wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

soal sumatif TP 2 fase E

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Aspek lingkungan hidup (LH) dalam praktik DKV salah satunya adalah 'Green Design'. Apa contoh penerapan konsep ini?

a)

Menggunakan warna hijau sebanyak mungkin dalam desain.

b)

Menyimpan semua file desain di cloud storage.

c)

Memilih material cetak yang dapat didaur ulang dan menggunakan tinta ramah lingkungan.

d)

Ini adalah contoh nyata dari praktik desain yang mempertimbangkan dampak lingkungan dari hulu hingga hilir.

2.

Seorang fotografer DKV harus memotret di lokasi konstruksi yang aktif. APD (Alat Pelindung Diri) yang paling esensial untuk digunakan adalah...

a)

Kacamata hitam dan topi.

b)

Rompi biasa berwarna cerah.

c)

Helm keselamatan (safety helmet) dan sepatu keselamatan (safety shoes).

d)

Sarung tangan katun dan masker kain.

3.

Posisi monitor komputer yang paling ergonomis untuk seorang desainer grafis adalah...

a)

Jauh di bawah garis pandang mata agar leher menunduk.

b)

Di samping posisi duduk, sehingga harus menoleh.

c)

Bagian atas layar sejajar atau sedikit di bawah garis pandang mata.

d)

Jauh di atas garis pandang mata agar leher mendongak.

4.

Apa bahaya utama dari manajemen kabel yang berantakan di bawah meja kerja seorang desainer?

a)

Mengganggu sinyal mouse nirkabel.

b)

Risiko tersandung dan korsleting listrik.

c)

Menurunkan kecepatan koneksi internet.

d)

Menyebabkan komputer lebih cepat panas.

5.

Apa tujuan utama dari penerapan K3LH di tempat kerja?

a)

Meningkatkan produktivitas pekerja

b)

Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja serta menjaga kelestarian lingkungan

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Mempercepat proses produksi

6.

Salah satu prinsip dasar K3LH adalah...

a)

Mengabaikan risiko kecil yang terjadi di lingkungan kerja

b)

Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja

c)

Fokus pada peningkatan keuntungan perusahaan

d)

Mengurangi waktu istirahat pekerja

7.

Apa arti budaya kerja mandiri dalam konteks bidang DKV?

a)

Selalu bergantung pada arahan atasan dalam menyelesaikan desain

b)

Mampu mengerjakan tugas desain secara sendiri tanpa harus terus menerus diawasi

c)

Mengandalkan bantuan rekan kerja untuk semua pekerjaan

d)

Menunda pekerjaan sampai mendapat perintah dari klien

8.

Manfaat utama budaya kerja mandiri bagi desainer DKV adalah...

a)

Mengurangi kreativitas dalam membuat karya

b)

Meningkatkan kemampuan problem solving dan manajemen waktu

c)

Membuat desainer menjadi kurang komunikatif

d)

Menghindari tanggung jawab terhadap hasil kerja

9.

Salah satu cara meningkatkan budaya kerja mandiri dalam proyek desain adalah...

a)

Selalu menunggu arahan klien sebelum memulai desain

b)

Membuat perencanaan kerja dan menetapkan target waktu sendiri

c)

Mengabaikan deadline dan mengerjakan sesuai mood

d)

Mengandalkan software tanpa mengembangkan ide kreatif

10.

Dalam menyelesaikan sebuah proyek DKV secara mandiri, sikap yang perlu dimiliki adalah...

a)

Malas bertanya walaupun bingung

b)

Proaktif mencari solusi dan terus belajar

c)

Menyerahkan semua pekerjaan kepada orang lain

d)

Mengabaikan kritik dan saran dari orang lain

11.

Mengapa penting bagi desainer DKV untuk memiliki budaya kerja mandiri?

a)

Agar bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan bertanggung jawab

b)

Agar bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan bertanggung jawab

c)

Agar bisa mengandalkan rekan kerja dalam setiap tahap

d)

Supaya tidak perlu mengikuti deadline

12.

Apa yang dimaksud dengan pola pikir kreatif dalam bidang DKV?

a)

Mengikuti ide orang lain tanpa modifikasi

b)

Menciptakan ide-ide baru dan orisinal dalam proses desain

c)

Meniru desain populer tanpa perubahan

d)

Menghindari eksperimen dalam karya desain

13.

Berpikir kritis dalam proses desain bertujuan untuk...

a)

Menerima semua masukan tanpa evaluasi

b)

Menganalisis dan mengevaluasi ide desain secara objektif sebelum diterapkan

c)

Mengabaikan kritik dari klien

d)

Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan konteks desain

14.

Salah satu contoh penerapan pola pikir kreatif dalam pembuatan logo adalah...

a)

Menggunakan simbol yang sudah umum tanpa inovasi

b)

Menggabungkan elemen yang unik dan sesuai dengan identitas klien

c)

Menyalin desain dari kompetitor

d)

Menggunakan warna yang tidak relevan dengan brand

15.

Mengapa berpikir kritis penting dalam memilih warna untuk sebuah proyek DKV?

a)

Agar warna dipilih berdasarkan intuisi saja

b)

Agar warna yang dipilih sesuai dengan pesan dan target audiens

c)

Agar warna selalu cerah tanpa memperhatikan konteks

d)

Agar mengikuti warna favorit desainer saja

16.

Bagaimana pola pikir kreatif dan berpikir kritis dapat bekerja bersama dalam desain?

a)

Kreatif menciptakan ide, kritis menguji dan memperbaiki ide tersebut

b)

Kreatif hanya menyalin ide, kritis mengabaikan ide

c)

Keduanya tidak berhubungan dalam desain

d)

. Kreatif dan kritis sama-sama menolak ide baru

17.

Langkah pertama yang tepat dalam menerapkan pola pikir kritis saat menerima brief dari klien adalah...

a)

Langsung membuat desain tanpa bertanya

b)

Memahami dan mengevaluasi kebutuhan serta tujuan klien secara mendalam

c)

Menolak brief karena terlalu rumit

d)

Mengabaikan detail brief dan membuat desain sesuai keinginan sendiri

18.

Apa arti berpikir kritis bagi seorang desainer grafis?

a)

Menerima semua informasi tanpa pertanyaan

b)

Menganalisis dan mengevaluasi informasi untuk menghasilkan desain yang tepat dan efektif

c)

Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan konteks

d)

Menyalin karya orang lain secara langsung

19.

Saat menerima tugas desain dari klien, langkah berpikir kritis pertama yang harus dilakukan adalah..

a)

Membuat desain sesuai keinginan tanpa konfirmasi

b)

Memahami kebutuhan, tujuan, dan target audiens dari klien secara mendalam

c)

Menyerahkan tugas ke rekan tanpa evaluasi

d)

Membuat desain yang paling cepat tanpa analisis

20.

Berpikir kritis membantu desainer grafis dalam...

a)

Mengabaikan feedback dari klien

b)

Mengambil keputusan desain yang logis dan berdasarkan alasan yang kuat

c)

Mengikuti semua permintaan tanpa pertimbangan

d)

Menyelesaikan pekerjaan tanpa review ulang