WorksheetsQuizz: Teknik Finishing Furnitur
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Tujuan utama dari proses finishing pada produk kayu adalah ...
Menambah berat kayu
Melindungi dan memperindah permukaan kayu
Mengurangi kadar air kayu
Mengubah bentuk kayu
Menambah pori kayu
Teknik finishing dengan oles biasanya menggunakan bahan ...
Melamin
Polyurethane
Politur atau wood stain
Nitrocellulose lacquer
Cat duco
Teknik finishing semprot dilakukan menggunakan alat ...
Roller
Kuas
Spray gun
Lap kain
Pisau dempul
Tujuan pemberian dempul pori sebelum finishing adalah ...
Menutupi cacat warna
Menutup pori-pori kayu
Mengurangi kadar minyak kayu
Mencegah jamur
Mengkilapkan permukaan
Urutan yang benar dalam proses finishing kayu secara umum adalah ...
Dempul – amplas – sealer – top coat
Amplas – dempul – sealer – top coat
Sealer – dempul – top coat – amplas
Top coat – dempul – sealer – amplas
Amplas – sealer – top coat – dempul
Jenis bahan finishing yang sering digunakan untuk teknik oles adalah ...
Shellac (politur)
Melamin
NC Lacquer
PU (Polyurethane)
Epoxy
Finishing semprot lebih disukai karena ...
(a)
Salah satu kelemahan teknik oles adalah ...
Tidak bisa digunakan di semua jenis kayu
Permukaan cepat retak
Hasil tidak rata bila teknik kurang baik
Membutuhkan ruang semprot
Warna tidak dapat disesuaikan
Lapisan sealer berfungsi untuk ...
Menambah kilap
Melindungi dari goresan
Menutup pori dan mempersiapkan permukaan sebelum top coat
Memberi warna
Menurunkan kelembapan
Hasil finishing yang glossy diperoleh dari penggunaan ...
Dempul
Wood stain
Top coat
Sanding sealer
Bleaching agent
Alat utama pada proses finishing semprot adalah ...
Compressor dan spray gun
Roller dan kuas
Sikat kawat
Gerinda tangan
Pisau palet
Jenis amplas yang umum digunakan untuk tahap akhir finishing adalah ...
No. 60-80
No. 100-120
No. 180-220
No. 320-400
No. 40-60
Agar hasil semprotan halus dan rata, posisi spray gun terhadap permukaan kayu sebaiknya ...
Terlalu dekat ±5 cm
±15-20 cm dengan gerakan konstan
Lebih dari 50 cm
30 cm dengan gerakan memutar
30 cm dengan derakan konstan
Dalam teknik oles, gerakan pengolesan sebaiknya dilakukan ...
Berlawanan arah serat kayu
Searah serat kayu
Melingkar
Menyilang
Tidak beraturan
Jenis hasil finishing natural transparan menunjukkan ...
Warna kayu tertutup cat
Serat kayu masih terlihat jelas
Kayu diberi warna solid
Kayu ditutup melamin putih
Permukaan bertekstur kasar
Kesalahan umum pada teknik semprot adalah ...
Permukaan mengelupas karena terlalu banyak amplas
Lapisan meleleh karena semprotan terlalu basah
Warna terlalu muda
Permukaan terlalu kering
Serat tidak terlihat
Tujuan pengamplasan di antara lapisan finishing adalah ...
Menghilangkan lapisan lama
Membuka pori kayu
Meratakan dan memperkuat daya rekat lapisan berikutnya
Mengurangi kadar cat
Membuat warna memudar
Jika hasil semprotan terlihat "kulit jeruk", penyebabnya kemungkinan karena ...
Tekanan udara terlalu tinggi atau bahan terlalu kental
Bahan terlalu encer
Semprotan terlalu dekat
Kayu terlalu kasar
Lapisan terlalu tipis
Faktor keselamatan penting dalam finishing semprot adalah ...
Menyemprot di ruang tertutup tanpa ventilasi
Menggunakan masker, sarung tangan, dan ventilasi cukup
Menghindari pencampuran bahan
Tidak memakai pelindung
Menggunakan cat tanpa pengadukan
Hasil finishing yang baik ditandai oleh ...
Warna tidak rata dan menebal
Permukaan halus, rata, dan seragam
Lapisan menebal di tepi
Cat cepat mengelupas
Warna tidak sesuai desain
