Worksheetsb. indonesia unsur intrinsik
Total questions: 45
Worksheet time: 33mins
Unsur intrinsik adalah ....
Unsur dalam sebuah cerita
Unsur luar sebuah cerita
Unsur samping sebuah cerita
Unsur depan sebuah cerita
Tema adalah ....
Alur dalam cerita
Karakter tokoh dalam cerita
Ide cerita, sebuah gagasan mengapa penulis menuliskan cerita
Judul dalam cerita
Amanat adalah ....
Pesan dalam cerita
Judul dalam cerita
Tokoh dalam cerita
Latar belakang dalam cerita
Tokoh/Penokohan adalah ....
Judul dalam cerita
Individu yang dibicarakan dalam cerita
Latar dari sebuah cerita
Alur dari sebuah cerita
Latar adalah ....
Keterangan tentang judul cerita
Keterangan tentang pesan yang terkandung dalam cerita
Keterangan tentang pelaku dalam cerita
Keterangan tentang lokasi dan waktu cerita
Alur/Plot adalah ....
Rangkaian peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir
Rangkaian pesan yang terkandung dalam cerita
Rangkaian tokoh dalam cerita
Rangkaian tempat dan waktu dalam cerita
Alur yang menceritakan kisah yang sedang terjadi sampai ke masa yang akan datang/masa depan disebut ...
Alur mundur
Alur maju
Alur depan
Alur belakang
Alur yang menceritakan kisah lampau/sudah terjadi hingga ke masa depan/yang sedang terjadi disebut ....
Alur mundur
Alur maju
Alur depan
Alur belakang
Alur yang menceritakan kisah dari masa depan hingga ke masa lampau dan kembali lagi dari masa lampau ke masa depan disebut ....
Alur mundur
Alur maju
Alur zig-zag/Alur maju-mundur
Alur depan-belakang
Watak/Perwatakan adalah ....
Judul dalam cerita
Latar belakang dalam cerita
Alur dalam cerita
Karakter atau sikap tokoh dalam cerita
Latar yang menyatakan lokasi dalam cerita disebut ....
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Latar maju
Latar yang menyatakan kapan terjadinya cerita disebut ....
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Latar maju
Latar yang menyatakan bagaiamana situasi dan kondisi dalam cerita ....
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Latar maju
Konflik adalah ....
Pesan dalam cerita
Rangkaian lokasi dan waktu dalam cerita
Penyelesaian masalah yang terjadi dalam cerita
Masalah yang terjadi dalam cerita
Sudut pandang tokoh adalah ....
Arah pandang seorang pengarang dalam menyampaikan cerita
Rangkaian lokasi dan tempat dalam cerita
Rangkai peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir
Ide pikiran atau gagasan pokok dalam cerita
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
sudut pandang orang pertama
sudut pandang orang kedua
sudut pandang orang jamak
sudut pandang orang tunggal
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
penakut
pemberani
ragu-ragu
tidak percaya diri
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. Dalam kehidupan ini kita akan mengalami berbagai kejadian yang menyenangkan.
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Jika sudut pandang orang ketiga penulis tidak terlibat dalam suatu karya sastra, sudut pandang orang pertama memakai subjek _______
kami
aku
dia
kita
Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.
Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. damai
B. ketakutan
C. sedih
D. sepi
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Gagasan atau ide yang mendasari suatu cerita disebut . . .
A. Tokoh
B. Tema
C. Setting
D. Alur
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Salah satu tokoh yang ada di dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
Putri Candra Galuh
Putri Candra Kirana
Patih Gajahmada
Prabu Siliwangi
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Sifat atau watak dari Putri Candra Kirana adalah ....
suka menabung, pekerja keras, rendah hati
sombong, iri, dan ingin menang sendiri
cantik, rajin, suka menolong dan baik hati
keras, pandai, licik
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh utama di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh pembantu atau pendukung di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Anto dan adiknya sedang berjalan-jalan di taman. Mereka menemukan dompet yang terjatuh. Di dalam dompet tersebut terdapat tanda pengenal. Ternyata, dompet tersebut milik Pak Budi, tetangga mereka. Anto dan adiknya segera mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya.
Sifat Anto pada cerita tersebut adalah ....
Jujur
Sombong
Iri hati
Suka berbohong
Saat menuliskan pendapat mengenai suatu cerita, kita harus menggunakan kalimat yang ....
berantakan
tidak teratur
terpadu
sopan dan santun
Di sebuah hutan, ada seekor kelinci yang terkenal mampu berlari sangat cepat. Namun, sayang, kemampuannya itu membuat dia menjadi sombong. Pada suatu hari, kura-kura, keong dan bekicot sedang bercakap-cakap. Tiba-tiba, kelinci datang menghampiri mereka dengan berlari sangat cepat. Debu yang beterbangan membuat tiga hewan tersebut batuk-batuk.
Latar tempat dari penggalan cerita di atas adalah ....
di dalam rumah
di sekolah
di sungai
di hutan
Di sebuah hutan, terdapat seekor serigala yang sedang lapar. Saat mencari makan, ia menemukan sarang burung puyuh. Di dalamnya terdapat 3 butir telur. "Hmm, telur ini sungguh lezat. Aku akan memakannya!" Gumam serigala. Setelah selesai, serigala itu pun pergi. Tak lama kemudian, burung puyuh kembali ke sarangnya dan kaget bahwa telurnya menghilang. Burung puyuh pun menangis sedih. Setelah itu, burung puyuh menceritakan kejadian tersebut kepada kancil.
Dari penggalan cerita diatas, yang termasuk tokoh antagonis adalah ....
serigala
burung puyuh
telur puyuh
kancil
Komang bersahabat dengan Devi. Mereka selalu saling menolong. Mereka sering belajar bersama. Meskipun bersahabat, mereka tidak pernah saling menyontek saat ulangan. mereka percaya pada kemampuan diri sendiri. Mereka dapat membedakan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik.
Tema dari penggalan cerita di atas adalah ....
kekeluargaan
saudara
persahabatan
pemerintahan
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita "Malin Kundang" adalah ....
persahabatan yang kuat dibangun dengan ketulusan
kita sebagai anak harus menghormati orang yang lebih tua dari kita
jangan suka mencuri
jangan sombong
Di pagi hari yang indah, terdengar kicauan burung yang saling bersahut-sahutan. Tak jauh dari tempat itu terlihat seseorang yang membawa cangkul dan bakulnya di tengah-tengah pematang sawah. Terlihat senyum gembira di wajahnya.
Latar waktu dari penggalan cerita di atas adalah ....
di sore hari
di malam hari
di pagi hari
di siang hari
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
taman
laut
sungai
Suatu hari ada kupu-kupu bersayap hitam yang terbang melintas. Tuvi dengan sombongnya mengejek kupu-kupu tersebut karena memiliki sayap hitam yang jelek. Kupu-kupu tersebut kemudian menangis, dia merasa sangat sedih dan malu. Bahkan dia tidak berani lagi terbang dan bermain di sekitar taman bunga.
Watak tokoh Tuvi adalah ....
pemberani
penyayang
sombong
pembohong
Pagi ini, ibu duduk termenung dan merasa sedih dengan kepergian Temon ke medan perang.
Latar suasana ditunjukkan pada kalimat ...
pagi itu
ibu duduk
Temon ke medan perang
ibu duduk termenung dan merasa sedih
Di sebuah desa hiduplah sepasang suami istri yang bekerja sebagai petani. Keduanya hidup tenteram dan bahagia. Suatu hari mereka menemukan seorang bayi di sawah kemudian diasuhnya dengan penuh kasih sayang. Bayi tersebut sekarang sudah besar. Dia diberi nama si Jebul.
Latar tempat cerita secara utuh adalah ...
desa
dusun
kota
hutan
6. Dalam pementasan drama di sekolah, kakak memerankan seseorang yang bersifat sombong, serakah, dan iri hati. Kakak memerankan tokoh
utama
tritagonis
protagonis
antagonis
10. Berdasarkan wataknya, seorang tokoh yang memerankan sifat – sifat baik dan terpuji disebut
antagonis
protagonis
tritagonis
pelengkap
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
A. penakut
B. pemberani
C. ragu-ragu
D. tidak percaya diri
Di kelas, tadi, Beningya sudah sibuk membayang-bayangkan gambar apakah kartu pos Mama kali ini? Hingga Bu Guru menegurnya karena terus-terusan melamun.
(Dikutip dari cerpen "Kartu Pos dari Surga)
Watak tokoh Beningya dalam kutipan cerpen tersebut adalah....
A. suka menghayal
B. cerdas
C. pemberani
D. peduli
