NEW
Font size
WorksheetsKuis 2 Manajemen Perkebunan
Total questions: 75
Worksheet time: 25mins
Apa tujuan utama dari perencanaan usaha perkebunan?
Menentukan waktu panen terbaik
Menyusun strategi pemasaran
Menentukan langkah strategis dan teknis dalam pengelolaan usaha
Meningkatkan hasil pupuk
Komponen utama perencanaan usaha perkebunan TIDAK mencakup:
Analisis iklim
Analisis sosial media
Analisis finansial
Analisis risiko
Perencanaan usaha berkaitan erat dengan fungsi manajemen:
Operasional
Strategis
Administratif
Teknis
Tanah yang cocok untuk sawit di antaranya adalah:
Podsolik merah kuning
Regosol
Aluvial, Ultisol, Latosol
Andosol
pH ideal untuk pertumbuhan optimal tanaman kelapa sawit adalah:
3.0–4.0
5.5–7.0
4.0–6.0
6.5–8.0
Curah hujan tahunan yang ideal untuk sawit adalah:
500–1000 mm
1500–2000 mm
2000–2500 mm
>3000 mm
Faktor penting dalam efisiensi distribusi hasil panen adalah:
Jarak ke pasar tradisional
Akses transportasi ke pabrik pengolahan
Jumlah truk di kebun
Harga BBM
Apa alat analisis finansial yang menunjukkan nilai sekarang dari arus kas masa depan?
ROI
Payback Period
IRR
NPV
IRR dikatakan layak jika nilainya:
Lebih kecil dari bunga bank
Sama dengan ROI
Lebih besar dari hurdle rate
Negatif
Payback Period menunjukkan:
Nilai sisa proyek
Lama proyek berlangsung
Waktu pengembalian modal awal
Total pendapatan per tahun
Fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) pada sawit berlangsung sekitar:
1 tahun
2 tahun
3 tahun
5 tahun
Kapan fase Tanaman Menghasilkan (TM) pada sawit dimulai?
Tahun ke-2
Tahun ke-3
Tahun ke-4
Tahun ke-5
Pada kopi, varietas yang lebih adaptif terhadap iklim ekstrem adalah:
Arabika
Robusta
Liberika
Excelsa
Teknik peremajaan kopi dengan menyambung batang tua disebut:
Grafting
Top working
Pruning
Seedling
Apa kesimpulan utama dari studi kasus kebun sawit di Riau?
Usaha sawit tidak layak
Payback lebih dari 15 tahun
Proyek layak secara ekonomi dengan NPV positif dan IRR 14%
Produksi stagnan sejak awal
Apa saja tahapan utama dalam produksi perkebunan menurut Evizal (2014)?
Penanaman, pemupukan, pengemasan
Budidaya, panen, dan pascapanen
Persiapan, distribusi, dan pemasaran
Penanaman, panen, dan penjualan
Salah satu contoh praktik terbaik menurut RSPO (2019) dalam pengelolaan lahan gambut adalah:
Penggunaan pupuk kimia intensif
Penanaman monokultur
Pengelolaan air dengan kanal tertutup
Pembakaran lahan sebelum tanam
Apa saja aspek yang dipertimbangkan dalam praktik berkelanjutan produksi perkebunan?
Kualitas tanah dan pupuk
Efisiensi biaya, lingkungan, dan sosial
Teknologi, tenaga kerja, dan promosi
Produksi maksimal dengan biaya tinggi
Pendekatan intensifikasi dalam produksi perkebunan bertujuan untuk:
Menambah jumlah tenaga kerja
Meningkatkan produksi dengan lahan yang ada
Membuka hutan menjadi perkebunan
Meningkatkan penggunaan pestisida
Apa fokus utama pendekatan ekstensifikasi menurut Tiffen (1972)?
Peningkatan produktivitas per hektar
Perluasan lahan produksi
Pengurangan biaya produksi
Mekanisasi perkebunan
Tujuan utama dari Integrated Pest Management (IPM) adalah:
Membunuh semua hama secara total
Menurunkan populasi hama sampai tingkat tidak merugikan
Mengurangi tenaga kerja
Meningkatkan penggunaan pestisida
Faktor penentu keberhasilan produksi menurut Evizal, KECUALI:
Tanah
Iklim
Varietas
Harga jual
Kriteria kelapa sawit dikatakan matang panen adalah:
1-2 brondolan jatuh
Warna tandan berubah
5-10 brondolan jatuh
Daun mulai menguning
Mengapa kecepatan transportasi TBS penting menurut RSPO?
Untuk menghindari kemacetan
Menekan biaya pengangkutan
Mencegah peningkatan kadar FFA
Mempercepat proses pengeringan
Apa tujuan utama dari rotasi panen yang terjadwal?
Menyediakan waktu libur
Menyesuaikan cuaca
Menjaga kontinuitas hasil dan mencegah pembusukan
Meningkatkan luas lahan panen
Fungsi utama fermentasi dalam pengolahan kakao adalah:
Membunuh hama
Meningkatkan kadar air
Mengembangkan cita rasa
Mengurangi bobot biji
Hilirisasi dalam sektor perkebunan bertujuan untuk:
Mempercepat penanaman
Mengolah produk mentah menjadi bernilai tinggi
Menurunkan nilai jual
Menghapus proses pascapanen
Salah satu indikator mutu CPO adalah:
Kadar gula
Kadar protein
Kadar Free Fatty Acid (FFA)
Kadar pH
Alat yang digunakan untuk panen sawit di pohon tinggi adalah:
Dodos
Parang
Egrek
Sabit datar
Sertifikasi RSPO dan ISPO menekankan pentingnya:
Harga produk tinggi
Konversi lahan cepat
Produksi berkelanjutan dan tanggung jawab sosial
Monopoli produksi
Apa prinsip utama dari pendekatan Ian McHarg dalam perencanaan ekologis?
Maksimalisasi keuntungan lahan
Dominasi manusia atas alam
Efisiensi penggunaan lahan
Perencanaan selaras dengan alam
Apa tujuan utama dari evaluasi kesesuaian lahan menurut FAO?
Meningkatkan harga jual tanah
Menentukan pemanfaatan lahan terbaik berdasarkan kondisi biofisik dan sosial
Memberi izin pembukaan lahan perkebunan
Menentukan siapa pemilik lahan
Apa kategori kesesuaian lahan yang diberikan kepada lahan yang sangat sesuai untuk budidaya?
S2
S3
S1
N
Apa risiko utama dari budidaya kelapa sawit di lahan gambut seperti di Labuhanbatu?
Penurunan harga pasar
Pertumbuhan tanaman sangat pesat
Subsiden, emisi karbon tinggi, dan kebakaran
Peningkatan produksi sawit
Daya dukung lingkungan dalam konteks perencanaan lahan mengacu pada:
Kemampuan lahan menghasilkan hasil pertanian maksimal
Kemampuan ekosistem menanggung aktivitas manusia tanpa rusak
Jumlah tanaman yang bisa ditanam di lahan
Kapasitas manusia dalam mengelola tanah
Konsep 'legalitas' dan 'legitimasi' dalam konflik agraria merujuk pada:
Sama artinya
Legalitas = hukum negara, Legitimasi = pengakuan masyarakat
Legalitas = adat, Legitimasi = izin pemerintah
Legalitas = hukum adat, Legitimasi = keputusan presiden
Konsep 'legalitas' dan 'legitimasi' dalam konflik agraria merujuk pada:
Sama artinya
Legalitas = hukum negara, Legitimasi = pengakuan masyarakat
Legalitas = adat, Legitimasi = izin pemerintah
Legalitas = hukum adat, Legitimasi = keputusan presiden
Studi kasus KEK Sei Mangkei menunjukkan pentingnya:
Eksploitasi sawit tanpa batas
Perluasan lahan secara cepat
Integrasi spasial dan industri dalam tata guna lahan
Isolasi kawasan industri dari petani
Apa penyebab utama konflik agraria di Kabupaten Deli Serdang?
Kegagalan panen
Tumpang tindih antara HGU dan pemukiman rakyat
Bencana alam
Kekurangan pupuk
Prinsip 'carrying capacity' (daya dukung) berasal dari siapa?
Ian McHarg
Richard Forman
Eugene Odum
Gunnar Myrdal
Apa yang menjadi salah satu syarat keberhasilan perencanaan tata ruang?
Penyusunan cepat
Izin dari perusahaan
Partisipasi masyarakat dan transparansi data
Penyeragaman tanaman
Kebijakan RTRW berperan penting dalam:
Penetapan harga jual sawit
Pembagian lahan secara merata
Menentukan zona lindung, budidaya, dan infrastruktur
Penghapusan hak adat
Salah satu kelemahan utama sistem perizinan lahan di Indonesia adalah:
Terlalu cepat diproses
Biaya terlalu murah
Tidak ada digitalisasi
Kurangnya sinkronisasi dengan RTRW
apa yang harus menjadi fondasi dalam sistem tata ruang?
Investasi luar negeri
Perluasan lahan secara masif
Audit spasial dan partisipasi masyarakat
Sertifikasi tanah cepat
Teori 'Cumulative Causation' dari Gunnar Myrdal menjelaskan:
Pembagian lahan secara adil
Keseimbangan distribusi lahan
Ketimpangan spasial akibat pertumbuhan ekonomi terpusat
Teori konservasi lahan
Apa pelajaran utama dari kegagalan sawit di lahan gambut Labuhanbatu?
Kebutuhan akan lebih banyak irigasi
Keunggulan sawit di lahan kering
Perlunya memperhatikan prinsip kesesuaian dan daya dukung
Keunggulan teknik kanalisasi
Apa struktur organisasi paling umum dalam perusahaan perkebunan?
Matriks
Lini dan staf
Divisional
Fungsional murni
Siapa yang bertanggung jawab atas kebijakan strategis dalam struktur organisasi perkebunan?
Mandor
Asisten Kebun
Manajer Kebun
Direktur Utama
Apa tujuan utama penerapan Good Corporate Governance (GCG)?
Mengurangi jumlah tenaga kerja
Meningkatkan efisiensi biaya produksi
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
Memperluas lahan perkebunan
Salah satu prinsip utama GCG adalah:
Spekulasi
Dominasi pasar
Independensi
Penghindaran pajak
Siapa yang bertugas mengawasi direksi dalam GCG?
Rapat umum pemegang saham
Manajer kebun
Mandor
Dewan Komisaris
Manfaat penerapan GCG bagi perusahaan adalah KECUALI:
Meningkatkan kepercayaan investor
Menurunkan risiko hukum
Menurunkan kualitas produk
Meningkatkan reputasi perusahaan
Apa peran penting bagian keuangan dalam struktur organisasi perkebunan?
Menanam bibit
Mengolah hasil panen
Menyusun dan mengelola anggaran
Melakukan pengawasan lapangan
Kelebihan struktur organisasi lini adalah:
Kompleksitas tinggi
Keputusan cepat karena alur komando jelas
Sangat fleksibel untuk perusahaan besar
Cocok untuk organisasi matrix
Apa indikator keberhasilan tata kelola perusahaan?
Produksi meningkat meskipun konflik internal tinggi
Audit internal dan eksternal berjalan efektif
Semua jabatan diisi keluarga pemilik
Tidak adanya transparansi
Apa risiko dari tidak diterapkannya GCG?
Kepuasan pelanggan meningkat
Keuangan perusahaan sehat
Risiko korupsi dan konflik kepentingan
Biaya produksi menurun
Struktur organisasi yang menekankan spesialisasi fungsi disebut:
Lini
Fungsional
Matriks
Desentralisasi
Apa perbedaan utama antara Direksi dan Komisaris?
Direksi mengawasi, Komisaris melaksanakan
Komisaris bersifat eksekutif, Direksi legislatif
Direksi bertugas menjalankan operasional, Komisaris mengawasi
Tidak ada perbedaan
Mengapa penting adanya pembagian kerja yang jelas di organisasi perkebunan?
Untuk meningkatkan jam kerja
Agar tidak terjadi duplikasi tugas dan konflik
Untuk mengurangi gaji pekerja
Agar direktur bisa bekerja sendiri
Tujuan audit internal dalam perusahaan perkebunan adalah:
Menurunkan pajak
Menghapus laporan keuangan
Menilai dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal
Menentukan harga jual sawit
Apa definisi resmi dari perkebunan menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 2014?
Usaha pertanian rakyat berbasis hortikultura
Kegiatan pertanian di lahan sempit dan intensif
Usaha mengelola tanaman tertentu pada lahan/media tumbuh dalam satu sistem pengolahan dan pemasaran
Sistem panen terpadu berbasis ekowisata
Menurut Downey & Erickson (1987), sektor perkebunan merupakan bagian dari:
Agraria tradisional
Ekosistem kehutanan
Sistem agribisnis terpadu
Ekonomi mikro wilayah
Ruang lingkup kegiatan perkebunan mencakup hal berikut, KECUALI:
Budidaya
Pascapanen
Logistik
Jasa keuangan
Peran strategis sektor perkebunan bagi Indonesia antara lain:
Mengurangi subsidi pertanian
Menambah beban fiskal negara
Menyerap tenaga kerja dan menghasilkan devisa
Mengurangi aktivitas ekonomi pedesaan
Manajemen yang efektif dalam perkebunan berperan penting untuk:
Meningkatkan pajak ekspor
Memperkuat monopoli pangan
Menjaga daya saing di tengah globalisasi
Mengurangi jumlah petani
Kontribusi perkebunan terhadap pembangunan nasional antara lain:
Mengurangi pendapatan nasional
Menambah pengangguran
Meningkatkan devisa dan kesejahteraan desa
Meningkatkan biaya produksi pangan
Komoditas utama yang berkembang pada masa kolonial antara lain:
Sawit, kakao, dan karet
Kopi, tebu, dan tembakau
Padi, kedelai, dan jagung
Teh, cengkeh, dan kelapa
Salah satu tujuan pembelajaran manajemen perkebunan adalah:
Menghilangkan sistem distribusi
Menganalisis struktur industri digital
Memahami sejarah dan dinamika kebijakan sektor perkebunan
Menambah tarif bea ekspor
Menurut Sulaiman (2016), keberhasilan manajemen perkebunan bergantung pada:
Modal besar dan impor teknologi
Penguasaan politik lokal
Pemahaman menyeluruh atas rantai nilai (value chain)
Fokus pada sektor hilir
Manajemen dalam konteks agribisnis meliputi aktivitas berikut, KECUALI:
Perencanaan
Pengorganisasian
Kontrol sosial
Pengawasan dan evaluasi
Salah satu pendekatan penting dalam manajemen adalah pendekatan:
Ekstraktif
Koersif
Sistem
Spekulatif
Apa yang dimaksud dengan efektivitas dalam konteks manajemen?
Hasil maksimal dengan biaya tinggi
Mencapai tujuan secara efisien dan optimal
Penggunaan sumber daya secara mewah
Prioritas pada teori tanpa praktik
Fungsi pengorganisasian dalam manajemen bertujuan untuk:
Menghindari tanggung jawab
Memecah organisasi menjadi bagian terkecil
Mendistribusikan tugas dan wewenang
Menyusun ulang pasar
Sejarah perkembangan perkebunan menunjukkan bahwa:
Kebijakan kolonial tidak berpengaruh
Nasionalisasi tidak penting
Ada dinamika antara pemerintah dan swasta dalam pengelolaan
Perkebunan selalu swadaya rakyat
Dalam sistem agribisnis, manajemen perkebunan berperan pada tahap:
Hanya distribusi
Pascapanen saja
Seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir
Hanya perencanaan modal
