Font size
WorksheetsBasic of Pharmacology Test
Total questions: 30
Worksheet time: 16mins
Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari tentang nasib obat dalam tubuh, meliputi proses absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi, adalah...
Farmakodinamika
Farmakoterapi
Farmakokinetika
Toksikologi
Proses masuknya obat dari tempat pemberian (seperti saluran cerna) ke dalam sirkulasi sistemik disebut...
Distribusi
Ekskresi
Metabolisme
Absorpsi
Fenomena di mana konsentrasi obat oral secara signifikan berkurang karena metabolisme oleh enzim hati sebelum mencapai sirkulasi sistemik disebut...
Efek Kumulatif (Cumulative Effect)
Induksi Enzim (Enzyme Induction)
Efek Lintas Pertama (First-Pass Effect)
Klirens Hepar
Rute pemberian obat yang menghasilkan bioavailabilitas (F) sebesar 100% dan sepenuhnya menghindari efek lintas pertama adalah...
Oral (Peroral)
Sublingual
Intravena (IV)
Intramuskular (IM)
Enzim utama yang bertanggung jawab untuk reaksi metabolisme obat Fase I (seperti oksidasi) di hati adalah sistem...
Siklooksigenase (COX)
Sitokrom P450 (CYP450)
Monoamin Oksidase (MAO)
Alkohol Dehidrogenase
Jalur utama ekskresi obat yang larut air dan metabolitnya dari tubuh adalah melalui...
Kelenjar keringat
Paru-paru (carbon dioxide)
Ginjal (Urine)
Empedu (Feses)
Obat yang harus dimetabolisme (biasanya melalui hidrolisis atau oksidasi di hati) terlebih dahulu menjadi metabolit aktif sebelum memberikan efek terapeutik disebut...
Agonis Parsial
Obat Aktif
Antagonis Kompetitif
Prodrug
Kondisi di mana paparan obat berulang menyebabkan penurunan respons seluler, seringkali melalui internalisasi atau desensitisasi reseptor, disebut...
Induksi Enzim
Toleransi
Ikatan Protein
Klirens
proses utama dalam Farmakokinetika yang berhubungan dengan penyerapan obat disebut ekskresi.
Type question here including a
ABSORBSI
DISTRIBUSI
METABOLISME
EKSKRESI
Ilmu yang mempelajari bagaimana zat kimia (obat) berinteraksi dengan sistem biologis hidup, termasuk efek yang dihasilkan obat pada tubuh (Farmakodinamika) dan bagaimana tubuh memproses obat (Farmakokinetika), disebut...
Farmakognosi
Farmakologi
Toksikologi
Farmasi Klinis
Cabang ilmu farmakologi yang fokus mempelajari mekanisme aksi obat dan efek biologis yang dihasilkan obat pada tubuh adalah...
Farmakogenetik
Farmakoterapi
Farmakokinetika
Farmakodinamika
Cabang ilmu farmakologi yang secara spesifik mempelajari tentang nasib obat dalam tubuh yaitu proses absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi (ADME) adalah...
Farmakodinamika
Farmakokinetika
Farmakoterapi
Farmakogenomika
Protein makromolekul umumunya berada pada permukaan sel dimana ia sebagai interaksi obat secara spesifik untuk menghasilkan suatu efek farmakologis disebut...
Kanal Ion
Enzim
Reseptor
Transporter
Menurut konsep farmakologi, sebagian besar obat dirancang untuk berinteraksi dengan target biologis pada tingkat...
Organ
Jaringan
Molekuler
Sistemik
Senyawa yang diberikan dalam bentuk tidak aktif dan harus melalui proses biotransformasi (metabolisme) di dalam tubuh terlebih dahulu untuk diubah menjadi obat aktif disebut...
Agonis
Antagonis
Metabolit Aktif
Prodrug
Ikatan obat-reseptor yang memiliki energi membutuhkan energi minimal sebesar 100kcal untuk memutusnya dan memberika efek obat denagan sifat ireversibel adalah...
Ikatan Hidrogen
Ikatan Elektrostatik
Ikatan Kovalen
Ikatan Van der Waals
Sebagian besar obat yang digunakan secara klinis menghasilkan efek reversibel melalui interaksi yang melibatkan gaya tarik-menarik antara gugus bermuatan positif dan negatif. Jenis ikatan ini termasuk dalam kategori...
Ikatan Elektrostatik
Ikatan Kovalen
Ikatan Hidrofobik
Ikatan Peptida
Ikatan obat-reseptor yang kekuatannya paling lemah, dan hanya signifikan ketika obat dan reseptor berada dalam kedekatan spasial yang sangat erat di lingkungan non-polar, adalah...
Ikatan Hidrogen
Ikatan Van der Waals
Ikatan Ionik
Ikatan Kovalen
Jika suatu obat berikatan secara kovalen dengan reseptor, cara utama tubuh mengakhiri aksi obat tersebut secara permanen adalah dengan...
Meningkatkan klirens ginjal.
Memberikan antagonis kompetitif.
Mensintesis molekul reseptor baru.
Menggeser pH darah.
Ligan yang berikatan dengan reseptor dan menstabilkannya dalam konformasi aktif, menghasilkan respons biologis maksimum (efikasi intrinsik = 1) disebut...
Agonis Parsial
Agonis Penuh
Antagonis Netral
Agonis Invers
Obat X berikatan dengan reseptor, namun, respons maksimum yang dapat dicapai obat X selalu lebih rendah daripada respons yang dihasilkan oleh agonis endogen. Obat X adalah...
Agonis Parsial
Antagonis Non-Kompetitif
Agonis Penuh
Agonis Invers
Obat yang memiliki afinitas tinggi untuk reseptor tetapi efikasi intrinsik nol (Efikasi = 0), dan fungsinya hanya memblokir ikatan agonis endogen, disebut...
Agonis Penuh
Antagonis Netral
Agonis Invers
Prodrug
Antagonis yang berikatan dengan tempat aktif (active site) reseptor, dan dapat digeser atau diatasi efeknya dengan meningkatkan dosis agonis, adalah...
Antagonis Non-Kompetitif
Antagonis Kimiawi
Antagonis Kompetitif
Antagonis Fisiologis
Organ utama tempat metabolisme obat (biotransformasi) terjadi, yang mengubah obat menjadi metabolit yang lebih polar agar mudah diekskresi, adalah...
A. Ginjal
B. Paru-paru
C. Hati
D. Otak
Dalam Farmakokinetika, hanya bentuk obat yang aktif secara farmakologis dan dapat berinteraksi dengan reseptor atau diekskresi oleh ginjal disebt pula dengan istilah...
A. Obat Terikat Protein Plasma
B. Obat Terkonjugasi
C. Obat Bebas
D. Obat Terionisasi
Waktu yang diperlukan agar konsentrasi obat dalam plasma berkurang menjadi setengah dari nilai awalnya disebut...
A. Klirens (Cl)
B. Waktu Paruh (T1/2)
C. Volume Distribusi (Vd)
D. Eliminasi Lintas Pertama
Mekanisme permeasi obat yang paling umum, didorong oleh gradien konsentrasi, dan merupakan jalur utama bagi obat lipofilik (larut lemak) adalah...
A. Difusi Pasif
B. Transport Aktif
C. Difusi Terfasilitasi
D. Endositosis
Transport obat yang memerlukan protein pembawa spesifik, dapat memindahkan obat melawan gradien konsentrasi, dan memerlukan energi (ATP) dalam prosesnya, disebut...
A. Difusi Pasif
B. Difusi Terfasilitasi
C. Transport Aktif
D. Endositosis
P-glikoprotein (P-gp), transporter efflux dari family ABC (ATP-Binding Cassette) yang ditemukan di Blood Brain Barrier dan usus, berfungsi untuk...
A. Membawa obat masuk ke dalam sel melawan gradien konsentrasi.
B. Memompa obat keluar dari sel (efflux).
C. Mengikat protein plasma di luar sel.
D. Memfasilitasi difusi air dan obat hidrofilik.
