusun ilmu kedokteran
Menulis Muqaddimah tentang teori sosial dan sejarah
Mengembangkan ilmu astronomi
Menjadi khalifah Abbasiyah
Abbasiyah juga menghasilkan ulama besar dalam bidang tasawuf. Mereka menekankan pentingnya pembersihan hati dan kedekatan dengan Allah. Tasawuf kemudian menjadi salah satu dimensi penting dalam peradaban Islam.
Siapakah tokoh tasawuf terkenal pada masa Abbasiyah?
Hasan al-Bashri
Junaid al-Baghdadi
Ibnu Sina
Al-Farabi
Al-Ma'mun
Bangunan monumental pada masa Abbasiyah menunjukkan kemajuan arsitektur Islam. Masjid Agung Samarra dengan menara spiralnya adalah salah satu peninggalan terkenal. Arsitektur ini menunjukkan inovasi dan keindahan seni Islam.
Apa ciri khas Masjid Agung Samarra?
Kubah emas besar
Menara berbentuk spiral
Pintu gerbang marmer
Dikelilingi taman indah
Berbentuk lingkaran penuh
Kemajuan Abbasiyah tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga dalam ilmu sekuler. Hal ini menjadikan peradaban Islam unggul di dunia kala itu. Inilah yang kemudian dikenal dengan istilah “Golden Age of Islam”.
Apa makna 'Golden Age of Islam'?
Masa kemunduran peradaban Islam
Masa kejayaan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam
Masa perang besar melawan Romawi
Masa keruntuhan Abbasiyah
Masa transisi ke Turki Utsmani
Kemunduran Abbasiyah terjadi karena melemahnya kekuasaan pusat dan munculnya dinasti-dinasti kecil. Selain itu, serangan dari luar seperti Mongol memperparah keadaan. Akhirnya Baghdad jatuh pada tahun 1258 M.
Siapakah penyerang Baghdad yang mengakhiri Abbasiyah?
Tamerlane
Hulagu Khan
Genghis Khan
Alexander Agung
Saladin
Masa Abbasiyah dianggap sebagai puncak kejayaan peradaban Islam. Hal ini terjadi karena adanya dukungan politik, ekonomi, dan budaya yang kuat. Kota Baghdad menjadi pusat pertukaran ilmu pengetahuan dunia.
Faktor-faktor yang mendukung kejayaan Abbasiyah adalah…
Dukungan khalifah terhadap ilmu pengetahuan
Gerakan penerjemahan
Asimilasi budaya Arab dan non-Arab
Penolakan terhadap filsafat Yunani
Kestabilan politik pada periode tertentu
Ilmu tafsir dan hadis berkembang pesat pada masa Abbasiyah. Para ulama menyusun kitab-kitab yang hingga kini menjadi rujukan utama. Kondisi sosial-politik yang stabil mendukung aktivitas keilmuan ini.
Siapakah ulama hadis besar pada masa Abbasiyah?
Imam Bukhari
Imam Muslim
Imam Tirmidzi
Imam Malik
Imam Abu Dawud
Ilmu kedokteran berkembang dengan pesat pada masa Abbasiyah. Rumah sakit dan sekolah kedokteran berdiri di Baghdad. Karya para dokter Muslim menjadi acuan hingga berabad-abad di Eropa.
Siapa saja tokoh kedokteran pada masa Abbasiyah?
Ibnu Sina
Ar-Razi
Al-Farabi
Al-Zahrawi
Al-Kindi
Ilmu filsafat menjadi salah satu bidang penting dalam peradaban Abbasiyah. Para filsuf Muslim mencoba mengharmoniskan akal dan wahyu. Beberapa di antaranya menulis karya monumental yang berpengaruh luas.
Tokoh-tokoh filsafat pada masa Abbasiyah adalah…
Al-Kindi
Al-Farabi
Ibnu Sina
Ibnu Khaldun
Al-Ghazali
Ilmu astronomi memiliki peran besar dalam peradaban Abbasiyah. Para ilmuwan Muslim membuat observatorium dan memperbaiki teori astronomi Yunani. Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi navigasi laut.
Siapa saja tokoh astronomi Muslim di era Abbasiyah?
Al-Fazari
Al-Battani
Al-Khawarizmi
Ibnu Sina
Tsabit bin Qurra
Ilmu matematika berkembang pesat pada masa Abbasiyah. Al-Khawarizmi memperkenalkan aljabar, sementara ilmuwan lain mengembangkan geometri dan trigonometri. Karya-karya mereka memengaruhi Eropa hingga Renaisans.
Ilmuwan matematika Muslim pada masa Abbasiyah adalah…
Al-Khawarizmi
Al-Battani
Umar Khayyam
Al-Kindi
Ibnu Khaldun
Bangunan monumental menjadi ciri khas Abbasiyah. Masjid dan istana megah menunjukkan kemajuan arsitektur Islam. Arsitektur mereka menggabungkan unsur Arab, Persia, dan Romawi.
Contoh bangunan monumental Abbasiyah adalah…
Masjid Agung Samarra
Istana Ukhaidir
Baitul Hikmah
Masjid Cordoba
Baghdad Round City
Gerakan penerjemahan menjadi salah satu tonggak kebangkitan ilmu. Buku-buku filsafat, kedokteran, dan matematika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Proses ini didukung penuh oleh khalifah.
Bahasa sumber yang banyak diterjemahkan pada masa Abbasiyah adalah…
Yunani
Latin
Persia
India (Sanskerta)
Ibrani
Ulama tasawuf pada masa Abbasiyah menekankan pentingnya pembersihan jiwa dan kedekatan dengan Allah. Ajaran mereka kemudian melahirkan berbagai tarekat.
Siapa saja tokoh sufi besar masa Abbasiyah?
Junaid al-Baghdadi
Al-Hallaj
Hasan al-Bashri
Al-Ghazali
Ibnu Sina
Kota-kota pusat peradaban Abbasiyah berkembang pesat. Selain Baghdad, ada pula kota Basrah dan Kufa yang menjadi pusat keilmuan Islam. Kota-kota ini menarik banyak ulama dan ilmuwan.
Kota yang menjadi pusat peradaban Abbasiyah adalah…
Baghdad
Basrah
Kufa
Samarra
Damaskus
Karya sastra dan puisi juga berkembang pada masa Abbasiyah. Banyak penyair menulis karya yang indah dengan tema cinta, nasihat, dan keagamaan. Hal ini memperkaya peradaban Islam.
Tokoh sastrawan Abbasiyah adalah…
Abu Nuwas
Al-Mutanabbi
Ibnu Sina
Al-Jahiz
Al-Ghazali
Ilmu sejarah juga mendapat perhatian pada masa Abbasiyah. Para sejarawan menulis karya monumental yang menjadi sumber sejarah penting. Mereka tidak hanya mencatat peristiwa, tetapi juga menganalisis sebab-sebabnya.
Siapa sejarawan penting masa Abbasiyah?
Ibnu Khaldun
Al-Tabari
Al-Mas'udi
Al-Kindi
Al-Jahiz
Ilmu fikih berkembang dengan munculnya imam mazhab besar. Kitab-kitab fikih disusun dan menjadi pedoman umat Islam hingga kini. Perbedaan pendapat mereka memperkaya khazanah hukum Islam.
Siapa saja imam mazhab fikih besar pada masa Abbasiyah?
Imam Abu Hanifah
Imam Malik
Imam Syafi'i
Imam Ahmad bin Hanb
Ilmu kalam berkembang pesat pada masa Abbasiyah, terutama saat perdebatan tentang hubungan akal dan wahyu. Aliran Mu’tazilah sempat mendapat dukungan khalifah, namun kemudian muncul aliran Asy’ariyah dan Maturidiyah sebagai respon.
Tokoh-tokoh ilmu kalam pada masa Abbasiyah adalah…
Wasil bin Atha'
Al-Asy'ari
Al-Maturidi
Imam Syafi'i
Al-Ghazali
Pusat pendidikan pada masa Abbasiyah tidak hanya berupa masjid, tetapi juga madrasah dan perpustakaan. Tempat-tempat ini menjadi ruang diskusi ilmiah antar ulama dan pelajar. Dari sini lahir karya-karya monumental.
Lembaga pendidikan pada masa Abbasiyah adalah…
Baitul Hikmah
Madrasah Nizamiyah
Masjid Kufa
Masjid Basrah
Universitas al-Qarawiyyin
Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Abbasiyah tidak lepas dari dukungan ekonomi. Perdagangan internasional membuat Baghdad makmur dan mendukung aktivitas intelektual. Hal ini menjadikan Abbasiyah sebagai peradaban kosmopolitan.
Faktor ekonomi yang mendukung kejayaan Abbasiyah adalah…
Letak Baghdad strategis di jalur perdagangan
Pajak hasil pertanian
Perdagangan dengan Eropa, India, dan Cina
Perdagangan sutra dan rempah-rempah
Dukungan Bizantium dalam ekonomi
Gerakan penerjemahan membuka jalan bagi perkembangan ilmu baru. Setelah karya asing diterjemahkan, para ilmuwan Muslim mengembangkannya dengan penemuan orisinal. Inilah yang membuat Islam tidak hanya sebagai penerima, tetapi juga pencipta ilmu.
Ilmuwan Muslim yang mengembangkan karya setelah penerjemahan adalah…
Al-Khawarizmi (matematika)
Ibnu Sina (kedokteran)
Al-Farabi (filsafat)
Al-Battani (astronomi)
Julius Caesar (sejarah)
Sastra Arab klasik mencapai puncaknya pada masa Abbasiyah. Puisi dan prosa berkembang dengan tema cinta, kritik sosial, dan politik. Hal ini memperlihatkan dinamika pemikiran masyarakat saat itu.
Sastrawan terkenal masa Abbasiyah adalah…
Abu Nuwas
Al-Mutanabbi
Al-Jahiz
Ibnu Khaldun
Al-Fazari
Keruntuhan Abbasiyah disebabkan oleh banyak faktor, baik internal maupun eksternal. Di antaranya melemahnya kekuasaan pusat, munculnya dinasti kecil, dan serangan luar. Peristiwa puncaknya adalah jatuhnya Baghdad.
Faktor penyebab keruntuhan Abbasiyah adalah…
Serangan Mongol
Konflik internal
Kemunculan dinasti-dinasti kecil
Kemajuan teknologi Eropa
Lemahnya ekonomi
Meskipun Abbasiyah runtuh pada tahun 1258 M akibat serangan Mongol, warisan intelektualnya tidak hilang. Karya-karya ilmuwan Muslim tetap menjadi rujukan dunia selama berabad-abad. Hal ini membuktikan bahwa peradaban Islam memberi kontribusi besar bagi dunia.
Warisan peradaban Abbasiyah yang berpengaruh hingga kini adalah…
Kitab kedokteran Ibnu Sina
Kitab hadis Imam Bukhari-Muslim
Karya matematika Al-Khawarizmi
Teori sosial Ibnu Khaldun
Arsitektur Masjid Samarra
