wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KULIAH 10 SAYANGKU

Total questions: 56

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.
Seorang mahasiswa melakukan penyelaman scuba lalu mengalami rasa penuh pada telinga, pendengaran menurun, dan vertigo saat naik ke permukaan. Otoskopi menunjukkan retraksi membran timpani. Diagnosis paling mungkin?
a)
Otitis eksterna
b)
Labirintitis viral
c)
Perforasi membran timpani traumatik
d)
Barotrauma telinga tengah
2.
Seorang penumpang pesawat dengan rinitis alergi berat merencanakan penerbangan besok. Intervensi pencegahan terbaik untuk menurunkan risiko barotrauma telinga?
a)
Menggunakan earplug busa standar
b)
Menunda terbang hingga kongesti membaik
c)
Minum antibiotik profilaksis
d)
Mengunyah permen karet saja
3.
Penyelam pemula mengalami telinga sakit saat turun cepat. Tindakan segera di dalam air untuk mencegah cedera lanjutan?
a)
Bergerak horizontal tanpa mengubah kedalaman
b)
Terus turun lebih cepat agar adaptasi
c)
Naik sedikit lalu lakukan manuver Valsalva berulang
d)
Hentikan pernapasan selama 10 detik
4.
Seorang pasien mengeluh telinga terasa penuh setelah penerbangan. Mana pemeriksaan tambahan paling sesuai untuk menilai disfungsi tuba Eustachius/telinga tengah?
a)
MR angiografi
b)
Audiometri BERA saja
c)
Timpanometri
d)
Tes Weber/Rinne saja
5.
Pasien dengan barotrauma telinga tengah ringan datang 24 jam setelah penerbangan. Terapi konservatif yang tepat adalah…
a)
Antibiotik IV sefalosporin
b)
Dekongestan + antihistamin + analgesik
c)
Miringotomi segera
d)
Steroid sistemik jangka panjang
6.
Pada kasus barotrauma yang menetap dengan efusi darah di telinga tengah beberapa minggu, tindakan definitif yang dianjurkan adalah…
a)
Tidak perlu tindakan apapun
b)
Pemasangan grommet segera pada semua pasien
c)
Miringotomi
d)
Skleroterapi telinga tengah
7.
Seorang mahasiswa sering mual saat perjalanan laut lambat dengan ombak naik-turun dan gerak samping. Mekanisme utama motion sickness adalah konflik sinyal antara…
a)
Saraf vagus–hipotalamus
b)
Vestibular–visual–proprioseptif
c)
Simpatis–parasimpatis
d)
Korteks–serebelum
8.
Penumpang pesawat dengan riwayat mabuk perjalanan memilih kursi. Posisi yang PALING mengurangi gejala?
a)
Di atas sayap dekat jendela
b)
Kursi menghadap belakang
c)
Kursi tengah jauh dari jendela
d)
Dekat lorong di bagian ekor
9.
Seorang kru kapal ingin profilaksis farmakologis motion sickness untuk berlayar 6 jam. Obat yang tepat dan cara pakainya?
a)
Antasid setiap 2 jam
b)
Ondansetron diminum saat mual muncul
c)
Benzodiazepin sebelum tidur
d)
Patch skopolamin ditempel di belakang telinga ≥4 jam sebelum berangkat
10.
Seorang sopir bus sering pusing saat membaca teks di ponsel saat bus berjalan, namun membaik saat melihat jauh ke depan. Edukasi non-obat yang tepat adalah…
a)
Menutup mata sepanjang perjalanan
b)
Jangan membaca saat kendaraan bergerak, arahkan pandang ke horison
c)
Makan besar berlemak sebelum berangkat
d)
Memakai masker wangi agar tidak mual
11.
Mahasiswa hendak ujian OSCE lalu naik kapal. Untuk pencegahan motion sickness, mana yang TIDAK dianjurkan?
a)
Menghindari bau tajam
b)
Duduk di lokasi yang geraknya sesuai tubuh
c)
Mengalihkan ventilasi udara ke wajah
d)
Makan besar tinggi lemak/susu sebelum berangkat
12.
Pria 62 tahun pasca operasi lutut, imobilisasi lama, kini betis kiri nyeri dan bengkak. Faktor patogenesis utama DVT diringkas sebagai…
a)
Trias Virchow: stasis, hiperkoagulabilitas, cedera endotel
b)
Trias Charcot: nyeri RUQ, demam, ikterus
c)
Trias Cushing: HT, bradikardi, takipnea
d)
Trias Beck: JVP ↑, tekanan nadi menurun, bunyi jantung melemah
13.
Pasien kecurigaan DVT. Manuver pemeriksaan yang dapat menimbulkan nyeri betis saat dorsofleksi kaki dengan lutut lurus dikenal sebagai…
a)
Tanda Homan
b)
Tanda Murphy
c)
Tanda McMurray
d)
Tanda Lasegue
14.
Wanita 45 tahun dengan betis bengkak, panas, nyeri. Pemeriksaan penunjang awal yang direkomendasikan untuk mengonfirmasi DVT?
a)
Angiografi koroner
b)
USG dupleks dan D‑dimer
c)
MRI otak
d)
Foto rontgen tungkai
15.
Skor klinis Wells untuk DVT menunjukkan probabilitas tinggi bila skor…
a)
≥3
b)
≥2
c)
≥5
d)
≤0
16.
Pasien DVT tanpa kontraindikasi antikoagulan. Terapi lini pertama yang dianjurkan adalah…
a)
Steroid sistemik
b)
Antibiotik spektrum luas
c)
DOAC (rivaroksaban/apiksaban/dabigatran) atau VKA (warfarin)
d)
Trombolitik sistemik rutin
17.
Pada pasien DVT dengan kontraindikasi absolut terhadap antikoagulasi (mis. perdarahan aktif), langkah berikutnya?
a)
Tunda semua terapi sampai bengkak hilang
b)
Operasi amputasi dini
c)
Pasang IVC filter
d)
Berikan antiplatelet ganda
18.
Komplikasi jangka panjang DVT yang dicegah dengan stocking medis kompresi adalah…
a)
Neuropati perifer
b)
Post‑thrombotic syndrome
c)
Sindrom kompartemen
d)
Limfedema primer
19.
Pria 58 tahun datang dengan sesak mendadak, nyeri dada pleuritik, gelisah, berkeringat. Tanda vital: takipnea, takikardi. Diagnosis banding paling gawat yang harus segera dipikirkan?
a)
Emboli paru (PE)
b)
Asma ringan
c)
Gastritis
d)
Bronkitis akut
20.
Pada kecurigaan PE, temuan EKG yang klasik namun jarang ditemukan adalah…
a)
Elevasi ST difus
b)
S1Q3T3
c)
Gelombang U menonjol
d)
Blok AV derajat I
21.
Seorang pasien dengan kecurigaan PE menjalani D‑dimer. Interpretasi yang benar?
a)
D‑dimer negatif justru menguatkan PE
b)
D‑dimer normal menyingkirkan PE; hasil positif tidak spesifik
c)
D‑dimer selalu positif pada PE sehingga tidak berguna
d)
D‑dimer hanya untuk memantau terapi
22.
PE masif dengan hipotensi dan syok. Strategi awal yang benar?
a)
Terapi reperfusi: antikoagulasi + trombolitik sistemik + dukungan hemodinamik
b)
Observasi tanpa antikoagulasi
c)
Hanya oksigen nasal
d)
Rujuk pulang dengan kontrol 1 minggu
23.
Pasien PE stabil hemodinamik. Antikoagulan parenteral yang direkomendasikan selama ±5 hari adalah…
a)
LMWH atau fondaparinux (lebih disarankan daripada UFH)
b)
Hanya aspirin dosis rendah
c)
Dextran intravena
d)
UFH intravena pada semua pasien
24.
Pada pasien PE yang akan transisi ke obat oral, pilihan yang direkomendasikan dibanding VKA adalah…
a)
Beta‑blocker
b)
Kombinasi klopidogrel‑aspirin
c)
NOAC
d)
Nitrat oral
25.
Jika tetap menggunakan warfarin pada pasien PE, bagaimana transisinya?
a)
Stop antikoagulan parenteral segera setelah dosis pertama warfarin
b)
Tumpang tindih dengan antikoagulan parenteral hingga INR 2,0–3,0 tercapai
c)
Target INR 1,0–1,5
d)
Tidak perlu monitoring INR
26.
Selama penerbangan jarak jauh, upaya pencegahan VTE yang benar adalah…
a)
Mobilisasi berkala, hidrasi, dan pertimbangkan stocking kompresi sesuai risiko
b)
Menahan kencing untuk mengurangi mobilitas
c)
Tidur tanpa bergerak sepanjang penerbangan
d)
Konsumsi alkohol untuk vasodilatasi
27.
Pendaki cepat mencapai 3.000 m dan 8 jam kemudian mengalami sakit kepala bifrontal (lebih berat saat menunduk), mual, sulit tidur. Tatalaksana awal yang paling tepat?
a)
Memberi steroid jangka panjang sebagai profilaksis
b)
Hentikan kenaikan; bila tak membaik 1–2 hari pertimbangkan turun; suportif O2 & hidrasi
c)
Lanjutkan naik lebih cepat agar cepat beradaptasi
d)
Diuretik loop rutin tanpa indikasi lain
28.
Obat yang mempercepat aklimatisasi dan mengobati AMS namun kontraindikasi pada alergi sulfa adalah…
a)
Deksametason
b)
Nifedipin
c)
Asetazolamid
d)
Salmeterol
29.
Pada AMS berat muncul ataksia dan penurunan kesadaran dalam 12 jam. Keputusan kritis?
a)
Hiperbarik oksigen portabel tidak diperlukan
b)
Berikan diuretik saja
c)
Tetap di ketinggian dan observasi
d)
Segera turun (immediate descent)
30.
Perubahan fisiologis aklimatisasi yang BENAR adalah…
a)
ICP menurun
b)
Ventilasi meningkat; ginjal mengekskresi bikarbonat; EPO naik dalam 2 jam → ↑massa RBC
c)
Stroke volume meningkat; HR menurun
d)
Tekanan pulmonal menurun
31.
Pada ketinggian 8.000–14.000 kaki, masalah medis paling sering terjadi karena…
a)
Oksigen alveolar maksimal pada malam hari
b)
Banyak fasilitas bermalam berada pada rentang ini
c)
Tidak ada hipoksemia saat tidur
d)
Ventilasi alveolar tidak berubah
32.
Tanda khas yang sering menyertai AMS sehingga bisa ditemukan edema perifer/wajah adalah…
a)
Dehidrasi berat selalu terjadi
b)
Hiperkapnia
c)
Hiponatremia berat akibat keringat
d)
Retensi cairan (antidiuresis)
33.
Gejala hipoksia akut berat pada ketinggian (pusing, pandangan gelap, pingsan) harus ditangani dengan…
a)
Menahan napas bergantian
b)
Hiperventilasi paksa berkepanjangan
c)
Oksigen suplementer dan turun cepat
d)
Pemberian diuretik kuat
34.
Pernyataan berikut tentang terapi AMS adalah BENAR…
a)
Steroid harus diberikan pada semua kasus ringan
b)
Deksametason dicadangkan untuk kasus sedang–berat karena efek samping
c)
Asetazolamid kontraindikasi pada alergi penisilin
d)
Turun tidak pernah diperlukan
35.
Pendaki 2–4 hari di atas 2.500 m mengalami perubahan mental, ataksia, dan perdarahan retina. Diagnosis dan risiko terpenting?
a)
HAPE; tidak terkait neurologis
b)
Hipotermia; cukup istirahat
c)
AMS ringan; aman bila dibiarkan
d)
HACE; berisiko koma/herniasi bila tidak diobati
36.
Kunci diagnosis HACE menurut slide adalah…
a)
Menguji cairan serebrospinal
b)
Mencurigainya secara klinis sejak awal
c)
CT kepala selalu diperlukan dahulu
d)
Menunggu hasil MRI
37.
Tatalaksana awal HACE yang benar adalah…
a)
Tetap di ketinggian dan minum banyak
b)
Turun segera dan berikan O2; pertimbangkan steroid
c)
Memberi diuretik loop saja tanpa turun
d)
Hanya observasi 24 jam
38.
HACE merupakan progresi dari AMS akibat…
a)
Infeksi virus pernapasan
b)
Hipotensi ortostatik
c)
Hiperkapnia yang menurun
d)
Hipoksia serebral → aliran darah otak meningkat → edema vasogenik mikrohemoragi
39.
Pendaki 3 hari di 3.200 m mengeluh batuk kering, mudah lelah, kemudian menjadi dispnea saat istirahat, rales menyeluruh, SpO2 rendah untuk ketinggian. Diagnosis?
a)
Pneumotoraks spontan
b)
Pneumonia bakteri lobaris
c)
Asma eksaserbasi
d)
HAPE
40.
Foto toraks pada HAPE dapat memperlihatkan…
a)
Atelektasis segmental konsisten
b)
Infiltrat interstisial hingga alveolar difus sesuai beratnya
c)
Efusi pleura masif sebagai tanda wajib
d)
Garis Kerley B saja
41.
Penatalaksanaan utama HAPE meliputi…
a)
Steroid intravena rutin
b)
Ventilasi mekanik untuk semua pasien
c)
Diuretik kuat sebagai terapi utama
d)
Turun segera dengan usaha minimal dan O2 (target SpO2 >90%)
42.
Obat yang menurunkan tekanan arteri pulmonalis 30–50% pada HAPE adalah…
a)
Nifedipin
b)
Asetazolamid
c)
Deksametason
d)
Furosemid
43.
Profilaksis untuk pasien dengan riwayat HAPE yang terbukti menurunkan kekambuhan sekitar 50% adalah…
a)
Steroid inhalasi dosis tinggi
b)
Salmeterol inhalasi BID
c)
Heparin profilaksis
d)
Isoproterenol inhalasi
44.
Pernyataan berikut tentang HAPE adalah BENAR…
a)
Diuretik loop adalah terapi definitif
b)
Steroid dan diuretik tidak bermanfaat sebagai terapi utama
c)
HAPE selalu disertai AMS/HACE
d)
Steroid wajib pada semua kasus HAPE
45.
Pekerja outdoor terpapar dingin; suhu inti <35°C. Ini termasuk…
a)
Hipotermia (minimal derajat ringan)
b)
Hipertermia ringan
c)
Euthermia
d)
Heat exhaustion
46.
Jari tangan pasien tampak pucat, keras, kemudian menghitam; baal dan nyeri hebat. Penjelasan patologi frostbite yang benar adalah…
a)
Vasodilatasi luas akibat panas
b)
Infeksi bakteri akut
c)
Defisiensi vitamin C akut
d)
Terbentuk kristal es di dalam sel yang merusak jaringan
47.
Pertolongan pertama hipotermia di lapangan yang benar adalah…
a)
Pindahkan ke lingkungan hangat, lepas pakaian basah, rewarming pasif dengan selimut
b)
Pijatan keras pada ekstremitas
c)
Lari cepat untuk menaikkan suhu
d)
Pemberian alkohol untuk menghangatkan
48.
Penanganan frostbite pada kaki yang tepat adalah…
a)
Tusuk lepuh segera di lapangan
b)
Kompres es agar beku semakin stabil
c)
Oleskan salep antibakteri dingin
d)
Rendam di air hangat suam (37–40°C), lepaskan perhiasan, hindari berjalan di kaki beku
49.
Balutan yang dianjurkan setelah rewarming jaringan frostbite adalah…
a)
Balutan kasa tebal dan kering sebagai pelindung isolasi
b)
Plester ketat bertekanan tinggi
c)
Perban elastis kencang untuk imobilisasi total
d)
Tidak perlu balutan
50.
Langkah pencegahan paparan dingin berat yang tepat adalah…
a)
Membuka jaket agar keringat cepat hilang
b)
Berpakaian berlapis tahan air/angin, topi & sarung tangan; hidrasi hangat non‑kafein/non‑alkohol
c)
Diam tidak bergerak agar tidak kelelahan
d)
Minum kopi dan alkohol untuk hangat
51.
Seorang turis di pantai mengeluh kulit kemerahan dan nyeri setelah terpapar matahari. Pertolongan pertama sunburn menurut slide adalah…
a)
Mengoles salep antibiotik rutin
b)
Mengoles mentega dan menjemur ulang
c)
Memecahkan semua lepuh
d)
Berteduh/naungi, kompres air, minum bertahap, oles after‑sun
52.
Atlet maraton mengalami kram betis dan perut setelah lari di cuaca panas. Tatalaksana awal?
a)
Rehidrasi dengan elektrolit (minuman olahraga) dan istirahat di tempat sejuk
b)
Minum air saja tanpa elektrolit
c)
Kompres es seluruh tubuh
d)
Pemberian diuretik
53.
Pekerja proyek terpapar panas mengeluh mual, pusing, lemah, keringat banyak, kulit dingin (clammy). Diagnosis paling mungkin?
a)
Heat exhaustion
b)
Heat stroke
c)
Sunburn
d)
Heat rash
54.
Korban haji kolaps dengan disorientasi, kemungkinan kejang; kulit tampak merah dan mungkin kering. Tindakan pertama yang benar?
a)
Observasi pasif
b)
Berikan minuman hangat manis
c)
Pendinginan agresif segera dan hubungi layanan emergensi
d)
Balut dengan selimut hangat
55.
Pada heat rash (biang keringat), anjuran pertolongan pertama adalah…
a)
Tutupi rapat dengan plastik agar hangat
b)
Oles salep steroid kuat rutin
c)
Minum diuretik
d)
Jaga kebersihan kulit, biarkan kering, pakai pakaian longgar
56.
Nasihat umum untuk semua heat illness saat pertolongan pertama adalah…
a)
Berbaring di tempat teduh, minum sedikit‑sedikit, lepaskan pakaian luar, kompres lembap terutama kepala/leher
b)
Hindari minum untuk mencegah muntah
c)
Pemanasan badan agar keringat keluar
d)
Tetap berdiri agar sirkulasi lancar