Worksheetskode 6
Total questions: 11
Worksheet time: 6mins
Name
Class
Date
1.
اِنَّ الْمُنفِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ ۚ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَى يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللّٰهَ إِلَّا قَلِيلًاterjemahkan ayat berikut
(a)
2.
وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ ٱللَّهُ ۖ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلْمَـٰكِرِينَ(QS. Al-Anfāl: 30)Dalam surah Al-Anfal ayat 30, Nabi Muhammad ﷺ diingatkan oleh Allah tentang satu nikmat besar yang patut disyukuri.yang dimaksud sebagaimana bunyi ayat ini
a)
Allah menyelamatkan beliau dari upaya jahat orang-orang kafir Mekah berupa penangkapan, pembunuhan, atau pengusiran dari kota Mekah.
b)
Allah memberikan harta yang berlimpah kepada kaum muslimin sejak awal dakwah.
c)
Allah Swt. mematahkan semua upaya tipu daya mereka.
d)
Allah menurunkan makanan dari langit setiap hari kepada kaum muslimin
e)
Allah menjadikan seluruh kabilah Arab langsung beriman tanpa perlawanan
3.
فَاِنْ كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ الثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُمْ مِّنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوْصُوْنَ بِهَآ اَوْ دَيْنٍ …….. (QS. An-Nisā’12): Jelaskan ketentuan fiqh yang terdapat pada ayat di atas
a)
Ketentuan pembagian harta warisan yaitu para isteri memperoleh seperdelapan dari harta waris jika suami yang wafat memiliki anak, setelah ditunaikan wasiat dan dibayarkan utang-utangnya.
b)
Para isteri memperoleh seluruh harta warisan apabila suami meninggalkan anak
c)
Para isteri memperoleh setengah harta warisan jika suami memiliki anak
d)
Para isteri tidak mendapatkan bagian harta warisan sama sekali jika suami meninggal.
e)
Para isteri memperoleh seperenam dari harta warisan apabila suami memiliki anak
4.
Apa saja jenis idghām mutajānisain yang tergolong idghām kāmil?
a)
Idghām ra’ terhadap lam, shin terhadap sin, dan dhad terhadap tha’.
b)
Idghām mim terhadap mim, nun terhadap ya’, dan lam terhadap lam.
c)
Idghām fa’ terhadap qaf, kaf terhadap ghain, dan ha’ terhadap kha’
d)
Idghām nun terhadap ra’, lam terhadap ra’, dan ba’ terhadap mim
e)
Idghām dal terhadap ta’, ta’ terhadap dal, ta’ terhadap tha’, dzal terhadap zha’, dan tsa’ terhadap dzal
5.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan cara al-Munawalah dalam proses transformasi periwayatan hadits (Tahammul wa al-Ada)?
a)
Periwayatan hadits secara mendengar langsung dari guru tanpa menulis.
b)
Periwayatan hadits dengan membaca kitab hadits sendiri tanpa guru.
c)
Periwayatan hadits dengan cara guru memberikan kitab hadits kepada murid sambil berkata, “Ini hadits telah saya dengar” atau “Ini hadits yang telah saya riwayatkan”.
d)
Periwayatan hadits dengan menyalin hadits dari buku-buku lama tanpa verifikasi guru.
e)
Periwayatan hadits melalui ceramah umum di masjid tanpa menyebut sanad.
6.
Terkait turunnya al-Qur’an,Apa pemahaman yang diambil dariayat berikut:وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةًۛ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا
a)
Al-Qur’an seharusnya diturunkan sekaligus, karena orang kafir mempertanyakan turunnya secara berangsur.
b)
Sanggahan atas protes orang-orang kafir terhadap al-Qur’an yang diturunkan secara berangsur-angsur.
c)
Al-Qur’an diturunkan secara berangsur untuk menenangkan hati Nabi dan menegaskan kebenaran wahyu.
d)
Al-Qur’an diturunkan berangsur sebagai cara agar umat Islam lebih mudah memahami dan menghafal.
e)
Ayat ini menekankan bahwa orang kafir tidak akan puas, meskipun al-Qur’an diturunkan sekaligus.
7.
Please mention the ayah of the Holy Qur’an for the following translation:Are you a more difficult creation or is the heaven? Allah constructed it.
a)
أَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ ۚ بَنَاهَا (Surah An-Nazi‘at 79:27)
b)
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ (Surah Al-Anbiya 21:30)
c)
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ (Surah Al-Furqan 25:59)
d)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ (Surah Al-A’raf 7:54)
e)
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ (Surah Al-Fil 105:1)
8.
أَبُو ٱلْبَشَرِ آدَمُ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ، وَشَيْخُ ٱلْمُرْسَلِينَ نُوحٌ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ، فَمَنْ هُوَ أَبُو ٱلْأَنْبِيَاءِ؟
a)
مُوسَى عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ
b)
عِيسَى عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ
c)
إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ
d)
يُوسُفُ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ
e)
مُحَمَّد ﷺ
9.
Abu al-Bashar (Bapa manusia) adalah Adam ‘alayhi as-salām, dan Syaikh al-Mursalin (Pemimpin para rasul) adalah Nuh ‘alayhi as-salām, maka siapakah Abu al-Anbiya (Bapa para nabi)?
a)
Musa ‘alayhi as-salām
b)
Isa ‘alayhi as-salām
c)
Ibrahim ‘alayhi as-salām
d)
Yusuf ‘alayhi as-salām
e)
Muhammad ﷺ
10.
Selain Mukhalafah lil hawadits, sebutkan sifat wajib bagi Allah yang diisyaratkan pada ayat berikut dan apa indikasinya: لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلدْۙ (Surah Al-Ikhlas 112:3)
a)
Mukhalafah lil hawadits: tidak melahirkan seperti makhluk-Nya
b)
Wahdaniyah: Allah itu esa, tidak ada sekutu bagi-Nya
c)
Qiyam bi Nafsihi: Allah berdiri/mengurus diri-Nya sendiri tanpa bantuan
d)
Qidam: wujud Allah tidak dilahirkan / tidak ada permulaan
e)
Baqa’: Allah kekal selamanya, tidak pernah ada permulaan atau akhir
11.
Berkenaan dengan siapa dan peristiwa apa yang terkait dengan ayat berikut:قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ (Shad: 53)
a)
Nabi Dawud ‘alayhi as-salām, memohon kekuasaan dan kerajaan atas Bani Israil.
b)
Nabi Sulaiman ‘alayhi as-salām, beliau berdoa agar diampuni Allah dan dianugerahi kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahnya
c)
Nabi Muhammad ﷺ, memohon keberkahan dan petunjuk bagi umatnya.
d)
Nabi Yusuf ‘alayhi as-salām, memohon agar diberikan kemampuan menafsirkan mimpi.
e)
Nabi Musa ‘alayhi as-salām, memohon kekuatan untuk menghadapi Fir’aun.
100 %
