Font size
WorksheetsPembangunan Berkelanjutan
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Metode pengelolaan sampah di TPA yang dianggap sebagai transisi antara 'open dumping' dan 'sanitary landfill', di mana sampah dipadatkan, diratakan, dan ditutup dengan lapisan tanah secara berkala untuk mengurangi dampak lingkungan, disebut sebagai...
Controlled Landfill
Burning on Premises
Sanitary Landfill
Open Trench Burning
Landfill Mining
Yang manakah dari kegiatan berikut yang TIDAK termasuk dalam klasifikasi sumber sampah domestik?
Hasil kegiatan hotel
Kegiatan rumah tangga
Kegiatan kantor
Hasil kegiatan industri
Kegiatan asrama dan rumah sakit
Konsep Triple Bottom Line (3BL) mendefinisikan keberlanjutan melalui tiga pilar utama. Manakah komponen tambahan yang diintegrasikan dalam konsep Quadruple Bottom Line (QBL) untuk mencakup dimensi kelembagaan dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab?
Governance
Prosperity
Culture
Technology
Security
Salah satu Pilar Eco−City adalah Ecological Imperatives (Keharusan Ekologis). Prinsip ini menuntut bahwa semua pembangunan harus berpijak pada prinsip...
Kompaksi Tata Kota
Keberlanjutan Ekologi dan menjaga keseimbangan dengan daya dukung alam
Inovasi Teknologi Canggih
Profitabilitas yang Maksimal
Keseimbangan antara Pembangunan dan Keadilan Sosial
Dalam Prinsip Dasar Ecocity (Life, Beauty, Equity), konsep Equity (Keadilan) secara fundamental diartikan sebagai...
Pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir orang yang menanggung risiko terbesar
Pemenuhan kebutuhan dasar warga tanpa memperhatikan keragaman budaya
Prioritas penggunaan transportasi publik di atas transportasi privat
Kesempatan setara bagi semua warga untuk memilih, berkarya, dan berkembang
Keseimbangan antara desain, bangunan, transportasi, dan hubungannya dengan lingkungan
Prinsip Biologi dalam Ecocity menekankan bahwa 'Daya dukung alam terbatas' (carrying capacity). Apa implikasi utama dari prinsip ini terhadap perencanaan dan pengembangan permukiman di Ecocity?
Pembangunan harus terus diperluas tanpa batas untuk menampung pertumbuhan populasi
Pembangunan permukiman harus terkonsentrasi untuk menjaga ruang terbuka alami tetap luas
Hierarki hijau harus mengutamakan tanaman hias daripada tanaman asli dan bermanfaat
Pengendalian hayati harus diganti sepenuhnya dengan pestisida kimia yang efektif
Batas wilayah ekologi (Bioregion) harus diabaikan demi batas administrasi pemerintahan
Perbedaan fundamental antara City Marketing dan City Branding terletak pada fokus pendekatannya. City Marketing cenderung menggunakan pendekatan Demand-driven, sementara City Branding berfokus pada pendekatan...
Supply-driven
Product-driven
Stakeholder-driven
Identity-driven
Salah satu praktik penerapan Ecocity adalah penggunaan paving permeabel untuk menyerap air hujan. Manfaat utama praktik ini, dibandingkan dengan paving kedap air (impermeabel) konvensional, adalah...
(a)
Kasus *City Branding* Copenhagen yang menonjolkan keberlanjutan, desain hijau, dan kualitas hidup, paling kuat mencerminkan sinergi antara dimensi...
Presence (Kehadiran) dan Pulse (Semangat)
People (Orang) dan Potential (Potensi)
Prerequisite (Prasyarat) dan Pulse (Semangat)
Place (Tempat) dan Prerequisite (Prasyarat)
Pilar Socio−Cultural Features dalam konsep Eco−City secara spesifik menekankan perlunya pembangunan kota yang...
Menjaga keseimbangan antara pembangunan dan daya dukung lingkungan
Menghargai keberagaman budaya, inklusif, dan mendorong partisipasi masyarakat
Memaksimalkan efisiensi energi dan penggunaan teknologi smart city
Hanya mengandalkan sumber daya dari dalam batas administratif kota
Mewajibkan penggunaan Rain Gardens pada setiap bangunan rumah tinggal
Prinsip Green Living Style (Gaya Hidup Hijau) yang paling efektif dalam mengurangi jejak karbon (carbon footprint) secara substansial adalah dengan...
Hanya membeli produk yang kemasannya terbuat dari kertas
Selalu membawa tas belanja sendiri saat berbelanja (Reuse)
Mengurangi konsumsi daging dan memperbanyak makanan berbasis nabati (plant−based)
Menghitung jejak karbon menggunakan kalkulator online
Menggunakan listrik pada malam hari untuk menghindari peak demand
Sebutkan 4 pilar ecocity!!!
(a)
Jika sebuah kota ingin secara spesifik meningkatkan persepsi pengunjung terhadap kemudahan akses, kenyamanan penginapan, dan fasilitas publik yang memadai, dimensi The City Brand Hexagon Model yang harus dioptimalkan adalah...
People (Orang)
Pulse (Semangat)
Potential (Potensi)
Prerequisite (Prasyarat)
Menurut Kavaratzis (2007), city branding didasarkan pada dua asumsi utama, yaitu...
Setiap kota harus memiliki logo dan slogan yang unik
City branding hanya fokus pada promosi pariwisata dan investasi
Brand kota terbentuk di benak masyarakat dan dapat dipengaruhi oleh strategi branding
Brand kota ditentukan oleh pemerintah melalui kebijakan resmi
Kota Bahari sedang merancang kawasan pesisir sebagai destinasi wisata unggulan. Pemerintah ingin memastikan branding kota tidak hanya bersifat promosi, tetapi juga selaras dengan tata ruang dan keberlanjutan lingkungan. Konsep ini sesuai dengan pandangan Anholt (2008) bahwa city branding...
Terfokus pada promosi destinasi wisata agar dikenal luas
Terintegrasi dengan perencanaan dan pengembangan kota
Dikelola secara independen dari kebijakan tata ruang
Didorong oleh sektor swasta untuk efisiensi promosi
Prinsip dan implementasi konstruksi berkelanjutan yang menjadi komitmen Kementerian PUPR disebutkan melalui siklus yang disebut SIDLACOM. Kepanjangan yang benar dari SIDLACOM adalah...
Survei, Investigasi, Desain, Land Acquisition, Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan.
Standar, Implementasi, Desain, Land Acquisition, Komunikasi, Operasi, dan Maintenance.
Sistem, Identifikasi, Desain, Lingkungan, Akuisisi Lahan, Konstruksi, Operasi, dan Monitoring.
Studi, Identifikasi, Desain, Land Acquisition, Costing, Operasi, dan Maintenance.
Menurut Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021, tiga pilar utama Konstruksi Berkelanjutan adalah...
Profitabilitas proyek, Kelestarian lingkungan, dan Peningkatan kepuasan pengguna infrastruktur
Aspek Lingkungan (Environmental), Aspek Sosial (Social), dan Aspek Tata Kelola (Governance)
Secara ekonomi layak, menjaga pelestarian lingkungan, dan mengurangi disparitas sosial masyarakat
Dampak identitas–citra, Dampak sosial-politik, dan Dampak ekonomi
Dalam The City Brand Hexagon Model (Simon Anholt, 2007), dimensi Presence (Kehadiran) mengacu pada...
Daya tarik kota untuk menciptakan pengalaman baru, hiburan, dan eksplorasi
Kesan pengunjung terhadap elemen fisik kota, termasuk kebersihan dan arsitektur
Reputasi global, tingkat pengenalan, dan popularitas kota di kancah internasional
Tingkat keramahan dan toleransi penduduk lokal terhadap pendatang dan wisatawan
Dimensi Place (Tempat) berfokus pada persepsi pengunjung terhadap elemen fisik dan lingkungan kota. Komponen yang bukan termasuk dalam penilaian dimensi Place adalah...
Keindahan arsitektur, taman, dan tata ruang publik
Kualitas iklim dan kebersihan lingkungan kota
Ketersediaan fasilitas akomodasi dan sistem transportasi publik
Kesan menyeluruh pengunjung terhadap estetika dan prasarana umum kota
alam hierarki 9R, konsep Refuse (Menolak) merupakan langkah awal yang paling efektif dari segi lingkungan karena...
Mendorong masyarakat untuk hanya menerima barang-barang yang dapat didaur ulang
Mencegah penciptaan dan konsumsi limbah sejak awal, terutama sampah yang tidak dapat didaur ulang
Mengurangi biaya pengangkutan dan daur ulang di tempat penampungan akhir
Mengalihkan limbah padat menjadi energi terbarukan melalui teknologi insinerasi
