wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Gizi dan Malnutrisi

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan underweight?

a)

Berat badan sesuai usia anak

b)

Berat badan tidak sesuai dengan usia anak

c)

Kondisi gizi yang baik

d)

Tinggi badan tidak sesuai dengan usia

2.

Apa dampak jangka pendek dari kondisi underweight?

a)

Pertumbuhan yang baik

b)

Infeksi

c)

Kematian

d)

Obesitas

3.

Apa yang menjadi faktor risiko dari underweight pada balita?

a)

Riwayat infeksi

b)

Ketersediaan pangan yang cukup

c)

Pola asuh yang baik

d)

Pendidikan tinggi orang tua

4.

Apa yang menjadi penyebab primer dari underweight?

a)

Kesehatan yang baik

b)

Pendidikan yang tinggi

c)

Ketersediaan pangan yang rendah

d)

Pola asuh yang baik

5.

Apa yang menjadi intervensi gizi spesifik untuk mencegah underweight?

a)

Pemberian ASI eksklusif

b)

Peningkatan sanitasi

c)

Pemberian makanan bergizi

d)

Edukasi pola asuh

6.

Stunting adalah salah satu bentuk malnutrisi kronis yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang. Ciri utama dari stunting adalah...

a)

Kondisi berat badan berlebih

b)

Kondisi kekurangan gizi akut

c)

Kondisi tinggi badan lebih rendah dari standar usia

d)

Kondisi gizi yang baik

7.

Apa yang menjadi dampak dari pola asuh yang buruk terhadap stunting?

a)

Meningkatkan risiko stunting

b)

Meningkatkan pertumbuhan

c)

Mengurangi risiko penyakit

d)

Meningkatkan kecemasan anak

8.

Apa yang menjadi faktor penyebab stunting pada balita?

a)

Kesehatan yang baik

b)

Pendidikan ibu yang rendah

c)

Konsumsi makanan bergizi

d)

Pola asuh yang baik

9.

Fase paling kritis dalam pencegahan stunting adalah...

a)

Masa usia 5-10 tahun.

b)

Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (sejak dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun).

c)

Masa remaja.

d)

Sejak anak lahir hingga usia 5 tahun.

10.

Apa yang menjadi langkah awal dalam pencegahan stunting?

a)

Peningkatan sanitasi

b)

Pemberian ASI eksklusif

c)

Edukasi pola asuh

d)

Pemberian makanan bergizi

11.

Apa yang dimaksud dengan wasting?

a)

Kondisi gizi yang baik

b)

Kondisi berat badan tidak proporsional terhadap tinggi badan

c)

Kondisi kekurangan gizi kronis

d)

Kondisi berat badan berlebih

12.

Penyebab langsung paling utama dari wasting pada anak adalah...

a)

Kurangnya edukasi orang tua tentang gizi.

b)

Asupan makanan yang tidak memadai dan/atau penyakit infeksi berulang.

c)

Kemiskinan keluarga.

d)

Kurangnya akses terhadap air bersih.

13.

Apa dampak utama dari wasting (kurus kering) pada anak-anak, yang merupakan bentuk malnutrisi akut?

a)

Peningkatan risiko kematian dan penurunan fungsi kekebalan tubuh.

b)

Gangguan penglihatan.

c)

Peningkatan berat badan yang signifikan

d)

Penurunan kemampuan kognitif yang permanen.

14.

Mengapa penyakit infeksi seperti diare dapat menjadi penyebab langsung wasting?

a)

Karena diare meningkatkan massa otot anak.

b)

Karena penyakit tersebut meningkatkan nafsu makan anak.

c)

Karena diare menyebabkan hilangnya nutrisi dari tubuh dan penurunan nafsu makan, sehingga tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup.

d)

Karena diare menyebabkan penyerapan nutrisi menjadi lebih efektif.

15.

Salah satu intervensi gizi yang secara langsung mampu mengatasi wasting adalah...

a)

Pemberian vitamin A

b)

Peningkatan sanitasi

c)

Pemberian makanan terapeutik siap saji

d)

Edukasi pola asuh

16.

Apa yang menjadi tujuan dari Program Keluarga Harapan (PKH)?

a)

Meningkatkan pendapatan keluarga

b)

Meningkatkan akses air bersih

c)

Meningkatkan pendidikan anak

d)

Membantu keluarga miskin menyediakan makanan bergizi

17.

Apa yang menjadi tujuan dari intervensi gizi sensitif?

a)

Mencegah penyakit infeksi

b)

Meningkatkan pengetahuan gizi

c)

Mengurangi risiko penyakit yang memperburuk status gizi

d)

Meningkatkan ketersediaan pangan

18.

Apa yang menjadi penyebab tidak langsung dari KEP?

a)

Kesehatan yang baik

b)

Keterkaitan dengan waktu pemberian ASI

c)

Pendidikan ibu yang tinggi

d)

Ketersediaan pangan yang cukup

19.

Apa definisi paling tepat dari Kekurangan Energi Protein (KEP)?

a)

Kondisi kelebihan berat badan akibat asupan kalori berlebih.

b)

Kekurangan cairan dalam tubuh yang mengakibatkan dehidrasi.

c)

Kondisi malnutrisi yang disebabkan oleh defisiensi vitamin dan mineral.

d)

Kondisi gizi buruk yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dan/atau energi (karbohidrat dan lemak) dalam jangka panjang.

20.

Apa yang menjadi tujuan dari program 1000 HPK?

a)

Meningkatkan pendapatan keluarga

b)

Mencegah stunting dan wasting

c)

Meningkatkan akses air bersih

d)

Meningkatkan pendidikan anak

21.

Apa yang menjadi dampak dari sanitasi yang buruk?

a)

Meningkatkan pendidikan

b)

Meningkatkan risiko penyakit infeksi

c)

Meningkatkan kecemasan anak

d)

Meningkatkan pertumbuhan

22.

Mengapa anak dengan wasting memiliki risiko kematian yang jauh lebih tinggi daripada anak dengan stunting?

a)

Karena wasting hanya dapat diobati dengan RUTF.

b)

Karena wasting menunjukkan cadangan lemak dan otot yang habis total, membuat sistem kekebalan tubuh sangat rentan dan gagal fungsi.

c)

Karena wasting adalah kondisi kronis yang tidak bisa diperbaiki.

d)

Karena wasting menyebabkan penurunan tinggi badan permanen

23.

Apa yang menjadi tujuan dari program imunisasi?

a)

Meningkatkan pendidikan

b)

Meningkatkan pertumbuhan

c)

Mencegah penyakit infeksi

d)

Meningkatkan akses air bersih

24.

Dari ketiga kondisi malnutrisi (stunting, wasting, underweight), manakah yang dianggap sebagai kegawatan medis paling tinggi dan berisiko kematian paling cepat?

a)

Kekurangan Energi Protein (KEP)

b)

Stunting

c)

Wasting

d)

Underweight

25.

Apa yang menjadi intervensi untuk meningkatkan pengetahuan gizi?

a)

Edukasi gizi ibu

b)

Pemberian makanan bergizi

c)

Peningkatan sanitasi

d)

Pemberian vitamin A

26.

Apa tujuan utama dari program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diselenggarakan oleh pemerintah?

a)

Menjual produk makanan olahan kepada masyarakat.

b)

Menggantikan seluruh kebutuhan gizi balita.

c)

Meningkatkan pendapatan Posyandu.

d)

Memperbaiki status gizi dan mencegah malnutrisi pada balita dan ibu hamil.

27.

Salah satu penyebab utama KEP yang berkaitan dengan kondisi sosial-ekonomi adalah...

a)

Ketersediaan makanan bergizi yang melimpah.

b)

Pemberian makanan yang berlebihan pada anak.

c)

Kemiskinan dan ketidakmampuan keluarga untuk menyediakan makanan yang cukup.

d)

Akses yang mudah ke fasilitas kesehatan.

28.

Pada program penanggulangan KEP, Posyandu memiliki peran yang sangat vital dalam hal...

a)

Pencatatan dan pemantauan status gizi anak (melalui penimbangan) serta memberikan edukasi.

b)

Membuat kebijakan nasional terkait gizi.

c)

Menyalurkan bantuan keuangan kepada keluarga miskin.

d)

Melakukan imunisasi hanya untuk anak sekolah.

29.

Mengapa anak-anak dengan KEP seringkali lebih rentan terhadap infeksi?

a)

Karena mereka terlalu sering berinteraksi dengan orang sakit.

b)

Karena sistem kekebalan tubuh mereka melemah akibat kekurangan nutrisi.

c)

Karena mereka memiliki asupan vitamin yang berlebihan.

d)

Karena mereka memiliki terlalu banyak energi di dalam tubuh.

30.

Pemberian kapsul vitamin A kepada balita setiap bulan Februari dan Agustus merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk...

a)

Mengobati diare.

b)

Mengatasi Kekurangan Energi Protein (KEP) secara langsung.

c)

Mencegah anemia.

d)

Mencegah kebutaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.