wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal HOTS Keselamatan & SOP Bengkel

Total questions: 101

Worksheet time: 51mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama penggunaan APD di bengkel adalah...

a)

Agar teknisi terlihat profesional

b)

Mengurangi risiko kecelakaan kerja

c)

Mempercepat proses perbaikan

d)

Menjamin kualitas hasil servis

e)

Meningkatkan keterampilan teknisi

2.

Jika teknisi bekerja tanpa kacamata pelindung saat menggerinda, potensi bahayanya adalah...

a)

Rantai putus

b)

Serpihan logam masuk ke mata

c)

Mesin tidak hidup

d)

Oli cepat habis

e)

Tegangan aki drop

3.

Tindakan pertama yang tepat sebelum melepas aki dari kendaraan adalah...

a)

Melepas kutub positif lebih dulu

b)

Membersihkan aki dengan bensin

c)

Melepas kutub negatif lebih dulu

d)

Mengisi aki hingga penuh

e)

Menggunakan aki cadangan

4.

Prinsip 5R di bengkel berfungsi untuk...

a)

Mengurangi biaya servis

b)

Menambah jumlah pelanggan

c)

Menjaga kerapian, keselamatan, dan efisiensi kerja

d)

Membatasi jam kerja teknisi

e)

Menambah variasi peralatan

5.

Jika teknisi tidak menyimpan kunci momen di tempat yang tepat, akibat jangka panjangnya adalah...

a)

Mesin tidak dapat hidup

b)

Kunci momen rusak dan hasil kerja tidak akurat

c)

Mesin overheat

d)

Busi cepat aus

e)

Aki cepat soak

6.

Mengapa teknisi wajib mematikan mesin sebelum melepas busi?

a)

Agar oli lebih cepat naik

b)

Agar tidak terjadi sengatan listrik

c)

Agar piston tetap basah

d)

Agar kompresi lebih stabil

e)

Agar karburator tetap bersih

7.

Jika ditemukan oli tumpah di lantai bengkel, tindakan yang tepat adalah...

a)

Membiarkannya sampai kering

b)

Mengelap dengan kain seadanya

c)

Membersihkan segera agar tidak menimbulkan kecelakaan

d)

Menyiram dengan bensin

e)

Mengalihkan pelanggan ke area lain

8.

Seorang siswa bengkel tidak memakai sepatu safety dan terkena benda tajam. Hal ini menunjukkan kegagalan pada aspek...

a)

SOP kerja

b)

Pemilihan bahan bakar

c)

Perawatan mesin

d)

Setelan busi

e)

Pengecekan kompresi

9.

Tujuan utama melakukan briefing keselamatan sebelum praktik bengkel adalah...

a)

Membagi tugas sesuai kemampuan siswa

b)

Menentukan nilai praktik

c)

Menyepakati jadwal servis

d)

Menurunkan risiko kecelakaan saat praktik

e)

Mengetahui jumlah alat bengkel

10.

Saat mengelas rangka motor, teknisi harus melepas aki. Mengapa demikian?

a)

Agar aki tidak cepat habis

b)

Agar aki tidak meledak akibat arus balik

c)

Agar aki lebih awet

d)

Agar motor mudah dihidupkan

e)

Agar busi lebih tahan lama

11.

Ketika menggunakan dongkrak, teknisi harus menempatkan pada titik tumpu yang benar. Jika tidak, akibat yang mungkin terjadi adalah...

a)

Oli mesin cepat habis

b)

Posisi motor miring dan bisa jatuh

c)

Tegangan listrik menurun

d)

Busi cepat aus

e)

Ban cepat kempes

12.

Seorang siswa menggunakan kunci ring untuk membuka mur roda, namun tangannya tergelincir dan terluka. Kesalahan utamanya adalah...

a)

Tidak menggunakan sarung tangan

b)

Tidak memakai kacamata

c)

Tidak memakai sepatu safety

d)

Tidak menggunakan kunci pas

e)

Tidak memakai helm

13.

Dalam penerapan K3, warna merah pada rambu bengkel biasanya menunjukkan...

a)

Petunjuk arah

b)

Larangan

14.

Dalam penerapan K3, warna merah pada rambu bengkel biasanya menunjukkan...

a)

Petunjuk arah

b)

Larangan atau tanda bahaya

c)

Informasi umum

d)

Lokasi alat ukur

e)

Peralatan bengkel umum

15.

SOP pelepasan ban motor mengharuskan penggunaan tuas ban dengan sudut tertentu. Hal ini bertujuan untuk...

a)

Mempercepat pekerjaan

b)

Menghindari kerusakan pelek

c)

Mengurangi keausan ban

d)

Menambah daya cengkeram ban

e)

Mengurangi konsumsi bahan bakar

16.

Jika kabel listrik dibiarkan terkelupas di area bengkel, risiko yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Busi cepat aus

b)

Korsleting dan kebakaran

c)

Karburator banjir

d)

Oli cepat habis

e)

Mesin tidak bertenaga

17.

Dalam aturan K3, penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang tepat untuk kebakaran akibat bensin adalah tipe...

a)

Air

b)

CO₂

c)

Pasir

d)

Serbuk kayu

e)

Gas oksigen

18.

Jika teknisi bekerja dengan posisi membungkuk terlalu lama, dampak jangka panjang yang mungkin terjadi adalah...

a)

Gangguan sistem pernapasan

b)

Gangguan postur tulang belakang

c)

Gangguan pada sistem kelistrikan motor

d)

Oli mesin cepat habis

e)

Aki tidak bisa diisi

19.

Mengapa bengkel modern wajib menerapkan tool management system?

a)

Memudahkan penilaian praktik siswa

b)

Mengurangi kehilangan alat dan meningkatkan efisiensi

c)

Memperbanyak jenis alat

d)

Menambah biaya servis

e)

Mempermudah mencuci alat

20.

Seorang siswa melihat kawannya bekerja tanpa masker saat membersihkan filter udara dengan kompresor. Apa tindakan yang paling tepat dilakukan siswa tersebut?

a)

Membiarkan karena itu bukan urusannya

b)

Menegur dan menyarankan penggunaan masker

c)

Memanggil pelanggan agar memberi peringatan

d)

Menutup bengkel sementara

e)

Mengganti filter udara dengan baru

21.

Jika SOP bengkel tidak dijalankan dengan konsisten, maka dampak sistemiknya terhadap kualitas layanan adalah...

a)

Pelanggan puas karena cepat

b)

Kualitas servis tidak terjamin dan risiko kecelakaan meningkat

c)

Biaya perawatan menurun

d)

Teknisi lebih kreatif

e)

Peralatan tidak mudah rusak

22.

Alat yang digunakan untuk mengukur celah busi dengan presisi adalah...

a)

Jangka sorong

b)

Mikrometer

c)

Feeler gauge

d)

Dial gauge

e)

Multimeter

23.

Mikrometer digunakan untuk mengukur...

a)

Diameter piston dengan ketelitian tinggi

b)

Lebar celah katup

c)

Tekanan oli

d)

Tegangan aki

e)

Putaran mesin

24.

Jika hasil pengukuran dengan jangka sorong berbeda jauh dengan mikrometer, analisis yang tepat adalah...

a)

Mikrometer rusak

b)

Jangka sorong memiliki ketelitian lebih rendah

c)

Mikrometer tidak bisa dipakai untuk piston

d)

Jangka sorong selalu lebih akurat

e)

Kedua alat tidak perlu dibandingkan

25.

Dial gauge digunakan untuk...

a)

Mengukur tekanan udara

b)

Mengukur kerataan permukaan atau keolengan poros

c)

Mengukur kebocoran oli

d)

Mengukur tegangan baterai

e)

Mengukur celah busi

26.

Feeler gauge menunjukkan celah katup lebih besar dari standar. Tindakan yang tepat adalah...

a)

Menyetel celah sesuai spesifikasi pabrikan

b)

Mengganti katup baru

c)

Memperbesar celah lebih jauh

d)

Membiarkan karena tidak memengaruhi

27.

Mengapa kalibrasi alat ukur harus dilakukan secara berkala?

a)

Agar alat lebih awet

b)

Agar hasil pengukuran selalu akurat dan terstandar

c)

Agar alat terlihat baru

d)

Agar teknisi tidak bingung

e)

Agar mur lebih mudah dibuka

28.

Multimeter dengan skala DC 20V digunakan untuk mengukur...

a)

Celah busi

b)

Tegangan aki

c)

Diameter piston

d)

Keolengan poros engkol

e)

Tekanan kompresi

29.

Kesalahan umum siswa saat menggunakan jangka sorong adalah...

a)

Tidak mengatur skala nol sebelum digunakan

b)

Tidak menyalakan listrik

c)

Tidak menambahkan pelumas

d)

Tidak menekan tombol start

e)

Tidak memanaskan mesin

30.

Jika hasil pengukuran kompresi mesin di bawah standar, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Oli berlebih

b)

Ring piston aus

c)

Tegangan aki tinggi

d)

Kabel busi longgar

e)

Karburator tersumbat

31.

Tujuan penggunaan kunci torsi adalah...

a)

Agar baut terpasang dengan gaya sesuai standar

b)

Agar baut tidak karatan

c)

Agar baut mudah dilepas

d)

Agar mesin cepat hidup

e)

Agar piston tidak aus

32.

Jika teknisi mengencangkan baut kepala silinder tanpa kunci torsi, risiko yang muncul adalah...

a)

Oli lebih cepat habis

b)

Baut bisa kendor atau patah karena momen berlebih

c)

Mesin lebih irit

d)

Karburator banjir

e)

Tegangan aki drop

33.

Sebuah piston diukur dengan mikrometer menghasilkan nilai 49,95 mm, sedangkan standar pabrikan 50 mm. Kesimpulan yang tepat adalah...

a)

Piston masih dalam batas toleransi

b)

Piston harus diganti

c)

Mikrometer salah baca

d)

Piston terlalu besar

e)

Tidak berpengaruh terhadap mesin

34.

Manfaat utama penggunaan dial gauge dalam perbaikan mesin adalah...

a)

Mengukur kebocoran oli

b)

Menentukan tingkat keolengan poros atau keausan

c)

Menentukan tegangan listrik

d)

Menentukan kapasitas aki

e)

Menentukan jenis bahan bakar

35.

Jika hasil pengukuran katup dengan feeler gauge lebih kecil dari spesifikasi, akibat yang mungkin terjadi adalah...

a)

Katup membuka lebih lama, mesin boros

b)

Katup tidak menutup sempurna, kompresi bocor

c)

Katup cepat aus, mesin berisik

d)

Katup terbakar karena panas berlebih

e)

Katup tidak bergerak sama sekali

36.

Mengapa multimeter lebih unggul daripada test lamp dalam diagnosis kelistrikan?

a)

Dapat mengukur tegangan, arus, dan resistansi

b)

Lebih murah dan praktis

c)

Tidak membutuhkan baterai

d)

Lebih cepat dipakai

e)

Tidak memerlukan kalibrasi

37.

Seorang siswa membaca hasil pengukuran dengan jangka sorong sebagai 25,6 mm. Jika standar adalah 26 mm, interpretasi hasil ini adalah...

a)

Hasil normal

b)

Hasil kurang dari standar, kemungkinan ada keausan

c)

Tidak ada masalah

d)

Jangka sorong rusak

e)

Tidak relevan untuk dianalisis

38.

Kunci torsi harus digunakan dalam pola pengencangan tertentu pada kepala silinder. Mengapa?

a)

Agar teknisi lebih cepat bekerja

b)

Agar gaya merata dan tidak merusak komponen

c)

Agar baut lebih mudah dicopot lagi

d)

Agar piston lebih awet

e)

Agar busi tidak kendor

39.

Jika multimeter menunjukkan tegangan aki hanya 10V, padahal standar 12,6V, kesimpulan yang tepat adalah...

a)

Aki dalam kondisi baik

b)

Aki lemah dan perlu diisi ulang atau diganti

c)

Koil pengapian rusak

d)

Busi tidak sesuai

e)

Karburator banjir

40.

engapa perawatan alat ukur sama pentingnya dengan perawatan mesin?

a)

Karena alat ukur mahal

b)

Karena alat ukur menentukan akurasi diagnosis mesin

c)

Karena alat ukur mudah hilang

d)

Karena alat ukur menentukan irit boros bahan bakar

e)

Karena alat ukur membuat bengkel terlihat rapi

41.

Seorang siswa salah membaca skala mikrometer sehingga hasil diagnosis diameter piston meleset. Dampak terbesarnya adalah...

a)

Hasil diagnosis mesin tidak akurat dan bisa salah perbaikan

b)

Piston lebih awet

c)

Mesin lebih bertenaga

d)

Oli lebih hemat

e)

Tidak ada pengaruh signifikan

42.

Fungsi utama center insulator pada busi dalam proses diagnosis adalah...

a)

Menghantarkan arus listrik dari koil ke ground

b)

Menjadi tempat melekatnya elektroda massa

c)

Menghambat panas berlebih agar tidak merusak mesin

d)

Menunjukkan kondisi hasil pembakaran melalui perubahan warna

e)

Menyerap oli berlebih pada ruang bakar

43.

Mengapa center insulator busi dijadikan indikator kondisi mesin?

a)

Karena bagian ini paling dekat dengan piston

b)

Karena warnanya berubah sesuai proses pembakaran yang terjadi

c)

Karena strukturnya lebih keras dibanding elektroda

d)

Karena posisinya tidak terpengaruh oleh sistem pendingin

e)

Karena busi selalu dipasang pada silinder pertama

44.

Seorang teknisi menemukan insulator busi berwarna hitam pekat. Informasi apa yang paling tepat dari fenomena tersebut?

a)

Mesin bekerja normal dengan rasio udara-bahan bakar ideal

b)

Mesin kelebihan udara sehingga campuran terlalu miskin

c)

Mesin terlalu panas akibat sistem pendingin rusak

d)

Mesin mengalami pembakaran tidak sempurna akibat campuran kaya bahan bakar

e)

Mesin mengalami knocking berat akibat bensin beroktan rendah

45.

Jika insulator busi berfungsi sebagai “cermin” pembakaran, maka hubungan logisnya adalah...

a)

Warna insulator → kondisi bahan bakar → diagnosis mesin

b)

Warna insulator → kondisi pengapian → umur busi

c)

Warna insulator → jenis bahan bakar → kecepatan kendaraan

d)

Warna insulator → tekanan kompresi → suhu oli mesin

e)

Warna insulator → jarak elektroda → konsumsi bahan bakar

46.

Warna center insulator yang menandakan pembakaran normal adalah...

a)

Putih pucat

b)

Cokelat kemerahan

c)

Hitam basah

d)

Biru kehijauan

e)

Abu-abu kehitaman pekat

47.

Jika insulator busi berwarna putih bersih seperti kapur, maka kemungkinan besar mesin...

a)

Mengalami overheating akibat campuran terlalu miskin

b)

Berjalan normal dengan rasio seimbang

c)

Mengalami kebocoran oli

d)

Tidak mendapat percikan api sama sekali

e)

Terendam bahan bakar berlebih

48.

Ciri visual busi yang terkena kebocoran oli pada ruang bakar adalah...

a)

Insulator berwarna cokelat kemerahan

b)

Elektroda aus merata

c)

Ujung busi basah dan berminyak hitam

d)

Keramik busi pecah pada bagian leher

e)

Percikan api melemah karena gap terlalu kecil

49.

Jika insulator busi berwarna hitam kering dan berjelaga, diagnosis awal yang paling tepat adalah...

a)

Sistem pendingin rusak

b)

Campuran bahan bakar terlalu kaya

c)

Knocking berat akibat kualitas bensin

d)

Tegangan koil terlalu tinggi

e)

Karburator bocor udara

50.

Warna busi yang mengindikasikan knocking adalah...

a)

Cokelat kemerahan dengan kerak tipis

b)

Putih keabu-abuan dengan tanda meleleh

c)

Hitam basah penuh oli

d)

Biru pekat dengan permukaan licin

e)

Kuning pucat dengan kerak tebal

51.

Seorang siswa menemukan insulator busi berwarna abu-abu pucat, elektroda mulai aus, dan ada tanda percikan tak rata. Kesimpulan analisis paling tepat adalah...

a)

Mesin bekerja normal

b)

Campuran terlalu miskin dan berpotensi overheating

c)

Campuran kaya bahan bakar

d)

Oli bocor ke ruang bakar

e)

Busi terlalu dingin

52.

Jika warna busi menunjukkan campuran terlalu kaya, maka hubungan logis yang paling mungkin adalah...

a)

Konsumsi bahan bakar meningkat dan tenaga mesin optimal

b)

Konsumsi bahan bakar meningkat dan tenaga mesin menurun

c)

Konsumsi bahan bakar berkurang dan mesin overheating

d)

Konsumsi bahan bakar tetap stabil dan busi cepat rusak

e)

Konsumsi bahan bakar meningkat tetapi emisi gas buang menurun

53.

Busi putih pucat sering dikaitkan dengan...

a)

Campuran bahan bakar ideal

b)

Pendinginan mesin yang baik

c)

Campuran bahan bakar terlalu miskin

d)

Kerusakan ring piston

e)

Umur busi yang panjang

54.

Seorang mekanik menemukan busi dengan insulator hitam berminyak. Analisis kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Oli masuk ke ruang bakar

b)

Campuran terlalu miskin

c)

Percikan api terlalu kuat

d)

Pendinginan mesin normal

e)

Umur busi masih baru

55.

Jika busi menunjukkan tanda overheating, langkah analisis yang benar adalah...

a)

Memeriksa rasio bahan bakar-udara dan sistem pendinginan

b)

Mengganti bensin dengan oktan lebih rendah

c)

Mengurangi celah elektroda

d)

Membersihkan kerak karbon saja

e)

Menyetel ulang idle speed

56.

Analisis hubungan antara warna busi dan efisiensi mesin yang tepat adalah...

a)

Busi putih pucat → efisiensi tinggi → mesin boros

b)

Busi cokelat kemerahan → pembakaran ideal → efisiensi baik

c)

Busi hitam basah → pembakaran ideal → efisiensi tinggi

d)

Busi biru kehijauan → pembakaran stabil → efisiensi optimal

e)

Busi abu-abu pucat → campuran kaya → efisiensi rendah

57.

Jika hasil pemeriksaan busi menunjukkan campuran terlalu miskin, maka kesimpulan diagnosis kondisi mesin adalah...

a)

Mesin berjalan normal

b)

Mesin berisiko overheating dan knocking

c)

Mesin boros bahan bakar

d)

Mesin tidak mendapatkan oli

e)

Mesin idle terlalu tinggi

58.

Warna busi hitam kering → diagnosis yang tepat adalah...

a)

Oli masuk ke ruang bakar

b)

Campuran terlalu kaya → pembakaran tidak sempurna

c)

Pendinginan mesin bermasalah

d)

Knocking berat terjadi

e)

Mesin normal dengan AFR stabil

59.

Data hasil pemeriksaan busi: insulator cokelat kemerahan, elektroda tidak aus, tidak ada kerak berlebih. Kesimpulan yang paling tepat adalah...

a)

Mesin normal

b)

Mesin kekurangan udara

c)

Mesin kelebihan oli

d)

Mesin overheating

e)

Mesin knocking

60.

Jika diagnosis menunjukkan kebocoran oli ke ruang bakar, maka tanda visual pada busi adalah...

a)

Putih pucat seperti kapur

b)

Hitam basah berminyak

c)

Abu-abu rata

d)

Cokelat kemerahan

e)

Biru muda dengan permukaan bersih

61.

Jika busi putih pucat akibat campuran miskin, rekomendasi yang tepat adalah...

a)

Menambah suplai udara

b)

Mengurangi celah elektroda

c)

Menyetel karburator/injektor agar pasokan bahan bakar bertambah

d)

Mengganti oli mesin

e)

Membersihkan ruang bakar

62.

Busi hitam berminyak → rekomendasi perbaikan yang tepat adalah...

a)

Menyetel AFR lebih miskin

b)

Mengecek ring piston dan seal katup

c)

Mengurangi celah busi

d)

Mengganti filter udara

e)

Mengganti jenis bensin

63.

Untuk busi hitam kering akibat campuran kaya, tindakan perbaikan yang paling logis adalah...

a)

Menyetel ulang sistem bahan bakar agar lebih seimbang

b)

Mengurangi kapasitas pendingin mesin

c)

Menambahkan oli mesin

d)

Membersihkan throttle body

e)

Mengganti koil pengapian

64.

Jika diagnosis busi menunjukkan overheating, maka rekomendasi paling tepat adalah...

a)

Mengganti busi lebih dingin dan cek sistem pendinginan

b)

Menambah oli mesin

c)

Menyetel timing pengapian lebih maju

d)

Mengurangi suplai bahan bakar

e)

Mengurangi putaran idle

65.

Setelah perbaikan dilakukan, rekomendasi perawatan agar kondisi busi tetap ideal adalah...

a)

Membiarkan mesin idle lama setiap pagi

b)

Menggunakan bahan bakar sesuai standar dan periksa busi berkala

c)

Mengurangi penggunaan filter udara

d)

Membersihkan busi dengan amplas kasar

e)

Mengganti oli setiap 2 tahun sekali

66.

Fungsi busi dalam sistem pengapian adalah...

a)

Menghasilkan percikan api untuk menyalakan campuran bahan bakar-udara

b)

Mengatur aliran bahan bakar ke ruang bakar

c)

Menyerap panas berlebih dari ruang bakar

d)

Mengendalikan waktu injeksi bahan bakar

e)

Menyaring debu sebelum masuk ruang bakar

67.

Apa hubungan antara nilai panas (heat range) busi dengan kondisi kerja mesin?

a)

Busi panas → cocok untuk beban tinggi jangka panjang

b)

Busi dingin → cepat panas pada beban ringan

c)

Busi panas → mudah mendingin, mencegah knocking

d)

Busi dingin → cepat membuang panas, cocok untuk beban berat

e)

Busi panas → mencegah kerak terbentuk pada idle

68.

Jika busi memiliki gap terlalu lebar, akibat yang paling mungkin adalah...

a)

Percikan api terlalu kuat, mesin knocking

b)

Percikan api sulit muncul, mesin brebet

c)

Percikan api stabil, tenaga meningkat

d)

Percikan api melemah, mesin normal

e)

Percikan api berlebihan, konsumsi bahan bakar turun

69.

Mengapa material elektroda busi sering menggunakan logam mulia (platinum/iridium)?

a)

Karena harganya murah dan mudah didapat

b)

Karena daya hantar panasnya rendah

c)

Karena lebih tahan aus dan menghasilkan percikan stabil

d)

Karena mudah larut dalam bahan bakar

e)

Karena meningkatkan kompresi mesin

70.

Pada mesin modern, peran busi dibandingkan mesin konvensional adalah...

a)

Sama, hanya beda bentuk fisik

b)

Lebih kompleks karena berhubungan dengan ECU dan sensor

c)

Lebih sederhana karena tidak perlu pengapian

d)

Diganti oleh injektor sebagai sumber percikan

e)

Tidak lagi diperlukan

71.

Hubungan logis: nilai panas busi → suhu kerja mesin adalah...

a)

Nilai panas tinggi → busi panas → mesin tetap dingin

b)

Nilai panas rendah → busi cepat mendingin → cocok mesin balap

c)

Nilai panas tinggi → busi cepat membuang panas → cocok beban berat

d)

Nilai panas rendah → busi sulit mendingin → cocok mesin berat

e)

Nilai panas tinggi → busi lebih tahan panas → cocok mesin ringan

72.

Warna busi abu-abu dengan elektroda tererosi tidak rata menandakan...

a)

Overheating

b)

Campuran kaya

c)

Knocking

d)

Oli bocor

e)

Mesin normal

73.

Kerak putih mengilap pada insulator busi menunjukkan...

a)

Oli terbakar

b)

Campuran kaya

c)

Knocking atau bahan bakar beroktan rendah

d)

Pendinginan berlebihan

e)

Mesin normal

74.

Tanda busi aus prematur pada motor injeksi biasanya dipengaruhi oleh...

a)

AFR tidak stabil akibat sensor rusak

b)

Oli mesin berlebih

c)

Pendinginan mesin normal

d)

Filter udara baru

e)

Bahan bakar berkualitas tinggi

75.

Busi basah bensin setelah starter gagal artinya...

a)

Percikan api sangat kuat

b)

Campuran terlalu miskin

c)

Bahan bakar masuk tapi tidak terbakar

d)

Oli ikut terbakar

e)

Mesin dalam kondisi normal

76.

Pada mesin bensin modern, pembacaan warna busi kadang kurang akurat dibanding karburator karena...

a)

ECU mengontrol AFR dinamis

b)

Tidak ada pendinginan mesin

c)

Busi berbahan platinum

d)

Mesin selalu kaya bahan bakar

e)

Oli jarang terbakar

77.

Jika busi menunjukkan tanda overheating, selain campuran miskin, faktor lain yang harus dicek adalah...

a)

Sistem pendinginan mesin

b)

Kabel gas

c)

Jarak katup

d)

Kapasitas aki

e)

Oli gardan

78.

Warna busi normal cenderung cokelat kemerahan karena...

a)

Karbon teroksidasi akibat pembakaran sempurna

b)

Oli terbakar sedikit-sedikit

c)

Logam elektroda bereaksi dengan udara

d)

Keramik busi meleleh

e)

Sistem pendinginan bekerja maksimal

79.

Knocking berat dapat dikenali dari kondisi busi berupa...

a)

Elektroda terlebur sebagian

b)

Insulator basah bensin

c)

Elektroda tertutup oli

d)

Warna cokelat rata

e)

Elektroda tetap bersih

80.

Businya tampak kotor, hitam, dan berjelaga. Langkah awal diagnosis yang paling logis adalah...

a)

Memeriksa filter udara dan AFR

b)

Mengganti radiator

c)

Mengganti aki

d)

Menyetel klep

e)

Mengganti seal rantai

81.

Insulator busi retak dapat menyebabkan...

a)

Percikan api bocor ke ground, mesin misfire

b)

Mesin tetap normal, hanya visual terganggu

c)

Oli masuk ruang bakar

d)

Campuran kaya otomatis

e)

Pendinginan mesin meningkat

82.

Jika busi menunjukkan tanda oli terbakar, rekomendasi jangka panjang adalah...

a)

Mengganti ring piston atau seal katup

b)

Menambah bahan bakar oktan tinggi

c)

Membersihkan filter udara

d)

Mengganti pendingin mesin

e)

Memajukan timing pengapian

83.

Diagnosis: busi putih pucat → risiko overheating. Rekomendasi yang tepat adalah...

a)

Memperkaya campuran bahan bakar

b)

Mengurangi kapasitas radiator

c)

Mengganti oli transmisi

d)

Membersihkan klep

e)

Menambah jarak elektroda

84.

Jika busi normal tapi konsumsi bahan bakar boros, kemungkinan masalah ada pada...

a)

Sensor O2 atau injektor

b)

Seal katup

c)

Radiator

d)

Oli mesin

e)

Celah busi

85.

Busi cepat kotor padahal baru dibersihkan → analisis awal yang tepat adalah...

a)

AFR tidak sesuai atau ada kebocoran oli

b)

Pendingin mesin berlebihan

c)

Busi terlalu dingin

d)

ECU bekerja normal

e)

Kompresi mesin terlalu tinggi

86.

Untuk menjaga kondisi busi ideal, salah satu perawatan preventif adalah...

a)

Menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan

b)

Mengurangi filter udara

c)

Mengurangi oli mesin

d)

Memajukan timing pengapian

e)

Menghilangkan sistem pendinginan

87.

Diagnosis busi harus dikaitkan dengan sistem lain, contohnya...

a)

Busi putih pucat → cek sistem bahan bakar dan pendingin

b)

Busi hitam basah → cek sistem kelistrikan

c)

Busi normal → cek oli mesin

d)

Busi retak → cek timing pengapian

e)

Busi kering → cek aki

88.

Jika busi menunjukkan tanda knocking, selain ganti bensin, langkah perbaikan lain adalah...

a)

Menyetel timing pengapian lebih mundur

b)

Menyetel idle lebih tinggi

c)

Menambah oli mesin

d)

Mengurangi udara masuk

e)

Membersihkan throttle body

89.

Pada kendaraan injeksi, diagnosa busi harus dipadukan dengan...

a)

Data sensor O2, MAF, dan ECU

b)

Warna knalpot

c)

Suhu oli gardan

d)

Posisi piston

e)

Tegangan aki saja

90.

Jika setelah perbaikan busi masih cepat aus, tindakan evaluasi berikutnya adalah...

a)

Memeriksa sistem pendinginan, AFR, dan kompresi mesin

b)

Mengganti radiator saja

c)

Mengurangi kapasitas aki

d)

Menambah oli gardan

e)

Mengganti throttle cable

91.

Langkah terbaik setelah melakukan diagnosis busi adalah...

a)

Membuat catatan hasil pemeriksaan untuk perawatan berikutnya

b)

Mengganti semua komponen mesin

c)

Membiarkan mesin tanpa perawatan

d)

Mengurangi bahan bakar harian

e)

Menggunakan busi lebih murah

92.

Jika busi menunjukkan tanda hitam kering, maka sistem yang paling perlu diperiksa pertama kali adalah...

a)

Sistem bahan bakar

b)

Sistem pendingin

c)

Sistem pelumasan

d)

Sistem transmisi

e)

Sistem suspensi

93.

Diagnosis busi basah oli seringkali berkaitan dengan...

a)

Seal katup dan ring piston

b)

Filter udara

c)

Radiator

d)

Aki

e)

ECU

94.

Warna busi abu-abu pucat dengan elektroda tergerus biasanya terkait dengan...

a)

Kualitas bahan bakar rendah dan risiko knocking

b)

Pendinginan mesin berlebihan

c)

Oli mesin baru

d)

Katup normal

e)

Aki lemah

95.

Knocking yang terbaca pada busi dapat dicegah dengan...

a)

Menggunakan bahan bakar beroktan lebih tinggi

b)

Mengurangi kapasitas radiator

c)

Mengurangi filter udara

d)

Mengganti oli lebih jarang

e)

Memperbesar gap busi

96.

Jika diagnosis busi menunjukkan campuran kaya, maka sistem yang perlu dicek adalah...

a)

Injektor atau karburator

b)

Rantai mesin

c)

Oli gardan

d)

Timing belt

e)

Rem cakram

97.

Hubungan logis: busi putih pucat → risiko overheating → cek...

a)

AFR dan sistem pendinginan

b)

Oli transmisi

c)

ECU saja

d)

Knalpot

e)

Suspensi

98.

Jika busi cepat kotor akibat kerak karbon, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Campuran kaya dan filter udara tersumbat

b)

Oli terlalu encer

c)

Pendinginan berlebihan

d)

Aki terlalu besar

e)

Rantai kendor

99.

Analisis warna busi bisa salah jika...

a)

Pemeriksaan dilakukan setelah mesin idle lama

b)

Mesin diuji pada beban penuh

c)

Mesin dijalankan dengan bensin standar

d)

Pendinginan normal

e)

Busi masih baru

100.

Warna busi normal cenderung cokelat kemerahan. Hubungan logisnya adalah...

a)

AFR mendekati stoikiometri

b)

Oli masuk ruang bakar

c)

Pendinginan rusak

d)

Knocking berat

e)

Kompresi bocor

101.

Diagnosis busi harus dibandingkan dengan...

a)

Manual service pabrikan

b)

Warna knalpot

c)

Suara knalpot

d)

Jenis oli gardan

e)

Ukuran ban