Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Residu Pestisida

Total questions: 20

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Residu pestisida yang tertinggal pada jaringan internal tanaman umumnya berasal dari formulasi:

a)

WP (Wettable Powder)

b)

EC (Emulsifiable Concentrate)

c)

SC (Suspension Concentrate)

d)

Sistemik

2.

Perbedaan utama residu pestisida sistemik dan non-sistemik adalah:

a)

Sistemik hanya menempel di permukaan, non-sistemik terserap jaringan

b)

Sistemik terserap jaringan tanaman, non-sistemik hanya di permukaan

c)

Sistemik mudah dicuci air, non-sistemik sulit dihilangkan

d)

Sistemik hanya berbentuk gas, non-sistemik berbentuk cair

3.

Residu Mancozeb paling tinggi cenderung ditemukan pada tanaman jika formulasi yang digunakan adalah:

a)

WP (Wettable Powder)

b)

EC (Emulsifiable Concentrate)

c)

SC (Suspension Concentrate)

d)

SL (Soluble Liquid)

4.

Fumigan seperti metil bromida memiliki karakteristik residu:

a)

Tinggi pada permukaan daun

b)

Rendah karena cepat menguap

c)

Terserap kuat di jaringan tanaman

d)

Bertahan lama meskipun terkena hujan

5.

Pestisida berbentuk EC (Emulsifiable Concentrate) umumnya menghasilkan residu yang:

a)

Sangat sulit hilang meskipun dicuci

b)

Menyebar merata di permukaan

c)

Bertahan lebih lama daripada formulasi padat

d)

Lebih toksik dibanding pestisida sistemik

6.

Regulasi internasional tentang MRL (Maximum Residue Limit) yang menjadi acuan global adalah:

a)

US EPA

b)

EFSA

c)

Codex Alimentarius (FAO/WHO)

d)

BPOM

7.

Negara yang paling ketat menolak produk ekspor dengan residu melebihi batas adalah:

a)

Jepang, Uni Eropa, Amerika

b)

India, Brasil, Thailand

c)

Australia, Afrika Selatan, Meksiko

d)

Korea, Vietnam, Filipina

8.

Pre-Harvest Interval (PHI) pada bawang merah dengan bahan aktif klorpirifos adalah:

a)

3 hari

b)

7 hari

c)

14 hari

d)

21 hari

9.

Risiko residu pestisida berlebih yang paling mungkin terjadi bila:

a)

PHI terlalu lama

b)

Dosis melebihi anjuran

c)

Rotasi pestisida dilakukan

d)

Alat semprot disterilisasi

10.

Analisis residu pestisida volatil lebih sesuai menggunakan:

a)

GC-MS

b)

HPLC

c)

Spektrofotometri UV

d)

Titrasi redoks

11.

HPLC lebih tepat digunakan untuk mendeteksi residu:

a)

Insektisida volatil

b)

Pestisida non-volatil

c)

Fumigan gas

d)

Amonium sulfat

12.

Rotasi pestisida dengan bahan aktif berbeda terutama bertujuan untuk:

a)

Mengurangi biaya pestisida

b)

Mencegah resistensi hama

c)

Menurunkan pH tanah

d)

Menambah kandungan nitrogen

13.

Salah satu efek jangka panjang residu pestisida pada manusia adalah:

a)

Luka bakar

b)

Gangguan hormon

c)

Peningkatan fotosintesis

d)

Kekurangan vitamin

14.

Kelompok konsumen yang paling rentan terhadap toksisitas residu pestisida adalah:

a)

Anak-anak, ibu hamil, lansia

b)

Remaja sehat

c)

Petani pria dewasa

d)

Atlet dan pekerja berat

15.

Rotasi pestisida sebaiknya dilakukan berdasarkan:

a)

Jenis tanaman yang dibudidayakan

b)

Mode aksi (mechanism of action)

c)

Warna formulasi pestisida

d)

Waktu aplikasi pagi atau sore

16.

Pestisida sistemik meninggalkan residu internal yang sulit dihilangkan dengan pencucian.

a)

Benar

b)

Salah

17.

Pestisida berbentuk WP (Wettable Powder) menghasilkan residu yang mudah hilang terkena hujan.

a)

Benar

b)

Salah

18.

GC-MS lebih cocok digunakan untuk analisis pestisida non-volatil dibanding HPLC.

a)

Benar

b)

Salah

19.

Produk pertanian dengan residu melebihi MRL tetap dapat diekspor jika lolos uji lokal.

a)

Benar

b)

Salah

20.

Penggunaan dosis pestisida di bawah anjuran dapat memicu resistensi hama.

a)

Benar

b)

Salah