wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz sediaan parfum

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama penerapan K3 dalam proses produksi parfum?

a)

Mengurangi biaya produksi

b)

Mencegah risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan kerja

c)

Mempercepat proses produksi

d)

Menghemat bahan baku

e)

Menghasilkan aroma parfum yang lebih kuat

2.

Mengapa penting melakukan briefing K3 sebelum produksi dimulai?

a)

Untuk mengingatkan pekerja tentang target produksi

b)

Untuk mengatur giliran kerja karyawan

c)

Untuk menyamakan pemahaman risiko kerja dan prosedur keselamatan

d)

Untuk memastikan semua bahan sudah tersedia

e)

Untuk mempercepat proses pencampuran bahan

3.

Bagaimana cara mengidentifikasi risiko kerja saat produksi sediaan parfum?

a)

Mengamati aroma parfum yang dihasilkan

b)

Mengevaluasi laporan penjualan parfum

c)

Melakukan analisis potensi bahaya pada setiap tahapan kerja

d)

Menanyakan pengalaman pekerja senior

e)

Membandingkan dengan produksi industri lain

4.

Tuliskan minimal contoh bahan baku pembuatan parfum!

a)

Minyak esensial, etanol, fixatif

b)

Gelatin dan maltodekstrin

c)

etanol, esensial oil, minyak zaitun

d)

mentol, champora

e)

akuades. etanol, minyak zaitun

5.

Mengapa bahan baku harus diperiksa saat diterima?

a)

Agar lebih cepat diproses

b)

Untuk memastikan kualitas dan kesesuaian standar

c)

Supaya tidak terjadi penumpukan di gudang

d)

Untuk mengurangi biaya pengiriman

e)

Agar aroma parfum lebih tahan lama

6.

Bagaimana cara menyimpan bahan baku yang mudah menguap (volatile)?

a)

Diletakkan di ruang terbuka agar cepat habis

b)

Disimpan di ruangan panas untuk mempercepat penguapan

c)

Disimpan di wadah tertutup rapat pada tempat sejuk dan terhindar dari cahaya

d)

Dibiarkan dalam botol terbuka supaya mudah diambil

e)

Dicampurkan langsung dengan bahan lain agar tidak rusak

7.

Apa yang dimaksud dengan produk jadi dalam produksi parfum?

a)

Parfum yang baru saja dicampur bahan bakunya

b)

Parfum yang sudah melalui seluruh proses produksi dan sudah dikemas

c)

Bahan parfum yang masih disimpan di ruang karantina

d)

Hasil uji laboratorium parfum

e)

Parfum yang gagal produksi

8.

Mengapa label kemasan harus sesuai regulasi?

a)

Agar terlihat lebih menarik di pasar

b)

Untuk meningkatkan penjualan

c)

Karena merupakan syarat legalitas dan memberikan informasi benar pada konsumen

d)

Supaya warna kemasan seragam

e)

Untuk menghemat biaya cetak

9.

Apa yang harus diperiksa pada bahan kemas sebelum digunakan?

a)

Warna dan bentuknya saja

b)

Kebersihan, kesesuaian ukuran, dan kelayakan bahan kemas

c)

Jumlah kemasan yang tersedia

d)

Jenis bahan baku yang digunakan

e)

Desain grafis kemasan

10.

Apa fungsi ruang karantina dalam penerimaan bahan?

a)

Menyimpan bahan yang akan langsung dipakai

b)

Tempat isolasi bahan sebelum dinyatakan layak atau tidak

c)

Ruang pendingin untuk menjaga kesegaran bahan

d)

Ruang penyimpanan bahan jadi

e)

Tempat menampung limbah bahan

11.

Apakah fungsi etanol dalam pembuatan parfum?

a)

Sebagai bahan utama pewarna

b)

Sebagai pelarut minyak esensial dan fixatif

c)

Sebagai pengawet utama

d)

Sebagai bahan pengental

e)

Sebagai zat untuk memperkuat warna parfum

12.

Apakah fungsi fixatif dalam pembuatan parfum?

a)

Menguatkan warna parfum

b)

Membuat parfum lebih mudah menguap

c)

Menahan aroma agar bertahan lebih lama

d)

Mengurangi penggunaan etanol

e)

Menetralkan pH parfum

13.

Mengapa peralatan harus diperiksa sebelum digunakan?

a)

Agar alat tetap bersih dan aman digunakan

b)

Untuk mempercepat proses produksi

c)

Untuk mengurangi penggunaan bahan

d)

Agar pekerja lebih cepat terbiasa

e)

Supaya produksi lebih ekonomis

14.

Apa risiko jika alat tidak diperiksa sebelum produksi?

a)

Tidak ada perbedaan signifikan

b)

Produksi tetap berjalan normal

c)

Produk bisa tercemar atau tidak memenuhi standar mutu

d)

Produk jadi lebih harum

e)

Biaya produksi lebih murah

15.

Apa fungsi utama minyak esensial dalam parfum?

a)

Memberikan warna pada parfum

b)

Memberikan aroma khas sebagai karakter parfum

c)

Membantu mempercepat produksi

d)

Meningkatkan pembuatan parfum

e)

Menetralisir bahan kimia lain

16.

Sebutkan tahapan umum dalam pembuatan sediaan cair parfum!

a)

Pencampuran bahan, pendinginan, pengemasan

b)

Penimbangan bahan, pencampuran, filtrasi, maturasi, pengemasan

c)

Penyimpanan bahan, pemasaran, distribusi

d)

Pemanasan, pengentalan, pengeringan

e)

Pencetakan, pelabelan, penjualan

17.

Apa tujuan IPC dalam proses produksi parfum?

a)

Menghitung biaya produksi

b)

Menjamin mutu produk pada setiap tahap proses

c)

Mempercepat pencampuran bahan

d)

Mengurangi penggunaan bahan kimia

e)

Menambah variasi produk

18.

Kapan IPC dilakukan dalam proses pembuatan parfum?

a)

Hanya di akhir produksi

b)

Setelah produk dikemas

c)

Pada setiap tahapan proses produksi untuk memastikan standar mutu

d)

Hanya saat pencampuran bahan baku

e)

Ketika produk mengalami kerusakan

19.

Apa tujuan utama pengemasan produk parfum?

a)

Agar lebih cepat laku dijual

b)

Memberikan perlindungan pada produk dan informasi bagi konsumen

c)

Untuk menambah biaya produksi

d)

Agar aroma parfum lebih cepat menguap

e)

Membuat produk lebih berat

20.

Bagaimana cara memastikan produk parfum yang dikemas sesuai standar?

a)

Dengan uji organoleptik saja

b)

Dengan menanyakan kepada konsumen

c)

Melalui pemeriksaan mutu akhir sesuai SOP dan regulasi

d)

Dengan membandingkan harga dengan produk lain

e)

Dengan memperbanyak jumlah produksi