wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Jenis Konstruksi&lapisan Jalan, alinyemen

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Dalam perencanaan jalan raya, pemilihan jenis konstruksi jalan sering dipengaruhi oleh faktor lalu lintas dan kondisi tanah dasar. Jika pada suatu wilayah tanah dasarnya sangat lunak dan beban lalu lintas tinggi, konstruksi jalan yang paling sesuai adalah …

a)

Jalan tanah yang dipadatkan

b)

Jalan kerikil dengan lapisan tipis

c)

Perkerasan lentur dengan lapisan pondasi tebal

d)

Perkerasan kaku dengan pelat beton bertulang

e)

Jalan paving blok dengan pasir urug tipis

2.

Seorang perencana jalan menghadapi kondisi jalan eksisting dengan seringnya retak kulit buaya pada lapisan permukaan. Solusi rekonstruksi yang paling tepat adalah …

a)

Melapisi ulang dengan aspal tipis

b)

Mengganti lapisan aus saja

c)

Menguatkan lapisan pondasi bawah dan mengganti lapisan permukaan

d)

Menambahkan lapisan tanah dasar baru di atas

e)

Mengaspal ulang seluruh jalan tanpa perbaikan pondasi

3.

Jika suatu ruas jalan memiliki alinyemen horizontal berupa tikungan tajam, maka aspek keselamatan pengguna jalan dapat ditingkatkan dengan …

a)

Menambah marka jalan saja

b)

Mengurangi superelevasi

c)

Memperlebar bahu jalan dan menambah superelevasi

d)

Memperbanyak pohon di tikungan

e)

Membuat jalan menjadi lebih sempit agar pengendara lambat

4.

Perbedaan mendasar antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku adalah …

a)

Perkerasan lentur menyalurkan beban ke tanah dasar secara menyebar, sedangkan perkerasan kaku menyalurkannya melalui pelat beton

b)

Perkerasan lentur hanya digunakan untuk jalan pedesaan, sedangkan perkerasan kaku hanya untuk jalan tol

c)

Perkerasan kaku tidak membutuhkan pondasi bawah, sedangkan perkerasan lentur selalu membutuhkan

d)

Perkerasan lentur lebih murah dalam jangka panjang dibandingkan perkerasan kaku

e)

Perkerasan kaku selalu lebih cepat dibangun dibandingkan perkerasan lentur

5.

Sebuah jalan memiliki alinyemen vertikal dengan tanjakan panjang lebih dari 5 km dan kemiringan 10%. Dampak yang paling berisiko adalah …

a)

Kendaraan akan lebih hemat bahan bakar

b)

Kendaraan berat mengalami overheating dan rem blong saat turunan

c)

Kendaraan ringan lebih cepat sampai tujuan

d)

Superelevasi tidak diperlukan

e)

Jalan menjadi lebih murah dibangun

6.

Dalam desain perkerasan, keberadaan lapisan pondasi bawah (subbase course) memiliki fungsi utama …

a)

Sebagai lapisan aus untuk kontak dengan roda kendaraan

b)

Melindungi tanah dasar dan menyebarkan beban

c)

Mengganti fungsi lapisan pondasi atas

d)

Hanya berfungsi untuk estetika jalan

e)

Tidak memiliki peran signifikan dalam perkerasan

7.

Jika superelevasi pada tikungan jalan tidak cukup, maka risiko yang paling besar adalah …

a)

Kendaraan melaju lebih hemat bahan bakar

b)

Kendaraan dapat tergelincir keluar jalur

c)

Jalan lebih nyaman dilewati

d)

Kendaraan lebih stabil pada tikungan

e)

Lalu lintas menjadi lebih cepat

8.

Mengapa kombinasi alinyemen horizontal dan vertikal harus direncanakan secara hati-hati?

a)

Agar biaya pembangunan lebih murah

b)

Agar jalan tidak perlu perawatan

c)

Agar pergerakan kendaraan aman dan nyaman sesuai standar geometrik

d)

Agar desain jalan lebih menarik secara estetika

e)

Agar jalan hanya bisa dilewati kendaraan kecil

9.

Jika pada suatu ruas jalan ditemukan kerusakan berupa rutting (alur ban yang dalam), maka kemungkinan besar permasalahan ada pada …

a)

Lapisan aus terlalu keras

b)

Lapisan pondasi bawah terlalu tipis

c)

Lapisan permukaan terlalu halus

d)

Tanah dasar terlalu stabil

e)

Bahu jalan terlalu lebar

10.

Lapisan aus pada perkerasan lentur harus dirancang dengan baik karena …

a)

Berfungsi sebagai hiasan jalan

b)

Hanya untuk menahan beban lalu lintas

c)

Dapat diganti kapan saja tanpa biaya

d)

Tidak memengaruhi umur jalan

e)

Berperan sebagai lapisan kedap air dan menerima beban kendaraan langsung

11.

Pada perencanaan jembatan yang terhubung dengan jalan raya, alinyemen vertikal harus diperhatikan agar …

a)

Jembatan lebih pendek

b)

Pemandangan lebih indah

c)

Peralihan dari jalan ke jembatan tidak menimbulkan guncangan

d)

Biaya pembangunan lebih mahal

e)

Jembatan lebih tinggi dari permukaan jalan

12.

Jika lalu lintas berat meningkat setiap tahun, maka jenis konstruksi jalan yang lebih ekonomis dalam jangka panjang adalah …

a)

Jalan kerikil

b)

Perkerasan tanah

c)

Perkerasan lentur tipis

d)

Perkerasan kaku

e)

Jalan paving blok

13.

Sebuah jalan baru direncanakan pada tanah gambut dengan CBR rendah. Solusi konstruksi yang tepat adalah …

a)

Membiarkan kondisi alami tanpa perbaikan

b)

Menggunakan perkerasan kaku atau perkuatan geotekstil

c)

Menambahkan lapisan aus lebih tebal

d)

Menjadikan jalan tanah dengan pemadatan sederhana

e)

Mengurangi jumlah kendaraan berat

14.

Jenis konstruksi jalan yang menggunakan lapisan beton semen disebut …

a)

Perkerasan lentur

b)

Perkerasan kaku

c)

Perkerasan tanah

d)

Perkerasan makadam

e)

Perkerasan aspal tipis

15.

Lapisan teratas pada perkerasan lentur adalah …

a)

Lapisan pondasi bawah

b)

Lapisan aus

c)

Lapisan pondasi atas

d)

Tanah dasar

e)

Lapisan fondasi tanah semen

16.

Superelevasi pada tikungan jalan berfungsi untuk …

a)

Mengurangi gaya sentrifugal kendaraan

b)

Memperkuat lapisan pondasi bawah

c)

Memperindah tampilan jalan

d)

Mengurangi biaya perawatan

e)

Mengurangi beban sumbu kendaraan

17.

Alinyemen horizontal dalam perencanaan jalan berkaitan dengan …

a)

Kemiringan jalan

b)

Tikungan, garis lurus, dan transisi

c)

Tanjakan dan turunan

d)

Jenis perkerasan jalan

e)

Drainase jalan

18.

Tanah dasar (subgrade) adalah …

a)

Lapisan beton bertulang

b)

Lapisan tanah asli atau timbunan yang dipadatkan sebagai dasar perkerasan

c)

Lapisan pondasi bawah

d)

 Lapisan pelindung aspal

19.

Alinyemen vertikal mengatur …

a)

Tikungan

b)

Marka jalan

c)

Tanjakan dan turunan

d)

Jenis perkerasan

e)

Superelevasi

20.

Lapisan pondasi atas (base course) umumnya terbuat dari …

a)

Aspal murni

b)

Beton bertulang

c)

Agregat bergradasi baik

d)

Pasir halus

e)

Tanah liat

21.

Jenis jalan yang umum digunakan untuk menahan lalu lintas berat adalah …

a)

Jalan kerikil

b)

Jalan tanah

c)

Perkerasan kaku

d)

Perkerasan lentur tipis

e)

Jalan setapak

22.

Fungsi lapisan pondasi bawah adalah …

a)

Sebagai lapisan aus

b)

Sebagai penyebar beban dan pelindung tanah dasar

c)

Sebagai pelapis estetika

d)

Sebagai pelapis sementara

e)

Sebagai lapisan paling atas

23.

Dalam perkerasan lentur, lapisan yang langsung bersentuhan dengan roda kendaraan adalah …

a)

Tanah dasar

b)

Lapisan pondasi atas

c)

Lapisan aus

d)

Lapisan pondasi bawah

e)

Lapisan pondasi tanah semen

24.

Superelevasi dinyatakan dalam bentuk …

a)

Derajat kelengkungan

b)

Tinggi badan jalan per satuan lebar

c)

Persen kemiringan melintang jalan

d)

Gradasi agregat

e)

Tebal lapisan aus

25.

Salah satu contoh kerusakan jalan akibat beban berlebih adalah …

a)

Tanah longsor

b)

Retak kulit buaya

c)

Erosi saluran drainase

d)

Rambu jalan hilang

e)

Marka jalan pudar