wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Basic of Pharmacology Test

Total questions: 30

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari tentang nasib obat dalam tubuh, meliputi proses absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi, adalah...

a)

Farmakodinamika

b)

Farmakoterapi

c)

Farmakokinetika

d)

Toksikologi

2.

Proses masuknya obat dari tempat pemberian (seperti saluran cerna) ke dalam sirkulasi sistemik disebut...

a)

Distribusi

b)

Ekskresi

c)

Metabolisme

d)

Absorpsi

3.

Fenomena di mana konsentrasi obat oral secara signifikan berkurang karena metabolisme oleh enzim hati sebelum mencapai sirkulasi sistemik disebut...

a)

Efek Kumulatif (Cumulative Effect)

b)

Induksi Enzim (Enzyme Induction)

c)

Efek Lintas Pertama (First-Pass Effect)

d)

Klirens Hepar

4.

Rute pemberian obat yang menghasilkan bioavailabilitas (F) sebesar 100% dan sepenuhnya menghindari efek lintas pertama adalah...

a)

Oral (Peroral)

b)

Sublingual

c)

Intravena (IV)

d)

Intramuskular (IM)

5.

Enzim utama yang bertanggung jawab untuk reaksi metabolisme obat Fase I (seperti oksidasi) di hati adalah sistem...

a)

Siklooksigenase (COX)

b)

Sitokrom P450 (CYP450)

c)

Monoamin Oksidase (MAO)

d)

Alkohol Dehidrogenase

6.

Jalur utama ekskresi obat yang larut air dan metabolitnya dari tubuh adalah melalui...

a)

Kelenjar keringat

b)

Paru-paru (carbon dioxide)

c)

Ginjal (Urine)

d)

Empedu (Feses)

7.

Obat yang harus dimetabolisme (biasanya melalui hidrolisis atau oksidasi di hati) terlebih dahulu menjadi metabolit aktif sebelum memberikan efek terapeutik disebut...

a)

Agonis Parsial

b)

Obat Aktif

c)

Antagonis Kompetitif

d)

Prodrug

8.

Kondisi di mana paparan obat berulang menyebabkan penurunan respons seluler, seringkali melalui internalisasi atau desensitisasi reseptor, disebut...

a)

Induksi Enzim

b)

Toleransi

c)

Ikatan Protein

d)

Klirens

9.

proses utama dalam Farmakokinetika yang berhubungan dengan penyerapan obat disebut ekskresi.

a)
True
b)
False
10.

Type question here including a

a)

1.

ABSORBSI

b)

2.

DISTRIBUSI

c)

3.

METABOLISME

d)

4.

EKSKRESI

11.

Ilmu yang mempelajari bagaimana zat kimia (obat) berinteraksi dengan sistem biologis hidup, termasuk efek yang dihasilkan obat pada tubuh (Farmakodinamika) dan bagaimana tubuh memproses obat (Farmakokinetika), disebut...

a)

Farmakognosi

b)

Farmakologi

c)

Toksikologi

d)

Farmasi Klinis

12.

Cabang ilmu farmakologi yang fokus mempelajari mekanisme aksi obat dan efek biologis yang dihasilkan obat pada tubuh adalah...

a)

Farmakogenetik

b)

Farmakoterapi

c)

Farmakokinetika

d)

Farmakodinamika

13.

Cabang ilmu farmakologi yang secara spesifik mempelajari tentang nasib obat dalam tubuh yaitu proses absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi (ADME) adalah...

a)

Farmakodinamika

b)

Farmakokinetika

c)

Farmakoterapi

d)

Farmakogenomika

14.

Protein makromolekul umumunya berada pada permukaan sel dimana ia sebagai interaksi obat secara spesifik untuk menghasilkan suatu efek farmakologis disebut...

a)

Kanal Ion

b)

Enzim

c)

Reseptor

d)

Transporter

15.

Menurut konsep farmakologi, sebagian besar obat dirancang untuk berinteraksi dengan target biologis pada tingkat...

a)

Organ

b)

Jaringan

c)

Molekuler

d)

Sistemik

16.

Senyawa yang diberikan dalam bentuk tidak aktif dan harus melalui proses biotransformasi (metabolisme) di dalam tubuh terlebih dahulu untuk diubah menjadi obat aktif disebut...

a)

Agonis

b)

Antagonis

c)

Metabolit Aktif

d)

Prodrug

17.

Ikatan obat-reseptor yang memiliki energi membutuhkan energi minimal sebesar 100kcal untuk memutusnya dan memberika efek obat denagan sifat ireversibel adalah...

a)

Ikatan Hidrogen

b)

Ikatan Elektrostatik

c)

Ikatan Kovalen

d)

Ikatan Van der Waals

18.

Sebagian besar obat yang digunakan secara klinis menghasilkan efek reversibel melalui interaksi yang melibatkan gaya tarik-menarik antara gugus bermuatan positif dan negatif. Jenis ikatan ini termasuk dalam kategori...

a)

Ikatan Elektrostatik

b)

Ikatan Kovalen

c)

Ikatan Hidrofobik

d)

Ikatan Peptida

19.

Ikatan obat-reseptor yang kekuatannya paling lemah, dan hanya signifikan ketika obat dan reseptor berada dalam kedekatan spasial yang sangat erat di lingkungan non-polar, adalah...

a)

Ikatan Hidrogen

b)

Ikatan Van der Waals

c)

Ikatan Ionik

d)

Ikatan Kovalen

20.

Jika suatu obat berikatan secara kovalen dengan reseptor, cara utama tubuh mengakhiri aksi obat tersebut secara permanen adalah dengan...

a)

Meningkatkan klirens ginjal.

b)

Memberikan antagonis kompetitif.

c)

Mensintesis molekul reseptor baru.

d)

Menggeser pH darah.

21.

Ligan yang berikatan dengan reseptor dan menstabilkannya dalam konformasi aktif, menghasilkan respons biologis maksimum (efikasi intrinsik = 1) disebut...

a)

Agonis Parsial

b)

Agonis Penuh

c)

Antagonis Netral

d)

Agonis Invers

22.

Obat X berikatan dengan reseptor, namun, respons maksimum yang dapat dicapai obat X selalu lebih rendah daripada respons yang dihasilkan oleh agonis endogen. Obat X adalah...

a)

Agonis Parsial

b)

Antagonis Non-Kompetitif

c)

Agonis Penuh

d)

Agonis Invers

23.

Obat yang memiliki afinitas tinggi untuk reseptor tetapi efikasi intrinsik nol (Efikasi = 0), dan fungsinya hanya memblokir ikatan agonis endogen, disebut...

a)

Agonis Penuh

b)

Antagonis Netral

c)

Agonis Invers

d)

Prodrug

24.

Antagonis yang berikatan dengan tempat aktif (active site) reseptor, dan dapat digeser atau diatasi efeknya dengan meningkatkan dosis agonis, adalah...

a)

Antagonis Non-Kompetitif

b)

Antagonis Kimiawi

c)

Antagonis Kompetitif

d)

Antagonis Fisiologis

25.
  • Organ utama tempat metabolisme obat (biotransformasi) terjadi, yang mengubah obat menjadi metabolit yang lebih polar agar mudah diekskresi, adalah...

a)
  • A. Ginjal

b)
  • B. Paru-paru

c)
  • C. Hati

d)
  • D. Otak

26.

Dalam Farmakokinetika, hanya bentuk obat yang aktif secara farmakologis dan dapat berinteraksi dengan reseptor atau diekskresi oleh ginjal disebt pula dengan istilah...

a)

A. Obat Terikat Protein Plasma

b)

B. Obat Terkonjugasi

c)

C. Obat Bebas

d)

D. Obat Terionisasi

27.

Waktu yang diperlukan agar konsentrasi obat dalam plasma berkurang menjadi setengah dari nilai awalnya disebut...

a)

A. Klirens (Cl)

b)

B. Waktu Paruh (T1/2)

c)

C. Volume Distribusi (Vd)

d)

D. Eliminasi Lintas Pertama

28.

Mekanisme permeasi obat yang paling umum, didorong oleh gradien konsentrasi, dan merupakan jalur utama bagi obat lipofilik (larut lemak) adalah...

a)

A. Difusi Pasif

b)

B. Transport Aktif

c)

C. Difusi Terfasilitasi

d)

D. Endositosis

29.

Transport obat yang memerlukan protein pembawa spesifik, dapat memindahkan obat melawan gradien konsentrasi, dan memerlukan energi (ATP) dalam prosesnya, disebut...

a)

A. Difusi Pasif

b)

B. Difusi Terfasilitasi

c)

C. Transport Aktif

d)

D. Endositosis

30.

P-glikoprotein (P-gp), transporter efflux dari family ABC (ATP-Binding Cassette) yang ditemukan di Blood Brain Barrier dan usus, berfungsi untuk...

a)

A. Membawa obat masuk ke dalam sel melawan gradien konsentrasi.

b)

B. Memompa obat keluar dari sel (efflux).

c)

C. Mengikat protein plasma di luar sel.

d)

D. Memfasilitasi difusi air dan obat hidrofilik.