Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Latihan Materi Manajemen Kedaruratan Bencana 2

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Pengkajian cepat dan tepat saat tanggap darurat bencana bertujuan untuk:

a)

Mengetahui kebutuhan dan tindakan penanggulangan bencana

b)

Memperlambat proses penanganan

c)

Melaporkan situasi kepada instansi terkait seperti PVMBG, TNI/POLRI, BMKG

d)

Menindak lanjuti peringatan dini

2.

Penyajian laporan awal kaji cepat mencakup hal berikut, kecuali:

a)

Gambaran kejadian bencana

b)

Laporan posko penanganan darurat bencana

c)

Kebutuhan dan situasi penanganan darurat bencana

d)

Dampak bencana

3.

Status siaga darurat adalah :

a)

ketika potensi ancaman bencana sudah mengarah pada terjadinya bencana ditandai dengan adanya informasi peningkatan ancaman berdasarkan sistem peringatan dini yang diberlakukan dan pertimbangan dampak yang akan terjadi di masyarakat

b)

keadaan ketika ancaman/bencana menurun eskalasi namun gangguan kehidupan masih terjadi dan pemulihan awal dilangsungkan

c)

keadaan darurat bencana yang ditetapkan oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah untuk jangka waktu tertentu atas dasar rekomendasi badan yang menyelenggarakan urusan di bidang penanggulangan bencana

d)

keadaan ketika ancaman bencana benar-benar terjadi dan telah mengganggu kehidupan dan penghidupan sekelompok orang/masyarakat.

4.

Status tanggap darurat Kabupaten/Kota ditetapkan oleh:

a)

Presiden

b)

Bupati/Walikota

c)

BPBD

d)

BNPB

5.

Informasi yang dibutuhkan untuk menggambarkan situasi siaga darurat, kecuali

a)

Potensi ancaman bencana

b)

Kondisi dan cakupan wilayah terancam

c)

Perkiraan penduduk terancam

d)

Pencarian dan pertolongan korban

6.

Pengertian kaji cepat adalah:

a)

serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang.

b)

serangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan dan/atau mengurangi ancaman bencana.

c)

serangkaian kegiatan untuk mengembalikan kondisi masyarakat dan lingkungan hidup yang terkena bencana

d)

Seran

7.

Tujuan kaji cepat mencakup sebagai berikut, kecuali:

a)

Mengkaji kebutuhan untuk penanganan darurat bencana

b)

Memberikan informasi untuk mendukung penetapan tingkatan status keadaan bencana

c)

Mengetahui permasalahan kedaruratan bencana yang terjadi.

d)

untuk mengurangi atau menghilangkan risiko bencana, baik melalui pengurangan ancaman bencana maupun kerentanan pihak yang terancam bencana

8.

Hasil pengkajian cepat kebutuhan dan situasi digunakan untuk:

a)

Informasi posko PDB untuk menyusun rencana kontingensi

b)

Rekomendasi penetapan status darurat bencana dan bahan penyusunan rencana operasi

c)

Memerintahkan masyarakat melakukan evakuasi mandiri

d)

pembangunan kembali semua prasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayah pasca bencana

9.

Alur penetapan status dalam manajemen darurat bencana adalah:

a)

Penyiapan regulasi  peningkatan kapasitas respon kedaruratan  penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan bencana

b)

Awal kedaruratan  penilaian cepat situasi dan kebutuhan  penetapan status keadaan darurat bencana

c)

Mitigasi  tanggap darurat  rehabilitasi dan rekonstruksi

d)

Pelaporan data  pengolahan data  analisa data

10.

Metode pengumpulan data primer mencakup sebagai berikut, kecuali

a)

Observasi lapangan

b)

Wawancara

c)

Dokumen rencana kontingensi

d)

Penggunaan teknologi dan survey