wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Peran Inspector & Mechanic Expert

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi paling krusial seorang Mekanik Expert dalam kegiatan breakdown unschedule

a)

Menyusun dokumentasi backlog sebagai dasar evaluasi mingguan.

b)

Memberikan arahan umum agar tim tetap menjaga produktivitas unit.

c)

Menjadi troubleshoot leader yang memastikan perbaikan tepat SOP & K3.

d)

Mengatur penjadwalan preventive maintenance jangka panjang.

2.

Mengapa Mekanik Expert perlu membuat TSG?

a)

Agar mekanik operasional punya referensi saat melakukan pekerjaan harian.

b)

Sebagai dokumen standar teknis untuk kasus berulang agar analisis lebih cepat.

c)

Supaya supervisor mudah menilai produktivitas tim per shift.

d)

Untuk melengkapi laporan akhir pekerjaan ke plant engineering.

3.

Dalam membimbing tim, peran kepemimpinan Mekanik Expert ditunjukkan melalui

a)

Membagi tugas sesuai kompetensi, memberi instruksi jelas, dan melakukan coaching langsung di lapangan.

b)

Mengambil keputusan strategis terkait investasi peralatan baru.

c)

Mengatur alur distribusi sparepart dari warehouse ke pitstop.

d)

Menentukan alokasi budget OPEX & CAPEX jangka panjang.

4.

Mengapa komunikasi Mekanik Expert dengan atasan langsung penting?

a)

Karena laporan teknis detail menjadi dasar strategi perawatan & keputusan manajemen.

b)

Agar mekanik junior tidak perlu membuat laporan harian secara mandiri.

c)

Untuk mempercepat proses administrasi overtime mekanik.

d)

Karena setiap laporan unit otomatis masuk ke sistem CMMS tanpa validasi.

5.

Kesimpulan utama mengenai posisi Mekanik Expert adalah

a)

Mekanik senior yang dominan mengerjakan perbaikan berat di lapangan.

b)

Penggerak utama tim yang memadukan keahlian teknis, coaching, komunikasi, dan integritas.

c)

Tenaga pelaksana yang memastikan backlog rutin selesai setiap minggu.

d)

Penghubung utama warehouse dan produksi terkait kesiapan sparepart.

6.

Apa peran inti Mechanic Expert dalam pekerjaan breakdown unschedule?

a)

Menentukan strategi budgeting tahunan.

b)

Menjadi troubleshoot leader sekaligus eksekutor teknis kritis.

c)

Mengatur stok sparepart di warehouse.

d)

Menyusun jadwal harian preventive maintenance.

7.

Mengapa Mechanic Expert berfungsi sebagai validator lapangan?

a)

Untuk mempercepat laporan backlog mingguan.

b)

Untuk memastikan unit RFU sesuai standar teknis & K3 sebelum digunakan.

c)

Agar sparepart tidak kehabisan saat pekerjaan besar.

d)

Supaya inspeksi preventif bisa dilewati.

8.

Apa tujuan utama Mechanic Expert membuat Troubleshooting Guide (TSG)?

a)

Memberi kemudahan administrasi laporan kerja.

b)

Menstandarkan pola diagnosis & perbaikan agar bisa dipakai mekanik lain.

c)

Mengurangi frekuensi meeting koordinasi dengan supervisor.

d)

Mengatur rotasi jadwal kerja mekanik operasional.

9.

Bagaimana bentuk koordinasi paling tepat dari Mechanic Expert ke Mechanic Operational?

a)

Membagi tugas sesuai kompetensi, memberi arahan teknis detail, dan memberi feedback kualitas kerja.

b)

Menentukan anggaran sparepart untuk setiap pekerjaan.

c)

Menggantikan operator dalam mengoperasikan unit produksi.

d)

Mengawasi logistik pengiriman suku cadang dari vendor.

10.

Apa yang biasanya dilaporkan Mechanic Expert ke Leader?

a)

Kondisi stok sparepart harian di warehouse.

b)

Hasil pekerjaan, status RFU, serta kebutuhan tambahan resource.

c)

Penentuan shift operator produksi.

d)

Daftar overtime mekanik operasional.

11.

Peran strategis Mechanic Expert bagi Plant Engineer adalah

a)

Memberikan draft TSG & data kerusakan berulang sebagai input RCA

b)

Membuat laporan bulanan anggaran OPEX & CAPEX.

c)

Menggantikan engineer dalam desain modifikasi mesin baru.

d)

Mengawasi logistic sparepart dalam gudang.

12.

Apa kontribusi Mechanic Expert terhadap Inspector?

a)

Memberi data backlog untuk dihitung achievement rate.

b)

Menjadi narasumber teknis atas temuan breakdown untuk checklist inspeksi.Menjadi narasumber teknis atas temuan breakdown untuk checklist inspeksi.

c)

Membuat laporan keuangan bulanan.

d)

Mengatur jadwal kalibrasi alat ukur.

13.

Mengapa hasil laporan Mechanic Expert penting untuk planner?

a)

Agar planner bisa menyusun backlog, scheduling, dan downtime dengan akurat.

b)

Supaya planner dapat mempercepat permintaan sparepart PR.

c)

Untuk menentukan jadwal shift operator.

d)

Agar planner tidak perlu lagi validasi laporan dari mekanik operasional.

14.

Mengapa Mechanic Expert disebut sebagai creator knowledge?

a)

Karena ia menyiapkan modul training mekanik baru.

b)

Karena ia menyusun TSG berbasis pengalaman nyata sebagai pedoman resmi.

c)

Karena ia membuat laporan overtime mingguan.

d)

Karena ia menentukan skema rekrutmen mekanik operasional.

15.

Kesimpulan utama peran Mechanic Expert di Plant Department adalah

a)

Sekadar mekanik senior yang menangani pekerjaan berat.

b)

Motor teknis lapangan yang memimpin troubleshooting, validasi, koordinasi, dan dokumentasi teknis.

c)

Operator plant yang membantu produksi saat downtime.

d)

Pengawas warehouse yang fokus pada ketersediaan part.

16.

Apa yang menjadi indikator utama pada KPI mekanik expert untuk Leadtime Unit Breakdown Unscheduled?

a)

Jumlah backlog yang selesai setiap bulan

b)

Waktu respon dari radioroom hingga pengecekan awal serta ketepatan estimasi repair.

c)

Banyaknya laporan ATR, LKM, dan SS yang terkumpul.

d)

Persentase redo pekerjaan di lapangan.

17.

Mengapa kecepatan respon dan ketepatan estimasi repair penting dalam breakdown unscheduled?

a)

Agar mekanik tidak perlu mengisi LKM.

b)

Supaya downtime unit dapat ditekan dan perencanaan operasional lebih terukur.

c)

Untuk mempercepat laporan administrasi bulanan

d)

Agar inspeksi after repair tidak lagi diperlukan.

18.

FTTR (First Time Fix Rate) digunakan untuk menilai

a)

Kemampuan memberikan estimasi downtime yang akurat.

b)

Keberhasilan perbaikan unit pada pengerjaan pertama tanpa redo.

c)

Tingkat kepatuhan mekanik terhadap jadwal preventive maintenance

d)

Banyaknya sparepart yang berhasil dihemat dalam 1 minggu

19.

Berapa target minimal FTTR yang harus dicapai oleh seorang Mechanic Expert?

a)

70% (maksimal 30% redo).

b)

80% (maksimal 20% redo).

c)

90% (maksimal 10% redo)

d)

100% (tidak boleh ada redo).

20.

Apa manfaat utama jika capaian FTTR seorang Mechanic Expert ≥ 90%?

a)

Mengurangi rework, menghemat waktu dan biaya, serta meningkatkan keandalan unit.

b)

Membebaskan mekanik dari kewajiban administrasi.

c)

Mengurangi kebutuhan inspeksi harian oleh inspector.

d)

Menjamin semua sparepart habis terpakai.

21.

Berapa target minimal pencapaian checklist Potential Part Damage agar KPI dianggap tercapai?

a)

85%

b)

90%

c)

95%

d)

100%

22.

Parameter Potential Part Damage berfokus pada

a)

Deteksi potensi kerusakan lanjutan melalui checklist after repair.

b)

Penghematan sparepart dengan cara membatasi penggunaan.

c)

Kecepatan membuat estimasi repair saat breakdown.

d)

Penentuan jadwal preventive maintenance bulanan.

23.

Mengapa checklist after repair penting dalam KPI Mechanic Expert?

a)

Supaya mekanik bisa mengganti peran planner.

b)

Agar kerusakan turunan bisa dicegah dan keandalan unit lebih terjaga.

c)

Untuk mempercepat laporan bulanan keuangan.

d)

Sebagai pengganti inspeksi berkala oleh inspector.

24.

Apa tujuan utama mandatory penilaian (ATR, LKM, SS & Green Card)?

a)

Mendukung transparansi, akuntabilitas, audit, dan budaya perbaikan berkelanjutan.

b)

Menggantikan fungsi planner dalam menyusun jadwal kerja.

c)

Mempercepat proses klaim garansi sparepart.

d)

Menentukan anggaran tahunan untuk perawatan unit.

25.

Apa fungsi inti seorang Inspector dalam kegiatan maintenance?

a)

Menentukan estimasi biaya perbaikan dan mengatur stok sparepart.

b)

Memastikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai standar mutu untuk mencegah redo work.

c)

Menggantikan peran foreman dalam menyusun jadwal shift mekanik.

d)

Menjadi troubleshooting utama dalam kasus breakdown unit yang kompleks.

26.

Mengapa peran Inspector tidak dapat hanya bersifat administratif?

a)

Karena Inspector juga wajib mengganti komponen kritis secara langsung.

b)

Karena kondisi aktual alat, metode kerja, dan hasil perawatan harus dicek langsung di lapangan.

c)

Karena Inspector harus selalu membuat laporan keuangan perusahaan.

d)

Karena tanpa turun langsung, mekanik tidak bisa melakukan perbaikan.

27.

Jika sebuah pekerjaan preventive maintenance terlambat 2 hari dari jadwal, apa implikasi langsung pada KPI Inspector?

a)

Terjadi deviasi on time execution yang berpotensi menurunkan produktivitas plant.

b)

Menurunkan nilai first time fix rate pekerjaan mekanik.

c)

Mengurangi jumlah laporan green card yang valid.

d)

Menambah backlog sparepart di warehouse.

28.

Apa tanggung jawab Inspector terkait program seperti TSR, CBM, dan PPU?

a)

Mengatur dana operasional program dan melaporkan keuangan bulanan.

b)

Memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan timeline, tanpa deviasi dari SOP.

c)

Menggantikan mekanik operasional dalam pelaksanaan program di lapangan.

d)

Membuat desain komponen baru untuk mendukung program tersebut.

29.

Bagaimana Inspector memastikan pekerjaan tidak menimbulkan redo work?

a)

Dengan menyusun anggaran perawatan rutin.

b)

Dengan melakukan pengawasan langsung agar hasil pekerjaan sesuai SOP dan standar mutu.

c)

Dengan menentukan jumlah mekanik yang masuk shift malam.

d)

Dengan mengatur pengadaan sparepart melalui vendor eksternal.

30.

Mengapa Inspector disebut sebagai penjaga kepatuhan dan keberlangsungan standar operasional?

a)

Karena ia mengatur seluruh jadwal kerja operator produksi.

b)

Karena ia memastikan semua aktivitas maintenance sesuai prosedur, aman, efektif, dan berorientasi pada keandalan unit.

c)

Karena ia menyusun laporan keuangan tahunan perusahaan.

d)

Karena ia menjadi pengambil keputusan utama dalam strategi bisnis perusahaan.

31.

Apa fungsi paling mendasar seorang Inspector dalam siklus kerja plant?

a)

Menyusun anggaran operasional tahunan.

b)

Menjadi quality gatekeeper yang memvalidasi pekerjaan sebelum unit dinyatakan selesai.

c)

Menggantikan planner dalam menyusun jadwal backlog.

d)

Menjalankan produksi harian agar target output tercapai.

32.

Apa langkah yang dilakukan mekanik operasional setelah menyelesaikan pekerjaan service atau perbaikan?

a)

Melaporkan hasil kerja ke produksi untuk validasi.

b)

Memberikan laporan hasil kerja ke Inspector untuk direview dan divalidasi.

c)

Menyerahkan backlog langsung ke planner.

d)

Menunggu instruksi baru tanpa perlu melapor

33.

Mengapa feedback dari Inspector penting bagi pengawas schedule?

a)

Menjadi dasar perhitungan gaji mekanik operasional.

b)

Menjadi input dalam pengaturan strategi eksekusi jadwal berikutnya dan tindak lanjut backlog.

c)

Sebagai dokumen arsip administrasi semata.

d)

Agar produksi dapat mengurangi jam kerja operator.

34.

Apa kontribusi utama Inspector kepada plant engineering?

a)

Menyediakan data kolektif, validasi hasil pekerjaan, serta masukan untuk perbaikan sistem dan inovasi.

b)

Mengatur jadwal kerja shift mekanik operasional.

c)

Menggantikan supervisor dalam rapat koordinasi produksi.

d)

Mengurus pengadaan sparepart harian.

35.

Apa yang dilakukan Inspector jika menemukan pekerjaan yang tidak memenuhi standar?

a)

Meneruskan laporan tanpa koreksi agar backlog cepat selesai.

b)

Menyetujui pekerjaan dengan catatan agar segera RFU.

c)

Meminta perbaikan ulang sampai pekerjaan benar-benar sesuai standar.

d)

Menyerahkan validasi akhir langsung ke planner.

36.

Mengapa peran Inspector penting bagi sinkronisasi planning dan produksi?

a)

Karena Inspector menentukan target produksi bulanan.

b)

Karena semua aktivitas breakdown, overhaul, maupun PCR yang diawasi Inspector harus terhubung ke planner agar produksi tetap sinkron.

c)

Karena Inspector menggantikan fungsi produksi saat ada shutdown.

d)

Karena Inspector menyusun daftar kebutuhan sparepart tahunan.

37.

Dari empat fungsi kunci, mana yang paling menekankan peran Inspector dalam mendeteksi masalah berulang dan memberi ide perbaikan sistem?

a)

Penghubung

b)

Validator

c)

Input Perbaikan Sistem

d)

Quality Gate

38.

Apa yang dimaksud dengan peran Inspector sebagai Validator?

a)

Menyusun laporan anggaran harian dan bulanan.

b)

Menyatakan pekerjaan breakdown schedule selesai hanya jika lolos inspeksi dan catatan resmi.

c)

Membagi tugas harian ke mekanik operasional.

d)

Menentukan prioritas sparepart untuk gudang.

39.

Apa dampak paling nyata dari adanya Inspector dalam siklus kerja plant?

a)

Semua laporan mekanik otomatis terhapus dari backlog.

b)

Pekerjaan maintenance lebih aman, efisien, terdokumentasi jelas, dan memenuhi standar mutu.

c)

Produksi bisa mengurangi jumlah operator.

d)

Tidak diperlukan lagi pengawas schedule.

40.

Dalam konteks workflow plant, bagaimana sinergi peran Inspector dengan stakeholder lain memberikan kontribusi strategis?

a)

Dengan membebaskan planner dari kewajiban membuat jadwal pekerjaan.

b)

Dengan memastikan hasil inspeksi, validasi mutu, dan rekomendasi perbaikan menjadi dasar sinkronisasi antara maintenance, planning, engineering, dan produksi.

c)

Dengan memfokuskan seluruh aktivitas hanya pada preventive maintenance tanpa corrective.

d)

Dengan mengambil alih kewenangan supervisor dalam pengendalian biaya operasional.

41.

Mengapa On Time Service Ratio (OTSR) menjadi KPI penting bagi Inspector?

a)

Karena berhubungan langsung dengan akurasi spare part order.

b)

Karena menentukan kelancaran jadwal maintenance dan mengurangi downtime unit.

c)

Karena menjadi acuan utama dalam evaluasi biaya operasional plant.

d)

Karena dapat menggantikan fungsi mekanik dalam inspeksi.

42.

Apabila Inspector mencapai akurasi leadtime service hanya 90%, maka implikasi paling kritis yang mungkin terjadi adalah

a)

Audit eksternal tidak dapat dilakukan.

b)

Backlog pekerjaan bertambah sehingga potensi downtime meningkat.

c)

Tidak ada laporan LKM yang tervalidasi.

d)

ATR (Attendance Ratio) otomatis menurun.

43.

Parameter ATR dalam KPI Inspector terutama berfungsi untuk

a)

Mengukur keterisian form LKM secara detail.

b)

Menilai tingkat kehadiran dan kedisiplinan kerja Inspector.

c)

Mengukur jumlah backlog yang berhasil ditutup.

d)

Memvalidasi hasil Redo PS dalam 3x24 jam.

44.

Mengapa Green Card termasuk indikator dalam Mandatory Penilaian KPI Inspector?

a)

Karena menjadi bukti fisik kehadiran di lapangan.

b)

Karena digunakan sebagai dasar penghitungan jam kerja mekanik.

c)

Karena merupakan media identifikasi potensi bahaya yang mendukung sistem keselamatan kerja.

d)

Karena berfungsi untuk mengevaluasi hasil Redo PS.

45.

Redo PS dinilai gagal apabila

a)

Hasil PS menimbulkan backlog baru sebelum 24 jam.

b)

Pekerjaan ulang (redo) terjadi dalam periode 72 jam setelah pekerjaan dilakukan.

c)

Tidak ada dokumen LKM yang dilaporkan.

d)

ATR Inspector berada di bawah 95%.

46.

Apa tujuan utama dari indikator Redo PS dalam KPI Inspector?

a)

Menjamin keterisian dokumen administrasi secara konsisten.

b)

Menekan biaya dan waktu yang terbuang akibat rework.

c)

Meningkatkan jumlah backlog yang tertutup.

d)

Menyusun laporan biaya bulanan secara akurat.

47.

TSR (Technical Service Recommendation) yang tidak dieksekusi sesuai KPI Inspector dapat berakibat pada

a)

Penurunan ATR dan LKM.

b)

Hilangnya potensi improvement teknis.

c)

Terhambatnya standardisasi proses maintenance plant.

d)

Kegagalan audit eksternal perusahaan.

48.

Dalam konteks KPI, CBM (Condition Based Maintenance) menuntut peran Inspector untuk…

a)

Menentukan interval PS secara rutin tanpa data.

b)

Memastikan hasil inspeksi dan rekomendasi berbasis kondisi aktual unit divalidasi serta ditindaklanjuti.

c)

Menggantikan peran Planner dalam backlog management.

d)

. Menyusun laporan ATR dan SS.

49.

Mengapa konsistensi dalam Suggestion System (SS) penting dalam KPI Inspector?

a)

Karena SS menjadi indikator formalitas administratif belaka.

b)

Karena SS mendorong budaya improvement berkelanjutan di area kerja.

c)

Karena SS digunakan untuk menilai efisiensi spare part usage.

d)

Karena SS langsung menurunkan angka Redo PS.

50.

Seorang Inspector dengan capaian KPI optimal berarti

a)

Leadtime service >95%, dokumen mandatory konsisten, Redo PS minim, serta program TSR/CBM/mandatory terlaksana sesuai standar.

b)

Mampu menggantikan fungsi mekanik dan planner sekaligus.

c)

Fokus hanya pada inspeksi lapangan tanpa memperhatikan dokumentasi.

d)

Tidak pernah melakukan coaching maupun komunikasi lintas fungsi.