WorksheetsModul 5: Klasifikasi Tanah
Total questions: 99
Worksheet time: 50mins
Jelaskan apa yang dimaksud dengan klasifikasi Tekstur (Textural Classification) pada tanah!
Klasifikasi Tekstur (Textural Classification) adalah pengelompokan tanah berdasarkan proporsi relatif dari partikel pasir, debu, dan lempung.
Klasifikasi Tekstur (Textural Classification) adalah pengelompokan tanah berdasarkan warna tanah.
Klasifikasi Tekstur (Textural Classification) adalah pengelompokan tanah berdasarkan kandungan bahan organik.
Klasifikasi Tekstur (Textural Classification) adalah pengelompokan tanah berdasarkan tingkat kesuburan tanah.
Bagaimana cara menentukan tanah dengan klasifikasi Tekstur (Textural Classification)?
Menentukan tanah dengan klasifikasi Tekstur dilakukan dengan mengidentifikasi proporsi pasir, debu, dan lempung dalam sampel tanah.
Menentukan tanah dengan klasifikasi Tekstur dilakukan dengan mengukur pH tanah saja.
Menentukan tanah dengan klasifikasi Tekstur dilakukan dengan mengamati warna tanah secara visual.
Menentukan tanah dengan klasifikasi Tekstur dilakukan dengan menghitung kandungan bahan organik saja.
Jelaskan klasifikasi tanah secara teknik (Classification by Engineering Behavior)!
Klasifikasi tanah secara teknik adalah pengelompokan tanah berdasarkan sifat-sifat tekniknya seperti kekuatan, kepadatan, dan perilaku saat diberi beban.
Klasifikasi tanah secara teknik adalah pengelompokan tanah berdasarkan warna dan bentuk butirannya saja.
Klasifikasi tanah secara teknik adalah pengelompokan tanah berdasarkan kandungan mineral organik semata.
Klasifikasi tanah secara teknik adalah pengelompokan tanah berdasarkan lokasi geografisnya.
Bagaimana cara menentukan klasifikasi tanah secara teknik?
Menentukan klasifikasi tanah secara teknik dilakukan dengan menguji sifat-sifat teknik tanah seperti kekuatan, kepadatan, dan perilaku mekanisnya.
Dengan hanya melihat warna tanah tanpa pengujian lebih lanjut.
Menentukan klasifikasi tanah berdasarkan lokasi geografis saja.
Mengklasifikasikan tanah berdasarkan jenis tanaman yang tumbuh di atasnya.
Jelaskan klasifikasi Sistem AASHTO pada tanah!
Klasifikasi Sistem AASHTO adalah sistem pengelompokan tanah berdasarkan kriteria yang digunakan oleh American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) untuk keperluan teknik sipil.
Klasifikasi Sistem AASHTO adalah sistem pengelompokan tanah berdasarkan warna tanah untuk keperluan pertanian.
Klasifikasi Sistem AASHTO adalah sistem pengelompokan tanah berdasarkan kandungan mineral untuk keperluan geologi.
Klasifikasi Sistem AASHTO adalah sistem pengelompokan tanah berdasarkan tingkat kesuburan untuk keperluan perkebunan.
Bagaimana cara mengklasifikasikan tanah dengan Sistem AASHTO?
Mengklasifikasikan tanah dengan Sistem AASHTO dilakukan dengan menguji parameter-parameter tanah sesuai standar AASHTO, seperti ukuran butir dan batas konsistensi.
Mengklasifikasikan tanah dengan Sistem AASHTO hanya berdasarkan warna tanah.
Mengklasifikasikan tanah dengan Sistem AASHTO dilakukan dengan mengukur pH tanah saja.
Mengklasifikasikan tanah dengan Sistem AASHTO hanya berdasarkan kandungan organik.
Jelaskan klasifikasi Unified Soil Classification System (USCS) pada tanah!
Klasifikasi Unified Soil Classification System (USCS) adalah sistem pengelompokan tanah berdasarkan sifat fisik dan teknik tanah yang digunakan secara internasional.
USCS adalah sistem klasifikasi batuan berdasarkan warna dan bentuknya.
USCS digunakan untuk mengelompokkan jenis air tanah berdasarkan kandungan mineralnya.
USCS adalah metode pengujian kekuatan beton di laboratorium.
Bagaimana cara mengklasifikasikan tanah dengan Unified Soil Classification System (USCS)?
Mengklasifikasikan tanah dengan USCS dilakukan dengan menguji karakteristik fisik dan teknik tanah sesuai standar USCS.
Mengklasifikasikan tanah dengan USCS hanya berdasarkan warna tanah.
Mengklasifikasikan tanah dengan USCS dilakukan dengan mencampur tanah dengan air saja.
Mengklasifikasikan tanah dengan USCS cukup dengan melihat tekstur permukaan tanah.
Jelaskan perbandingan klasifikasi AASHTO dengan USCS!
Perbandingan klasifikasi AASHTO dengan USCS terletak pada kriteria dan parameter yang digunakan dalam mengelompokkan tanah untuk keperluan teknik sipil.
AASHTO dan USCS hanya digunakan untuk mengklasifikasikan batuan, bukan tanah.
Klasifikasi AASHTO dan USCS tidak memiliki perbedaan dalam parameter yang digunakan.
USCS lebih menekankan pada warna tanah, sedangkan AASHTO pada tekstur tanah.
Apa tugas yang harus dikerjakan pada topik klasifikasi tanah?
Mahasiswa mampu mengerjakan tugas terkait klasifikasi tanah sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
Mahasiswa hanya membaca materi tanpa mengerjakan tugas apapun.
Mahasiswa membuat laporan tentang klasifikasi hewan.
Mahasiswa melakukan praktikum tentang klasifikasi air.
Pilih langkah yang benar dalam menyusun ringkasan individu sesuai ketentuan.
Membaca teks, menentukan gagasan utama, menulis ringkasan dengan bahasa sendiri
Menyalin seluruh isi teks tanpa perubahan
Mengabaikan gagasan utama dan menulis secara acak
Menulis ringkasan tanpa membaca teks terlebih dahulu
Cara yang tepat untuk menyelesaikan tugas kelompok sesuai ketentuan adalah...
Bekerja sama dengan anggota kelompok dan membagi tugas secara adil
Mengerjakan tugas sendiri tanpa melibatkan anggota lain
Menunggu anggota lain menyelesaikan seluruh tugas
Mengabaikan instruksi dan membuat tugas sesuai keinginan sendiri
Klasifikasi tanah menurut materi pembelajaran di atas adalah...
pengelompokan tanah berdasarkan sifat dan karakteristiknya
penentuan warna tanah berdasarkan musim
pembagian tanah berdasarkan letak geografis saja
pengelompokan tanah berdasarkan jenis tanaman yang tumbuh
Menurut materi di atas, tanah adalah entitas alami yang menghubungkan mineral anorganik bumi dengan ________ kehidupan organik.
organisme
batuan
udara
air
Salah satu tujuan dari klasifikasi tanah adalah...
Menentukan jenis dan penggunaan tanah yang tepat
Meningkatkan kadar air tanah
Mengurangi erosi tanah secara langsung
Menambah unsur hara secara instan
Apa tujuan utama dari sistem klasifikasi tanah menurut bacaan di atas?
Tujuan utama sistem klasifikasi tanah adalah untuk memberikan informasi tentang karakteristik dan sifat-sifat fisik tanah serta memudahkan penjelasan sifat-sifat umum tanah yang sangat bervariasi.
Untuk menentukan harga jual tanah di pasar internasional.
Untuk mengidentifikasi jenis tanaman yang dapat tumbuh di semua jenis tanah.
Untuk mengukur tingkat kesuburan tanah secara langsung.
Sistem klasifikasi tanah umumnya mengelompokkan tanah ke dalam kategori yang memiliki kesamaan apa?
Kesamaan sifat fisik.
Kesamaan warna tanah.
Kesamaan lokasi geografis.
Kesamaan umur tanah.
Sebutkan dua kategori utama sistem klasifikasi tanah yang dikembangkan di masa lalu menurut bacaan di atas!
Klasifikasi Pedologi dan Klasifikasi Teknik.
Klasifikasi Fisik dan Klasifikasi Kimia.
Klasifikasi Organik dan Klasifikasi Anorganik.
Klasifikasi Modern dan Klasifikasi Tradisional.
Sistem klasifikasi teknik tanah yang secara luas digunakan adalah sistem klasifikasi...
USDA dan Unified
AASHTO dan Unified
Pedologi dan USDA
Bowles dan Das
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Bongkahan Batuan (boulder) yang tertahan saringan ukuran!
300 mm
60 mm
2 mm
100 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Kerakal/Berangkal (cobbles) yang lolos saringan ukuran 300 mm dan tertahan pada saringan 75 mm!
300 mm – 75 mm
75 mm – 25 mm
150 mm – 50 mm
200 mm – 100 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Kerikil (Gravel) yang lolos saringan ukuran 75 mm dan tertahan pada saringan No. 4 (4,75 mm)!
19 mm – 4,75 mm
2 mm – 0,075 mm
75 mm – 50 mm
4,75 mm – 2 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Krikil Kasar (Coarse Gravel) yang lolos saringan ukuran 75 mm serta tertahan pada saringan ukuran 19 mm!
75 mm – 19 mm
50 mm – 10 mm
37.5 mm – 4.75 mm
25 mm – 2 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Kerikil Halus (Fine Gravel) yang lolos saringan ukuran?
19 mm – 4,75 mm
37,5 mm – 19 mm
4,75 mm – 2 mm
2 mm – 0,075 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Pasir (Sand) yang lolos saringan No. 4 serta tertahan saringan No. 200?
4,75 mm – 0,075 mm
2,00 mm – 0,005 mm
10,00 mm – 1,00 mm
0,425 mm – 0,075 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Pasir kasar (Coarse Sand) yang lolos saringan ukuran No. 4 serta tertahan saringan No. 10?
4,75 mm – 2,00 mm
2,00 mm – 0,425 mm
9,50 mm – 4,75 mm
1,18 mm – 0,075 mm
Berdasarkan Tabel 5.1, sebutkan ukuran butir untuk Pasir sedang (Medium Sand) yang lolos saringan No. 10 (2 mm) serta tertahan pada saringan No. 40 (0,425 mm)!
2,00 mm – 0,425 mm
4,75 mm – 2,00 mm
0,425 mm – 0,075 mm
1,00 mm – 0,250 mm
Pasir halus (Fine Sand) adalah tanah yang lolos saringan No. 40 (0,425 mm) dan tertahan pada saringan No. 200 (0,075 mm). Sebutkan rentang ukuran butirannya!
0,425 mm – 0,075 mm
0,850 mm – 0,425 mm
2,000 mm – 0,850 mm
0,075 mm – 0,002 mm
Sebutkan ukuran butirannya!
< 0,075 mm
> 2 mm
0,5 - 1 mm
1 - 2 mm
Sebutkan ukuran butirannya!
< 0,075 mm
0,1 mm - 0,5 mm
1 mm - 2 mm
> 2 mm
Jelaskan ciri utama tanah ini!
Tanah lempung dengan kadar organic yang cukup untuk mempengaruhi sifat-sifat tanah.
Tanah berpasir dengan drainase sangat cepat.
Tanah berbatu dengan kandungan mineral tinggi.
Tanah gambut dengan pH sangat rendah.
Jelaskan ciri utama tanah ini!
Tanah lanau dengan kadar organic yang cukup untuk mempengaruhi sifat-sifat tanah.
Tanah berpasir dengan drainase sangat cepat.
Tanah liat dengan kandungan air sangat rendah.
Tanah berbatu tanpa unsur hara.
Gambut (peat) adalah bahan alam yang terjadi dengan substansi kadar organic tinggi, mengandung serat tumbuhan pada berbagai tingkat pembusukan, berwarna coklat tua sampai hitam. Sebutkan ciri utamanya!
Bahan alam dengan kadar organic tinggi, mengandung serat tumbuhan, berwarna coklat tua sampai hitam.
Bahan alam dengan kadar mineral tinggi, tidak mengandung serat tumbuhan, berwarna putih.
Bahan alam yang terbentuk dari batuan beku, berwarna merah muda.
Bahan alam dengan kadar air rendah, tidak mengandung bahan organik, berwarna kuning.
Berdasarkan pengklasifikasian tanah menurut USDA, pasir (sand) adalah butiran dengan diameter (a)
2,0 sampai dengan 0,05 mm
0,05 sampai dengan 0,002 mm
lebih kecil dari 0,002 mm
Berdasarkan pengklasifikasian tanah menurut USDA, lanau (silt) adalah butiran dengan diameter (a)
2,0 sampai dengan 0,05 mm
0,05 sampai dengan 0,002 mm
lebih kecil dari 0,002 mm
Klasifikasikan tanah menggunakan klasifikasi berdasarkan tekstur menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (U.S. Department of Agriculture/USDA) yaitu menggunakan Gambar 5.1, jika diketahui distribusi ukuran butir tanah A hasil uji analisis saringan yang lolos lewat ayakan No. 10 adalah 35% pasir, 45% lanau, dan 20% butiran dengan ukuran lempung (< 0,002 mm).
Tanah Liat Berlempung
Tanah Pasir Berlempung
Tanah Lempung Berpasir
Tanah Lempung Berlanau
Berdasarkan data berikut: Tanah B mempunyai pembagian ukuran butir 15% kerikil, 20% pasir, 45% lanau, dan 20% lempung. Hitunglah persentase pasir setelah dimodifikasi menurut sistem klasifikasi USDA!
23,5%
18%
25%
30%
Berdasarkan hasil komposisi tekstural yang dimodifikasi sistem klasifikasi USDA, tanah B termasuk dalam jenis tanah apa menurut Gambar 5.2?
Tanah liat kelanauan
Tanah liat
Tanah lempung
Tanah pasir
Sistem klasifikasi tanah berdasarkan tekstur menurut penjelasan pada bagian 5.2 adalah...
pengelompokan tanah berdasarkan perbandingan fraksi pasir, debu, dan liat
pengelompokan tanah berdasarkan warna tanah
pengelompokan tanah berdasarkan kandungan bahan organik
pengelompokan tanah berdasarkan kedalaman tanah
Sebutkan salah satu karakteristik bahan dasar pondasi dari tanah berbutir kasar (Sands and Gravels).
Bahan dasar pondasi yang sangat bagus untuk mendukung struktur dan jalan.
Memiliki daya serap air yang sangat tinggi sehingga mudah jenuh.
Cenderung mengembang jika terkena air.
Kurang stabil dan mudah longsor jika terkena beban.
Sebutkan salah satu karakteristik bahan tanggul dari tanah berbutir kasar (Sands and Gravels).
Umumnya bahan tanggul sangat bagus (embankment material).
Memiliki plastisitas tinggi.
Sangat mudah mengembang jika terkena air.
Cenderung memiliki permeabilitas sangat rendah.
Sebutkan salah satu karakteristik bahan timbunan dari tanah berbutir kasar (Sands and Gravels).
Umumnya bahan timbunan (backfill) terbaik untuk dinding penahan.
Memiliki daya serap air yang sangat tinggi seperti spons.
Biasanya sangat plastis dan mudah dibentuk.
Cenderung mengembang jika terkena air.
Apa yang mungkin terjadi pada tanah berbutir kasar di bawah beban getaran atau ledakan?
Mungkin terjadi penurunan di bawah beban getaran atau ledakan.
Tanah menjadi lebih plastis dan mudah dibentuk.
Tanah berubah warna menjadi lebih gelap.
Tanah menjadi tidak terpengaruh sama sekali oleh getaran.
Bagaimana sistem drainase (dewatering) pada tanah berbutir kasar?
Sistem drainase (dewatering) mungkin sulit dilakukan pada kerikil dengan kerapatan terbuka karena permeabilitas tinggi.
Sistem drainase (dewatering) sangat mudah dilakukan pada tanah lempung karena permeabilitas rendah.
Sistem drainase (dewatering) tidak diperlukan pada semua jenis tanah berbutir kasar.
Sistem drainase (dewatering) hanya dapat dilakukan pada tanah organik.
Bagaimana ketahanan tanah berbutir kasar terhadap suhu dingin?
Umumnya tidak tahan suhu dingin (frost susceptible).
Sangat tahan terhadap suhu panas.
Tidak terpengaruh oleh kelembaban.
Selalu membeku pada suhu rendah.
Sebutkan salah satu karakteristik teknik tanah lempung berbutir halus (Inorganic Clays) terkait kekuatan geser.
Umumnya memiliki kekuatan geser rendah.
Selalu memiliki kekuatan geser sangat tinggi.
Tidak pernah mengalami perubahan kekuatan geser.
Kekuatan geser meningkat drastis saat basah.
Bagaimana sifat plastisitas dan kompresibilitas tanah lempung berbutir halus (Inorganic Clays)?
Plastis dan kompresibel.
Tidak plastis dan tidak kompresibel.
Plastis tetapi tidak kompresibel.
Tidak plastis tetapi kompresibel.
Apa yang dapat terjadi pada kekuatan geser tanah lempung berbutir halus saat membasahi?
Dapat kehilangan sebagian kekuatan geser saat membasahi.
Kekuatan geser meningkat secara signifikan saat membasahi.
Tidak terjadi perubahan pada kekuatan geser saat membasahi.
Tanah menjadi lebih padat dan keras saat membasahi.
Apa yang dapat terjadi pada kekuatan geser tanah lempung berbutir halus saat terganggu?
Dapat kehilangan sebagian kekuatan geser saat terganggu.
Kekuatan geser akan selalu meningkat saat terganggu.
Tidak ada perubahan pada kekuatan geser saat terganggu.
Tanah menjadi lebih padat dan kuat saat terganggu.
Apa yang terjadi pada tanah lempung berbutir halus saat mengering dan mengembang pada saat pembasahan?
Dapat menyusut saat mengering dan mengembang pada saat pembasahan.
Tidak mengalami perubahan apapun.
Menjadi lebih keras saat basah dan lebih lunak saat kering.
Langsung berubah menjadi pasir.
Bagaimana kualitas bahan tanah lempung berbutir halus untuk timbunan?
Umumnya bahan sangat jelek untuk timbunan.
Sangat baik untuk timbunan.
Tidak berpengaruh pada kualitas timbunan.
Selalu digunakan sebagai bahan utama timbunan.
Bagaimana kualitas bahan tanah lempung berbutir halus secara umum untuk timbunan?
Umumnya bahannya buruk untuk timbunan.
Umumnya bahannya sangat baik untuk timbunan.
Umumnya bahannya tidak berpengaruh pada timbunan.
Umumnya bahannya selalu digunakan untuk timbunan.
Sebutkan salah satu karakteristik teknik tanah lanau berbutir halus (Inorganic Silts)!
Kekuatan geser relatif rendah.
Memiliki plastisitas tinggi.
Warna selalu hitam pekat.
Mengandung banyak bahan organik.
Sebutkan salah satu alasan bahan organik tidak pantas digunakan sebagai bahan bangunan menurut penjelasan di atas!
Mengurangi beban daya dukung tanah.
Meningkatkan kekuatan struktur bangunan.
Mempercepat proses konstruksi.
Menambah umur bangunan.
Kelompok tanah A-1, A-2, dan A-3 pada klasifikasi AASHTO adalah tanah berbutir di mana 35% atau kurang dari jumlah butiran tanah tersebut lolos ayakan No. 200.
Benar
Salah
Sebutkan tiga jenis fraksi berdasarkan ukuran butir tanah menurut AASHTO!
Kerikil, pasir, lumpur/lanau
Batu, tanah liat, debu
Pasir, kerikil, batu
Lumpur, tanah liat, pasir halus
Tanah disebut tanah berlumpur (silty) ketika fraksi halus tanah memiliki indeks plastisitas berapa atau kurang?
10 atau kurang
20 atau kurang
30 atau kurang
40 atau kurang
Tanah disebut tanah lempung (clay) adalah ketika fraksi halus tanah memiliki indeks plastisitas berapa atau lebih?
11 atau lebih
5 atau lebih
20 atau lebih
8 atau lebih
Bongkahan batuan (boulder) dan kerakal/berangkal (cobbles) adalah material dengan ukuran lebih besar dari berapa mm yang diuji?
75 mm
50 mm
100 mm
25 mm
Apa nama indeks yang digunakan untuk mengevaluasi mutu tanah sebagai bahan lapisan tanah dasar (subgrade) pada jalan raya menurut sistem klasifikasi AASHTO?
Indeks grup (group index, GI)
Indeks plastisitas (plasticity index, PI)
Indeks kepadatan (density index, DI)
Indeks kekuatan (strength index, SI)
Rumus untuk menghitung indeks grup (GI) menurut sistem klasifikasi AASHTO adalah: GI = (F – 35){0,2 + 0,005(LL – 40)} + 0,01(F – 15)(PI – 10). Apa arti dari F dalam rumus tersebut?
F adalah persentase butiran yang lolos ayakan No. 200.
F adalah kadar air optimum tanah.
F adalah berat jenis tanah.
F adalah nilai batas cair tanah.
Jika nilai GI yang dihasilkan negatif, maka nilai GI dianggap _____?
nol
positif
tak hingga
negatif
Indeks grup (GI) yang dihitung dibulatkan ke angka yang paling _____.
dekat
jauh
besar
kecil
Tidak ada batas atas untuk indeks grup (GI).
Benar
Salah
Indeks grup untuk tanah yang masuk dalam kelompok A-1-a, A-1-b, A-2-4, A-2-5, dan A-3 selalu sama dengan _____
nol
satu
dua
tiga
Tanah yang masuk kelompok A-2-6 dan A-2-7, hanya bagian dari indeks grup untuk PI saja yang digunakan, yaitu Persamaan 5.2: GI = 0,01(F – 15)(PI – 10). Berdasarkan persamaan tersebut, jika F = 20 dan PI = 15, berapakah nilai GI?
0,25
0,50
1,00
0,10
Umumnya, kualitas tanah yang digunakan untuk bahan tanah dasar dapat dinyatakan sebagai kebalikan dari harga indeks grup.
Benar
Salah
Lihat Gambar 5.3. Tanah dengan batas cair (LL) 40 dan indeks plastisitas (PI) 10 termasuk dalam kelompok mana?
A-2-4 atau A-4
A-1-b
A-7-5
A-3
Berdasarkan tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO, berapakah batas maksimum lolos ayakan No. 10 (2 mm) untuk kelompok A-1-a?
Maks 50
Maks 30
Maks 60
Maks 75
Jenis material yang dominan pada kelompok A-3 menurut tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO adalah ________.
Pasir halus
Lempung
Kerikil kasar
Batu kapur
Kelompok klasifikasi tanah manakah yang memiliki indeks group maksimum 20 menurut tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO?
7
1
2
3
Pada kelompok A-2-6, berapakah batas minimum batas cair (LL) menurut tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO?
Min 41
Min 35
Min 50
Min 25
Menurut tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO, kelompok manakah yang dinilai sebagai tanah dasar 'Baik sekali sampai baik'?
A-1, A-3, A-2
A-4, A-5, A-6
A-7, A-5, A-6
A-2, A-4, A-7
Kelompok klasifikasi tanah A-4 menurut tabel klasifikasi tanah dengan sistem AASHTO didominasi oleh material apa?
Tanah kelanauan
Kerikil kasar
Batu kapur
Pasir kasar
Hasil dari uji analisis distribusi butir suatu tanah sesuai SNI 3423-2008 Cara uji analisis ukuran butir tanah didapatkan data sebagai berikut: - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 10 = 100% - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 40 = 60% - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 200 = 60% - Batas cair (LL = 35) dan batas plastisitas (PL = 25) dari tanah yang lolos ayakan No. 40. Klasifikasikan tanah tersebut dengan cara AASHTO.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-4(4) dengan GI = 4.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-2-4(0) dengan GI = 0.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-6(8) dengan GI = 8.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-1-b(0) dengan GI = 0.
Suatu contoh tanah mempunyai batas cair LL = 65 dan indeks plastisitas PI = 45 dan 95% berat suatu tanah lolos ayakan No. 200. Klasifikasikan tanah tersebut dengan sistem AASHTO.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-7-6 dengan GI = 48.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-2-4 dengan GI = 12.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-4 dengan GI = 8.
Tanah tersebut diklasifikasikan sebagai A-6 dengan GI = 25.
Hasil dari uji analisis distribusi butir suatu tanah sesuai SNI 3423-2008 Cara uji analisis ukuran butir tanah didapatkan data sebagai berikut: - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 10 = 45% - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 40 = 34% - Persentase butiran yang lolos ayakan No. 200 = 21% - Batas cair (LL = 25) dan batas plastisitas (PL = 20) dari tanah yang lolos ayakan No. 40. Klasifikasikan tanah tersebut dengan cara AASHTO.
A-1-b(0)
A-2-4
A-4
A-7-5
Isilah simbol yang sesuai untuk deskripsi berikut: well graded (bergradasi baik).
W
P
C
F
poorly graded (bergradasi jelek).
P
W
C
M
Isilah simbol yang sesuai untuk deskripsi berikut: plastisitas rendah (batas cair kurang dari 50).
L
H
P
C
plastisitas tinggi (batas cair lebih dari 50).
H
L
M
P
Berdasarkan tabel klasifikasi tanah, tanah dengan simbol GW adalah:
Kerikil bergradasi baik
Kerikil bergradasi jelek
Kerikil kelanauan
Kerikil lempungan
Tanah dengan simbol SP diklasifikasikan sebagai _________.
Pasir bergradasi jelek
Lempung sangat plastis
Kerikil bergradasi baik
Pasir organik
Pasir kelanauan (silty sand) memiliki simbol _________.
SM
SP
SC
SW
Cocokkan simbol tanah berikut dengan nama grup yang sesuai:
Lempung kurus
1-A
Lempung organik
2-B
Gambut
3-C
Tanah organik yang tinggi secara primer terdiri dari zat-zat organik, berwarna gelap dan berbasis organik (organic odor). Simbol untuk tanah ini adalah:
OL
PT
CL
GW
Berdasarkan material lolos saringan 3 inci (75 mm), tanah diklasifikasikan ke dalam kelompok apa?
Tanah berbutir kasar (kerikil atau pasir)
Tanah organik
Tanah lempung sangat plastis
Tanah gambut
Apabila contoh lapangan mengandung bongkahan dan atau kerakal, tambahkan apa pada nama kelompok?
dengan bongkahan dan atau kerakal
dengan pasir halus
dengan tanah liat
dengan bahan organik
Jika tanah mengandung > 15% pasir, tambahkan apa pada nama kelompok?
dengan pasir
dengan lempung
dengan kerikil
dengan humus
Kerikil-kerikil dengan butiran halus 5% sampai 12% diperlukan simbol ganda. Pilihlah simbol yang benar untuk kerikil bergradasi baik dengan lanau:
GW - GM
GP - GM
GW - GC
GP - GC
Apabila butiran halus diklasifikasikan sebagai CL - ML gunakan simbol ganda apa?
GC - GM atau SC - SM
CL - CH atau ML - MH
GW - SW atau GP - SP
OL - OH atau PT - MT
Apabila butiran halus adalah organik, tambahkan apa pada nama kelompok?
dengan butiran halus organik
dengan butiran halus anorganik
dengan kandungan air tinggi
dengan tekstur kasar
Pasir-pasir dengan butiran halus 5% sampai 12% diperlukan simbol ganda. Pilihlah simbol yang benar untuk pasir bergradasi baik dengan lanau:
SW - SM
SP - SM
SW - SC
SP - SC
Apabila batas-batas Atterberg berada di dalam daerah yang diarsir pada diagram, tanah adalah lempung lanauan apa?
CL - ML
CH - MH
OL - OH
SC - SM
Apabila tanah mengandung 15% s/d 29% tertahan saringan No. 200, tambahkan apa pada nama kelompok?
dengan pasir atau dengan kerikil
dengan lempung
dengan lanau
dengan batu
Apabila tanah mengandung > 30% tertahan saringan No. 200 dan dominan pasir, tambahkan apa pada nama kelompok?
pasiran
lempungan
kerikilan
lanauan
Apabila tanah mengandung > 30% tertahan saringan No. 200 dan dominan kerikil, tambahkan apa pada nama kelompok?
kerikilan
lempungan
berpasiran
lanauan
Jika PI ≥ 4 dan berada pada atau di atas garis “A”, tanah diklasifikasikan sebagai apa?
CH atau OH
CL atau OL
SM atau SC
SW atau SP
Jika PI < 4 dan berada di bawah garis “A”, tanah diklasifikasikan sebagai apa?
ML atau OL
CH atau OH
SC atau GC
SP atau GP
