Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Congenital Heart Disease Quiz

Total questions: 49

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

What is the most important first step in managing a child with congenital heart disease during an emergency?

a)

Administer IV fluids

b)

Ensure a patent airway

c)

Start chest compressions

d)

Administer oxygen

2.

Which medication is typically used to maintain ductal patency in duct-dependent congenital heart disease?

a)

Dopamine

b)

Furosemide

c)

Prostaglandin E1

d)

Epinephrine

3.

In a cyanotic newborn, which congenital heart condition is most likely to present with central cyanosis that does not improve with oxygen administration?

a)

Ventricular septal defect (VSD)

b)

Atrial septal defect (ASD)

c)

Transposition of the great arteries (TGA)

d)

Patent ductus arteriosus (PDA)

4.

Which of the following is a common sign of congestive heart failure in infants with congenital heart disease?

a)

Cyanosis

b)

Tachypnea and poor feeding

c)

Bradycardia

d)

Hypertension

5.

In an infant presenting with shock and known congenital heart disease, how should intravenous fluid boluses be administered?

a)

5 mL/kg over 1 hour

b)

10-20 mL/kg cautiously

c)

30 mL/kg rapidly

d)

Avoid fluids entirely

6.

What is the first-line treatment for supraventricular tachycardia (SVT) in a stable child with congenital heart disease?

a)

Vagal maneuvers

b)

Cardioversion

c)

Amiodarone

d)

Defibrillation

7.

What is the recommended position for managing a "Tet spell" (hypercyanotic spell) in Tetralogy of Fallot?

a)

Supine position

b)

Prone position

c)

Knee-chest position

d)

Sitting upright

8.

Which of the following arrhythmias is commonly seen in children with congenital heart disease?

a)

Atrial fibrillation

b)

Ventricular fibrillation

c)

Supraventricular tachycardia (SVT)

d)

Torsades de pointes

9.

What is the primary purpose of administering prostaglandin E1 in newborns with certain congenital heart diseases?

a)

Improve cardiac contractility

b)

Reduce pulmonary hypertension

c)

Maintain ductal patency

d)

Treat arrhythmias

10.

Which diagnostic tool is most essential for confirming the type of congenital heart defect during an emergency?

a)

MRI

b)

Chest X-ray

c)

Echocardiography

d)

CT scan

11.

Apa yang menjadi ciri khas hipertensi emergensi menurut pedoman ACLS?

a)

Tekanan darah tinggi tanpa gejala

b)

Tekanan darah tinggi dengan gejala ringan

c)

Tekanan darah tinggi yang disertai dengan kerusakan organ target dan memerlukan penanganan cepat

d)

Tekanan darah tinggi yang dapat diatasi dengan pengobatan oral dalam waktu 24 jam

12.

Dalam manajemen hipertensi emergensi, berapa penurunan tekanan darah yang dianjurkan dalam satu jam pertama setelah pengobatan dimulai?

a)

5-10% dari tekanan darah awal

b)

10-20% dari tekanan darah awal

c)

25-30% dari tekanan darah awal

d)

50% dari tekanan darah awal

13.

Apa tindakan pertama yang harus diambil pada pasien dengan hipertensi emergensi yang menunjukkan tanda-tanda gangguan organ target seperti encephalopathy atau disfungsi ginjal?

a)

Memberikan cairan IV

b)

Menurunkan tekanan darah secara cepat dengan obat antihipertensi intravena

c)

Memberikan obat antihipertensi oral

d)

Menilai fungsi paru-paru

14.

Obat mana yang sering digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi emergensi, khususnya pada pasien dengan gangguan jantung atau infark miokard?

a)

Nitroglycerin intravena

b)

Metoprolol oral

c)

Lisinopril oral

d)

Hydrochlorothiazide oral

15.

Apa pemeriksaan diagnostik yang harus dilakukan segera pada pasien dengan hipertensi emergensi untuk menilai kerusakan organ target?

a)

USG abdomen

b)

EKG dan radiografi dada

c)

Tes darah untuk kadar glukosa

d)

Pemeriksaan mata

16.

Ketika melakukan ventilasi dengan masker wajah dan ambu bag, berapa laju ventilasi yang disarankan?

a)

8-10 kali per menit

b)

12-15 kali per menit

c)

20-24 kali per menit

d)

6-8 kali per menit

17.

Dalam kondisi apa penggunaan intubasi endotrakeal paling diindikasikan?

a)

Ketika pasien tidak sadar dan tidak memiliki refleks batuk

b)

Ketika pasien memiliki gangguan pernapasan ringan

c)

Ketika pasien sadar dan responsif

d)

Ketika pasien mengalami hipoksia ringan

18.

Apa yang harus dilakukan setelah intubasi endotrakeal untuk memastikan posisi tabung yang benar?

a)

Memeriksa gerakan dada

b)

Menggunakan stetoskop untuk auskultasi di kedua paru-paru

c)

Mengukur panjang tabung di sisi bibir

d)

Memeriksa suhu pasien

19.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan jika Anda melihat adanya obstruksi saluran napas pada pasien yang tidak responsif?

a)

Menyediakan oksigen

b)

Mengangkat dagu dan mendorong ke atas

c)

Melakukan kompresi dada

d)

Menggunakan alat penghisap

20.

Apa yang harus dilakukan jika ventilasi dengan masker wajah dan ambu bag tidak efektif?

a)

Melakukan intubasi endotrakeal

b)

Melakukan CPR

c)

Menggunakan larutan garam isotonic

d)

Menggunakan alat bantu napas (LMA)

21.

Sebutkan kondisi klinis “wet and warm” pada pasien gagal jantung

a)

Pasien normal

b)

Congestion

c)

Hipoperfusi

d)
  1. Congestion dan hipoperfusi

22.

Kondisi manakah dibawah ini yang termasuk kondisi shock cardiogenic

a)

Normal cardiac output, peningkatan filling pressure, peningkatan resistensi vascular perifer

b)

Normal cardiac output, penurunan filling pressure, penurunan resistensi vascular perifer

c)

Penurunan cardiac output, peningkatan filling pressure, peningkatan resistensi vascular perifer

d)

Penurunan cardiac output, penurunan filling pressure, penurunan resistensi vascular perifer

23.

Pasien laki 65 tahun dengan DM tipe 2 diketahui mempunyai riwayat pemasangan stent sejak 2 tahun yang lalu. Pasien mengeluh sesak nafas berulang dan dari pemeriksaan echocardiography didapatkan ejeksi fraksi <40%. Pada TTV didapatkan BP 180/110, HR 120x/min, RR 28x/min, SpO2 94% udara bebas. Selain obat loop diuretic, obat apakah yang dapat diberikan pada kondisi pasien tersebut

a)

Nitroglycerin IV pump 20mcg/min

b)

Nicardipine IV pump 5 mg/jam

c)

Diltiazem IV pump 5 mg/jam

d)

ISDN subingual 5 mg

24.

Pasien laki 65 tahun dengan DM tipe 2 diketahui mempunyai riwayat pemasangan stent sejak 2 tahun yang lalu. Pasien mengeluh sesak nafas berulang dan dari pemeriksaan echocardiography didapatkan ejeksi fraksi <40%. Selain pemberian obat antiplatelet dan golongan statin, manakah obat dibawah ini yang perlu diberikan sebagai terapi jangka panjang untuk pasien tersebut

a)

ACE-I/ARB, digoxin, Loop diuretic

b)

ACE-I/ARB, Beta blocker, mineralocorticoid antagonist

c)

ARNI, beta blocker, mineralocorticoid antagonist, SGLT2-I

d)

ARNI, beta blocker, loop diuretic, SGLT2-I

25.

What is the primary purpose of Basic Life Support (BLS)?

a)

To administer drugs in an emergency

b)

To maintain circulation and oxygenation until advanced medical care is available

c)

To perform invasive procedures

d)

To provide comprehensive medical care on-site

26.

Which of the following is NOT a component of the BLS primary survey?

a)

Airway

b)

Breathing

c)

Circulation

d)

Medications

27.

At what rate should chest compressions be performed during CPR for adults?

a)

60-80 compressions per minute

b)

80-100 compressions per minute

c)

100-120 compressions per minute

d)

120-140 compressions per minute

28.

How deep should chest compressions be for an adult during CPR?

a)

1-2 cm

b)

2-3 cm

c)

4-5 cm

d)

6-7 cm

29.

What is the correct compression-to-breath ratio for adult CPR?

a)

15:2

b)

20:2

c)

25:2

d)

30:2

30.

Which maneuver is recommended for opening the airway during BLS if no spinal injury is suspected?

a)

Jaw thrust

b)

Head tilt-chin lift

c)

Abdominal thrust

d)

Chest thrust

31.

What is the first step to take when you see a person collapse and suspect cardiac arrest?

a)

Check for a pulse

b)

Start chest compressions

c)

Call for help

d)

Give breaths

32.

What should you do if an adult patient is choking and becomes unconscious?

a)

Perform 5 abdominal thrusts

b)

Start CPR immediately

c)

Continue to encourage coughing

d)

Administer back blows only

33.

Which of the following is a potential complication of chest compressions?

a)

Pneumothorax

b)

Arrhythmias

c)

Seizures

d)

Stroke

34.

Why is cardioversion different from defibrillation?

a)

The delivery of cardioversion energy is synchronized with the QRS complex

b)

Cardioversion does not require sedation

c)

Cardioversion always uses higher energy

d)

All answers are correct

35.

What is temporary transcutaneous pacing used for?

a)

Increasing atrioventricular conduction rate

b)

Treating ventricular tachycardia

c)

Treating symptomatic sinus bradycardia

d)

Treating atrial fibrillation

36.

Contraindications for cardioversion are:

a)

Intracardiac thrombus

b)

Incessant arrhythmia

c)

Digitalis intoxication

d)

All of the above

37.

Before performing cardioversion, which drug can be given to increase sinus conversion?

a)

Adenosine

b)

Amiodarone

c)

Lidocaine

d)

Digoxin

38.

A permanent pacemaker is implanted in patients with:

a)

Recurrent ventricular tachycardia

b)

Total AV block

c)

Atrial flutter

d)

Ventricular fibrillation

39.

Terapi listrik yang digunakan untuk menghentikan fibrilasi ventrikel adalah: 

a)

Defibrilasi

b)

Kardioversi

c)

Pacing

d)

Countershock 

40.

Indikasi utama penggunaan kardioversi adalah: 

a)

Fibrilasi ventrikel

b)

Takikardia ventrikel tanpa nadi

c)

Flutter atrium dengan respons ventrikel cepat

d)

Sinus takikardia

41.

Prinsip kerja defibrilasi adalah

a)

Memberikan stimulasi listrik untuk mempercepat irama jantung

b)

Memberikan sengatan listrik untuk mengembalikan irama jantung normal

c)

Memberikan stimulasi listrik untuk memperlambat irama jantung

d)

Memberikan sengatan listrik untuk menghentikan kontraksi jantung 

42.

Sebelum melakukan defibrilasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah: 

a)

  Memberikan obat vasopressor

b)

Memastikan defibrilator dalam mode sinkron

c)

Memastikan pasien dalam posisi supine

d)

Memberikan oksigen

43.

Komplikasi yang paling sering terjadi setelah defibrilasi adalah:

a)

Bradikardia sinus

b)

Takikardia ventrikel

c)

Luka bakar

d)

Embolus paru 

44.

Kardioversi berbeda dengan defibrilasi karena: 

a)

Penghantaran energi kardioversi diberikan tersinkronisasi dengan kompleks QRS

b)

Kardioversi tidak memerlukan sedasi

c)

Kardioversi selalu menggunakan energi yang lebih tinggi

d)

Semua jawaban benar

45.

Pacing transkutan sementara digunakan untuk: 

a)

Meningkatkan laju konduksi atrioventrikular

b)

Mengobati takikardia ventrikel

c)

Mengobati sinus bradikardia simptomatis

d)

Mengobati fibrilasi atrium 

46.

Kontraindikasi untuk kardioversi adalah: 

a)

Thrombus intrakardiak

b)

Incessant arrhythmia

c)

Intoksikasi digitalis

d)

Semua jawaban benar

47.

Sebelum melakukan kardioversi, obat apa yang dapat diberikan untuk meningkatkan konversi sinus? 

a)

Adenosin

b)

Amiodaron

c)

Lidokain

d)

Digoksin

48.

Perangkat pacu jantung permanen ditanamkan pada pasien dengan: 

a)

Takikardia ventrikel berulang

b)

Total AV blok

c)

Flutter atrium

d)

Fibrilasi ventrikel

49.

When should CPR be stopped?

a)

After 15 minutes of no response

b)

When the patient shows signs of life

c)

When the AED arrives

d)

After 5 minutes if no help has arrived