wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz G8-Short Movie

Total questions: 59

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan tahap preproduction dalam pembuatan film?
a)
Tahap syuting
b)
Tahap editing
c)
Tahap awal sebelum syuting dimulai
d)
Tahap promosi film
2.
Berikut ini yang bukan termasuk tujuan preproduction adalah...
a)
Menentukan ide cerita
b)
Menyusun rencana produksi
c)
Mengurangi kesalahan saat syuting
d)
Menyelesaikan editing film
3.
Sumber ide cerita dapat berasal dari hal berikut, kecuali...
a)
Pengalaman pribadi
b)
Isu sosial
c)
Hasil editing
d)
Imajinasi
4.
Apa yang dimaksud dengan premis dalam pengembangan konsep film?
a)
Ringkasan cerita dalam 1 kalimat
b)
Daftar karakter
c)
Latar belakang setting
d)
Alur cerita lengkap
5.
Unsur yang menggambarkan pesan utama film disebut...
a)
Genre
b)
Tema
c)
Premis
d)
Setting
6.
Tahapan penulisan naskah yang merupakan uraian cerita lebih detail dari awal hingga akhir disebut...
a)
Sinopsis
b)
Treatment
c)
Outline
d)
Script
7.
Pada struktur cerita 3 babak, klimaks cerita terjadi pada babak...
a)
I (Awal)
b)
II (Tengah)
c)
III (Akhir)
d)
Semua babak
8.
Berikut yang termasuk genre film adalah...
a)
Tema
b)
Premis
c)
Drama
d)
Setting
9.
Sinopsis biasanya ditulis dalam bentuk...
a)
1–2 paragraf
b)
10 halaman
c)
Satu kalimat
d)
Daftar poin
10.
Apa fungsi dari setting dalam sebuah film?
a)
Menentukan tema
b)
Menunjukkan tempat dan waktu cerita
c)
Menyusun premis
d)
Menentukan genre
11.
Apa tujuan penggunaan sudut pengambilan gambar dalam film?
a)
Hanya untuk estetika
b)
Menyampaikan emosi dan pesan cerita
c)
Mengurangi biaya produksi
d)
Memperpendek waktu syuting
12.
Shot di mana kamera sejajar dengan mata subjek disebut...
a)
High Angle
b)
Low Angle
c)
Eye Level
d)
Dutch Angle
13.
Sudut pengambilan gambar yang membuat subjek terlihat kecil dan lemah adalah...
a)
Low Angle
b)
High Angle
c)
Bird’s Eye View
d)
Worm’s Eye View
14.
Shot yang diambil dari atas dengan sudut 90 derajat disebut...
a)
Worm’s Eye View
b)
Dutch Angle
c)
Bird’s Eye View
d)
Over the Shoulder
15.
Sudut kamera yang digunakan untuk memberi kesan kuat dan dominan pada subjek adalah...
a)
High Angle
b)
Low Angle
c)
Eye Level
d)
Dutch Angle
16.
Shot yang menunjukkan pandangan dari mata karakter disebut...
a)
OTS
b)
POV
c)
Dutch Angle
d)
Bird’s Eye View
17.
Over the Shoulder Shot (OTS) biasanya digunakan untuk...
a)
Adegan aksi
b)
Adegan dialog
c)
Adegan horor
d)
Adegan klimaks
18.
Dutch Angle digunakan untuk menciptakan kesan...
a)
Stabil dan tenang
b)
Natural dan netral
c)
Tegang dan kacau
d)
Romantis dan lembut
19.
Apa efek dari Worm’s Eye View?
a)
Subjek terlihat kecil
b)
Subjek terlihat besar dan mengintimidasi
c)
Subjek terlihat biasa saja
d)
Subjek terlihat jauh
20.
Apa yang harus dipertimbangkan saat memilih sudut kamera?
a)
Hanya kesan estetika
b)
Hanya kemudahan syuting
c)
Pesan cerita dan emosi yang ingin disampaikan
d)
Harga kamera yang digunakan
21.
Jika sebuah film penuh dengan long take, bagaimana dampaknya terhadap tempo cerita?
a)
Membuat penonton merasa cepat dan tegang
b)
Membuat penonton merasa terhanyut dan realistis
c)
Membuat penonton bingung dengan alur cerita
d)
Membuat penonton sulit memahami ekspresi tokoh
22.
Jika adegan perkelahian dibuat dengan short take yang cepat, apa efek psikologis bagi penonton?
a)
Adegan terasa lambat dan mendalam
b)
Menimbulkan rasa tegang dan mendebarkan
c)
Membuat penonton kehilangan fokus
d)
Menekankan latar daripada aksi
23.
Jika sebuah sequence terlalu panjang tanpa variasi, dampaknya adalah...
a)
Membuat cerita lebih jelas
b)
Menurunkan perhatian penonton
c)
Meningkatkan emosi penonton
d)
Menekankan karakter utama
24.
Apa perbedaan utama antara sequence dan scene?
a)
Sequence lebih panjang daripada scene
b)
Scene bisa terdiri dari beberapa sequence
c)
Sequence hanya berisi dialog
d)
Scene selalu berdurasi pendek
25.
Jika sutradara ingin menampilkan seorang tokoh tampak rentan di tengah padang pasir luas, shot terbaik adalah...
a)
Medium Shot
b)
Extreme Long Shot
c)
Close-Up
d)
Eye Level
26.
Seorang siswa memilih extreme close-up untuk menampilkan keringat di dahi tokoh. Apa tujuan utamanya?
a)
Menunjukkan latar belakang tempat
b)
Menekankan detail emosi atau kondisi fisik
c)
Membuat tokoh tampak besar dan berkuasa
d)
Menunjukkan hubungan antar tokoh
27.
Apa dampak penggunaan high angle pada tokoh anak kecil yang sedang menangis?
a)
Membuat anak terlihat berani
b)
Membuat anak terlihat lemah dan rapuh
c)
Membuat anak terlihat dominan
d)
Membuat adegan terasa netral
28.
Jika sebuah adegan percintaan hanya menggunakan eye level shot, apa kelebihan dan kekurangannya?
a)
Natural, tetapi kurang dramatis
b)
Dramatis, tetapi sulit dipahami
c)
Menegangkan, tetapi kurang natural
d)
Membingungkan, tetapi unik
29.
Jika sutradara ingin menampilkan kekacauan kota setelah kerusuhan, sudut kamera yang paling tepat adalah...
a)
Dutch Tilt
b)
Eye Level
c)
High Angle
d)
Over the Shoulder
30.
Jika bird’s eye view digunakan pada pembukaan film, apa efek yang ditimbulkan?
a)
Memberi kesan intim
b)
Memberi gambaran luas situasi dan lokasi
c)
Membuat tokoh tampak berwibawa
d)
Menekankan ekspresi wajah
31.
Jika sebuah adegan menggunakan panning, apa tujuan paling tepat?
a)
Menekankan detail kecil
b)
Menunjukkan suasana atau latar yang luas
c)
Membuat tokoh tampak kuat
d)
Memberi kesan ketegangan
32.
Seorang siswa menulis adegan kamera mengikuti tokoh berlari di lorong. Gerakan kamera yang paling sesuai adalah...
a)
Zoom
b)
Tilt
c)
Tracking Shot
d)
Extreme Close-Up
33.
Jika lighting terlalu redup di adegan romantis, dampak yang muncul adalah...
a)
Suasana jadi misterius, bukan hangat
b)
Penonton lebih fokus pada dialog
c)
Membuat karakter tampak lebih jelas
d)
Menunjukkan kebahagiaan tokoh
34.
Apa perbedaan utama antara High Key Lighting dan Low Key Lighting?
a)
High Key untuk ketegangan, Low Key untuk bahagia
b)
High Key cerah dan ringan, Low Key gelap dan penuh misteri
c)
High Key untuk aksi, Low Key untuk dokumenter
d)
High Key hanya untuk siang hari, Low Key hanya malam
35.
Jika editing dibuat dengan tempo cepat, efek yang ditimbulkan adalah...
a)
Menenangkan
b)
Mendebarkan
c)
Membosankan
d)
Membuat penonton bingung
36.
Apa tujuan penggunaan teknik dissolve dalam editing?
a)
Menyembunyikan detail
b)
Menyambungkan adegan secara halus
c)
Menekankan perbedaan drastis
d)
Menampilkan kejutan mendadak
37.
Jika sebuah film ingin menampilkan dua kejadian berlangsung bersamaan di lokasi berbeda, teknik editing yang tepat adalah...
a)
Cut
b)
Fade
c)
Parallel Editing
d)
Dissolve
38.
Jika ingin menggambarkan perkembangan tokoh dari kecil hingga dewasa, teknik editing yang tepat adalah...
a)
Cut
b)
Montase
c)
Cross-Cut
d)
Zoom
39.
Mengapa musik dianggap elemen penting dalam film?
a)
Karena hanya memperindah suasana
b)
Karena menjadi pemicu emosi dan atmosfer cerita
c)
Karena lebih penting dari dialog
d)
Karena bisa menggantikan naskah
40.
Jika efek suara tidak ditambahkan dalam adegan pertarungan, apa dampak yang muncul?
a)
Adegan terasa sunyi dan kurang realistis
b)
Penonton lebih fokus ke latar
c)
Membuat film lebih dramatis
d)
Meningkatkan emosi karakter
41.
Mengapa storyboard dianggap penting dalam tahap preproduction?
a)
Untuk mengurangi biaya iklan
b)
Sebagai panduan visual sebelum produksi dimulai
c)
Untuk menggantikan naskah dialog
d)
Agar editing lebih cepat
42.
Jika sutradara hanya menggunakan naskah tanpa storyboard, apa risiko terbesarnya?
a)
Kesalahan teknis lebih sering terjadi saat syuting
b)
Film jadi lebih cepat selesai
c)
Adegan lebih mudah dihafal aktor
d)
Kamera lebih mudah digunakan
43.
Fungsi utama storyboard bagi kru film adalah...
a)
Menentukan durasi film
b)
Memberikan gambaran visual cerita
c)
Membuat aktor lebih ekspresif
d)
Menentukan biaya produksi
44.
Jika storyboard dibuat terlalu detail hingga mirip dengan komik, kelemahannya adalah...
a)
Membatasi kreativitas sutradara di lapangan
b)
Memudahkan proses produksi
c)
Membuat adegan lebih jelas
d)
Membantu manajemen waktu
45.
Jika sebuah storyboard tidak mencantumkan nomor scene, apa dampaknya?
a)
Adegan tetap berjalan lancar
b)
Menyulitkan kru dalam mengikuti urutan cerita
c)
Membuat film jadi lebih cepat
d)
Menekankan improvisasi aktor
46.
Dalam storyboard, audio dituliskan untuk...
a)
Menjelaskan ekspresi wajah
b)
Menentukan pencahayaan
c)
Menunjukkan efek suara atau dialog yang relevan
d)
Menentukan panjang film
47.
Apa perbedaan mendasar antara scene dan sequence dalam storyboard?
a)
Scene = kumpulan sequence, sequence = bagian dari scene
b)
Sequence = kumpulan scene, scene = bagian dari sequence
c)
Scene hanya untuk dialog, sequence hanya untuk action
d)
Scene lebih pendek dari sequence
48.
Jika sebuah storyboard tidak mencantumkan durasi, apa kesulitan yang muncul saat syuting?
a)
Adegan lebih mudah diatur
b)
Sulit memperkirakan panjang film
c)
Editing lebih sederhana
d)
Adegan jadi lebih dramatis
49.
Mengapa transisi penting dalam storyboard?
a)
Untuk menentukan genre film
b)
Untuk memberi kejelasan pergantian adegan
c)
Untuk mengurangi jumlah aktor
d)
Untuk mengatur lokasi syuting
50.
Jika sebuah film penuh dengan “DISSOLVE TO” antar adegan, kesan apa yang muncul?
a)
Tegang dan kacau
b)
Halus dan berkesinambungan
c)
Cepat dan mendebarkan
d)
Dramatis dan mengejutkan
51.
Mengapa shot list dibutuhkan meski sudah ada storyboard?
a)
Karena shot list berisi detail teknis saat syuting
b)
Karena storyboard tidak bisa digunakan
c)
Karena aktor membutuhkan panduan visual
d)
Karena membuat film lebih panjang
52.
Jika sebuah adegan kehilangan satu shot penting dari shot list, apa yang mungkin terjadi?
a)
Film tetap berjalan normal
b)
Cerita terasa kurang lengkap
c)
Editing jadi lebih mudah
d)
Adegan lebih cepat selesai
53.
Fungsi shot list dalam manajemen waktu syuting adalah...
a)
Membantu semua adegan terekam sesuai rencana
b)
Mengurangi kebutuhan kamera
c)
Membatasi improvisasi aktor
d)
Membuat film lebih pendek
54.
Jika angle kamera tidak dicatat di shot list, apa risiko yang muncul?
a)
Adegan bisa kehilangan kekuatan visual
b)
Film jadi lebih realistis
c)
Adegan lebih mudah dipahami
d)
Film lebih murah diproduksi
55.
Mengapa storyboard disebut “peta” sedangkan shot list disebut “instruksi detail”?
a)
Karena storyboard menunjukkan gambaran umum, shot list menjelaskan teknis pengambilan
b)
Karena storyboard hanya untuk ilustrasi, shot list hanya untuk editing
c)
Karena storyboard menentukan aktor, shot list menentukan lokasi
d)
Karena storyboard lebih panjang dari shot list
56.
Jika sebuah film dibuat tanpa shot list, risiko terbesarnya adalah...
a)
Waktu syuting bisa berantakan dan tidak efisien
b)
Aktor lebih mudah menghafal naskah
c)
Editing lebih cepat selesai
d)
Film jadi lebih kreatif
57.
Jika sebuah adegan sekolah ditulis: “Tokoh A berjalan ke pintu – Medium Shot – Eye Level – 5 detik,” informasi ini disebut...
a)
Storyboard
b)
Shot List
c)
Script Dialog
d)
Visual Draft
58.
Mengapa storyboard dan shot list saling melengkapi?
a)
Karena keduanya sama-sama menentukan biaya produksi
b)
Karena storyboard menunjukkan apa yang dilihat, shot list menjelaskan cara merekamnya
c)
Karena keduanya menggantikan editing
d)
Karena storyboard untuk aktor, shot list untuk sutradara
59.
Jika storyboard salah menggambarkan suasana (misal pagi ditulis malam), apa dampaknya pada produksi?
a)
Tidak ada pengaruh besar
b)
Bisa menyebabkan salah interpretasi dalam syuting
c)
Membuat editing lebih mudah
d)
Film jadi lebih realistis