Worksheets1.XI-I A SEJINDO
Total questions: 25
Worksheet time: 14mins
Mata pencaharian utama masyarakat Indonesia sejak dahulu adalah bertani. AT Birowo mencatat, tahun 1968, produksi beras nasional rata-rata 1,27 ton per hektar (ha) dengan luas tanam 8,02 juta ha (Pemikiran Permasalahan Ekonomi di Indonesia dalam Setengah Abad Terakhir, Paruh Pertama Ekonomi Orde Baru, ISEI dan Kanisius, 2005). Hingga kini, meskipun ada modernisasi dan teknologi, sektor pertanian tetap menjadi bagian penting ekonomi bangsa.
Contoh di atas menggambarkan…
Perubahan teknologi, kelanjutan pertanian sebagai mata pencaharian
Hilangnya pertanian karena modernisasi
Pertanian tidak berhubungan dengan sejarah
Pertanian hanya ada di masa lalu
Tidak ada kesinambungan dengan masa kini
Siswa menonton film dokumenter tentang peristiwa G30S/1965. Film ini diproduksi oleh Perum Produksi Film Nasional (PPFN), film ini diproduseri oleh Direktur PPFN Brigjen Gufran Dwipayana (Dipo), yang juga merupakan anggota staf Presiden Soeharto. Film G30S PKI dibuat berdasarkan buku karya Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh berjudul "Tragedi Nasional Percobaan Kup G 30 S/PKI di Indonesia" yang kala itu merupakan versi resmi G30S menurut pemerintah.
Film dokumenter tersebut termasuk sumber sejarah…
Lisan
Visual
Sekunder
Benda
Imajinatif
Tanam paksa mendorong sistem monopoli Belanda atas tanaman ekspor dan perdagangan di wilayah Jawa.
Ciri kebijakan ini meliputi… (jawaban lebih dari satu)
Monopoli ekonomi
Eksploitasi petani lokal
Penyebaran bibit gratis
Kebebasan perdagangan
Pembuatan jalan Anyer Panarukan
Beberapa tokoh pribumi dan Belanda menentang sistem tanam paksa karena menimbulkan penderitaan rakyat dan tidak adil secara ekonomi.
Dampak sosial dari kritik ini adalah…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Kesadaran tentang penindasan kolonial
Peningkatan pertanian tembakau
Perlawanan rakyat
Penyebaran agama
Modernisasi administrasi
Sistem tanam paksa kemudian diganti dengan sistem sewa tanah (landrent) karena menimbulkan banyak kritik dari masyarakat dan pihak Eropa yang humanis.
Perubahan kebijakan ini menunjukkan…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Reformasi kolonial untuk mengurangi penderitaan petani
Penurunan kontrol ekonomi Belanda
Modernisasi sistem administrasi
Peningkatan perdagangan bebas
Peningkatan kesejahteraan petani secara drastis
Sultan Agung dari Mataram (1613–1645) melakukan serangan ke Batavia yang dikuasai VOC untuk menentang monopoli Belanda di Jawa.
Tujuan Sultan Agung melakukan serangan ini adalah…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Menegakkan kedaulatan Mataram
Menentang monopoli VOC
Menguasai Maluku
Menyebarkan agama Katolik
Membentuk aliansi dengan Portugis
Sultan Hasanuddin memimpin pasukannya untuk mempertahankan benteng-benteng penting di Makassar dari serangan Belanda.
Ciri perlawanan ini termasuk…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Strategi militer pertahanan
Minta bantuan kerajaan Banten
Aliansi dengan kerajaan lain di Sulawesi
Diplomasi dengan kerajaan India
Pendirian benteng pertahanan
Sultan Agung membangun benteng dan sistem pertahanan di wilayah Mataram untuk menghadapi serangan Belanda dari Batavia.
Langkah ini termasuk…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Strategi pertahanan militer
Penguasaan perdagangan rempah VOC
Penyebaran Islam di Jawa
Aliansi dengan Demak
Strategi sumpit udang
Cut Nyak Dien memimpin perlawanan rakyat Aceh melawan Belanda setelah suaminya gugur dalam peperangan, menunjukkan keteguhan rakyat Aceh mempertahankan kedaulatan.
Ciri perlawanan Cut Nyak Dien adalah…
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Aliansi dengan VOC
Perlawanan rakyat Aceh
Penyebaran pasukan rakyat
Modernisasi senjata
Strategi militer gerilya
