wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS DASAR DASAR PENDIDIKAN JASMANI 2025 KELAS A

Total questions: 60

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru PJOK mengajarkan senam lantai. Ia tidak hanya meminta siswa menirukan gerakan, tetapi juga menjelaskan bagaimana senam dapat meningkatkan kelenturan tubuh dan mencegah cedera.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang ditonjolkan adalah …

a)

PJOK hanya sebatas keterampilan fisik

b)

PJOK sebagai sarana pembelajaran pengetahuan dan kesehatan

c)

PJOK sebagai hiburan siswa

d)

PJOK hanya berorientasi pada kompetisi

2.

Dalam pelajaran renang, guru menekankan pentingnya keselamatan di air, teknik pernapasan, serta manfaat olahraga air bagi kesehatan paru-paru.

Pertanyaan: Konsep pendidikan jasmani ini menunjukkan …

a)

Renang hanya untuk prestasi

b)

Renang hanya sebagai hiburan

c)

Renang sebagai aktivitas yang terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan

d)

Renang hanya fokus pada kecepatan

3.

Guru PJOK mengajak siswa melakukan permainan tradisional seperti gobak sodor untuk melatih ketangkasan, kerjasama, dan sportivitas.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang diterapkan adalah …

a)

PJOK hanya mengajarkan permainan modern

b)

PJOK menekankan nilai-nilai budaya, sosial, dan karakter

c)

PJOK fokus pada keterampilan individu

d)

PJOK sekadar mengisi waktu luang

4.

Siswa diminta membuat jadwal olahraga mingguan yang sesuai dengan kondisi fisiknya masing-masing. Guru tidak memberikan satu pola yang sama, tetapi memberi kebebasan sesuai kebutuhan siswa.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang ditunjukkan adalah …

a)

Menyeragamkan semua program olahraga

b)

Memberikan kesempatan pengembangan sesuai potensi individu

c)

Olahraga hanya sebagai kewajiban sekolah

d)

Olahraga hanya untuk siswa berbakat

5.

Dalam pembelajaran tentang gizi, guru meminta siswa menganalisis pola makan atlet dan membandingkannya dengan kebutuhan gizi mereka sendiri sehari-hari.

Pertanyaan: Konsep PJOK ini menekankan …

a)

Analisis gizi dalam konteks pembelajaran kesehatan

b)

Hafalan teori gizi tanpa aplikasi

c)

Pola makan tanpa kaitan dengan olahraga

d)

Hanya fokus pada kalori makanan

6.

Seorang siswa sangat terampil dalam sepak bola, tetapi guru tetap menilai aspek lain seperti kerjasama, disiplin, dan sportivitas.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang ditonjolkan adalah …

a)

Penilaian hanya pada keterampilan teknis

b)

Penilaian holistik meliputi fisik, mental, dan sosial

c)

Penilaian hanya berdasarkan hasil akhir

d)

Penilaian fokus pada prestasi individu

7.

Guru PJOK memberikan kasus obesitas pada remaja dan meminta siswa menemukan penyebab, dampak, serta solusi berbasis aktivitas jasmani.
Pertanyaan: Kegiatan ini menunjukkan pembelajaran …

a)

PJOK berbasis teori saja

b)

PJOK berbasis masalah nyata (problem solving)

c)

PJOK hanya untuk hiburan

d)

PJOK hanya fokus pada olahraga kompetisi

8.

Dalam pembelajaran voli, guru tidak hanya melatih teknik passing, tetapi juga menghubungkannya dengan konsep fisika tentang gaya dan sudut pantulan bola.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang terlihat adalah …

a)

PJOK berdiri sendiri tanpa ilmu lain

b)

PJOK bersifat interdisipliner

c)

PJOK hanya fisik semata

d)

PJOK hanya hiburan

9.

Guru meminta siswa mencatat perubahan detak jantung sebelum dan sesudah berlari, lalu menganalisis dampaknya terhadap kebugaran jantung.
Pertanyaan: Aktivitas ini menekankan …

a)

PJOK berbasis data dan analisis

b)

PJOK hanya hafalan teori

c)

PJOK sekadar gerak fisik

d)

PJOK tanpa evaluasi kesehatan

10.

Seorang siswa merasa tidak percaya diri dalam olahraga. Guru lalu memberikan motivasi, memfasilitasi latihan sederhana, dan menekankan usaha daripada hasil.

Pertanyaan: Konsep PJOK ini sejalan dengan …

a)

Pengembangan karakter dan kepercayaan diri siswa

b)

Penekanan pada juara kompetisi

c)

Fokus hanya pada siswa berbakat

d)

Mengabaikan kebutuhan emosional siswa

11.

Guru PJOK meminta siswa membuat rencana olahraga sederhana yang bisa mereka lakukan di rumah bersama keluarga, seperti jogging atau senam.

Pertanyaan: Konsep PJOK ini menekankan …

a)

Pendidikan jasmani hanya di sekolah

b)

Pendidikan jasmani sebagai bagian dari gaya hidup sepanjang hayat

c)

Olahraga hanya untuk lomba

d)

Olahraga hanya untuk siswa tertentu

12.

Dalam pembelajaran sepak bola, guru lebih menekankan pada komunikasi dan kerjasama tim dibanding keterampilan individu semata.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan bahwa PJOK …

a)

Hanya mengutamakan kemampuan fisik

b)

Mengembangkan nilai sosial dan kerjasama

c)

Fokus pada pencapaian skor saja

d)

Hanya melatih kecepatan

13.

Guru PJOK meminta siswa mengidentifikasi perbedaan manfaat aerobik dan anaerobik bagi tubuh, kemudian mendiskusikan jenis olahraga yang sesuai dengan kebugaran mereka.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang terlihat adalah …

a)

PJOK hanya praktik tanpa teori

b)

Integrasi pengetahuan dan praktik

c)

PJOK hanya untuk olahraga kompetitif

d)

PJOK sebagai hiburan saja

14.

Dalam pembelajaran bola basket, guru memberi kesempatan siswa untuk mengatur strategi tim sendiri.

Pertanyaan: Konsep pembelajaran ini menunjukkan …

a)

PJOK hanya instruksi guru

b)

PJOK mendorong kreativitas dan kepemimpinan siswa

c)

PJOK hanya fisik

d)

PJOK hanya fokus skor akhir

15.

Dalam pembelajaran kebugaran jasmani, siswa diminta mencatat perkembangan mereka selama 1 bulan dan mempresentasikan hasilnya.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan PJOK mendorong …

a)

Evaluasi diri dan tanggung jawab siswa

b)

Penilaian hanya dari guru

c)

Fokus pada hasil akhir

d)

Hanya latihan tanpa refleksi

16.

Guru mengajarkan lari jarak pendek dan menjelaskan bagaimana kecepatan dipengaruhi oleh kekuatan otot, koordinasi, dan teknik start.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang terlihat adalah …

a)

PJOK sebagai ilmu dan seni gerak

b)

PJOK hanya hiburan

c)

PJOK hanya fisik semata

d)

PJOK tanpa teori

17.

Guru PJOK menekankan bahwa olahraga bukan hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan kepercayaan diri.

Pertanyaan: Konsep PJOK yang ditunjukkan adalah …

a)

Pendidikan jasmani holistik (fisik, mental, sosial)

b)

Pendidikan jasmani hanya fisik

c)

Pendidikan jasmani hanya hiburan

d)

Pendidikan jasmani hanya kompetitif

18.

Guru meminta siswa menganalisis perbedaan hasil latihan individu dengan latihan kelompok, baik dari segi fisik maupun sosial.

Pertanyaan: Aktivitas ini menunjukkan …

a)

PJOK berbasis hafalan

b)

PJOK berbasis analisis dan perbandingan (HOTS)

c)

PJOK hanya fisik

d)

PJOK hanya hiburan

19.

Dalam pembelajaran gizi, guru memberi tugas membuat menu makanan sehat selama seminggu sesuai aktivitas jasmani masing-masing siswa.

Pertanyaan: Hal ini menekankan bahwa PJOK …

a)

Hanya fokus olahraga fisik

b)

Mengintegrasikan kesehatan, gizi, dan aktivitas jasmani

c)

Hanya membahas teori kesehatan

d)

Hanya membahas kompetisi olahraga

20.

Guru PJOK menekankan pentingnya istirahat yang cukup setelah olahraga berat. Ia mengaitkannya dengan proses pemulihan otot dan peningkatan kebugaran.

Pertanyaan: Konsep PJOK ini menunjukkan …

a)

PJOK hanya menekankan latihan keras

b)

PJOK memperhatikan keseimbangan aktivitas, istirahat, dan kesehatan

c)

PJOK hanya fokus pada keterampilan teknis

d)

PJOK tanpa teori pendukung

21.

Pada masa Yunani Kuno, pendidikan jasmani dianggap penting karena berhubungan dengan ideal manusia yang sehat jasmani dan rohani. Namun, hanya laki-laki yang mendapat kesempatan penuh dalam latihan.

Pertanyaan: Jika ditinjau dari konsep kesetaraan pendidikan, kelemahan sistem PJOK di Yunani Kuno adalah …

a)

Mengabaikan aspek kebudayaan

b)

Tidak memberi kesempatan yang sama bagi perempuan

c)

Menekankan keselarasan tubuh dan jiwa

d)

Melibatkan olahraga sebagai bagian festival Olimpiade

22.

Di Roma Kuno, pendidikan jasmani lebih diarahkan untuk melatih tentara agar siap perang dibandingkan untuk pendidikan umum.

Pertanyaan: Kelemahan logis dari sistem PJOK Roma Kuno adalah …

a)

Tidak menekankan aspek militer

b)

Mengabaikan nilai-nilai pendidikan umum bagi masyarakat

c)

Tidak melibatkan gladiator dalam latihan

d)

Menolak pengaruh Yunani

23.

Pada Abad Pertengahan, pengaruh gereja sangat kuat sehingga aktivitas jasmani cenderung dilarang, dianggap mengganggu kerohanian.

Pertanyaan: Konsekuensi dari pandangan tersebut terhadap perkembangan olahraga adalah …

a)

Olahraga berkembang pesat

b)

Aktivitas jasmani mengalami stagnasi

c)

Pendidikan jasmani dipandang ilmiah

d)

Olahraga diterapkan di sekolah-sekolah umum

24.

Gerakan Renaissance di Eropa membawa kebangkitan pemikiran bahwa tubuh dan jiwa harus dikembangkan secara seimbang.

Pertanyaan: Hal ini berdampak pada pendidikan jasmani dengan …

a)

Pendidikan jasmani diabaikan

b)

Pendidikan jasmani kembali dihargai dalam kurikulum

c)

Olahraga hanya untuk militer

d)

Pendidikan jasmani hanya untuk anak bangsawan

25.

Olimpiade Modern yang dimulai oleh Pierre de Coubertin pada tahun 1896 terinspirasi oleh Olimpiade Kuno di Yunani.

Pertanyaan: Perbedaan mendasar Olimpiade Modern dibanding Olimpiade Kuno adalah …

a)

Olimpiade Modern hanya untuk Yunani

b)

Olimpiade Modern melibatkan bangsa-bangsa dunia dan menekankan perdamaian

c)

Olimpiade Modern tidak memiliki cabang olahraga

d)

Olimpiade Modern berorientasi pada perang

26.

Pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, pendidikan jasmani hanya diberikan kepada anak-anak Belanda dan priyayi.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan …

a)

Pendidikan jasmani bersifat diskriminatif

b)

Pendidikan jasmani terbuka untuk semua rakyat

c)

Olahraga bebas untuk semua lapisan masyarakat

d)

Pendidikan jasmani berkembang pesat di kalangan rakyat kecil

27.

Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, pendidikan jasmani dimasukkan dalam kurikulum sekolah.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah menganggap pendidikan jasmani …

a)

Tidak penting untuk generasi muda

b)

Penting sebagai sarana pembentukan manusia sehat jasmani dan rohani

c)

Hanya untuk hiburan di sekolah

d)

Tidak berkaitan dengan pembangunan bangsa

28.

Pada Olimpiade Kuno, olahraga digunakan sebagai ajang memuja dewa Zeus. Sedangkan Olimpiade Modern menekankan sportivitas dan persaudaraan antar bangsa.

Pertanyaan: Perbedaan nilai filosofis yang terlihat adalah …

a)

Kuno bersifat religius, modern bersifat universal-humanis

b)

Kuno fokus ilmu pengetahuan, modern fokus perang

c)

Kuno menekankan perdamaian, modern menekankan dewa

d)

Tidak ada perbedaan

29.

Di Tiongkok Kuno, seni bela diri Wushu dan Tai Chi digunakan tidak hanya untuk pertahanan diri tetapi juga untuk kesehatan.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan bahwa …

a)

Aktivitas jasmani di Tiongkok hanya untuk perang

b)

Pendidikan jasmani bersifat holistik: kesehatan dan keterampilan

c)

Bela diri hanya untuk hiburan

d)

Aktivitas jasmani tidak penting

30.

Dalam sejarah Mesir Kuno, aktivitas jasmani banyak dipengaruhi kebutuhan militer dan keagamaan.

Pertanyaan: Apa dampak langsungnya terhadap perkembangan olahraga di Mesir?

a)

Olahraga hanya berkembang untuk hiburan

b)

Olahraga terkait erat dengan ritual dan persiapan militer

c)

Olahraga berkembang untuk sains

d)

Olahraga tidak dikenal

31.

Pada abad ke-19, pendidikan jasmani di Jerman berkembang dengan sistem Turnverein oleh Friedrich Jahn, yang menekankan latihan kekuatan dan disiplin.

Pertanyaan: Kontribusi sistem ini adalah …

a)

Tidak berpengaruh pada pendidikan jasmani dunia

b)

Memberikan dasar sistem senam modern

c)

Hanya dipakai di Jerman

d)

Tidak relevan dengan pendidikan

32.

Di Swedia, Per Henrik Ling mengembangkan sistem senam Swedia yang menekankan kesehatan dan terapi.

Pertanyaan: Konsep ini berbeda dari sistem Jerman karena …

a)

Swedia fokus pada aspek militer, Jerman fokus kesehatan

b)

Swedia fokus kesehatan, Jerman fokus militer

c)

Keduanya tidak berpengaruh

d)

Swedia fokus hiburan

33.

Di Amerika Serikat, pendidikan jasmani berkembang seiring dengan munculnya permainan modern seperti basket (James Naismith) dan voli (William Morgan).

Pertanyaan: Dampak dari perkembangan ini terhadap PJOK dunia adalah …

a)

Basket dan voli hanya populer di AS

b)

Basket dan voli menjadi olahraga internasional yang dipelajari di sekolah-sekolah

c)

Basket hanya untuk militer

d)

Voli hanya untuk hiburan

34.

Di Indonesia, permainan tradisional seperti egrang, gobak sodor, dan bentengan diajarkan dalam PJOK.

Pertanyaan: Hal ini mencerminkan …

a)

PJOK mengabaikan budaya lokal

b)

PJOK mengintegrasikan budaya lokal dengan pembelajaran

c)

PJOK hanya fokus pada olahraga modern

d)

PJOK hanya bersifat fisik

35.

Pada masa Jepang di Indonesia (1942–1945), rakyat dipaksa melakukan latihan jasmani untuk mendukung perang.

Pertanyaan: Perbedaan utama latihan jasmani masa Jepang dengan setelah kemerdekaan adalah …

a)

Masa Jepang fokus militer, setelah merdeka fokus pendidikan

b)

Masa Jepang fokus kesehatan, merdeka fokus militer

c)

Masa Jepang fokus hiburan, merdeka fokus perang

d)

Tidak ada perbedaan

36.

Pasca kemerdekaan, berdiri organisasi olahraga nasional KONI (1951).

Pertanyaan: Dampak langsung pendirian KONI bagi olahraga Indonesia adalah …

a)

Tidak berpengaruh

b)

Membina olahraga prestasi secara terpusat dan terencana

c)

Hanya mengurus olahraga tradisional

d)

Hanya mengurus olahraga hiburan

37.

Pada 1950-an, olahraga di Indonesia menjadi bagian dari identitas nasional dengan ikut serta dalam Asian Games.

Pertanyaan: Hal ini menunjukkan bahwa …

a)

Olahraga hanya untuk hiburan

b)

Olahraga sebagai sarana diplomasi dan kebanggaan nasional

c)

Olahraga tidak penting dalam politik

d)

Olahraga hanya untuk siswa

38.

Perkembangan ilmu kedokteran olahraga modern telah mengubah cara pandang tentang pendidikan jasmani. Jika dahulu olahraga dianggap sekadar fisik, kini juga memperhatikan kesehatan organ tubuh.

Pertanyaan: Perubahan ini menunjukkan …

a)

Evolusi konsep PJOK dari fisik ke pendekatan ilmiah holistik

b)

PJOK tetap sama seperti dulu

c)

PJOK tidak relevan

d)

PJOK hanya hiburan

39.

Pada abad ke-20, banyak negara mulai memasukkan pendidikan jasmani ke dalam kurikulum wajib sekolah.

Pertanyaan: Hal ini membuktikan bahwa …

a)

Pendidikan jasmani dianggap tidak penting

b)

Pendidikan jasmani diakui penting dalam pembentukan manusia

c)

Pendidikan jasmani hanya hiburan

d)

Pendidikan jasmani hanya untuk atlet

40.

Hari Olahraga Nasional di Indonesia diperingati setiap 9 September, bermula dari Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama tahun 1948 di Surakarta.

Pertanyaan: Makna historis PON pertama bagi bangsa Indonesia adalah …

a)

Olahraga hanya untuk rekreasi

b)

Olahraga sebagai alat perjuangan, persatuan, dan identitas bangsa

c)

Olahraga hanya hiburan rakyat

d)

Olahraga tidak berhubungan dengan kemerdekaan

41.

Filsafat pendidikan jasmani sering dikaitkan dengan upaya mengembangkan manusia secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun sosial. Namun, di beberapa sekolah, PJOK masih dianggap sebagai mata pelajaran “tambahan”.

Pertanyaan: Bagaimana seharusnya posisi filsafat pendidikan jasmani dalam kurikulum modern?

a)

Ditempatkan sebagai pelajaran hiburan

b)

Diposisikan sebagai pelajaran inti dalam membentuk manusia seutuhnya

c)

Dibatasi hanya untuk melatih fisik siswa

d)

Dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler semata

42.

Menurut filsafat idealisme, pendidikan jasmani bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sarana mengembangkan nilai moral.

Pertanyaan: Jika sekolah hanya menekankan pada keterampilan fisik tanpa nilai sportivitas, maka kelemahan pendekatan tersebut adalah …

a)

Mengabaikan aspek moral dan karakter siswa

b)

Membuat siswa terlalu disiplin

c)

Menekankan nilai budaya terlalu besar

d)

Membatasi olahraga pada kegiatan lomba

43.

Dalam filsafat realisme, tubuh dipandang sebagai realitas yang harus dilatih agar sehat. Pendidikan jasmani dipandang sebagai sarana menjaga kebugaran jasmani.

Pertanyaan: Apa implikasi logis dari filsafat realisme dalam pembelajaran PJOK?

a)

PJOK tidak perlu praktik langsung

b)

Fokus pada latihan fisik yang terukur dan nyata

c)

PJOK hanya membahas teori

d)

PJOK cukup sebagai hiburan

44.

Menurut filsafat pragmatisme, pengalaman nyata menjadi sumber belajar. Dalam PJOK, siswa belajar melalui aktivitas olahraga langsung, bukan sekadar teori.

Pertanyaan: Apa kelemahan jika PJOK hanya dilakukan melalui ceramah tanpa praktik?

a)

Tidak sesuai dengan filosofi pragmatisme yang berbasis pengalaman

b)

Membuat siswa terlalu banyak bergerak

c)

Membuat olahraga menjadi berlebihan

d)

Membatasi siswa untuk berteori

45.

Filsafat eksistensialisme menekankan kebebasan individu untuk memilih. Dalam PJOK, hal ini berarti memberi siswa kesempatan memilih aktivitas olahraga sesuai minat.

Pertanyaan: Mengapa hal ini penting dalam konteks pendidikan modern?

a)

Agar siswa merasa bebas menentukan identitas dan tanggung jawab melalui olahraga

b)

Agar guru lebih mudah mengatur kelas

c)

Agar kurikulum tidak terlalu padat

d)

Agar siswa tidak perlu berolahraga berat

46.

Sejarah menunjukkan bahwa banyak bangsa menggunakan aktivitas jasmani untuk tujuan militer. Namun, filsafat pendidikan jasmani modern lebih menekankan kesehatan dan kesejahteraan.

Pertanyaan: Perbedaan utama antara kedua pendekatan tersebut adalah …

a)

Militeristik untuk perang, modern untuk pembentukan manusia seutuhnya

b)

Militeristik menekankan kesehatan, modern menekankan perang

c)

Tidak ada perbedaan

d)

Keduanya sama-sama untuk hiburan

47.

Filsafat humanisme menekankan bahwa setiap manusia unik dan berharga. Dalam PJOK, hal ini berarti setiap siswa memiliki potensi berbeda.

Pertanyaan: Apa implikasi filsafat humanisme dalam pembelajaran olahraga di sekolah?

a)

Guru harus menghargai perbedaan kemampuan siswa dan tidak membandingkan secara berlebihan

b)

Semua siswa dipaksa memiliki kemampuan sama

c)

Hanya siswa berbakat yang dihargai

d)

Siswa yang lemah diabaikan

48.

Dalam perspektif filsafat pendidikan jasmani, olahraga bukan hanya keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter.

Pertanyaan: Jika seorang guru PJOK hanya mengejar nilai fisik siswa tanpa menekankan sportivitas, konsekuensi filosofisnya adalah …

a)

Kehilangan tujuan utama PJOK sebagai pembentuk karakter

b)

Siswa semakin sehat jasmani dan rohani

c)

Karakter siswa terbentuk seutuhnya

d)

Filosofi PJOK tetap terwujud

49.

Filsafat pendidikan jasmani menekankan integrasi antara pikiran, tubuh, dan jiwa.

Pertanyaan: Jika sekolah hanya fokus pada olahraga akademis (teori) tanpa praktik, maka yang diabaikan adalah …

a)

Integrasi tubuh sebagai bagian penting dari pendidikan

b)

Aspek teori olahraga

c)

Kemampuan siswa untuk berpikir

d)

Peran guru sebagai pengajar

50.

Filsafat olahraga juga membahas nilai kompetisi. Kompetisi sehat mendorong sportivitas, sedangkan kompetisi yang tidak sehat melahirkan kecurangan.

Pertanyaan: Dalam perspektif filsafat, mengapa sportivitas penting?

a)

Karena mencerminkan nilai moral dalam olahraga

b)

Karena membuat pertandingan lebih keras

c)

Karena menjamin kemenangan siswa

d)

Karena membuat olahraga lebih singkat

51.

Dalam filsafat pragmatisme, olahraga dipandang sebagai laboratorium kehidupan.

Pertanyaan: Apa makna pernyataan ini dalam konteks pendidikan jasmani?

a)

Melalui olahraga, siswa belajar keterampilan hidup seperti kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab

b)

Olahraga hanya untuk teori

c)

Olahraga hanya untuk hiburan

d)

Olahraga tidak ada hubungannya dengan kehidupan

52.

Menurut Aristoteles, manusia adalah makhluk yang harus mengembangkan tubuh dan jiwanya secara seimbang.

Pertanyaan: Jika pendidikan jasmani diabaikan dalam kurikulum, apa implikasinya menurut filsafat ini?

a)

Pendidikan menjadi tidak seimbang karena mengabaikan aspek jasmani

b)

Pendidikan tetap sempurna

c)

Pendidikan lebih fokus pada mental saja

d)

Tidak ada dampak

53.

Filsafat olahraga memandang permainan tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa.

Pertanyaan: Mengapa permainan tradisional perlu dipertahankan dalam PJOK modern?

a)

Karena mengandung nilai budaya, kerja sama, dan sportivitas yang relevan dengan pendidikan

b)

Karena lebih mudah daripada olahraga modern

c)

Karena tidak ada olahraga lain

d)

Karena hanya untuk hiburan

54.

Filsafat eksistensialisme menekankan makna pilihan individu.

Pertanyaan: Jika siswa dipaksa memilih cabang olahraga tertentu, maka hal ini bertentangan dengan …

a)

Prinsip kebebasan dan tanggung jawab individu

b)

Prinsip kerja sama tim

c)

Prinsip kedisiplinan

d)

Prinsip kesehatan jasmani

55.

Filsafat materialisme menekankan bahwa tubuh adalah realitas yang harus dirawat secara fisik.

Pertanyaan: Apa dampaknya jika siswa tidak pernah mengikuti PJOK?

a)

Siswa berisiko mengalami penurunan kesehatan fisik

b)

Siswa semakin cerdas

c)

Siswa tetap sehat tanpa bergerak

d)

Siswa semakin produktif

56.

Dalam perspektif filsafat, olahraga dapat membentuk nilai solidaritas. Misalnya, permainan beregu menuntut kerja sama.

Pertanyaan: Mengapa kerja sama dalam olahraga penting dalam pendidikan?

a)

Karena mencerminkan nilai sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan nyata

b)

Karena mempercepat kemenangan

c)

Karena membuat olahraga lebih mudah

d)

Karena mengurangi peran guru

57.

Filsafat pendidikan jasmani menekankan keseimbangan antara kebebasan individu dan tanggung jawab sosial.

Pertanyaan: Jika siswa hanya mementingkan kemenangan pribadi dalam olahraga, maka ia mengabaikan …

a)

Nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial dalam olahraga

b)

Kemampuan fisik

c)

Teori olahraga

d)

Peran guru

58.

Dalam filsafat olahraga, kegagalan dalam pertandingan dianggap sebagai bagian dari proses pendidikan.

Pertanyaan: Apa nilai filosofis dari kegagalan dalam olahraga?

a)

Kegagalan melatih ketangguhan, refleksi diri, dan semangat bangkit kembali

b)

Kegagalan menunjukkan kelemahan guru

c)

Kegagalan tidak bermanfaat

d)

Kegagalan harus dihindari dengan segala cara

59.

Pendidikan jasmani modern menekankan kesehatan sepanjang hayat, bukan hanya masa sekolah.

Pertanyaan: Apa makna filosofis dari pernyataan tersebut?

a)

Pendidikan jasmani menyiapkan gaya hidup sehat berkelanjutan

b)

PJOK hanya berlaku saat sekolah

c)

PJOK hanya untuk prestasi

d)

PJOK tidak ada hubungannya dengan kehidupan

60.

Filsafat olahraga membedakan antara “bermain untuk menang” dan “bermain untuk belajar”.

Pertanyaan: Mengapa filosofi bermain untuk belajar lebih sesuai untuk pendidikan sekolah?

a)

Karena menekankan proses, sportivitas, dan pembentukan karakter, bukan sekadar hasil

b)

Karena membuat olahraga lebih mudah

c)

Karena tidak membutuhkan aturan

d)

Karena menjamin kemenangan setiap siswa