NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia 5
Total questions: 50
Worksheet time: 8hrs 20mins
Unsur intrinsik adalah . . .
unsur yang membangun cerita dari dalam
unsur yang membangun cerita dari luar
unsur yang mempengaruhi terbentuknya cerita
karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang
Gagasan atau ide yang mendasari suatu cerita disebut . . .
Tokoh
Tema
Setting
Alur
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
sudut pandang orang pertama
sudut pandang orang kedua
sudut pandang orang jamak
sudut pandang orang tunggal
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
penakut
pemberani
ragu-ragu
tidak percaya diri
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. Dalam kehidupan ini kita akan mengalami berbagai kejadian yang menyenangkan.
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah....
Sabrina merasa malu dengan temannya
Sabrina menganggap angin lalu terhadap cemoohan temannya
Alisa membujuk Sabrina agar masuk sekolah
Sabrina menuruti Alisa untuk masuk sekolah
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Jika sudut pandang orang ketiga penulis tidak terlibat dalam suatu karya sastra, sudut pandang orang pertama memakai subjek _______
kami
aku
dia
kita
Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.
Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. damai
B. ketakutan
C. sedih
D. sepi
pelaku dalam cerita adalah ...
Tokoh
amanat adalah ....
tokoh cerita
Sebuah pesan dalam cerita
ada berapa unsur intrinsik cerita ?
3
4
5
6
gagasan dalam cerita adalah....
alur
amanat
tema
tokoh
suasana cerita adalah...
latar
amanat
alur
tema
unsur intrinsik cerita adalah .....
Unsur intrinsik adalah unsur pembangun yang ada di dalam cerita.
Unsur intrinsik adalah unsur tambahan yang ada di dalam cerita.
Unsur intrinsik adalah unsur perusak yang ada di dalam cerita.
Unsur intrinsik adalah unsur kehidupan yang ada di dalam cerita.
Sentuhan Emas
Suatu hari hiduplah seorang lelaki serakah di sebuah kota kecil. Dia sangat kaya, dan dia mencintai emas dan semua hal mewah.
Suatu hari, dia kebetulan melihat peri. Rambut peri itu tersangkut di beberapa cabang pohon. Dia membantunya, tetapi tiba-tiba hatinya diliputi rasa serakah, dia menyadari bahwa dia memiliki kesempatan untuk menjadi lebih kaya dengan meminta permohonan balasan (dengan membantu si peri).
Peri itu berkata akan mengabulkan satu permohonannya.
Laki-laki itu berkata, “Saya ingin semua yang saya sentuh berubah menjadi emas.” Dan keinginannya dikabulkan oleh peri.
Pria serakah itu bergegas pulang untuk memberi tahu istri dan putrinya tentang keinginannya, sambil menyentuh batu dan kerikil dan menyaksikannya berubah menjadi emas. Begitu dia sampai di rumah, putrinya bergegas menyambutnya.
Begitu dia membungkuk untuk mengangkat hendak memeluk putrinya. Sang putripun berubah menjadi patung emas. Dia sangat bersedih dan mulai menangis serta mencoba untuk menghidupkan kembali putrinya.
Dia pun menyadari kebodohannya dan menghabiskan sisa hari-harinya mencari peri untuk membatalkan kemampuannya dan mengembalikan putri kesayangannya menjadi manusia kembali.
siapakah tokoh dalam cerita tersebut?
lelaki serakah dam peri
lelaki seraakah dan singa
lelaki serakah dan tikus
lelaki serakah dan kerikil
rangkaian kejadian dalam cerita disebut ....
alur
tokoh
penokohan
amanat
watak atau sifatnya pelaku adalah ....
tokoh
penokohan
alur
amanat
tokoh baik dalam cerita disebut ....
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Salah satu tokoh yang ada di dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
Putri Candra Galuh
Putri Candra Kirana
Patih Gajahmada
Prabu Siliwangi
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh utama di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh pembantu atau pendukung di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Anto dan adiknya sedang berjalan-jalan di taman. Mereka menemukan dompet yang terjatuh. Di dalam dompet tersebut terdapat tanda pengenal. Ternyata, dompet tersebut milik Pak Budi, tetangga mereka. Anto dan adiknya segera mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya.
Sifat Anto pada cerita tersebut adalah ....
Jujur
Sombong
Iri hati
Suka berbohong
Di sebuah hutan, ada seekor kelinci yang terkenal mampu berlari sangat cepat. Namun, sayang, kemampuannya itu membuat dia menjadi sombong. Pada suatu hari, kura-kura, keong dan bekicot sedang bercakap-cakap. Tiba-tiba, kelinci datang menghampiri mereka dengan berlari sangat cepat. Debu yang beterbangan membuat tiga hewan tersebut batuk-batuk.
Latar tempat dari penggalan cerita di atas adalah ....
di dalam rumah
di sekolah
di sungai
di hutan
Di sebuah hutan, terdapat seekor serigala yang sedang lapar. Saat mencari makan, ia menemukan sarang burung puyuh. Di dalamnya terdapat 3 butir telur. "Hmm, telur ini sungguh lezat. Aku akan memakannya!" Gumam serigala. Setelah selesai, serigala itu pun pergi. Tak lama kemudian, burung puyuh kembali ke sarangnya dan kaget bahwa telurnya menghilang. Burung puyuh pun menangis sedih. Setelah itu, burung puyuh menceritakan kejadian tersebut kepada kancil.
Dari penggalan cerita diatas, yang termasuk tokoh antagonis adalah ....
serigala
burung puyuh
telur puyuh
kancil
Komang bersahabat dengan Devi. Mereka selalu saling menolong. Mereka sering belajar bersama. Meskipun bersahabat, mereka tidak pernah saling menyontek saat ulangan. mereka percaya pada kemampuan diri sendiri. Mereka dapat membedakan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik.
Tema dari penggalan cerita di atas adalah ....
kekeluargaan
saudara
persahabatan
pemerintahan
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita "Malin Kundang" adalah ....
persahabatan yang kuat dibangun dengan ketulusan
kita sebagai anak harus menghormati orang yang lebih tua dari kita
jangan suka mencuri
jangan sombong
Di pagi hari yang indah, terdengar kicauan burung yang saling bersahut-sahutan. Tak jauh dari tempat itu terlihat seseorang yang membawa cangkul dan bakulnya di tengah-tengah pematang sawah. Terlihat senyum gembira di wajahnya.
Latar waktu dari penggalan cerita di atas adalah ....
di sore hari
di malam hari
di pagi hari
di siang hari
Suatu hari ada kupu-kupu bersayap hitam yang terbang melintas. Tuvi dengan sombongnya mengejek kupu-kupu tersebut karena memiliki sayap hitam yang jelek. Kupu-kupu tersebut kemudian menangis, dia merasa sangat sedih dan malu. Bahkan dia tidak berani lagi terbang dan bermain di sekitar taman bunga.
Watak tokoh Tuvi adalah ....
pemberani
penyayang
sombong
pembohong
"Aduh, sakit!" Suara Kelinci Kecil menggelegar di sudut kebun Pak Rusa. Wajahnya tampak seputih kapas dan titik-titik air mulai membanjiri matanya. Ia terduduk di tanah sambil memegangi kakinya. Burung Pipit, yang sedang bertengger di dahan pohon dekat kebun itu, segera terbang menghampirinya."
Tokoh yang terdapat pada cerita tersebut adalah ...
Kelinci dan Pak Rusa
Kelinci dan burung pipit
Pak Rusa dan burung pipit
Pak rusa dan pohon
Jujur Itu Hebat
Suatu hari Burhan hendak pulang sekolah menuju rumah. Di perjalanan ia bertemu dengan orang tua yang buta.
Burhan merasa kasihan dan ingin sekali menolong. Namun, ia juga harus segera pulang karena hari mulai gelap. Akhirnya Burhan memutuskan untuk tetap membantu orang tua buta itu. Ia menuntunnya hingga ke tempat tujuan.
Burhan lalu pamit dan bergegas pulang setelah mengantarkan orang tua buta itu dengan selamat. Sampai di rumah, ibu bertanya mengapa ia pulang terlambat. Burhan pun menceritakan semuanya dengan jujur. Berkat kejujurannya, ibu mengaku bangga.
Watak Burhan dalam cerita tersebut adalah ....
jujur, penolong
jujur, malas
jujur, pelupa
jujur, acuh
Suatu hari ada kupu-kupu bersayap hitam yang terbang melintas. Tuvi dengan sombongnya mengejek kupu-kupu tersebut karena memiliki sayap hitam yang jelek. Kupu-kupu tersebut kemudian menangis, dia merasa sangat sedih dan malu. Bahkan dia tidak berani lagi terbang dan bermain di sekitar taman bunga.
Watak tokoh Tuvi adalah ....
pemberani
penyayang
sombong
pembohong
Di sebuah hutan, terdapat seekor serigala yang sedang lapar. Saat mencari makan, ia menemukan sarang burung puyuh. Di dalamnya terdapat 3 butir telur. "Hmm, telur ini sungguh lezat. Aku akan memakannya!" Gumam serigala. Setelah selesai, serigala itu pun pergi. Tak lama kemudian, burung puyuh kembali ke sarangnya dan kaget bahwa telurnya menghilang. Burung puyuh pun menangis sedih. Setelah itu, burung puyuh menceritakan kejadian tersebut kepada kancil.
Dari penggalan cerita diatas, yang termasuk tokoh antagonis adalah ....
serigala
burung puyuh
telur puyuh
kancil
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. Dalam kehidupan ini kita akan mengalami berbagai kejadian yang menyenangkan.
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
"Sebentar Nak, sebentar lagi. Lihat, langit sudah mulai memerah. Itu pertanda matahari mau tenggelam dan magrib tiba. Kau sudah mulai lapar?”
Latar waktu pada penggalan cerpen di atas adalah ….
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
Judul cerita yang tepat adalah ....
Kancil dan Buaya
Kelinci dan Buaya
Buaya dan Harimau
Kancil dan Harimau
Dahulu kala, ada seorang murid panah yang sangat berbakat. Walaupun ia baru belajar panahan selama satu tahun, ia sudah sangat pandai memanah. Ia pun dengan bangga, sering berkata bahwa dialah pemanah terhebat di seluruh dunia dan tidak ada yang bisa mengalahkannya.
Watak tokoh dalam cerita di atas adalah .....
baik hati
ramah
sombong
rendah hati
(1) Betapa gembiranya Ardi. (2) Saat pulang sekolah ia mendapat tawaran dari pamannya Abdurrahman untuk sekolah di Jakarta. (3) Bagaimanapun di Jakarta harus berjuang . (4) Jakarta adalah kota besar, yang selama ini ia impikan untuk bisa melihat dan tinggal di Jakarta.
Bukti bahwa latar waktu kutipan tersebut pada siang hari ditunjukan pada nomor. ….
4
2
3
1
Karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang disebut ....
cerita nyata
makalah
proposal
cerita fiksi
Tokoh Bawang Putih pada cerita "Bawang Merah Bawang Putih" merupakan tokoh...
antagonis
protagonis
figuran
tritagonis
Cerita "Malin Kundang" mengandung pesan moral ....
surga ada di telapak kaki ibu
perhatikan keinginan orang tua
jangan menyakiti hati orang tua
tidak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya
Penyayang, santun, dan pemberani adalah beberapa contoh watak yang umumnya dimiliki oleh tokoh ....
antagonis
protagonis
figuran
tritagonis
Apa yang dimaksud dengan fiksi?
Kenyataan
Ilmiah
Bersifat Denotatif
Khayalan
Teks yang dibuat berdasarkan kenyataan tanpa mengada - ngada di sebut . . .
teks fiksi
teks non fiksi
legenda
biografi
Buku nonfiksi dibuat berdasarkan...., realita, atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Opini
Pendapat
Pandangan orang
Fakta
