WorksheetsTKA BAHASA INDONESIA
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Name
Class
Date
1.
Bacalah teks berikut untuk menjawab nomor 1 dan 2!
Tumbuhan bakau merupakan salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah pesisir, terutama di wilayah yang tergenang air laut. Tumbuhan ini memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap kadar garam tinggi dan tanah berlumpur. Akar napas yang dimilikinya menjulang ke atas permukaan tanah untuk mengambil oksigen langsung dari udara karena kondisi tanah yang anaerob.
Selain sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan gelombang laut, hutan bakau juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis fauna, seperti ikan, kepiting, dan burung. Proses reboisasi hutan bakau dilakukan di berbagai wilayah pantai Indonesia guna mencegah kerusakan ekosistem pesisir yang semakinkki parah akibat pembangu8nan dan pencemaran. Hutan bakau yang lestari bukan hanya k pelindung alami, melainkan juga sumber ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan budidaya dan ekowisata.
Apa fungsi utama teks di atas jika dilihat dari karakteristik teks laporan hasil observasi?
a)
Memberikan pandangan subjektif penulis tentang pelestarian lingkungan
b)
Menjelaskan proses ilmiah fotosintesis pada tumbuhan bakau secara detail
c)
Menyampaikan informasi faktual mengenai bakau berdasarkan hasil pengamatan
d)
Menggambarkan perbandingan antara hutan bakau dan hutan hujan tropis
e)
Memberi arahan kepada pembaca tentang cara menanam pohon bakau
2.
Bacalah teks berikut untuk menjawab nomor 1 dan 2!
Tumbuhan bakau merupakan salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah pesisir, terutama di wilayah yang tergenang air laut. Tumbuhan ini memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap kadar garam tinggi dan tanah berlumpur. Akar napas yang dimilikinya menjulang ke atas permukaan tanah untuk mengambil oksigen langsung dari udara karena kondisi tanah yang anaerob.
Selain sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan gelombang laut, hutan bakau juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis fauna, seperti ikan, kepiting, dan burung. Proses reboisasi hutan bakau dilakukan di berbagai wilayah pantai Indonesia guna mencegah kerusakan ekosistem pesisir yang semakinkki parah akibat pembangu8nan dan pencemaran. Hutan bakau yang lestari bukan hanya k pelindung alami, melainkan juga sumber ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan budidaya dan ekowisata.
Simpulan yang paling tepat berdasarkan bacaan tersebut adalah…
a)
Tumbuhan bakau sebaiknya digantikan dengan tanaman lain yang lebih kuat
b)
Hutan bakau tidak dapat bertahan terhadap pembangunan modern
c)
Masyarakat pesisir tidak dapat mengambil manfaat ekonomi dari bakau
d)
Bakau berperan penting dalam pelestarian ekosistem pesisir dan perekonomian
e)
Reboisasi hutan bakau hanya penting untuk keindahan pantai
3.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktivitas vulkaniknya tercatat secara berkala sejak ratusan tahun yang lalu. Setiap kali meletus, Merapi menghasilkan awan panas dan aliran lava yang dapat mengancam kehidupan penduduk di sekitarnya. Namun, tanah di sekitar lereng Merapi menjadi sangat subur karena kandungan mineral dari erupsi gunung tersebut.
Sebagai objek penelitian ilmiah dan destinasi wisata alam, Merapi memiliki dua sisi yang kontras: membawa bencana sekaligus manfaat. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengedukasi masyarakat sekitar untuk tanggap terhadap tanda-tanda aktivitas vulkanik guna meminimalkan risiko korban jiwa.
Informasi apa yang dapat disimpulkan mengenai dampak positif dan negatif dari Gunung Merapi?
a)
Merapi adalah gunung berapi yang tidak berbahaya jika dikelola dengan baik
b)
Merapi hanya memberikan bahaya bagi masyarakat sekitar
c)
Letusan Merapi menyebabkan tanah menjadi gersang dan tandus
d)
Gunung Merapi menjadi pusat wisata budaya yang sepenuhnya aman
e)
Aktivitas Merapi menyebabkan bencana dan sekaligus menyuburkan tanah
4.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktivitas vulkaniknya tercatat secara berkala sejak ratusan tahun yang lalu. Setiap kali meletus, Merapi menghasilkan awan panas dan aliran lava yang dapat mengancam kehidupan penduduk di sekitarnya. Namun, tanah di sekitar lereng Merapi menjadi sangat subur karena kandungan mineral dari erupsi gunung tersebut.
Sebagai objek penelitian ilmiah dan destinasi wisata alam, Merapi memiliki dua sisi yang kontras: membawa bencana sekaligus manfaat. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengedukasi masyarakat sekitar untuk tanggap terhadap tanda-tanda aktivitas vulkanik guna meminimalkan risiko korban jiwa.
Informasi apa yang dapat disimpulkan mengenai dampak positif dan negatif dari Gunung Merapi?
Kalimat yang mencerminkan ciri objektivitas dalam laporan hasil observasi terdapat pada
a)
“Gunung Merapi menjadi pusat perhatian wisatawan karena pemandangannya yang luar biasa.”
b)
“Gunung Merapi adalah gunung terindah di Indonesia menurut banyak wisatawan.”
c)
“Merapi memiliki dua sisi yang kontras: membawa bencana sekaligus manfaat.”
d)
“Merapi sebaiknya tidak dikunjungi karena sangat berbahaya.”
e)
“Penduduk sekitar merasa takut dan tidak ingin tinggal di dekat Merapi.”
5.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 5!
Cendrawasih dikenal sebagai burung endemik Papua yang memiliki keindahan bulu mencolok. Spesies jantan memiliki bulu berwarna cerah dan ekor yang panjang menjuntai, digunakan untuk menarik perhatian betina saat musim kawin. Burung ini hidup di hutan hujan tropis dan biasanya bertengger di dahan pohon tinggi untuk menghindari predator.
Masyarakat adat Papua menyebut burung ini sebagai "burung surga" karena kemunculannya yang dianggap membawa pertanda baik. Namun, perburuan liar dan hilangnya habitat alami membuat populasi burung ini terus menurun. Pemerintah dan berbagai lembaga konservasi melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian burung cendrawasih melalui edukasi dan pelestarian hutan.
Manakah pernyataan yang menunjukkan struktur klasifikasi umum dalam teks laporan hasil observasi tersebut?
a)
“Cendrawasih dikenal sebagai burung endemik Papua yang memiliki keindahan bulu mencolok.”
b)
“Spesies jantan memiliki bulu berwarna cerah dan ekor yang panjang menjuntai.”
c)
“Burung ini hidup di hutan hujan tropis dan biasanya bertengger di dahan pohon tinggi.”
d)
“Perburuan liar dan hilangnya habitat alami membuat populasi burung ini terus menurun.”
e)
“Kemunculannya dianggap membawa pertanda baik oleh masyarakat adat.”
6.
Perhatikan kutipan teks biografi berikut!
“Sejak kecil, Kartini dikenal sangat tekun membaca. Ia gemar menulis surat kepada teman-temannya di Belanda, yang kemudian menjadi sumber penting dalam memahami gagasannya tentang emansipasi perempuan. Melalui keterbatasan akses pendidikan, ia tetap berjuang agar kaum perempuan bisa memperoleh hak yang sama.”
Apa nilai utama yang dapat diambil dari tokoh dalam kutipan tersebut?
a)
Ketekunan dalam menjaga hubungan sosial dengan sahabat
b)
Kesabaran menghadapi larangan dalam kehidupan feodal
c)
Semangat membaca untuk melawan ketidaktahuan
d)
Keteguhan memperjuangkan kesetaraan dalam keterbatasan
e)
Kepandaian menyusun surat untuk menuangkan perasaan
7.
Perhatikan pernyataan berikut!
Salah satu ciri khas teks biografi adalah adanya penyampaian peristiwa-peristiwa penting yang dialami tokoh dalam urutan kronologis dan kausalitas.
Ciri tersebut menunjukkan bahwa teks biografi…
a)
Menyajikan peristiwa secara acak untuk membangun ketegangan
b)
Mengandung fiksi agar tokoh tampak lebih menarik
c)
Menyusun peristiwa sesuai waktu dan sebab-akibatnya
d)
Menekankan deskripsi latar lebih dari tokoh utama
e)
Menonjolkan opini subjektif tentang tokoh yang dibahas
8.
Sebuah teks biografi menampilkan tokoh pahlawan nasional yang berasal dari daerah pesisir. Penulis menekankan bagaimana latar geografis mempengaruhi cara tokoh menghadapi penjajah melalui perlawanan maritim.
Apa fungsi penyajian latar dalam konteks tersebut?
a)
Menjelaskan kehidupan sosial tokoh agar lebih menarik
b)
Menguatkan penggambaran sifat tokoh yang pemberani
c)
Mengaitkan tempat asal dengan pola perjuangan tokoh
d)
Menghidupkan latar suasana agar pembaca lebih larut
e)
Menyampaikan konflik pribadi tokoh yang belum terungkap
9.
Dalam sebuah biografi, penulis menuliskan:
“Walau dicemooh dan dicibir oleh banyak orang, Tan Malaka terus menyuarakan ide-ide perlawanan melalui tulisannya. Ia menulis tidak hanya untuk saat itu, tetapi untuk masa depan bangsa.”
Apa makna implisit dari kutipan tersebut?
a)
Tulisan Tan Malaka menimbulkan kontroversi pada zamannya
b)
Tan Malaka lebih fokus pada masa depan ketimbang masa lalu
c)
Penulis ingin menunjukkan bahwa tulisan dapat mengubah sejarah
d)
Perjuangan Tan Malaka tidak dihargai pada masanya
e)
Tan Malaka tidak menyukai kritik dan lebih memilih menulis
10.
Dalam sebuah teks biografi, seorang tokoh digambarkan mengalami banyak kegagalan sebelum akhirnya menemukan metode pendidikan yang membangun bagi anak-anak miskin di pedesaan. Penulis menutup biografi dengan kutipan, “Ia tidak menyerah, sebab baginya setiap kegagalan adalah jalan menuju keberhasilan.”
Apa tujuan penulis dalam menyampaikan bagian penutup tersebut?
a)
Memberi gambaran akhir perjalanan hidup tokoh
b)
Mendorong pembaca untuk mengikuti jejak tokoh
c)
Menyiratkan bahwa kegagalan adalah hal memalukan
d)
Menunjukkan bahwa keberhasilan selalu berujung kebahagiaan
e)
Menyampaikan pesan inspiratif bagi pembaca
11.
Perhatikan kutipan teks hikayat berikut!
"Tatkala raja itu mengetahui anak perempuannya tiada sadarkan diri karena terkena panah beracun, maka dicarinya segala tabib dan orang pandai, namun seorang pun tiada yang kuasa mengobatinya."
Berdasarkan kutipan tersebut, ciri kebahasaan teks hikayat yang paling menonjol adalah...
a)
Penggunaan kalimat langsung yang menggambarkan percakapan tokoh secara eksplisit
b)
Pemakaian kata-kata baku dan ilmiah dalam menjelaskan kejadian
c)
Pemanfaatan gaya bahasa hiperbola yang memperbesar makna kejadian
d)
Penggunaan kalimat pasif untuk menonjolkan objek cerita
e)
Pemakaian kata kerja material yang menunjukkan aktivitas tokoh secara faktual
12.
Perhatikan ciri kebahasaan teks hikayat berikut ini:
1. Menggunakan konjungsi temporal dan kausal
2. Mengandung banyak kata kerja transitif dan intransitif
3. Memakai kata-kata arkais atau klasik
4. Didominasi kalimat perintah langsung
5. Menggunakan kalimat majemuk dan bertingkat
Manakah dari pernyataan di atas yang tidak termasuk ciri umum kebahasaan hikayat?
a)
1 dan 2
b)
2 dan 5
c)
3 dan 4
d)
1 dan 3
e)
4 dan 5
13.
Salah satu aspek kebahasaan dalam teks hikayat adalah penggunaan kata ganti orang ketiga dan ungkapan tidak baku. Kalimat berikut diambil dari hikayat "Si Miskin":
"Maka si Miskin pun pergilah ke hutan seorang dirinya, hendak mencari rezeki."
Berdasarkan kalimat di atas, analisis kebahasaan yang paling tepat adalah...
a)
Kalimat tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang khas teks hikayat
b)
Ungkapan "hendak mencari rezeki" merupakan majas ironi yang menunjukkan kritik sosial
c)
Frasa "seorang dirinya" adalah bentuk pengulangan yang menunjukkan makna penekanan
d)
Penggunaan "si Miskin" menunjukkan gaya penyebutan nama yang tidak lazim dalam narasi modern
e)
Kalimat tersebut menggunakan struktur pasif yang menunjukkan keengganan tokoh dalam bertindak
14.
Perhatikan kutipan teks negosiasi berikut!
Penjual : “Kalau mau beli banyak, saya bisa kasih harga Rp20.000 per potong.”
Pembeli : “Kalau saya ambil 10 potong, bisa turun jadi Rp18.000?”
Penjual : “Wah, itu berat. Tapi kalau Rp19.000, saya masih bisa.”
Berdasarkan kutipan tersebut, unsur kebahasaan yang paling dominan digunakan dalam proses negosiasi adalah...
a)
Kalimat imperatif untuk memberi perintah kepada lawan bicara
b)
Kalimat pasif untuk menyampaikan informasi secara tidak langsung
c)
Kalimat deklaratif untuk menyampaikan pernyataan yang objektif
d)
Kalimat persuasif yang bertujuan memengaruhi pihak lain dalam tawar-menawar
e)
Kalimat tanya yang digunakan untuk meminta informasi tambahan dari lawan bicara
15.
Perhatikan pernyataan berikut!
Dalam teks negosiasi, penggunaan bahasa harus memperhatikan kesantunan agar proses komunikasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik antara pihak-pihak yang terlibat.
Bentuk penggunaan bahasa yang mencerminkan prinsip kesantunan dalam teks negosiasi adalah..
a)
“Harga segitu terlalu mahal, saya tidak mau beli kalau tidak diturunkan.”
b)
“Anda pasti tahu kualitasnya biasa saja, jadi harusnya lebih murah.”
c)
“Kalau boleh usul, bagaimana jika kita sepakati harga di tengah-tengah?”
d)
“Toko sebelah saja berani memberi harga lebih rendah daripada ini.”
e)
“Kalau tidak bisa kasih diskon, lebih baik saya cari tempat lain.”
16.
Perhatikan cuplikan teks berikut!
Pihak pertama : “Saya ingin menggunakan lahan kosong di belakang sekolah untuk kegiatan pertanian siswa.”
Pihak kedua : “Kami bisa izinkan, asalkan tidak mengganggu akses jalan dan tetap menjaga kebersihan.”
Pihak pertama : “Baik, kami akan membuat jadwal agar kegiatan tidak mengganggu dan akan melibatkan piket kebersihan dari siswa.”
Bentuk kebahasaan yang digunakan untuk mencapai kesepakatan dalam cuplikan tersebut adalah...
a)
Penggunaan majas perbandingan yang memperhalus maksud negosiator
b)
Pemakaian repetisi untuk menekankan argumentasi utama
c)
Kalimat retoris yang menggugah emosi pihak lawan
d)
Kalimat bersyarat dan respons afirmatif yang menunjukkan sikap kompromi
e)
Kalimat pasif untuk menyembunyikan subjek tindakan
17.
Bacalah kutipan teks anekdot berikut!
Suatu hari, seorang pelajar terlambat masuk sekolah. Ketika ditanya alasan keterlambatannya, ia menjawab dengan tenang,
“Pak, tadi saya bantu nenek menyeberang jalan.”
Guru tersenyum, “Wah, tindakan yang mulia. Tapi mengapa bisa sampai satu jam?”
Siswa itu menjawab dengan polos, “Soalnya neneknya tidak mau nyebrang, Pak.”
Apa tujuan tersirat dari anekdot tersebut?
a)
Menyindir kebiasaan siswa yang selalu punya alasan unik untuk membenarkan kesalahan.
b)
Mengkritik ketegasan guru dalam menegakkan kedisiplinan di sekolah.
c)
Menjelaskan pentingnya membantu orang tua menyeberang jalan.
d)
Menyatakan bahwa siswa seringkali lebih bijak dibandingkan guru.
e)
Menggambarkan hubungan harmonis antara siswa dan guru.
18.
Unsur humor dalam anekdot di atas terletak pada...
a)
Pelayan yang bingung memilih menu untuk pelanggan.
b)
Respons pelayan yang tidak sesuai harapan pelanggan.
c)
Menu makanan yang tidak sesuai selera pelanggan.
d)
Restoran yang penuh sesak dan tidak menyediakan pelayanan.
e)
Pelanggan yang tidak tahu menu yang disediakan restoran.
19.
Bacalah teks berikut ini!
Saat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer, seorang siswa terlihat tenang dan santai.
Guru pengawas mendekatinya dan bertanya,
“Kamu sudah selesai?”
Siswa menjawab, “Belum, Bu. Saya menunggu jawaban muncul otomatis.”
Guru kebingungan, “Maksudnya?”
Siswa tersenyum, “Kan katanya ini sistemnya canggih, masa harus mikir sendiri?”
Nilai kritik yang terkandung dalam teks anekdot tersebut adalah...
a)
Sistem ujian nasional terlalu sulit dipahami oleh siswa.
b)
Pelajar masa kini bergantung penuh pada teknologi tanpa berusaha.
c)
Guru kurang memahami teknologi yang digunakan saat ujian.
d)
Ujian nasional sebaiknya tidak dilaksanakan menggunakan komputer.
e)
Siswa sebenarnya lebih paham sistem komputer dibandingkan guru.
20.
Bacalah kutipan puisi berikut!
Engkau mentari yang tak pernah padam
Menyinari jiwaku yang remang-remang
Majas yang digunakan pada kutipan puisi tersebut adalah...
a)
Metafora
b)
Personifikasi
c)
Hiperbola
d)
Simile
e)
Alegori
21.
Cermati baris puisi berikut!
Air mataku luruh bersama dedaunan yang gugur
Majas yang dominan pada larik tersebut adalah...
a)
Litotes
b)
Hiperbola
c)
Simile
d)
Personifikasi
e)
Metonimia
22.
Perhatikan kutipan berikut!
Langit menunduk melihat tingkah manusia yang kian congkak
Makna majas pada baris puisi tersebut menggambarkan...
a)
Perubahan cuaca ekstrem akibat kerusakan alam
b)
Kekaguman langit terhadap keindahan bumi
c)
Ketidakberdayaan alam terhadap kesombongan manusia
d)
Penyesalan manusia atas dosa yang diperbuat
e)
Kritik sosial terhadap kesombongan manusia melalui simbol alam
23.
Bacalah penggalan puisi berikut!
Aku adalah burung patah sayap, terbang tak tentu arah
Penggunaan gaya bahasa dalam kutipan tersebut mencerminkan...
a)
Kesombongan tokoh yang merasa lebih tinggi dari orang lain
b)
Harapan besar yang terwujud melalui pengorbanan
c)
Keterpurukan dan kehilangan arah dalam menjalani hidup
d)
Kemarahan terhadap keadaan sekitar
e)
Kegembiraan yang tak terbendung
24.
Bacalah kutipan puisi di bawah ini!
Kata-katamu menusuk jantungku, lebih tajam dari sembilu
Majas yang digunakan dan fungsi utamanya adalah...
a)
Hiperbola, untuk menguatkan kesan sedih berlebihan
b)
Simile, untuk membandingkan secara eksplisit dua hal
c)
Metonimia, untuk menyamakan dua objek yang berbeda
d)
Litotes, untuk merendahkan perasaan penulis
e)
Paradoks, untuk menunjukkan dua hal yang bertentangan
25.
Perhatikan larik puisi berikut!
Derai hujan adalah nyanyian rindu dari langit
Gaya bahasa tersebut mengandung makna...
a)
Hujan adalah isyarat akan turunnya bencana
b)
Hujan disamakan dengan perasaan gembira
c)
Hujan dipersonifikasikan sebagai bentuk rindu langit
d)
Hujan diibaratkan sebagai jeritan kesedihan
e)
Hujan adalah lambang keputusasaan
26.
Bacalah penggalan puisi berikut!
Aku telah jadi angin yang mengembara, tak lagi terikat rumah dan nama
Pemilihan diksi pada kutipan puisi tersebut menunjukkan...
a)
Kehidupan yang mapan dan bahagia
b)
Kemandirian dalam menjalani kehidupan
c)
Pencarian jati diri yang belum selesai
d)
Pembebasan dari keterikatan sosial dan identitas
e)
Penyesalan mendalam atas kesalahan masa lalu
27.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 28-32!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan bangsa yang multikultural dan tersebar di wilayah geografis yang luas. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan jati diri bangsa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan bahasa Indonesia mengalami tantangan serius. Semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital dan pendidikan tinggi, menjadikan bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya. Ironisnya, sebagian kalangan justru merasa lebih bergengsi saat menggunakan bahasa asing, seakan menunjukkan kelas sosial yang lebih tinggi. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran sikap terhadap bahasa nasional.
Penggunaan bahasa asing secara berlebihan, apalagi tanpa kebutuhan yang mendesak, dapat melemahkan rasa nasionalisme. Apabila generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah, komunikasi resmi, dan ekspresi budaya, maka lambat laun bahasa ini akan kehilangan fungsinya sebagai perekat bangsa. Padahal, kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering warga negaranya menggunakan bahasa asing, melainkan seberapa mampu mereka memajukan bangsanya dengan menggunakan identitas kebahasaannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia. Hal ini tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan akademisi.
Dengan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan, media massa, dan teknologi digital, maka jati diri bangsa akan tetap terpelihara. Penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar tidak berarti menolak keberadaan bahasa asing, melainkan menempatkannya secara proporsional dan fungsional. Upaya ini harus terus disosialisasikan melalui berbagai kampanye bahasa, kebijakan pendidikan, dan keteladanan dari para tokoh masyarakat. Hanya dengan itulah bahasa Indonesia dapat kembali menjadi kebanggaan nasional sekaligus alat perjuangan di era global.
Apa tujuan utama penulis dalam menyampaikan teks tersebut?
a)
Menunjukkan dominasi bahasa asing dalam dunia pendidikan global
b)
Mengajak masyarakat menjaga eksistensi bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi
c)
Menyatakan bahwa penggunaan bahasa asing mempercepat kemajuan bangsa
d)
Menjelaskan hubungan antara penggunaan bahasa asing dan prestasi akademik
e)
Menekankan bahwa pelajar harus menguasai banyak bahasa
28.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 28-32!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan bangsa yang multikultural dan tersebar di wilayah geografis yang luas. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan jati diri bangsa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan bahasa Indonesia mengalami tantangan serius. Semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital dan pendidikan tinggi, menjadikan bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya. Ironisnya, sebagian kalangan justru merasa lebih bergengsi saat menggunakan bahasa asing, seakan menunjukkan kelas sosial yang lebih tinggi. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran sikap terhadap bahasa nasional.
Penggunaan bahasa asing secara berlebihan, apalagi tanpa kebutuhan yang mendesak, dapat melemahkan rasa nasionalisme. Apabila generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah, komunikasi resmi, dan ekspresi budaya, maka lambat laun bahasa ini akan kehilangan fungsinya sebagai perekat bangsa. Padahal, kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering warga negaranya menggunakan bahasa asing, melainkan seberapa mampu mereka memajukan bangsanya dengan menggunakan identitas kebahasaannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia. Hal ini tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan akademisi.
Dengan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan, media massa, dan teknologi digital, maka jati diri bangsa akan tetap terpelihara. Penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar tidak berarti menolak keberadaan bahasa asing, melainkan menempatkannya secara proporsional dan fungsional. Upaya ini harus terus disosialisasikan melalui berbagai kampanye bahasa, kebijakan pendidikan, dan keteladanan dari para tokoh masyarakat. Hanya dengan itulah bahasa Indonesia dapat kembali menjadi kebanggaan nasional sekaligus alat perjuangan di era global.
Pernyataan manakah yang paling sesuai dengan gagasan utama paragraf kedua?
a)
Bahasa asing bisa menjadi alat komunikasi internasional yang efektif.
b)
Pendidikan tinggi mendorong pelajar lebih suka bahasa asing.
c)
Penggunaan bahasa asing yang berlebihan bisa melemahkan nasionalisme.
d)
Bahasa Indonesia sudah tidak mampu lagi menjadi simbol pemersatu bangsa.
e)
Anak muda harus mengikuti tren global dalam hal kebahasaan.
29.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 28-32!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan bangsa yang multikultural dan tersebar di wilayah geografis yang luas. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan jati diri bangsa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan bahasa Indonesia mengalami tantangan serius. Semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital dan pendidikan tinggi, menjadikan bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya. Ironisnya, sebagian kalangan justru merasa lebih bergengsi saat menggunakan bahasa asing, seakan menunjukkan kelas sosial yang lebih tinggi. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran sikap terhadap bahasa nasional.
Penggunaan bahasa asing secara berlebihan, apalagi tanpa kebutuhan yang mendesak, dapat melemahkan rasa nasionalisme. Apabila generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah, komunikasi resmi, dan ekspresi budaya, maka lambat laun bahasa ini akan kehilangan fungsinya sebagai perekat bangsa. Padahal, kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering warga negaranya menggunakan bahasa asing, melainkan seberapa mampu mereka memajukan bangsanya dengan menggunakan identitas kebahasaannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia. Hal ini tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan akademisi.
Dengan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan, media massa, dan teknologi digital, maka jati diri bangsa akan tetap terpelihara. Penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar tidak berarti menolak keberadaan bahasa asing, melainkan menempatkannya secara proporsional dan fungsional. Upaya ini harus terus disosialisasikan melalui berbagai kampanye bahasa, kebijakan pendidikan, dan keteladanan dari para tokoh masyarakat. Hanya dengan itulah bahasa Indonesia dapat kembali menjadi kebanggaan nasional sekaligus alat perjuangan di era global.
Pernyataan manakah yang paling sesuai dengan gagasan utama paragraf kedua?
a)
Bahasa asing bisa menjadi alat komunikasi internasional yang efektif.
b)
Pendidikan tinggi mendorong pelajar lebih suka bahasa asing.
c)
Penggunaan bahasa asing yang berlebihan bisa melemahkan nasionalisme.
d)
Bahasa Indonesia sudah tidak mampu lagi menjadi simbol pemersatu bangsa.
e)
Anak muda harus mengikuti tren global dalam hal kebahasaan.
30.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 28-32!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan bangsa yang multikultural dan tersebar di wilayah geografis yang luas. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan jati diri bangsa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan bahasa Indonesia mengalami tantangan serius. Semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital dan pendidikan tinggi, menjadikan bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya. Ironisnya, sebagian kalangan justru merasa lebih bergengsi saat menggunakan bahasa asing, seakan menunjukkan kelas sosial yang lebih tinggi. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran sikap terhadap bahasa nasional.
Penggunaan bahasa asing secara berlebihan, apalagi tanpa kebutuhan yang mendesak, dapat melemahkan rasa nasionalisme. Apabila generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah, komunikasi resmi, dan ekspresi budaya, maka lambat laun bahasa ini akan kehilangan fungsinya sebagai perekat bangsa. Padahal, kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering warga negaranya menggunakan bahasa asing, melainkan seberapa mampu mereka memajukan bangsanya dengan menggunakan identitas kebahasaannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia. Hal ini tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan akademisi.
Dengan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan, media massa, dan teknologi digital, maka jati diri bangsa akan tetap terpelihara. Penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar tidak berarti menolak keberadaan bahasa asing, melainkan menempatkannya secara proporsional dan fungsional. Upaya ini harus terus disosialisasikan melalui berbagai kampanye bahasa, kebijakan pendidikan, dan keteladanan dari para tokoh masyarakat. Hanya dengan itulah bahasa Indonesia dapat kembali menjadi kebanggaan nasional sekaligus alat perjuangan di era global.
Kalimat berikut yang mengandung unsur ajakan (persuasif) adalah...
a)
Bahasa Indonesia menjadi simbol identitas bangsa.
b)
Generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia.
c)
Kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering menggunakan bahasa asing.
d)
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia.
e)
Bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya.
31.
Manakah penggunaan kaidah kebahasaan argumentatif yang tampak dalam teks?
a)
Kalimat pasif dan narasi tokoh
b)
Konjungsi temporal dan repetisi
c)
Kata emotif dan majas metafora
d)
Konjungsi kausal dan modalitas keharusan
e)
Kalimat perintah dan interogatif
32.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 28-32!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran strategis dalam menyatukan bangsa yang multikultural dan tersebar di wilayah geografis yang luas. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan jati diri bangsa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan bahasa Indonesia mengalami tantangan serius. Semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital dan pendidikan tinggi, menjadikan bahasa Indonesia tersisih dari ruang-ruang formal yang mestinya menjadi domainnya. Ironisnya, sebagian kalangan justru merasa lebih bergengsi saat menggunakan bahasa asing, seakan menunjukkan kelas sosial yang lebih tinggi. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran sikap terhadap bahasa nasional.
Penggunaan bahasa asing secara berlebihan, apalagi tanpa kebutuhan yang mendesak, dapat melemahkan rasa nasionalisme. Apabila generasi muda tidak lagi merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah, komunikasi resmi, dan ekspresi budaya, maka lambat laun bahasa ini akan kehilangan fungsinya sebagai perekat bangsa. Padahal, kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh seberapa sering warga negaranya menggunakan bahasa asing, melainkan seberapa mampu mereka memajukan bangsanya dengan menggunakan identitas kebahasaannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga martabat bahasa Indonesia. Hal ini tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan akademisi.
Dengan memperkuat penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan, media massa, dan teknologi digital, maka jati diri bangsa akan tetap terpelihara. Penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar tidak berarti menolak keberadaan bahasa asing, melainkan menempatkannya secara proporsional dan fungsional. Upaya ini harus terus disosialisasikan melalui berbagai kampanye bahasa, kebijakan pendidikan, dan keteladanan dari para tokoh masyarakat. Hanya dengan itulah bahasa Indonesia dapat kembali menjadi kebanggaan nasional sekaligus alat perjuangan di era global.
Simpulan yang tepat dari keseluruhan teks adalah...
a)
Bahasa asing menjadi penghalang utama kemajuan bangsa.
b)
Bahasa Indonesia hanya digunakan oleh kalangan menengah ke bawah.
c)
Bahasa Indonesia tetap harus digunakan secara proporsional sebagai identitas nasional.
d)
Bahasa Indonesia tidak mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
e)
Dominasi bahasa asing adalah konsekuensi logis dari era globalisasi.
33.
Bacalah teks berita berikut untuk menjawab soal nomor 33-35!
Bandung, 12 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandung mengumumkan kebijakan baru mengenai pembatasan kendaraan bermotor di pusat kota setiap akhir pekan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi polusi udara dan kemacetan yang semakin parah. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, R. Aditya Permana, menyatakan bahwa mulai pekan depan, hanya kendaraan umum dan sepeda yang diperbolehkan melintasi area tertentu pada Sabtu dan Minggu. Warga diminta mendukung kebijakan ini demi kesehatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kebijakan tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan untuk melihat dampaknya terhadap kualitas udara dan lalu lintas.
Kalimat “Kebijakan ini bertujuan mengurangi polusi udara dan kemacetan yang semakin parah” memiliki fungsi kebahasaan utama sebagai...
a)
Kalimat persuasif untuk mengajak warga mengikuti aturan
b)
Kalimat eksplanatif untuk menjelaskan alasan suatu kebijakan
c)
Kalimat deskriptif untuk menggambarkan situasi lalu lintas
d)
Kalimat naratif untuk menceritakan peristiwa kebijakan
e)
Kalimat argumentatif untuk membantah pendapat umum
34.
Bacalah teks berita berikut untuk menjawab soal nomor 33-35!
Bandung, 12 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandung mengumumkan kebijakan baru mengenai pembatasan kendaraan bermotor di pusat kota setiap akhir pekan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi polusi udara dan kemacetan yang semakin parah. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, R. Aditya Permana, menyatakan bahwa mulai pekan depan, hanya kendaraan umum dan sepeda yang diperbolehkan melintasi area tertentu pada Sabtu dan Minggu. Warga diminta mendukung kebijakan ini demi kesehatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kebijakan tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan untuk melihat dampaknya terhadap kualitas udara dan lalu lintas.
Kata “mengumumkan” dalam kalimat “Pemerintah Kota Bandung mengumumkan kebijakan baru...” dalam teks berita tersebut menunjukkan gaya bahasa yang...
a)
Bersifat ekspresif dan emotif
b)
Netral dan objektif sesuai kaidah jurnalistik
c)
Retoris untuk memperkuat ajakan
d)
Evaluatif dan penuh opini pribadi
e)
Fiksi dan bersifat naratif
35.
Bacalah teks berita berikut untuk menjawab soal nomor 33-35!
Bandung, 12 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandung mengumumkan kebijakan baru mengenai pembatasan kendaraan bermotor di pusat kota setiap akhir pekan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi polusi udara dan kemacetan yang semakin parah. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, R. Aditya Permana, menyatakan bahwa mulai pekan depan, hanya kendaraan umum dan sepeda yang diperbolehkan melintasi area tertentu pada Sabtu dan Minggu. Warga diminta mendukung kebijakan ini demi kesehatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kebijakan tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan untuk melihat dampaknya terhadap kualitas udara dan lalu lintas.
Penggunaan kata “tersebut” dalam kalimat ini berfungsi sebagai..
a)
Penunjuk arah yang bersifat spasial
b)
Kata ganti orang ketiga yang netral
c)
Penegas makna utama dalam paragraf
d)
Penghubung antarkalimat yang menciptakan kohesi
e)
Kalimat penutup yang bersifat simpulan
36.
Bacalah cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 36, 37, dan 38!
Suatu sore, Damar duduk termenung di beranda rumah kayu yang hampir rubuh. Angin membawa bau tanah basah, mengingatkannya pada sawah yang dulu digarap ayahnya. Kini, semuanya telah dijual. Ibunya bekerja di kota, adiknya merantau, dan Damar tinggal sendiri, menjaga rumah yang mulai lapuk dimakan usia. Namun, di tengah kesunyian itu, ia masih menyimpan harapan untuk kembali membangun keluarganya.
Apa fungsi bagian awal cerpen di atas dalam struktur teks cerpen secara keseluruhan?
a)
Menggambarkan konflik batin yang dialami tokoh secara langsung
b)
Memperkenalkan latar tempat dan suasana sebagai pembuka cerita
c)
Menjelaskan resolusi dari konflik utama dalam cerita
d)
Menyampaikan pesan moral yang ingin disampaikan pengarang
e)
Menyajikan klimaks cerita dalam bentuk monolog batin tokoh
37.
Bacalah cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 36, 37, dan 38!
Suatu sore, Damar duduk termenung di beranda rumah kayu yang hampir rubuh. Angin membawa bau tanah basah, mengingatkannya pada sawah yang dulu digarap ayahnya. Kini, semuanya telah dijual. Ibunya bekerja di kota, adiknya merantau, dan Damar tinggal sendiri, menjaga rumah yang mulai lapuk dimakan usia. Namun, di tengah kesunyian itu, ia masih menyimpan harapan untuk kembali membangun keluarganya.
Konflik utama yang tersirat dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
a)
Perselisihan antara Damar dan adiknya yang merantau
b)
Keinginan Damar untuk menjual rumah dan pindah ke kota
c)
Kesepian Damar akibat kehilangan orang-orang terdekatnya
d)
Penyesalan Damar terhadap pekerjaan ibunya di kota
e)
Ketakutan Damar terhadap rumah tua yang mulai rusak
38.
Bacalah cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 36, 37, dan 38!
Suatu sore, Damar duduk termenung di beranda rumah kayu yang hampir rubuh. Angin membawa bau tanah basah, mengingatkannya pada sawah yang dulu digarap ayahnya. Kini, semuanya telah dijual. Ibunya bekerja di kota, adiknya merantau, dan Damar tinggal sendiri, menjaga rumah yang mulai lapuk dimakan usia. Namun, di tengah kesunyian itu, ia masih menyimpan harapan untuk kembali membangun keluarganya.
Unsur intrinsik berupa tema yang paling tepat untuk cerpen di atas adalah..
a)
Perjuangan hidup dalam dunia pendidikan
b)
Keteguhan dalam memperjuangkan keadilan sosial
c)
Kerinduan dan harapan akan kebersamaan keluarga
d)
Kekecewaan terhadap perubahan zaman
e)
Kesulitan ekonomi dalam kehidupan pedesaan
39.
Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 39 dan 40!
Ia datang membawa payung warna merah. Di tengah hujan sore itu, langkahnya pelan, seolah tak ingin mengganggu suara hujan yang jatuh ke tanah. Semua mata tertuju padanya, bukan karena kecantikannya, tapi karena matanya yang menyimpan luka. Luka yang tak ingin ditunjukkan, tapi tak bisa disembunyikan.
Penggunaan bahasa dalam paragraf cerpen di atas menonjolkan ciri kebahasaan berupa...
a)
Kalimat persuasif dan argumentatif
b)
Ungkapan simbolik dan majas personifikasi
c)
Kalimat perintah dan seruan langsung
d)
Deskripsi teknis dan data faktual
e)
Narasi ilmiah dengan sudut pandang objektif
40.
Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 39 dan 40!
Ia datang membawa payung warna merah. Di tengah hujan sore itu, langkahnya pelan, seolah tak ingin mengganggu suara hujan yang jatuh ke tanah. Semua mata tertuju padanya, bukan karena kecantikannya, tapi karena matanya yang menyimpan luka. Luka yang tak ingin ditunjukkan, tapi tak bisa disembunyikan.
Apa fungsi deskripsi tokoh dalam kutipan cerpen tersebut terhadap pengembangan cerita?
a)
Menjelaskan latar geografis yang penting dalam alur cerita
b)
Menguatkan peran tokoh utama dalam menciptakan klimaks
c)
Menyiratkan konflik batin yang akan berkembang dalam cerita
d)
Memberikan latar belakang pendidikan tokoh secara eksplisit
e)
Menegaskan pesan moral yang disampaikan secara langsung
41.
Perhatikan kutipan karya ilmiah berikut!
“Fenomena penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja perkotaan tidak hanya menjadi gejala sosial semata, tetapi juga merepresentasikan perubahan dinamika identitas kebahasaan yang kompleks.”
Pernyataan tersebut menunjukkan ciri kebahasaan karya ilmiah yang cenderung...
a)
Menggunakan ungkapan hiperbolik untuk menarik minat pembaca umum
b)
Memakai bahasa puitis untuk menyampaikan makna secara estetis
c)
Menyampaikan fakta dan pendapat melalui kalimat deskriptif yang padat dan akademis
d)
Menggunakan gaya bahasa lisan untuk menjangkau khalayak lebih luas
e)
Mengandung banyak ambiguitas dalam menyatakan opini subjektif
42.
Seorang murid menulis bagian pendahuluan karya ilmiah sebagai berikut!
“Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang kian memburuk. Temuan ini sangat penting karena masyarakat kian kehilangan identitas kebahasaan nasionalnya.”
Dari aspek kebahasaan ilmiah, perbaikan yang paling tepat terhadap kutipan tersebut adalah...
a)
Mengganti istilah “kian memburuk” dengan “mengalami degradasi” untuk menjaga objektivitas
b)
Menghilangkan kata “penelitian ini” karena bersifat repetitif
c)
Menambahkan ungkapan opini pribadi untuk memperkuat argumen
d)
Menggunakan bahasa sehari-hari agar lebih mudah dimengerti pembaca
e)
Mengganti kata “media sosial” dengan “platform maya” agar lebih teknis
43.
Seorang murid menuliskan kalimat dalam karya ilmiahnya sebagai berikut!
“Aku sangat terkejut melihat bahwa anak-anak zaman sekarang sudah tidak tahu lagi kata-kata baku dalam bahasa Indonesia. Ini jelas menunjukkan betapa buruknya sistem pendidikan kita.”
Kalimat tersebut perlu direvisi karena tidak sesuai dengan prinsip kebahasaan karya ilmiah. Perbaikan kalimat yang paling sesuai adalah...
a)
“Sangat mengejutkan bahwa generasi muda telah melupakan penggunaan bahasa baku.”
b)
“Hal ini menggambarkan bahwa pendidikan saat ini benar-benar gagal.”
c)
“Penulis percaya bahwa bahasa baku tidak lagi digunakan oleh anak-anak.”
d)
“Fenomena ini menunjukkan bahwa penggunaan kata baku oleh remaja mengalami penurunan, yang dapat dikaitkan dengan tantangan dalam sistem pendidikan.”
e)
“Zaman sekarang, anak-anak malas menggunakan bahasa baku karena terlalu banyak bahasa asing.”
44.
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Tokoh A : “Aku tidak mengerti mengapa semua ini terjadi. Kita sudah berusaha, tapi tetap saja hasilnya mengecewakan.”
Tokoh B : “Mungkin bukan usahanya yang salah, tapi harapanmu yang terlalu tinggi.”
Tokoh A : “Apa salahnya berharap tinggi? Bukankah harapan yang membuat kita bertahan?”
Tokoh B : “Tapi harapan tanpa pijakan nyata hanya akan menyesatkan langkah.”
Nilai moral yang paling menonjol dalam kutipan drama tersebut adalah...
a)
Setiap usaha pasti akan membuahkan hasil jika dilakukan dengan sungguh-sungguh
b)
Harapan besar dapat membawa keberhasilan yang lebih tinggi
c)
Menghadapi kenyataan lebih penting daripada terjebak dalam harapan
d)
Kecewa adalah bagian dari perjuangan dalam meraih mimpi
e)
Harapan dan kenyataan adalah dua hal yang tidak perlu dipertentangkan
45.
Perhatikan cuplikan struktur drama berikut!
Orientasi : Dua sahabat bernama Raka dan Tama tinggal di desa yang damai.
Komplikasi : Raka dituduh mencuri emas warga dan Tama menjadi saksi yang ragu.
Klimaks : Tama mengetahui siapa pelaku sebenarnya, tapi ia takut kehilangan kepercayaan masyarakat jika membela Raka.
Resolusi : Tama akhirnya mengatakan kebenaran, meski dicemooh sebagian warga.
Koda : Desa kembali tenang, dan Raka membuktikan dirinya tidak bersalah.
Konflik batin dalam cuplikan struktur drama di atas terjadi pada bagian...
a)
Orientasi
b)
Komplikasi
c)
Klimaks
d)
Resolusi
e)
Koda
46.
Perhatikan kutipan dialog berikut!
Tokoh Ibu : “Aku hanya ingin kamu jadi dokter. Ayahmu pasti bangga kalau kamu bisa menggantikan dia.”
Tokoh Anak : “Tapi, Bu... aku ingin jadi pelukis. Aku tidak bisa hidup dengan mimpi orang lain, bahkan itu Ayah.”
(Ibu terdiam. Anak keluar panggung dengan membawa kanvas.)
Konflik utama dalam kutipan drama tersebut mencerminkan permasalahan...
a)
Sosial ekonomi antara generasi tua dan muda
b)
Ketidakseimbangan antara cita-cita dan kenyataan
c)
Pertentangan antara harapan orang tua dan keinginan pribadi anak
d)
Kegagalan komunikasi antara anggota keluarga
e)
Tuntutan masyarakat terhadap profesi yang dianggap ideal
47.
Perhatikan kutipan teks prosedur kompleks berikut!
Cara Membuat Hand Sanitizer Alami dari Lidah Buaya
Siapkan satu batang lidah buaya yang sudah dicuci bersih.
Kupas kulitnya dan ambil bagian gelnya.
Blender gel lidah buaya hingga halus.
Campurkan gel halus dengan alkohol 70% menggunakan perbandingan 2:1.
Tambahkan beberapa tetes minyak esensial, jika diinginkan.
Aduk hingga rata dan masukkan ke dalam botol kecil yang bersih.
Dari aspek kebahasaan, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai penggunaan struktur dan unsur kebahasaan dalam teks prosedur kompleks tersebut?
a)
Teks tersebut menggunakan kalimat pasif untuk menekankan hasil akhir dari proses pembuatan.
b)
Penggunaan kata kerja mental menunjukkan sikap subjektif terhadap bahan yang digunakan.
c)
Kalimat perintah dalam teks tersebut menunjukkan fungsi imperatif sebagai ciri khas prosedur kompleks.
d)
Teks tersebut menggunakan konjungsi temporal yang bersifat kausal untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat.
e)
Kata ganti orang pertama digunakan untuk memperkuat keterlibatan pembaca dalam langkah-langkah prosedur.
48.
Perhatikan kutipan teks berikut!
Langkah Menanam Tomat di Pot
Pilih pot dengan lubang drainase yang baik.
Isi pot dengan campuran tanah dan kompos.
Buat lubang kecil dan tanam bibit tomat secara hati-hati.
Siram tanaman secukupnya setiap pagi dan sore.
Letakkan pot di tempat yang cukup sinar matahari.
Jika dilihat dari sudut pandang kebahasaan, perubahan struktur kalimat pada langkah ketiga dari bentuk aktif ke bentuk pasif akan berdampak terhadap aspek tertentu dalam teks. Manakah pernyataan yang paling mencerminkan perubahan tersebut?
a)
Mengubah kalimat aktif menjadi pasif akan menghilangkan kejelasan pelaku tindakan dan membingungkan pembaca.
b)
Bentuk pasif membuat langkah-langkah terasa lebih objektif dan menonjolkan tindakan daripada pelakunya.
c)
Kalimat pasif tidak sesuai dengan struktur teks prosedur kompleks yang seharusnya menggunakan kata kerja mental.
d)
Bentuk pasif membuat struktur kalimat menjadi lebih panjang dan tidak sistematis.
e)
Kalimat pasif menurunkan keakuratan informasi dan melemahkan makna dari tiap tindakan.
49.
acalah kutipan teks editorial berikut ini!
Meningkatnya volume sampah plastik di kota besar menjadi sorotan tajam berbagai pihak. Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan pembatasan kantong plastik, namun implementasinya belum konsisten. Masyarakat pun belum sepenuhnya sadar akan dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh limbah tersebut terhadap lingkungan dan kesehatan.
Ciri kebahasaan apa yang paling menonjol dalam kutipan teks editorial di atas, dan apa tujuan penggunaan ciri tersebut?
a)
Kalimat perintah untuk memberikan tekanan emosional kepada pembaca.
b)
Kalimat retoris untuk menimbulkan efek humor dalam menyampaikan fakta.
c)
Kalimat kompleks dan pilihan kata evaluatif untuk menguatkan opini penulis.
d)
Kalimat pasif untuk memperhalus kritik terhadap masyarakat.
e)
Kata-kata teknis untuk menjelaskan proses pengolahan limbah secara ilmiah.
50.
Bacalah kutipan teks cerita sejarah berikut ini!
Pada masa pemerintahan Sultan Agung, Kesultanan Mataram mencapai puncak kejayaannya. Berbagai strategi politik dan militer dilakukan untuk memperluas wilayah kekuasaan. Peristiwa penting ini tercatat dalam berbagai sumber sejarah sebagai bentuk perjuangan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan kebudayaan.
Berdasarkan kutipan di atas, manakah ciri kebahasaan yang mencerminkan jenis teks cerita sejarah, dan bagaimana fungsinya dalam konteks teks?
a)
Penggunaan kata kerja mental untuk menggambarkan konflik batin tokoh utama.
b)
Pemakaian kata kerja imperatif untuk mengajak pembaca meneladani perjuangan.
c)
Penggunaan kata kerja material yang menunjukkan rangkaian peristiwa masa lalu.
d)
Kalimat tanya retoris untuk menarik perhatian terhadap fakta sejarah.
e)
Kalimat langsung yang menghidupkan suasana dialog tokoh sejaraH
100 %
