WorksheetsMTQ 2025 KODE 1-3
Total questions: 28
Worksheet time: 14mins
Name
Class
Date
1.
:وَاِذَا جَاۤءَهُمْ اَمْرٌمِنَ الْاَمْنِ اَوِ الْخوَْفِ اَذَاعُوْا بِهٖ …..Sambungkan bacaan ayat al Qur’an berikut hingga akhir ayat
a)
وَلَوْ رَدُّوْهُ اِلىَ الرَّسُوْلِ وَاِلٰىٓ اُولِى الْاَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الذِينَ يَسَْتَنْبِْۢطُوْنَهٗ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْٰطنَ اِلَّا قَلِيْلًا
b)
وَلَوْ رَدُّوْهُ اِلىَ الرَّسُوْلِ وَاِلٰىٓ اُولِى الْاَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الذِينَ يَسَْتَنْبِْۢطُوْنَهٗ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْٰطنَ اِلَّا قَلِيْلًا
c)
وَلَوْ رَدُّوْهُ اِلىَ الرَّسُوْلِ وَاِلٰىٓ اُولِى الْاَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الذِينَ يَسَْتَنْبِْۢطُوْنَهٗ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْٰطنَ اِلَّا قَلِيْلًا
d)
وَلَوْ رَدُّوْهُ اِلىَ الرَّسُوْلِ وَاِلٰىٓ اُولِى الْاَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الذِينَ يَسَْتَنْبِْۢطُوْنَهٗ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْٰطنَ اِلَّا قَلِيْلًا
e)
وَلَوْ رَدُّوْهُ اِلىَ الرَّسُوْلِ وَاِلٰىٓ اُولِى الْاَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الذِينَ يَسَْتَنْبِْۢطُوْنَهٗ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْٰطنَ اِلَّا قَلِيْلًا
2.
Terjemahkan ayat berikut ini! وَمَنْ يَّكْسِبْ خَطِيْۤـَٔةً اَوْ اِثْمًا ثُمَّ يَرْمِ بِهٖ بَرِيْۤـًٔا فَقَدِ احْتَمَلَ بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا
a)
Barang siapa yang berbuat kesalahan atau dosa, kemudian menuduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, sungguh ia telah memikul suatu kebohongan dan dosa yang nyata.
b)
Barang siapa yang berbuat dosa lalu bertobat, maka Allah akan mengampuninya.
c)
Barang siapa yang menolong orang yang bersalah, maka ia akan mendapatkan dosa yang sama.
d)
Barang siapa yang berbuat baik lalu menuduh orang lain, sungguh ia telah mendapatkan pahala yang besar.
e)
Barang siapa yang menolong orang yang bersalah, maka ia akan mendapatkan dosa yang sama.
3.
Firman Allah SWT pada surah al Maidah ayat 6 yang berbunyi:مَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ Apa maksud potongan ayat ini terkait ketentuan dari Allah perihal kewajiban bersuci sebelum beribadah, baik dengan mandi, berwudhu, dan tayammum?kecuali
a)
Allah tidak menghendaki sedikit pun kesulitan bagimu
b)
Allah menghendaki menyucikan kamu dari dosa maupun dari hadas
c)
Allah menyempurnakan nikmat-Nya bagimu
d)
agar kamu bersyukur atas nikmat yang dianugerahkan-Nya kepadamu.
e)
Allah tidak menghendaki untuk menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.
4.
Jelaskan ketentuan fiqh yang terdapat pada ayat berikut ini!فَاِنْ كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ الثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُمْ ِ'منْْۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوْصُوْنَ بِهَآ اَوْ دَيْنٍ (Q.S.An-Nisa ayat 12)
a)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperolah seperempat dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
b)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperolah seperenam dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
c)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperolah seperdelapan dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
d)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperolah sepertiga dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
e)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperolah seperdua dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
5.
Nath’iyyah adalah sebutan untuk huruf-huruf apa, dan dimanakah makhraj- nya?
a)
pada ujung mulut dengan pangkal gigi seri bawah (gusi depan atas) د ط ت
b)
pada pangkal lidah dengan pangkal gigi geraham atas (gusi depan atas) د ط ت
c)
pada tenggorokan dengan ujung gigi seri atas (gusi depan atas) د ط ت
d)
pada ujung lidah dengan pangkal gigi seri atas (gusi depan atas) د ط ت
e)
pada ujung lidah dengan pangkal gusi atas (gusi depan atas) د ط ت
6.
Sebutkan dan jelaskan apa fungsi hadits berikut ini: صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُ ِ'بيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَثَِينَ terhadap firman Allah Swt: فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُالشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
a)
Bayan at-Taqrir: Hadits mempertegas dan memperkuat apa yang telah ditetapkan Al-Qur’an, seperti penentuan awal puasa ditetapkan dengan terlihatnya bulan.
b)
Bayan at-Tafsir: Hadits menjelaskan maksud ayat Al-Qur’an, seperti perintah shalat dalam Al-Qur’an yang dijelaskan tata caranya oleh Rasulullah.
c)
Bayan at-Tasyri’: Hadits menetapkan hukum yang belum disebutkan dalam Al-Qur’an, seperti larangan memelihara binatang buas di rumah.
d)
Bayan at-Takhsis: Hadits memperinci hukum yang disebutkan secara umum dalam Al-Qur’an, seperti kewajiban zakat yang dirinci jenis harta dan kadarnya dalam hadits.
e)
Bayan at-Nasakh: Hadits menghapus hukum yang pernah ditetapkan dalam Al-Qur’an, seperti kebolehan ziarah kubur yang sebelumnya dilarang kemudian dibolehkan oleh Rasulullah.
7.
Salah satu tahapan proses penurunan Al Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW adalah dimulai di Lauh al Mahfuzh, bacakan ayat al Quran yang menunjukkan hal itu!
a)
وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (QS. Asy-Syu'ara: 192)
b)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ (QS. Al-Baqarah: 185)
c)
بَلْ هُوَ قُرْاٰنٌ مَّجِيْدٌۙ ﴿٢١﴾ فِيْ لَوْحٍ مَّحْفُوْظٍ (QS. Al-Buruj: 21-22)
d)
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (QS. Al-‘Alaq: 1)
e)
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (QS. Al-Qadr: 1)
8.
Please read the ayah of the Holy Qur’an whose meaning is as follows:"Who, when they take a measure from people, take in full."
a)
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ (QS. Al-Humazah: 1)
b)
الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ (QS. Al-Muthaffifin: 2)
c)
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (QS. Al-‘Alaq: 1)
d)
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (QS. Al-Qadr: 1)
e)
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (QS. Al-Ikhlas: 1)
9.
Sebutkan sifat wajib Allah yang diisyaratkan pada ayat berikut ini dan apa indikasinya! Al An'am: 76 ٥٧ فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ الَّيْلُ رَٰا كَوْكَبًا قَالَ ٰهذَا رَبِsيْفَْۚلَمَّآ اَفَلَ قَالَ لَآ اُحِبُّ الْٰافِلِيْن
a)
Qidam (tidak berpermulaan) – Segala sesuatu yang memiliki permulaan tidak pantas menjadi Tuhan.
b)
Baqa’ (kekal, tidak berakhir) – Segala sesuatu yang lenyap atau berakhir tidak layak menjadi Tuhan.
c)
Mukhalafatu lil-hawadits (berbeda dengan makhluk) – Allah tidak serupa dengan makhluk yang diciptakan.
d)
Qiyamuhu binafsihi (berdiri sendiri) – Allah tidak membutuhkan siapa pun untuk eksis.
e)
Wahdaniyah (Maha Esa) – Allah adalah Tuhan yang satu, tidak ada sekutu bagi-Nya.
10.
قَالَتْ رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ وَلَدٌ وَّلَمْ يَمْسَسْنِيْ بَشَرٌۗ قَالَ كَذٰلِكِ اللّٰهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُۗ اِذَا قَضٰٓى اَمْرًا فَاِنَّمَا يَقُوْلُ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنBerkenaan dengan siapa dan peristiwa apa yang terkait dengan ayat berikut ini ?
a)
Berkenaan dengan Maryam, tentang keheranannya bagaimana ia bisa memiliki anak tanpa seorang suami.
b)
Berkenaan dengan Nabi Ibrahim, saat beliau diuji dengan perintah penyembelihan anaknya.
c)
Berkenaan dengan Nabi Musa, ketika Allah membelah laut untuk menyelamatkan Bani Israil.
d)
Berkenaan dengan Asiyah, istri Firaun, yang memohon keturunan dari Allah.
e)
Berkenaan dengan Siti Hajar, yang kehausan di padang pasir dan memohon pertolongan Allah.
11.
يَّوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَّتَسْوَدُّ وُجُوْهٌۚ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اسْوَدَّتْ وُجُوْهُهُمْۗ اَ كَفَرْتُمْ بَعْدَاِيْمَانِكُمْ فَذُوْقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ Terjemahkan ayat berikut ini!
a)
"Pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang berwajah hitam muram (kepada mereka dikatakan), 'Mengapa kamu kafir setelah beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.'”
b)
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
c)
"Dan bacakanlah kepada mereka kisah dua orang putra Adam yang keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka dan tidak diterima dari yang lain."
d)
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
e)
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
12.
وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ Ayat ini menegaskan bahwa pengetahuan Allah Maha luas dan detil, kecuali apa saja!
a)
Allah memiliki kunci segala yang gaib, hanya Dia yang mengetahuinya.
b)
Mengetahui segala yang ada di darat dan di laut.
c)
Mengetahui sebutir biji dalam kegelapan bumi serta segala yang basah maupun kering.
d)
Allah hanya mengetahui isi hati manusia.
e)
Mengetahui setiap daun yang gugur.
13.
Firman Allah SWT dalam QS. Al-An'am: 59 berikut وَعِندَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ menegaskan bahwa pengetahuan Allah sangat luas dan mendetail. Apa saja yang disebutkan dalam ayat ini sebagai bukti keluasan ilmu Allah?
a)
Allah memiliki kunci segala yang gaib, hanya Dia yang mengetahuinya.
b)
Mengetahui segala yang ada di darat dan di laut.
c)
Allah hanya mengetahui isi hati manusia.
d)
Mengetahui sebutir biji dalam kegelapan bumi serta segala yang basah maupun kering.
e)
Mengetahui setiap daun yang gugur.
14.
Jelaskan ketentuan fiqh yang terdapat pada ayat berikut ini! QS. Al-Baqarah: 267 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ "Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu."
a)
Kewajiban berinfaq hanya pada saat bulan Ramadan.
b)
Perintah memberikan seluruh hasil usaha kepada orang fakir dan miskin.
c)
Larangan menyimpan hasil bumi untuk diri sendiri tanpa mengeluarkan zakatnya.
d)
Anjuran bersedekah dari sebagian harta yang dimiliki tanpa kewajiban zakat.
e)
Kewajiban melaksanakan zakat profesi (al-kasbu) dan zakat hasil tambang.
15.
Apa yang dimaksud dengan mustahaq hurūf, dan berikan contohnya
a)
Mustahaq hurūf adalah huruf-huruf yang hanya muncul dalam surat-surat tertentu dalam Al-Qur’an, seperti huruf muqatha’ah di awal surat.
b)
Mustahaq hurūf adalah sifat-sifat baru yang muncul dari sifat dzātīyah masing-masing huruf, seperti menebalkan huruf isti’la, menipiskan huruf istifāl, serta hukum bacaan tajwid seperti izhār, idghām, iqlāb, dan ikhfa’.
c)
Mustahaq hurūf adalah kumpulan huruf yang dipakai untuk menandai hukum waqaf dan ibtida’ dalam mushaf.
d)
Mustahaq hurūf adalah ilmu yang mempelajari bentuk tulisan huruf Arab dalam khat kaligrafi.
e)
Mustahaq hurūf adalah huruf-huruf yang hanya dibaca dalam keadaan khusus seperti saat takbir dan tahlil.
16.
Sebutkan dan jelaskan fungsi hadits berikut ini terhadap firman Allah SWT: أُحِلَّتْ لَكُمُ الْمَيْتَتَانِ وَالدَّمَانِ، فَأَمَّا الْمَيْتَتَانِ فَالْحُوتُ وَالْجَرَادُ، وَأَمَّا الدَّمَانِ فَالْكَبِدُ وَالطِّحَالُ "Dihalalkan bagi kalian dua jenis bangkai dan dua jenis darah. Dua jenis bangkai itu adalah ikan dan belalang, sedangkan dua jenis darah itu adalah hati dan limpa." (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dll.)QS. Al-Baqarah: 173 حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنزِيرِ"Diharamkan bagimu bangkai, darah, dan daging babi."
a)
Takhshihsu al`Aam (yaitu membatasi makna bangkai dan darah yang masih umum)
b)
Nasakh – Hadits ini menghapus hukum yang ada dalam ayat Al-Qur'an sebelumnya.
c)
Bayan at-Tasyri’ – Hadits ini menetapkan hukum baru yang tidak disebutkan dalam ayat Al-Qur'an.
d)
Bayan at-Tafsir – Hadits ini hanya menjelaskan makna kata dalam ayat tanpa merinci hukum halal dan haram.
e)
Bayan at-Taqrir – Hadits ini memperkuat hukum yang sudah jelas disebutkan dalam Al-Qur'an tanpa memberikan batasan tambahan.
17.
Salah satu tahapan proses penurunan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW adalah diturunkan ke langit dunia/Baitul Izzah. Ayat Al-Qur'an yang menunjukkan hal tersebut adalah....
a)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ
b)
وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ
c)
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
d)
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
e)
فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ
18.
Please identify the ayah of the Holy Qur’an whose translation reads as follows: “And made the night as clothing. And made the day for livelihood”
a)
وَجَعَلۡنَا ٱلۡقَمَرَ فِيهِنَّ نُورٗ
b)
وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ سَكَنٗا
c)
وَجَعَلۡنَا مِنَ ٱلۡمَآءِ كُلَّ شَيۡءٖ حَيٍّ
d)
وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ لِبَاسٗا ﴿١٠﴾ وَجَعَلۡنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشٗا
e)
وَجَعَلۡنَا ٱلسَّمَآءَ سَقۡفٗا مَّحۡفُوظٗا
19.
Sebutkan sifat wajib bagi Allah yang diisyaratkan pada ayat berikut ini:يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُور(QS. Asy-Syūrā: 49)
a)
Qudrah, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi.
b)
Iradah, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan keturunan laki-laki atau perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki.
c)
Ilmu, Allah Maha Mengetahui segala yang tampak dan yang tersembunyi.
d)
Sama’, Allah Maha Mendengar segala sesuatu tanpa batas.
e)
Bashar, Allah Maha Melihat segala sesuatu yang tampak maupun tersembunyi.
20.
Berkenaan dengan siapa dan peristiwa apa yang terkait dengan ayat berikut ini? اِذْ جَاۤءُوْكُمْ مِنْ فَوْقِكُمْ وَمِنْ اَسْفَلَ مِنْكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ الْاَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوْبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّوْنَ بِاللّٰهِ الظُّنُوْنَا۠ (QS. Al-Ahzab: 10)
a)
Kaum Quraisy di Makkah, dalam Perang Badar, saat kaum muslimin memperoleh kemenangan besar.
b)
Kaum Muslimin di Madinah, dalam Perang Uhud, saat mereka terdesak setelah awalnya menang.
c)
Kaum Quraisy, dalam Perjanjian Hudaibiyah, ketika mereka menghalangi kaum muslimin untuk masuk ke Makkah.
d)
Kaum Yahudi Bani Nadhir, dalam peristiwa pengusiran mereka dari Madinah.
e)
Kaum Muslimin di Madinah, dalam Perang Ahzab, saat mereka dikepung dari segala arah dan berada dalam ketakutan yang sangat hebat.
21.
Terjemahkan ayat berikut ini: اِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْۖ وَاِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَّفْرَحُوْا بِهَاۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْـًٔاۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا يَعْمَلُوْنَ مُحِيْطٌࣖ (QS. Ali Imran: 120)
a)
Jika kamu mendapatkan kebaikan, mereka tidak suka, dan jika kamu mendapat keburukan, mereka senang. Jika kamu bersabar dan bertakwa, Allah akan melindungimu dari rencana jahat mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
b)
Jika kamu memperoleh keberuntungan, mereka akan senang, tetapi jika kamu mengalami kesusahan, mereka bersedih. Jika kamu bersabar dan beriman, rencana mereka tidak akan membahayakanmu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan.
c)
Jika kamu memperoleh kebaikan, mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.
d)
Jika kamu memperoleh kebaikan, mereka bergembira, tetapi jika kamu mendapat keburukan, mereka bersedih. Jika kamu bersabar dan bertakwa, Allah akan membalas tipu daya mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan.
e)
Jika kamu mendapatkan keberuntungan, mereka bersedih hati, dan jika kamu mendapatkan kesusahan, mereka bahagia. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tipu daya mereka tidak akan merugikanmu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Meliputi apa yang mereka kerjakan.
22.
Firmān Allah dalam surah Al-Mā’idah ayat 75 yang berbunyi: مَا الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ اِلَّا رَسُوْلٌۚ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُۗ وَاُمُّهٗ صِدِّيْقَةٌۗ كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَۗ اُنْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الْاٰيٰتِ ثُمَّ انْظُرْ اَنّٰى يُؤْفَكُوْنَ
a)
Al-Masih hanyalah seorang utusan Allah.
b)
Maryam adalah Tuhan perempuan dalam konsep Trinitas.
c)
Maryam adalah seorang shiddiqah, wanita yang sangat membenarkan ayat-ayat Allah.
d)
Keduanya memerlukan makanan, sedangkan Tuhan tidak memerlukan makan.
e)
Keduanya tidak layak disembah, tetapi tetap bagian dari konsep Trinitas
23.
Jelaskan ketentuan fiqh yang terdapat pada ayat berikut ini: وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَۗ (QS. Al-Baqarah: 233)
a)
Anak dilarang menyusu lebih dari satu tahun karena dianggap berlebihan.
b)
Penyusuan hanya boleh dilakukan oleh ibu pengganti atau orang lain selain ibu kandung.
c)
Seorang ibu wajib memberikan ASI hanya selama enam bulan pertama saja.
d)
Seorang ibu sebaiknya memberikan ASI kepada anak-anaknya selama dua tahun penuh
e)
Seorang ibu tidak wajib memberikan ASI, dan boleh berhenti kapan saja tanpa batasan waktu.
24.
Apa perbedaan antara mad badal dengan mad iwadl?
a)
Huruf mad pada mad badal merupakan pengganti tanwin, sedangkan huruf mad pada mad iwadl merupakan pengganti huruf hamzah.
b)
Huruf mad pada mad badal merupakan pengganti huruf hamzah, sedangkan huruf mad pada mad iwadl merupakan pengganti tanwin.
c)
Huruf mad pada mad badal dibaca 2 harakat, sedangkan huruf mad pada mad iwadl dibaca 6 harakat.
d)
Mad badal terjadi ketika wawu sukun bertemu huruf hamzah, sedangkan mad iwadl terjadi ketika ya sukun bertemu huruf hamzah.
e)
Mad badal dan mad iwadl tidak memiliki perbedaan, keduanya sama-sama terjadi karena pengaruh huruf hamzah.
25.
Sebutkan apa perbedaan antara hadits Marfu' dan hadits Mauquf!
a)
Hadits Marfu' adalah hadits yang disandarkan kepada tabi'in, sedangkan hadits Mauquf disandarkan kepada sahabat.
b)
Hadits Marfu' adalah hadits yang diriwayatkan oleh ulama hadits, sedangkan hadits Mauquf diriwayatkan oleh imam empat mazhab.
c)
Hadits Marfu' adalah hadits yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, sedangkan hadits Mauquf hanya disandarkan kepada sahabat, baik berupa ucapan maupun perbuatan.
d)
Hadits Marfu' adalah hadits yang diriwayatkan oleh malaikat Jibril, sedangkan hadits Mauquf diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW.
e)
Hadits Marfu' dan hadits Mauquf sama-sama disandarkan kepada sahabat, tidak ada perbedaan di antara keduanya.
26.
Apa yang dimaksud dengan tafsir Maudhu'i dalam menafsirkan Al-Qur'an?
a)
Tafsir yang mengupas ayat-ayat Al-Qur'an dengan memilih satu tema tertentu, kemudian menghimpun seluruh ayat yang berkaitan dengan tema tersebut untuk menjelaskan makna tema tersebut.
b)
Tafsir yang menjelaskan makna kosa kata dalam Al-Qur'an dari segi bahasa Arab.
c)
Tafsir yang menafsirkan ayat demi ayat sesuai urutan mushaf secara rinci dan lengkap.
d)
Tafsir yang hanya menjelaskan sebab turunnya ayat dan latar belakang sejarahnya.
e)
Tafsir yang dilakukan dengan cara menceritakan riwayat para sahabat dan tabi'in tanpa penjelasan tambahan.
27.
What is the ayah of the Holy Qur’an associated with the following translation: "That is the True Day; so he who wills may take to his Lord a [way of] return."
a)
ذَلِكَ يَوْمُ الدِّينِ﴾ (Al-Fatihah: 4)
b)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ﴾ (Al-Infitar: 17)
c)
ذَلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ مَآبًا﴾ (An-Naba: 39)
d)
هَٰذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ﴾ (Al-Anbiya: 103)
e)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الْحَاقَّةِ﴾ (Al-Haqqah: 3)
28.
Sebutkan sifat wajib bagi Allah yang diisyaratkan pada ayat berikut ini dan apa indikasinya! اَىِٕنَّكُمْ لَتَشْهَدُوْنَ اَنَّ مَعَ هاللِّٰ ٰالِهَةً اُخْٰرىۗ قُلْ لَّْٓ اَشْهَدُ (QS. Al-An'am: 19)
a)
Hayah: Allah Maha Hidup dan tidak akan pernah mati.
b)
Ilmu: Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, yang tampak maupun yang tersembunyi.
c)
Iradah: Allah berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi.
d)
Qudrah: Allah memiliki kekuasaan yang sempurna dalam menciptakan alam semesta.
e)
Wahdaniyah: kalian tidak akan pernah bisa menyaksikan/membuktikan ada tuhan selain Allah.
100 %
