wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekonomi Pembangunan M3

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Tahun 2023 Kabupaten Sumba Tengah di NTT memiliki tingkat kemiskinan 25% dan mayoritas warganya petani lahan kering. Apa faktor struktural paling berpengaruh pada kemiskinan ini?

a)

Keterbatasan akses pendidikan dan layanan kesehatan

b)

Kenaikan pajak kendaraan bermotor

c)

Rendahnya minat investasi properti

d)

Tingginya inflasi kota besar

2.

Kota Surakarta di Jawa Tengah menerima 50.000 pendatang baru per tahun, tetapi hanya menambah 10.000 lapangan kerja formal. Kebijakan apa paling tepat dievaluasi?

a)

Pengetatan migrasi

b)

Program pelatihan kewirausahaan dan UMKM

c)

Kenaikan PDB kota

d)

Penurunan tarif parkir

3.

Desa Ambalang memiliki dana desa Rp 2 miliar/tahun tetapi tingkat partisipasi masyarakat rendah. Program baru apa yang paling inovatif untuk meningkatkan modal sosial?

a)

Festival gotong royong tahunan berbasis usaha lokal

b)

Subsidi listrik untuk semua warga

c)

Pembebasan pajak tanah

d)

Pembangunan pusat belanja modern

4.

Papua kaya emas dan tembaga tetapi angka kemiskinan tinggi. Data ini menunjukkan bahwa kemiskinan di Papua lebih disebabkan oleh:

a)

Kurangnya sumber daya alam

b)

Keterbatasan akses layanan dasar

c)

Rendahnya migrasi keluar

d)

Nilai tukar rupiah

5.

Tambang batu bara di Kalimantan meningkatkan PDRB 8% tetapi meninggalkan 500 lubang bekas tambang tanpa reklamasi. Bagaimana Anda menilai keberhasilan pembangunan ini?

a)

Berhasil karena meningkatkan pendapatan

b)

Berhasil karena menyerap tenaga kerja

c)

Kurang berhasil karena merusak kualitas hidup jangka panjang

d)

Gagal total karena tidak ada investor

6.

Pemerintah daerah ingin mengurangi pengangguran muda di kota Jakarta. Program paling inovatif yang bisa Anda rancang adalah:

a)

Pelatihan digital marketing & inkubasi start-up

b)

Pembangunan jalan tol baru

c)

Penghapusan retribusi parkir

d)

Penutupan migrasi desa-kota

7.

Data BPS 2022 menunjukkan rasio Gini nasional 0,39. Artinya:

a)

Pemerataan pendapatan tinggi

b)

Ketimpangan pendapatan masih cukup tinggi

c)

Pajak progresif sudah efektif

d)

Inflasi rendah

8.

Seorang bupati memprioritaskan pembangunan pusat perbelanjaan dibanding irigasi pertanian. Evaluasi kebijakan ini:

a)

Tepat karena meningkatkan PDB daerah

b)

Kurang tepat karena mengabaikan sektor utama masyarakat

c)

Tepat karena mengurangi kemiskinan

d)

Tepat karena menambah pajak daerah

9.

Sebuah kota pesisir rawan banjir karena konversi mangrove jadi tambak. Program pembangunan berkelanjutan paling tepat:

a)

Menanam kembali mangrove dan kembangkan ekowisata

b)

Meningkatkan jumlah tambak

c)

Menutup akses pendidikan

d)

Menghapus retribusi nelayan

10.

Tahun 2024 jumlah lulusan perguruan tinggi di kota Tarakan naik 15%, namun pengangguran sarjana juga naik. Penyebab strukturalnya adalah:

a)

Lapangan kerja formal terbatas

b)

Jumlah mahasiswa sedikit

c)

Tingkat inflasi rendah

d)

Pajak impor turun

11.

Program BLT di daerah miskin terbukti meningkatkan konsumsi jangka pendek tetapi tidak mengurangi kemiskinan jangka panjang. Evaluasi Anda:

a)

Program efektif total

b)

Program tidak bermanfaat

c)

Program bermanfaat tapi perlu dikombinasi dengan pemberdayaan ekonomi

d)

Program harus dihentikan

12.

Kecamatan Bukit Batu punya potensi wisata alam tetapi masyarakatnya miskin. Strategi paling kreatif?

a)

Mengembangkan homestay dan pelatihan pemandu wisata lokal

b)

Menaikkan pajak hotel besar

c)

Membangun pabrik besar

d)

Menghapus ijin usaha

13.

Program Dana Desa di Desa Labanan Jaya digunakan hanya untuk bangunan fisik tanpa pemberdayaan masyarakat. Dampak jangka panjang yang mungkin:

a)

Modal sosial meningkat

b)

Ketergantungan pada pemerintah meningkat

c)

Lapangan kerja permanen bertambah

d)

Ketimpangan berkurang

14.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5% per tahun tapi angka kemiskinan di timur Indonesia tetap tinggi. Hal ini menunjukkan:

a)

Pertumbuhan merata

b)

Pertumbuhan tidak inklusif

c)

Pajak progresif efektif

d)

Inflasi terkendali

15.

Kabupaten Pulau Pisau bergantung pada ekspor karet. Harga dunia turun drastis. Kebijakan paling inovatif?

a)

Diversifikasi ke industri hilir karet dan produk lain

b)

Menambah produksi karet

c)

Menutup ekspor karet

d)

Menghapuskan pajak impor

16.

Urbanisasi cepat menyebabkan kemacetan dan polusi. Faktor penyebab utamanya:

a)

Migrasi besar-besaran tanpa lapangan kerja formal

b)

Inflasi rendah

c)

PDRB tinggi

d)

Pajak progresif

17.

Program “Indonesia Hijau” menargetkan penurunan emisi karbon. Evaluasi keberhasilan program paling tepat adalah:

a)

Laju penanaman pohon dan perubahan perilaku masyarakat

b)

Jumlah subsidi energi fosil

c)

Kenaikan pajak rokok

d)

Penurunan PDB

18.

Kota Sambas memiliki banyak UMKM tapi terkendala pemasaran digital. Program baru paling tepat:

a)

Inkubator e-commerce berbasis pemerintah kota

b)

Penurunan tarif listrik

c)

Pembangunan gedung parkir

d)

Pelarangan ekspor produk lokal

19.

Kelembagaan lemah menyebabkan tambang ilegal marak. Dampak sosial paling nyata:

a)

Berkurangnya konflik lahan

b)

Meningkatnya pencemaran air dan kesehatan menurun

c)

Meningkatnya pendapatan negara

d)

Transparansi meningkat

20.

Modal sosial masyarakat desa seperti gotong royong bisa membantu mengatasi kemiskinan karena:

a)

Menambah devisa negara

b)

Memperkuat jaringan usaha dan partisipasi pembangunan

c)

Mengurangi jumlah lulusan SMA

d)

Menghapus ketimpangan global