wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Asesmen Sumatif Tengah Semester I, Kelas XII

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Teori pusat pertumbuhan dari Perroux menekankan bahwa pembangunan wilayah akan efektif jika...

a)

Semua daerah memiliki sumber daya sama

b)

Pertumbuhan ekonomi terjadi merata di seluruh wilayah

c)

Ada pusat kegiatan ekonomi yang menularkan efek ke wilayah sekitarnya

d)

Pemerintah membagi anggaran pembangunan secara merata

e)

Migrasi penduduk ditekan seminimal mungkin

2.

Pola pengembangan wilayah berbasis sektor unggulan daerah dapat menimbulkan masalah utama berupa...

a)

Urban sprawl terkendali

b)

Diversifikasi ekonomi yang merata

c)

Ketergantungan tinggi pada komoditas tertentu

d)

Peningkatan kualitas SDM di seluruh wilayah

e)

Percepatan konektivitas transportasi

3.

Kesenjangan pembangunan antarwilayah sering dipicu oleh...

a)

Persebaran sumber daya yang homogen

b)

Investasi modal yang seimbang antarwilayah

c)

Konsentrasi aktivitas ekonomi di kota besar

d)

Kebijakan fiskal yang merata

e)

Desentralisasi fiskal yang optimal

4.

Konsep trickle down effect dalam pengembangan wilayah mengasumsikan bahwa...

a)

Pertumbuhan hanya dinikmati pusat dan tidak menyebar

b)

Pertumbuhan pusat akan menetes ke wilayah sekitar

c)

Pemerataan wilayah dicapai melalui desentralisasi

d)

Urbanisasi menghambat pembangunan wilayah

e)

Ekspor komoditas mendorong ketahanan pangan

5.

Pendekatan pembangunan wilayah yang berbasis bottom-up lebih menekankan pada...

a)

Pusat pertumbuhan regional

b)

Keterlibatan masyarakat lokal dalam perencanaan

c)

Konsentrasi investasi asing

d)

Penggunaan teknologi global

e)

Penerapan regulasi pusat yang ketat

6.

Transformasi desa menuju kota umumnya dipicu oleh faktor...

a)

Penurunan aksesibilitas

b)

Diversifikasi pekerjaan di sektor primer

c)

Percepatan industrialisasi dan perdagangan

d)

Menurunnya jumlah penduduk desa

e)

Keterisoliran desa dari jaringan transportasi

7.

Pola permukiman desa linier biasanya berkembang di sekitar...

a)

Puncak bukit

b)

Sepanjang sungai atau jalan

c)

Daerah rawa

d)

Lereng gunung terjal

e)

Hutan tropis lebat

8.

Proses suburbanisasi menimbulkan dampak utama berupa...

a)

Terpusatnya kegiatan ekonomi di inti kota

b)

Berkurangnya keterhubungan desa-kota

c)

Perluasan area perumahan di pinggiran kota

d)

Meningkatnya jumlah desa tertinggal

e)

Pengurangan kesenjangan desa dan kota

9.

Salah satu indikator kota berkelanjutan adalah...

a)

Peningkatan jumlah kendaraan pribadi

b)

Konsentrasi industri di pusat kota

c)

Ketersediaan ruang terbuka hijau minimal 30%

d)

Perluasan kawasan permukiman padat

e)

Penurunan kualitas udara perkotaan

10.

Fenomena urban heat island (UHI) di kota-kota besar terutama disebabkan oleh...

a)

Jumlah penduduk menurun

b)

Alih fungsi lahan hijau menjadi permukiman

c)

Kualitas transportasi publik meningkat

d)

Pertumbuhan industri berkurang

e)

Meningkatnya ruang terbuka hijau

11.

Tujuan utama penataan ruang wilayah adalah...

a)

Meningkatkan ekspor komoditas

b)

Mengendalikan distribusi sumber daya

c)

Menjamin keseimbangan antara fungsi lindung dan fungsi budidaya

d)

Mendorong urbanisasi masif

e)

Mengurangi investasi asing

12.

Prinsip keterpaduan dalam tata ruang berarti...

a)

Mengutamakan pembangunan di perkotaan

b)

Menyelaraskan antara kepentingan pusat dan daerah

c)

Menyediakan ruang hanya untuk kepentingan ekonomi

d)

Mengurangi partisipasi masyarakat

e)

Membatasi peran swasta dalam pembangunan

13.

Dinamika tata ruang perkotaan yang tidak terkendali akan menimbulkan...

a)

Pertumbuhan ekonomi stabil

b)

Urban sprawl dan ketidakteraturan ruang

c)

Peningkatan keseimbangan lingkungan

d)

Distribusi fasilitas merata

e)

Perumahan terjangkau bagi semua penduduk

14.

Zoning regulation digunakan dalam tata ruang untuk...

a)

Membebaskan semua jenis aktivitas di semua zona

b)

Membatasi jenis penggunaan lahan tertentu di suatu wilayah

c)

Mendorong pertumbuhan penduduk kota besar

d)

Meningkatkan jumlah kawasan kumuh

e)

Menghapuskan kawasan lindung

15.

Salah satu tantangan utama dalam implementasi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) di Indonesia adalah...

a)

Partisipasi masyarakat sangat tinggi

b)

Koordinasi antarsektor yang lemah

c)

Regulasi tata ruang terlalu sederhana

d)

Penerapan sanksi yang konsisten

e)

Integrasi dengan SDGs yang sudah sempurna

16.

Indeks kebahagiaan berbeda dengan PDB per kapita karena...

a)

Lebih fokus pada produksi barang

b)

Mengukur aspek kesejahteraan subjektif penduduk

c)

Hanya memperhatikan aspek fiskal

d)

Tidak relevan untuk negara berkembang

e)

Digunakan hanya di negara maju

17.

Komponen utama penyusun indeks kebahagiaan Indonesia meliputi...

a)

Pendapatan, demokrasi, dan militer

b)

Kehidupan keluarga, kesehatan, dan industri

c)

Kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup

d)

Infrastruktur, perdagangan, dan investasi

e)

Transportasi, urbanisasi, dan teknologi

18.

Negara dengan PDB tinggi belum tentu memiliki indeks kebahagiaan tinggi karena...

a)

Kebahagiaan sepenuhnya ditentukan oleh iklim

b)

Pendapatan bukan satu-satunya faktor kebahagiaan

c)

Tingkat urbanisasi selalu menurunkan kebahagiaan

d)

Negara maju memiliki kualitas hidup rendah

e)

Jumlah penduduk yang besar menjamin kebahagiaan

19.

Salah satu metode survei yang digunakan untuk menghitung indeks kebahagiaan adalah...

a)

Wawancara mendalam tentang pajak

b)

Survei persepsi subjektif penduduk

c)

Observasi pola migrasi

d)

Analisis PDB per kapita

e)

Perhitungan jumlah kendaraan bermotor

20.

Indeks kebahagiaan digunakan pemerintah untuk...

a)

Mengukur efektivitas kebijakan pembangunan non-ekonomi

b)

Menentukan target ekspor komoditas

c)

Membatasi laju urbanisasi

d)

Menghitung lahan sawah produktif

e)

Menetapkan batas administrasi wilayah

21.

Kualitas tata ruang yang baik dapat meningkatkan kebahagiaan penduduk melalui...

a)

Pengurangan akses ruang publik

b)

Perluasan kawasan kumuh

c)

Penyediaan ruang terbuka hijau dan transportasi layak

d)

Sentralisasi pembangunan di satu kota besar

e)

Eksploitasi sumber daya tanpa batas

22.

Ketimpangan tata ruang kota dapat menurunkan kebahagiaan masyarakat karena...

a)

Semua warga memiliki akses setara terhadap layanan publik

b)

Fasilitas umum hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu

c)

Distribusi ruang terbuka hijau merata

d)

Perumahan rakyat terjangkau tersedia luas

e)

Transportasi publik memadai untuk semua warga

23.

Urbanisasi yang tidak terkendali berpengaruh terhadap kebahagiaan dengan cara...

a)

Menambah kualitas udara

b)

Memperbanyak ruang interaksi sosial

c)

Menimbulkan kepadatan, macet, dan polusi

d)

Menurunkan harga tanah perkotaan

e)

Meningkatkan ruang terbuka hijau

24.

Tata ruang desa yang baik dapat menjaga kebahagiaan masyarakat dengan...

a)

Menghilangkan kegiatan pertanian

b)

Memperkuat konektivitas antarwilayah

c)

Mengurangi akses pendidikan

d)

Menutup jalur distribusi barang

e)

Membatasi pembangunan infrastruktur dasar

25.

Pengembangan wilayah berbasis partisipasi masyarakat berpengaruh pada kebahagiaan karena...

a)

Masyarakat merasa terpinggirkan

b)

Hanya elit politik yang berperan

c)

Aspirasi masyarakat diakomodasi dalam pembangunan

d)

Kebijakan sepenuhnya ditentukan pemerintah pusat

e)

Akses terhadap layanan publik menurun

26.

Jika sebuah kota menerapkan tata ruang yang berfokus pada transportasi publik massal, dampak jangka panjangnya terhadap kebahagiaan adalah...

a)

Kemacetan meningkat tajam

b)

Polusi udara semakin parah

c)

Kualitas hidup masyarakat meningkat

d)

Harga transportasi pribadi menurun

e)

Ruang terbuka hijau berkurang drastis

27.

Studi kasus menunjukkan bahwa kota dengan RTH (Ruang Terbuka Hijau) 35% memiliki indeks kebahagiaan lebih tinggi daripada kota dengan RTH 10%. Hal ini karena...

a)

RTH berfungsi sebagai pusat perdagangan

b)

RTH meningkatkan interaksi sosial, kesehatan, dan kualitas lingkungan

c)

RTH mengurangi partisipasi masyarakat

d)

RTH hanya berperan sebagai area industri

e)

RTH mempercepat urbanisasi

28.

Ketika wilayah desa mengalami industrialisasi tanpa perencanaan tata ruang, potensi masalah utamanya adalah...

a)

Meningkatnya keseimbangan ekologi

b)

Ketersediaan lahan pertanian semakin luas

c)

Pencemaran dan konflik lahan

d)

Pertumbuhan ekonomi stagnan

e)

Urbanisasi menurun drastis

29.

Pembangunan kota satelit bertujuan untuk...

a)

Memusatkan kegiatan ekonomi di inti kota

b)

Mengurangi tekanan penduduk di pusat kota

c)

Meningkatkan kesenjangan antarwilayah

d)

Membatasi mobilitas masyarakat

e)

Menghilangkan desa-desa sekitar

30.

Kota dengan tata ruang inklusif cenderung memiliki indeks kebahagiaan tinggi karena...

a)

Semua kelompok sosial mendapat akses setara terhadap fasilitas

b)

Hanya kelas menengah atas yang diakomodasi

c)

Transportasi publik dibatasi untuk masyarakat miskin

d)

Ruang terbuka hanya tersedia di kawasan elit

e)

Kebijakan pembangunan berpihak pada investor saja

31.

Menurut teori growth pole, jika pusat pertumbuhan gagal meneteskan efek positif ke sekitarnya, dampaknya adalah...

a)

Ketimpangan antarwilayah meningkat

b)

Pemerataan ekonomi lebih cepat

c)

Mobilitas penduduk berkurang

d)

Urbanisasi terkendali

e)

Desa berkembang lebih merata

32.

Hubungan antara tata ruang dan indeks kebahagiaan dapat dikaji melalui indikator...

a)

Harga lahan

b)

Ketersediaan RTH, transportasi publik, dan layanan dasar

c)

Jumlah gedung pencakar langit

d)

Volume ekspor komoditas

e)

Jumlah kendaraan pribadi

33.

Konsep sustainable development dalam tata ruang menekankan pada...

a)

Pembangunan ekonomi tanpa memperhatikan ekologi

b)

Pemanfaatan sumber daya yang tidak terbatas

c)

Keseimbangan antara kebutuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan

d)

Pertumbuhan industri di pusat kota

e)

Eksploitasi wilayah desa untuk kota

34.

Kebijakan desentralisasi pembangunan daerah berpengaruh pada kebahagiaan karena...

a)

Semua keputusan dipusatkan di pemerintah pusat

b)

Daerah dapat menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan lokal

c)

Partisipasi masyarakat dikurangi

d)

Pembangunan hanya fokus pada kota besar

e)

Pemerataan tidak pernah tercapai

35.

Pembangunan tanpa memperhatikan tata ruang akan menimbulkan masalah berupa...

a)

Efisiensi penggunaan lahan

b)

Pola permukiman yang teratur

c)

Munculnya kawasan kumuh dan banjir

d)

Tersedianya infrastruktur hijau

e)

Ketersediaan RTH memadai

36.

Jika indeks kebahagiaan suatu wilayah rendah meskipun PDB tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa...

a)

PDB selalu menjamin kualitas hidup

b)

Faktor sosial dan lingkungan tidak diperhatikan

c)

Pendapatan masyarakat merata

d)

Semua penduduk merasa puas

e)

Transportasi publik sangat baik

37.

Ketika perencanaan tata ruang hanya berfokus pada kepentingan investor, dampak bagi masyarakat adalah...

a)

Akses publik terhadap ruang semakin luas

b)

Kualitas lingkungan meningkat

c)

Terjadi marginalisasi masyarakat lokal

d)

Kebahagiaan meningkat signifikan

e)

Kesejahteraan sosial terjamin

38.

Strategi pengembangan wilayah berbasis potensi lokal dapat meningkatkan kebahagiaan dengan cara...

a)

Mengabaikan kearifan lokal

b)

Menjadikan masyarakat sekadar objek pembangunan

c)

Meningkatkan partisipasi, identitas, dan pendapatan lokal

d)

Menyamakan semua wilayah tanpa diferensiasi

e)

Mengutamakan kepentingan global semata

39.

Konflik tata ruang sering muncul karena...

a)

Seluruh pihak mendapat manfaat yang sama

b)

Tumpang tindih kepentingan antaraktor pembangunan

c)

Pemerintah dan masyarakat selalu sejalan

d)

RTRW selalu dipatuhi dengan ketat

e)

Penerapan sanksi konsisten

40.

Indeks kebahagiaan dapat menjadi indikator keberhasilan pengembangan wilayah karena...

a)

Mengukur hanya faktor ekonomi

b)

Mencerminkan kualitas hidup multidimensi masyarakat

c)

Menunjukkan pertumbuhan penduduk

d)

Mengabaikan aspek lingkungan

e)

Hanya fokus pada pembangunan infrastruktur