wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tindakan Keperawatan Dasar Teori 2

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan perawatan kebersihan mulut?

a)

Perawatan kebersihan mulut adalah praktik menjaga kebersihan gigi dan mulut untuk mencegah penyakit gigi dan masalah kesehatan mulut.

b)

Perawatan kebersihan mulut adalah cara untuk memutihkan gigi.

c)

Perawatan kebersihan mulut tidak berhubungan dengan kesehatan tubuh.

d)

Perawatan kebersihan mulut hanya dilakukan oleh dokter gigi.

2.

Sebutkan langkah-langkah dalam melakukan perawatan kebersihan mulut!

a)

Menyikat gigi sekali seminggu

b)

Menggunakan pasta gigi hanya saat sakit

c)

1. Menyikat gigi dua kali sehari, 2. Menggunakan benang gigi, 3. Berkumur dengan obat kumur, 4. Menghindari makanan manis, 5. Rutin memeriksakan gigi.

d)

Berkumur dengan air biasa setelah makan

3.

Mengapa perawatan kebersihan mulut penting bagi pasien?

a)

Perawatan kebersihan mulut hanya penting untuk estetika.

b)

Perawatan kebersihan mulut mencegah infeksi dan komplikasi kesehatan.

c)

Perawatan kebersihan mulut hanya diperlukan setelah makan.

d)

Kebersihan mulut tidak berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan.

4.

Jelaskan prosedur perawatan jenazah yang benar!

a)

Menggunakan pakaian biasa untuk jenazah

b)

Membiarkan jenazah tanpa perawatan

c)

Prosedur perawatan jenazah meliputi membersihkan, mengeringkan, mengatur posisi, mengenakan kain kafan, melakukan doa, dan menyiapkan untuk pemakaman.

d)

Menguburkan jenazah tanpa doa

5.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan perawatan jenazah?

a)

Melakukan perawatan tanpa izin keluarga

b)

Menggunakan bahan berbahaya

c)

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perawatan jenazah antara lain kebersihan, penanganan yang hormat, penggunaan bahan pengawet, dan tata cara sesuai agama atau budaya.

d)

Mengabaikan kebersihan

6.

Sebutkan langkah-langkah dalam memandikan jenazah!

a)

Menggunakan air panas untuk memandikan

b)

Langkah-langkah dalam memandikan jenazah adalah menyiapkan peralatan, memastikan kesucian, mandi dengan air mengalir, membersihkan dengan sabun, mengeringkan, menggunakan minyak wangi, dan membungkus dengan kain kafan.

c)

Membungkus jenazah dengan kain kafan terlebih dahulu

d)

Mengabaikan kesucian sebelum memandikan

7.

Apa yang harus dilakukan sebelum melakukan injeksi intra vena?

a)

Memeriksa identitas pasien dan menyiapkan area injeksi.

b)

Menggunakan jarum yang sudah terpakai

c)

Membiarkan area injeksi kotor

d)

Tidak perlu memeriksa alergi pasien

8.

Jelaskan teknik yang benar dalam melakukan injeksi intra vena!

a)

Menggunakan jarum yang terlalu besar untuk semua pasien.

b)

Memilih vena yang tidak terlihat atau sulit dijangkau.

c)

Teknik injeksi intra vena yang benar meliputi persiapan, pemilihan vena, desinfeksi, dan penyuntikan obat dengan hati-hati.

d)

Menyuntikkan obat tanpa desinfeksi area kulit.

9.

Sebutkan komplikasi yang mungkin terjadi setelah injeksi intra vena!

a)

Pendarahan berat

b)

Trombosis vena, infiltrasi, emboli udara, reaksi alergi.

c)

Infeksi lokal

d)

Kejang otot

10.

Mengapa mobilisasi pasien penting dalam perawatan?

a)

Mobilisasi pasien hanya diperlukan untuk pasien yang tidak sadar.

b)

Mobilisasi pasien dapat menyebabkan lebih banyak komplikasi.

c)

Mobilisasi pasien tidak berpengaruh pada proses penyembuhan.

d)

Mobilisasi pasien penting untuk mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan.

11.

Sebutkan teknik mobilisasi yang aman untuk pasien!

a)

Teknik mobilisasi yang aman untuk pasien termasuk penggunaan alat bantu, posisi tubuh yang benar, dan penilaian risiko jatuh.

b)

Memindahkan pasien tanpa penilaian risiko

c)

Menggunakan teknik angkat berat tanpa bantuan

d)

Mengabaikan posisi tubuh saat mobilisasi

12.

Apa yang harus diperhatikan saat memindahkan pasien dari tempat tidur?

a)

Mengabaikan kondisi pasien

b)

Perhatikan keselamatan pasien, teknik pengangkatan yang benar, dan komunikasi yang jelas.

c)

Tidak perlu berkomunikasi dengan pasien

d)

Hanya fokus pada kecepatan pemindahan

13.

Jelaskan penggunaan desinfektan alat dalam tindakan keperawatan!

a)

Desinfektan alat dapat digunakan sebagai pengganti sterilisasi.

b)

Desinfektan alat hanya diperlukan untuk alat bedah.

c)

Desinfektan alat dalam keperawatan digunakan untuk mencegah infeksi dengan membunuh mikroorganisme patogen.

d)

Desinfektan alat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

14.

Sebutkan jenis-jenis desinfektan yang umum digunakan!

a)

Minyak zaitun, cuka, dan baking soda

b)

Alkohol, klorin, fenol, peroksida, dan quaternary ammonium compounds.

c)

Sabun, air, dan deterjen

d)

Garam, gula, dan tepung

15.

Apa pentingnya menggunakan desinfektan dalam perawatan kesehatan?

a)

Desinfektan tidak berpengaruh pada kesehatan pasien.

b)

Desinfektan penting untuk mencegah infeksi dan menjaga kebersihan dalam perawatan kesehatan.

c)

Desinfektan hanya diperlukan di rumah sakit besar.

d)

Desinfektan digunakan untuk meningkatkan rasa di ruang perawatan.

16.

Sebutkan langkah-langkah dalam mendisinfeksi alat medis!

a)

2. Menggunakan sabun biasa tanpa disinfektan;

b)

1. Hanya mencuci alat dengan air;

c)

3. Menyimpan alat tanpa pengeringan setelah dibersihkan.

d)

1. Persiapan alat dan bahan disinfektan; 2. Pembersihan awal; 3. Penerapan disinfektan; 4. Pembilasan; 5. Pengeringan.

17.

Apa yang dimaksud dengan tindakan keperawatan?

a)

Tindakan keperawatan adalah aktivitas yang dilakukan perawat untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien.

b)

Tindakan keperawatan tidak melibatkan interaksi dengan pasien.

c)

Tindakan keperawatan hanya dilakukan di rumah sakit.

d)

Tindakan keperawatan adalah proses administrasi obat.

18.

Sebutkan contoh tindakan keperawatan yang dapat dilakukan di rumah sakit!

a)

Pemberian makanan kepada pasien tanpa pengawasan

b)

Contoh tindakan keperawatan yang dapat dilakukan di rumah sakit adalah pengawasan tanda vital, pemberian obat, perawatan luka, dan edukasi pasien.

c)

Pengambilan darah tanpa persetujuan

d)

Pemberian terapi alternatif tanpa konsultasi dokter

19.

Mengapa tindakan keperawatan harus dilakukan dengan baik dan benar?

a)

Tindakan keperawatan harus dilakukan dengan baik dan benar untuk memastikan keselamatan pasien dan efektivitas perawatan.

b)

Tindakan keperawatan tidak perlu dilakukan dengan baik.

c)

Efektivitas perawatan hanya bergantung pada obat yang diberikan.

d)

Keselamatan pasien tidak penting dalam perawatan.

20.

Jelaskan hubungan antara tindakan keperawatan dan keselamatan pasien!

a)

Keselamatan pasien hanya tergantung pada obat yang diberikan.

b)

Tindakan keperawatan berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien dengan mencegah kesalahan dan komplikasi.

c)

Tindakan keperawatan tidak berpengaruh pada keselamatan pasien.

d)

Tindakan keperawatan dapat meningkatkan risiko komplikasi.

21.

Jelaskan pentingnya edukasi kesehatan bagi pasien!

a)

Edukasi kesehatan dapat membingungkan pasien.

b)

Edukasi kesehatan tidak penting bagi pasien.

c)

Edukasi kesehatan membantu pasien memahami kondisi mereka dan cara mengelola kesehatan dengan baik.

d)

Edukasi kesehatan hanya diperlukan untuk pasien yang dirawat di rumah sakit.

22.

Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala?

a)

Pemeriksaan kesehatan hanya dilakukan di rumah sakit besar.

b)

Pemeriksaan kesehatan tidak penting bagi orang yang merasa sehat.

c)

Pemeriksaan kesehatan hanya diperlukan bagi pasien yang sudah sakit.

d)

Pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan mencegah komplikasi.

23.

Jelaskan pentingnya komunikasi dalam tindakan keperawatan!

a)

Komunikasi penting untuk memastikan pemahaman pasien dan kolaborasi dalam perawatan.

b)

Komunikasi hanya diperlukan saat pasien dalam keadaan kritis.

c)

Komunikasi tidak berpengaruh pada tindakan keperawatan.

d)

Komunikasi dapat mengganggu proses perawatan.

24.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat memberikan obat kepada pasien?

a)

Memastikan dosis yang tepat, waktu pemberian, dan identitas pasien.

b)

Memberikan obat hanya berdasarkan permintaan pasien.

c)

Memberikan obat tanpa memeriksa alergi pasien.

d)

Hanya fokus pada jenis obat yang diberikan.

25.

Jelaskan prosedur yang benar dalam melakukan pengukuran tekanan darah!

a)

1. Mengukur tekanan darah tanpa menyiapkan alat.

b)

1. Memastikan pasien dalam posisi nyaman, 2. Menggunakan alat yang bersih, 3. Mengukur tekanan darah di lengan yang tepat.

c)

1. Mengabaikan posisi pasien.

d)

1. Menggunakan alat yang tidak terkalibrasi.