wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PSTP AKEU DAN PAJAK

Total questions: 30

Worksheet time: 3hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Syarat pembayaran '2/10, n/30' pada transaksi penjualan kredit berarti...

a)
Diskon 2% berlaku jika membayar dalam 30 hari.
b)
Total harus dibayar dalam 10 hari tanpa opsi diskon.
c)
Pembeli mendapatkan diskon 10% jika membayar dalam 20 hari.
d)
Pembeli mendapatkan diskon 2% jika membayar dalam 10 hari, dan total harus dibayar dalam 30 hari.
e)
Pembeli harus membayar penuh dalam 10 hari tanpa diskon.
2.

Penjualan kredit adalah transaksi penjualan barang atau jasa di mana pembayarannya diterima di kemudian hari. Dalam jurnal akuntansi, akun manakah yang akan didebet (bertambah di sisi debit) saat terjadi transaksi penjualan kredit?

a)
Akun Utang Usaha
b)
Akun Kas
c)
Akun Pendapatan
d)

Akun Penjualan

e)
Akun Piutang Usaha
3.

Pada tanggal 15 September, PT Jaya Abadi menjual barang secara kredit senilai Rp 10.000.000 dengan syarat FOB Shipping Point. Biaya kirim Rp 200.000 dibayar tunai oleh PT Jaya Abadi (penjual) dan ditambahkan ke faktur pelanggan. Berapakah total piutang yang dicatat PT Jaya Abadi?

a)
Rp 10.500.000
b)
Rp 10.100.000
c)
Rp 10.200.000
d)
Rp 9.800.000
e)
Rp 10.000.000
4.

Metode manakah yang paling sesuai dengan prinsip pencocokan (matching principle) dalam akuntansi untuk mengakui kerugian dari piutang tak tertagih?

a)
Metode langsung (direct write-off method)
b)
Metode pengakuan pendapatan (revenue recognition method)
c)
Metode akrual (accrual method)
d)
Metode kas (cash method)
e)
Metode cadangan (allowance method)
5.

Jika perusahaan memberikan diskon 5% untuk pembayaran dalam 15 hari, dan total tagihan adalah Rp 20.000.000, berapa jumlah yang harus dibayar jika pelanggan membayar dalam waktu yang ditentukan?

a)

Rp 21.000.000

b)

Rp 18.500.000

c)

Rp 20.000.000

d)

Rp 17.000.000

e)

Rp 19.000.000

6.

Dalam laporan keuangan, akun manakah yang mencerminkan kewajiban jangka pendek perusahaan?

a)

Akun Utang Usaha

b)

Akun Pendapatan

c)

Akun Modal

d)

Akun Piutang Usaha

e)

Akun Kas

7.

Suatu perusahaan memiliki data akuntansi sebagai berikut: Penjualan Kotor Rp 80.000.000, Retur Penjualan Rp 5.000.000, dan Potongan Penjualan Rp 1.000.000. Berapakah nilai Penjualan Bersih (Net Sales) perusahaan tersebut?

a)
Rp 75.000.000
b)

Rp 74.000.000

c)
Rp 70.000.000
d)
Rp 72.000.000
e)

Rp 80.000.000

8.

Wesel Tagih (**Notes Receivable**) adalah janji tertulis tanpa syarat dari pihak yang membuat janji untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa depan. Perbedaan mendasar antara Wesel Tagih dan Piutang Dagang biasa adalah...

a)

Wesel Tagih memiliki bentuk dokumen formal dan tanggal pembayaran yang pasti, sedangkan Piutang Dagang biasa lebih fleksibel dan tidak selalu terikat pada dokumen formal.

b)
Wesel Tagih hanya dapat digunakan untuk transaksi internasional, sedangkan Piutang Dagang untuk transaksi domestik.
c)
Piutang Dagang selalu memiliki tanggal pembayaran yang pasti, sedangkan Wesel Tagih lebih fleksibel.
d)
Piutang Dagang adalah janji tertulis untuk membayar, sedangkan Wesel Tagih adalah kesepakatan lisan.
e)

Wesel Tagih tidak memiliki tanggal pembayaran yang pasti, sedangkan Piutang Dagang selalu memiliki dokumen formal.

9.

PT Sentosa menerima Wesel Tagih dari pelanggannya sebesar Rp 15.000.000, berjangka waktu 90 hari dengan suku bunga 10% per tahun. Berapakah nilai bunga total yang akan diterima PT Sentosa saat jatuh tempo? (Gunakan dasar 360 hari untuk perhitungan bunga)

a)

Rp 300.000

b)

Rp 500.000

c)

Rp 160.000

d)

Rp 375.000

e)

Rp 750.000

10.

PT Bintang mengeluarkan Wesel Bayar (Notes Payable) kepada bank berjangka waktu 45 hari pada tanggal 10 Juli 2025. Kapankah tanggal jatuh tempo Wesel Bayar tersebut?

a)
24 Agustus 2025
b)
10 Agustus 2025
c)
1 September 2025
d)
15 Juli 2025
e)
30 Juli 2025
11.

PT Damai menerima Wesel Tagih berjangka 6 bulan dari pelanggan pada tanggal 1 September 2024 sebagai ganti pelunasan Piutang Dagang senilai Rp 24.000.000. Asumsikan wesel berbunga 9% per tahun. Jurnal yang dicatat PT Damai pada tanggal 1 September 2024 adalah...

a)
Debit Kas Rp 22.000.000, Kredit Piutang Dagang Rp 22.000.000.
b)
Debit Piutang Dagang Rp 24.000.000, Kredit Kas Rp 24.000.000.
c)
Debit Kas Rp 24.000.000, Kredit Wesel Tagih Rp 24.000.000.
d)
Debit Piutang Dagang Rp 24.000.000, Kredit Wesel Tagih Rp 24.000.000.
e)
Debit Kas Rp 24.000.000, Kredit Piutang Dagang Rp 24.000.000.
12.

PT Makmur menerima pelunasan atas Wesel Tagih berbunga senilai Rp 10.000.000 (pokok wesel) saat jatuh tempo. Jurnal yang dicatat PT Makmur saat penerimaan pelunasan ini akan melibatkan...

a)
Debit Kas Rp 10.000.000, Kredit Pendapatan Rp 10.000.000
b)
Debit Kas Rp 5.000.000, Kredit Wesel Tagih Rp 5.000.000
c)
Debit Wesel Tagih Rp 10.000.000, Kredit Kas Rp 10.000.000
d)

Debit Kas Rp 10.000.000, Kredit Wesel Tagih Rp 10.000.000

e)

Debit Kas Rp 10.000.000, Kredit Piutang Rp 10.000.000

13.

Ketika penerbit Wesel Tagih gagal memenuhi janjinya untuk membayar jumlah yang tertera (pokok dan bunga) pada tanggal jatuh tempo, Wesel tersebut dianggap tidak dihormati (dishonored). Bagaimana Wesel Tagih yang tidak dihormati ini dicatat dalam jurnal perusahaan penerima wesel?

a)
Debit Kas, Kredit Kerugian Wesel Tagih
b)
Debit Wesel Tagih, Kredit Piutang
c)
Debit Kerugian Wesel Tagih, Kredit Wesel Tagih
d)
Debit Wesel Tagih, Kredit Pendapatan
e)
Debit Kerugian, Kredit Kas
14.

Dibandingkan dengan Piutang Dagang (Accounts Receivable) biasa, perusahaan lebih memilih untuk menerima Wesel Tagih karena...

a)

Perusahaan lebih memilih untuk menerima Wesel Tagih karena memberikan kepastian pembayaran yang lebih tinggi.

b)
Wesel Tagih tidak memerlukan dokumen tambahan.
c)
Perusahaan tidak perlu membayar biaya administrasi untuk Wesel Tagih.
d)

Piutang Dagang lebih aman dibandingkan Wesel Tagih.

e)
Wesel Tagih lebih sulit untuk ditagih.
15.

PT Bahagia menerima pelunasan penuh atas Wesel Tagih senilai nominal Rp 10.000.000 ditambah bunga yang telah diakui (Piutang Bunga) sebesar Rp 200.000 dan bunga yang baru diakui (Pendapatan Bunga) sebesar Rp 150.000. Jurnal penerimaan pelunasan yang benar adalah...

a)
Debit Kas Rp 10.200.000, Kredit Wesel Tagih Rp 10.000.000, Kredit Piutang Bunga Rp 150.000, Kredit Pendapatan Bunga Rp 50.000
b)
Debit Kas Rp 10.000.000, Kredit Wesel Tagih Rp 9.800.000, Kredit Piutang Bunga Rp 200.000, Kredit Pendapatan Bunga Rp 150.000
c)
Debit Kas Rp 10.350.000, Kredit Wesel Tagih Rp 9.500.000, Kredit Piutang Bunga Rp 200.000, Kredit Pendapatan Bunga Rp 650.000
d)
Debit Kas Rp 10.350.000, Kredit Wesel Tagih Rp 10.000.000, Kredit Piutang Bunga Rp 200.000, Kredit Pendapatan Bunga Rp 150.000
e)
Debit Kas Rp 10.500.000, Kredit Wesel Tagih Rp 10.000.000, Kredit Piutang Bunga Rp 300.000, Kredit Pendapatan Bunga Rp 200.000
16.

PT Damai melunasi Piutang Dagang sebesar Rp 5.000.000 kepada PT Sejahtera. Piutang tersebut memiliki syarat 3/10, n/30 dan dilunasi dalam periode diskon (yaitu, dalam 10 hari). Berapa jumlah yang didebet ke akun Kas oleh PT Sejahtera?

a)
Rp 5.100.000
b)
Rp 4.750.000
c)
Rp 4.850.000
d)
Rp 4.500.000
e)
Rp 5.000.000
17.

Pelanggan mengembalikan barang senilai Rp 1.000.000 yang sebelumnya dibeli secara kredit (Piutang Dagang). Bagaimana jurnal untuk mencatat retur penjualan ini?

a)
Debit Piutang Dagang Rp 1.000.000, Kredit Retur Penjualan Rp 1.000.000.
b)
Debit Retur Penjualan Rp 1.000.000, Kredit Piutang Dagang Rp 1.000.000.
c)
Debit Retur Penjualan Rp 1.000.000, Kredit Kas Rp 1.000.000.
d)
Debit Kas Rp 1.000.000, Kredit Piutang Dagang Rp 1.000.000.
e)
Debit Piutang Dagang Rp 500.000, Kredit Retur Penjualan Rp 500.000.
18.

Menggunakan Metode Cadangan (Allowance Method), PT Maju melakukan penyesuaian akhir tahun untuk mengakui estimasi Piutang Tak Tertagih sebesar Rp 1.500.000. Bagaimana jurnal penyesuaian yang dicatat?

a)
Debit Piutang Rp 1.500.000, Kredit Beban Rp 1.500.000.
b)

Debit Beban Piutang Tak Tertagih Rp 1.500.000, Kredit Cadangan Piutang Tak Tertagih Rp 1.500.000.

c)
Debit Beban Piutang Tak Tertagih Rp 1.000.000, Kredit Cadangan Piutang Tak Tertagih Rp 1.000.000.
d)
Debit Beban Piutang Tak Tertagih Rp 1.500.000, Kredit Piutang Rp 1.500.000.
e)

Debit Cadangan Piutang Tak Tertagih Rp 1.500.000, Kredit Beban Piutang Tak Tertagih Rp 1.500.000.

19.

Menggunakan Metode Cadangan, PT Makmur memutuskan untuk menghapus Piutang Dagang pelanggan A sebesar Rp 300.000 karena sudah pasti tidak tertagih. Bagaimana jurnal yang dicatat PT Makmur untuk penghapusan (write-off) ini?

a)
Debit Piutang Dagang Rp 300.000, Kredit Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp 300.000.
b)
Debit Piutang Dagang Rp 300.000, Kredit Kas Rp 300.000.
c)
Debit Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp 300.000, Kredit Piutang Dagang Rp 300.000.
d)
Debit Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp 150.000, Kredit Piutang Dagang Rp 150.000.
e)
Debit Kas Rp 300.000, Kredit Piutang Dagang Rp 300.000.
20.

Pajak memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi Anggaran (Budgetair) dan fungsi Mengatur (Regulerend). Fungsi Anggaran dari pajak berarti...

a)
Pajak tidak memiliki dampak pada perekonomian.
b)
Pajak berfungsi sebagai sumber pendapatan bagi negara.
c)
Pajak digunakan untuk mengurangi inflasi.
d)
Pajak hanya dikenakan pada perusahaan besar.
e)
Pajak berfungsi untuk meningkatkan pengeluaran pribadi.
21.

Berdasarkan pemungutnya, pajak di Indonesia dibagi menjadi Pajak Pusat dan Pajak Daerah. Berikut ini, manakah yang termasuk dalam kategori Pajak Pusat?

a)
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
b)

Pajak Reklame

c)

Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk sektor tertentu.

d)
Pajak Hotel dan Restoran
e)
Pajak Hiburan
22.

Menurut Ketentuan Umum Perpajakan (KUP), surat yang digunakan Wajib Pajak untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan adalah...

a)
SPT (Surat Pemberitahuan)
b)
Bukti Penerimaan Pajak
c)
Surat Keterangan Pajak
d)
Formulir Pengajuan Pajak
e)
Laporan Keuangan Tahunan
23.

Dalam Tata Cara Perpajakan, Wajib Pajak yang terlambat membayar pajak terutang setelah tanggal jatuh tempo (Pajak Kurang Bayar) akan dikenakan sanksi berupa bunga sebesar tarif bunga per bulan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Sanksi ini dihitung berdasarkan...

a)
Jumlah pajak yang dibayar sebelumnya.
b)
Jumlah total aset Wajib Pajak.
c)
Tarif pajak yang berlaku saat ini.
d)
Jumlah pajak terutang dan lamanya keterlambatan pembayaran.
e)
Jumlah penghasilan Wajib Pajak tahun lalu.
24.

Apa fungsi utama dari Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP)?

a)
Sebagai alat untuk menghitung pajak yang harus dibayar.
b)
Sebagai nomor telepon untuk menghubungi DJP.
c)
Sebagai bukti kepemilikan aset Wajib Pajak.
d)
Sebagai syarat untuk membuka rekening bank.
e)
Fungsi utama NPWP adalah sebagai identitas resmi Wajib Pajak dalam administrasi perpajakan.
25.

Proses yang dilakukan oleh DJP untuk menghapus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari administrasi perpajakan karena WP telah meninggal dunia dan tidak meninggalkan warisan, atau telah berhenti melakukan kegiatan usaha secara permanen adalah...

a)
Penghapusan NPWP karena WP meninggal dunia atau berhenti usaha secara permanen.
b)
Penghapusan NPWP karena WP pindah alamat.
c)
Penghapusan NPWP untuk WP yang masih aktif usaha.
d)
Pendaftaran NPWP untuk warisan yang ditinggalkan.
e)
Pengaktifan NPWP setelah WP meninggal dunia.
26.

Menurut Peraturan DJP, batas waktu paling lambat bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas untuk mendaftarkan diri guna memperoleh NPWP adalah...

a)
6 bulan setelah mulai menjalankan usaha
b)
2 bulan setelah mulai menjalankan usaha
c)
1 tahun setelah mulai menjalankan usaha
d)
1 bulan setelah mulai menjalankan usaha atau pekerjaan bebas
e)
3 bulan setelah mulai menjalankan usaha
27.

NPPKP (Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak) adalah nomor identitas bagi PKP. Pengukuhan sebagai PKP wajib dilakukan oleh setiap Pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang telah memenuhi kriteria tertentu, yaitu...

a)
Tidak perlu mendaftar sebagai PKP
b)
Hanya menjual barang non-pajak
c)
Omzet tahunan di atas Rp 4,8 miliar atau melakukan penyerahan BKP/JKP yang dikenakan pajak.
d)
Omzet tahunan di bawah Rp 1 miliar
e)
Melakukan penyerahan barang tanpa pajak
28.

Dokumen resmi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai bukti bahwa pengusaha telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan secara resmi memperoleh NPPKP adalah...

a)
Surat Pengantar Pajak (SPP)
b)
Surat Keterangan Terdaftar (SKT)
c)
Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP)
d)
Surat Pendaftaran Wajib Pajak (SPWP)
e)
Surat Keputusan Pengusaha (SKP)
29.

Salah satu kewajiban utama yang timbul setelah seorang pengusaha dikukuhkan sebagai PKP (dan memiliki NPPKP) adalah...

a)
Menyimpan semua dokumen keuangan selama 5 tahun.
b)
Melakukan pencatatan dan pelaporan pajak.
c)
Menjual produk tanpa faktur pajak.
d)
Mengajukan permohonan izin usaha baru.
e)
Membayar pajak penghasilan setiap bulan.
30.

PT Karya Sejati memiliki omzet tahunan sebesar Rp 3.000.000.000. Karena omzetnya masih di bawah Rp 4.800.000.000, PT Karya Sejati tidak wajib dikukuhkan sebagai PKP. Tindakan yang diambil PT Karya Sejati jika ingin tetap menjadi PKP adalah...

a)
Mengajukan permohonan untuk dibubarkan.
b)
Menunggu hingga omzet mencapai Rp 4.800.000.000.
c)
Menghentikan seluruh kegiatan usaha.
d)
Meningkatkan omzet menjadi Rp 5.000.000.000.
e)
Mengajukan permohonan untuk dikukuhkan sebagai PKP.