Font size
WorksheetsQuiz Fikih 6 Bab 3 Hewan halal haram
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Pak Ahmad menemukan seekor sapi di padang rumput yang sudah mati karena diserang serigala. Dagingnya masih terlihat segar. Berdasarkan prinsip fikih, hukum mengonsumsi daging sapi tersebut adalah...
Halal, karena sapi pada dasarnya adalah hewan yang halal.
Haram, karena sapi tersebut mati tanpa melalui proses penyembelihan yang syar'i.
Makruh, sebaiknya dihindari untuk kehati-hatian.
Mubah, boleh dimakan dalam keadaan darurat.
Seekor hewan baru ditemukan di hutan. Ciri-cirinya adalah pemakan tumbuhan, tidak memiliki taring yang kuat, namun hidup di dua alam (air dan darat). Menurut sebagian besar ulama, status hukum hewan ini cenderung...
Halal, karena merupakan pemakan tumbuhan.
Haram, karena memiliki kemampuan hidup di dua alam.
Halal, karena tidak ada dalil spesifik yang mengharamkannya.
Syubhat, sebaiknya ditinggalkan sampai ada fatwa yang jelas.
Di sebuah restoran, juru masak menggunakan pisau yang sama untuk memotong daging babi dan daging ayam tanpa dicuci terlebih dahulu. Hukum memakan daging ayam dari restoran tersebut bagi seorang Muslim adalah...
Halal, karena yang dimakan adalah daging ayam.
Makruh, karena tercampur dengan alat yang dipakai untuk daging babi.
Haram, karena daging ayam tersebut telah terkontaminasi najis mughallazah.
Boleh, selama daging ayamnya dimasak sampai matang.
Hikmah utama diharamkannya hewan yang bertaring kuat dan buas seperti harimau dan serigala adalah untuk...
Menjaga keseimbangan ekosistem agar tidak punah.
Membentuk karakter manusia agar tidak memiliki sifat buas dan liar seperti hewan tersebut.
Menghindari penyakit berbahaya yang mungkin dibawa hewan tersebut.
Menguji ketaatan manusia terhadap larangan Allah semata.
Seseorang menyembelih ayam dengan menyebut nama selain Allah. Meskipun cara penyembelihannya benar (memutus saluran napas dan makanan), daging ayam tersebut menjadi haram. Alasan utamanya adalah...
Darah ayam tersebut tidak keluar dengan tuntas.
Ayam tersebut akan cepat membusuk.
Telah terjadi perbuatan syirik yang merusak kehalalan sembelihan.
Penyembelihnya bukan seorang muslim.
Belalang adalah hewan yang halal dimakan meskipun sudah menjadi bangkai (mati tanpa disembelih). Kehalalan ini merupakan sebuah pengecualian yang didasarkan pada...
Kebiasaan orang Arab terdahulu.
Ukuran belalang yang kecil sehingga sulit disembelih.
Kandungan gizi yang tinggi pada belalang.
Dalil khusus dari Hadis Nabi yang menghalalkan dua jenis bangkai.
Hewan yang diperintahkan untuk dibunuh dalam Islam seperti ular, kalajengking, dan tikus, hukumnya haram untuk dikonsumsi. Alasan pengharaman ini yang paling tepat adalah...
Karena hewan-hewan tersebut tidak memiliki darah yang mengalir.
Karena sulit untuk ditangkap dan disembelih.
Karena tergolong hewan perusak dan membahayakan (fawasiq).
Karena hidup di lubang-lubang yang kotor.
Seorang pemburu menembak seekor rusa dengan membaca basmalah. Rusa tersebut jatuh ke dalam sungai dan mati tenggelam sebelum sempat diambil. Hukum daging rusa tersebut adalah...
Halal, karena sudah ditembak dengan menyebut nama Allah.
Haram, karena penyebab kematiannya tidak pasti apakah karena tembakan atau karena tenggelam.
Makruh, untuk kehati-hatian sebaiknya tidak dimakan.
Halal, asalkan darahnya sudah keluar akibat tembakan.
Kuda adalah hewan yang memiliki gigi taring, namun mayoritas ulama menghalalkannya. Ini menunjukkan bahwa kaidah 'setiap hewan bertaring adalah haram' memiliki pengecualian. Alasan utama kuda dihalalkan adalah...
Taring kuda tidak digunakan untuk memangsa, melainkan untuk makan rumput.
Kuda adalah hewan yang dimuliakan untuk perang.
Daging kuda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Ada hadis yang secara khusus menghalalkan kuda.
Seseorang memelihara ayam dan memberinya makan berupa pelet yang mengandung campuran tepung ikan dan darah hewan yang dikeringkan. Hukum mengonsumsi ayam tersebut adalah...
Haram, karena ayam tersebut memakan benda najis (darah).
Langsung halal, karena yang najis adalah makanannya, bukan ayamnya.
Halal, jika sebelum disembelih ayam tersebut dikarantina terlebih dahulu dan diberi pakan yang bersih.
Perbedaan mendasar yang menyebabkan cacing diharamkan oleh sebagian besar ulama, sementara belut dihalalkan adalah...
Cacing hidup di darat, sedangkan belut hidup di air.
Cacing tidak memiliki sisik, sedangkan belut memiliki sisik.
Cacing berukuran lebih kecil dari belut.
Cacing dianggap sebagai hewan darat yang menjijikkan, sedangkan belut adalah hewan air yang halal.
Cacing dianggap menjijikkan (*khabats*), sedangkan belut tidak. Bandingkan habitat dan kategori kedua hewan tersebut dalam pandangan fikih. Pilih jawaban yang benar:
A. Cacing digolongkan sebagai hasyarat (hewan kecil melata di tanah) yang dianggap kotor dan menjijikkan, sedangkan belut dikategorikan sebagai hewan air yang pada prinsipnya halal.
B. Cacing dan belut sama-sama dianggap halal tanpa pengecualian.
C. Cacing dan belut sama-sama dianggap haram.
D. Cacing dianggap halal, sedangkan belut dianggap haram.
Seorang nelayan menemukan ikan paus terdampar di pantai dalam keadaan sudah mati. Hukum mengambil dan memakan daging ikan paus tersebut adalah...
Haram, karena sudah menjadi bangkai.
Halal, karena semua bangkai hewan yang hidup di laut adalah halal.
Makruh, karena tidak segar lagi.
Syubhat, sebaiknya ditinggalkan karena tidak jelas penyebab kematiannya.
Prinsip 'Al-ashlu fil-hayawanat al-ibahah' (Hukum asal semua hewan adalah boleh/halal) berlaku kecuali jika ada dalil yang melarangnya. Manakah di bawah ini yang merupakan penerapan paling tepat dari kaidah tersebut?
Seseorang langsung memakan hewan aneh yang baru ditemukannya di hutan.
Seorang Muslim di negara non-Muslim ragu untuk makan daging kelinci karena tidak umum, lalu ia mencari tahu dan menemukan tidak ada dalil yang melarangnya, maka ia memakannya.
Memakan kepiting karena tidak ada ayat Al-Qur'an yang secara eksplisit menyebut 'kepiting haram'.
Hewan yang disembelih untuk persembahan kepada berhala atau selain Allah, hukum dagingnya haram. Keharaman ini lebih berat dan mendasar dibandingkan keharaman daging babi. Mengapa demikian?
Karena daging babi bisa menjadi halal saat darurat, sedangkan daging persembahan tidak.
Karena keharaman daging babi terkait zatnya, sedangkan keharaman daging persembahan terkait dengan akidah (kesyirikan).
Karena najis dari daging persembahan lebih sulit dibersihkan.
Ayam kalkun dan burung unta adalah jenis unggas yang halal dikonsumsi. Analisis yang paling tepat mengenai alasan kehalalan keduanya adalah...
Karena keduanya tidak bisa terbang tinggi.
Karena paruh dan cakarnya tidak kuat dan tidak digunakan untuk memangsa.
Karena keduanya termasuk hewan ternak yang dipelihara manusia.
Seseorang menyembelih kambing dengan mesin pemotong otomatis di sebuah rumah potong hewan modern. Mesin tersebut dioperasikan oleh seorang Muslim yang saat menekan tombol 'start' membaca basmalah untuk seluruh kambing yang akan dipotong hari itu. Hukum sembelihan ini menjadi perdebatan ulama. Pihak yang memperbolehkan memiliki argumen terkuat yaitu...
A. Karena mesin lebih cepat dan tidak menyakiti hewan.
B. Niat dan bacaan basmalah di awal sudah mewakili keseluruhan proses.
Hewan yang dilarang untuk dibunuh seperti semut, lebah, dan burung hud-hud hukumnya haram dimakan. Hikmah terpenting dari larangan ini adalah...
Mengajarkan manusia untuk menghargai makhluk hidup yang memiliki peran penting dalam ekosistem.
Karena hewan-hewan tersebut mengandung racun yang berbahaya.
Larangan membunuh hewan berkaitan dengan apa?
Fungsi atau keistimewaan hewan tersebut
Warna bulu hewan tersebut
Ukuran tubuh hewan tersebut
Suara hewan tersebut
Darah yang keluar dari hewan saat disembelih (damul masfuh) hukumnya haram. Namun, darah yang tersisa menempel pada daging setelah dicuci hukumnya dimaafkan (ma'fu). Prinsip fikih yang bisa diambil dari perbedaan hukum ini adalah...
A. Islam memberikan keringanan dalam hal-hal yang sulit dihindari.
B. Semua darah pada daging harus dibersihkan sampai benar-benar hilang.
C. Daging yang terkena darah tidak boleh dimakan sama sekali.
D. Darah yang sedikit tetap haram meskipun sulit dihilangkan.
Hukum haram bisa berubah menjadi halal jika jumlahnya sedikit.
True
False
Niat seseorang lebih penting daripada kebersihan fisik.
True
False
Darah yang sudah dimasak tidak lagi berbahaya.
True
False
Di beberapa negara, steak disajikan dalam kondisi 'medium rare' dimana bagian dalamnya masih kemerahan dan mengeluarkan cairan merah. Seorang muslim ragu apakah cairan itu darah atau bukan. Setelah mencari informasi, diketahui cairan itu adalah 'myoglobin', bukan darah. Sikap yang paling tepat adalah...
Tetap mengharamkannya karena warnanya mirip darah.
Menghalalkannya karena cairan tersebut bukan darah.
Apa hukum memakan cairan yang keluar dari daging selain darah (damul masfuh)?
Membolehkannya, karena yang diharamkan adalah darah yang mengalir, bukan sari pati daging.
Menghindarinya karena syubhat (samar).
Meminta juru masak untuk memasaknya sampai matang (well done) agar aman.
Seekor domba lahir dari induk domba yang dikawinkan dengan seekor anjing (meskipun secara biologis tidak mungkin, ini adalah soal asumsi untuk menguji kaidah fikih). Hukum anak domba tersebut adalah...
Gunakan kaidah fikih tentang hukum anak hewan yang lahir dari persilangan antara hewan halal dan haram. Manakah pernyataan yang benar?
Haram, karena dalam kaidah fikih tentang hewan hasil persilangan (mutawallid), jika salah satu induknya haram/najis, maka anaknya mengikuti hukum induk yang lebih berat, yaitu haram.
Halal, karena bentuk fisiknya lebih mirip domba.
Halal jika disembelih secara syar'i.
Makruh, karena persilangan yang tidak lazim.
Seorang Muslim bekerja di peternakan buaya. Menurut mazhab Syafi'i yang dianut mayoritas di Indonesia, buaya haram dimakan. Namun, pemilik peternakan yang bermazhab Maliki meyakini buaya halal dan menawari dagingnya. Sikap terbaik bagi pekerja tersebut adalah...
Menerima tawaran daging buaya
Menolak tawaran daging buaya dengan cara yang baik dan tetap menghormati keyakinan pemilik peternakan
Mengabaikan pemilik peternakan
Berganti pekerjaan
Pikirkan bagaimana cara bersikap bijak ketika menghadapi perbedaan pendapat (khilafiyah) dalam fikih. Pilihlah sikap yang paling tepat:
Memakannya karena menghormati pemilik peternakan yang berbeda mazhab.
Menolak dengan halus dan tetap berpegang pada pendapat mazhab Syafi'i yang diyakininya.
Mencoba sedikit untuk mengetahui rasanya karena ada ulama yang menghalalkan.
Menyatakan bahwa pemilik peternakan salah dan mazhab Syafi'i yang paling benar.
Semua jenis ikan laut pada dasarnya halal. Namun, jika ada jenis ikan yang terbukti secara medis mengandung racun mematikan jika dikonsumsi, hukumnya menjadi haram. Pengharaman ini didasarkan pada kaidah fikih _______
kaidah fikih: 'Segala sesuatu yang membahayakan harus dihindari' atau 'La dharara wa la dhirar'
kaidah fikih: 'Segala sesuatu yang suci itu halal'
kaidah fikih: 'Segala sesuatu yang baru harus dihindari'
kaidah fikih: 'Segala sesuatu yang tidak diketahui hukumnya dianggap haram'
Cari kaidah fikih yang paling relevan dengan larangan membahayakan atau mencelakakan diri sendiri.
'Ad-dhararu yuzal' (Kemudharatan harus dihilangkan).
'Al-yaqinu la yuzalu bisy-syakk' (Keyakinan tidak bisa dihilangkan oleh keraguan).
'Al-'adah muhakkamah' (Adat kebiasaan bisa menjadi hukum).
'Al-ashlu fil-asy-ya' al-ibahah' (Hukum asal segala sesuatu adalah boleh).
Hukum jual beli dan mengonsumsi daging sapi yang disembelih karena sakit parah dan hampir mati adalah...
Haram karena termasuk bangkai
Halal karena disembelih sebelum mati
Makruh untuk dikonsumsi
Wajib untuk dijual
Bedakan antara hewan yang sudah mati (bangkai) dengan hewan yang sakit parah tapi masih hidup saat disembelih. Apa hukum memakan daging hewan yang sakit parah namun masih hidup saat disembelih?
Haram, karena menyembelih hewan yang sakit parah sama dengan bangkai.
Halal, jika saat disembelih hewan tersebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Makruh, karena kualitas dagingnya tidak baik.
Tidak sah jual belinya karena ada unsur penipuan jika tidak dijelaskan kondisinya.
Perhatikan hewan-hewan berikut: 1. Kucing 2. Harimau 3. Anjing 4. Serigala Semua hewan di atas diharamkan. Namun, ada perbedaan mendasar dalam alasan pengharaman antara kucing dengan tiga hewan lainnya. Apakah itu?
Kucing adalah hewan kesayangan, sedangkan yang lain hewan liar.
Kucing diharamkan karena ada hadis yang melarang memakannya, sedangkan yang lain karena tergolong hewan buas bertaring.
Kucing najisnya ringan, sedangkan tiga lainnya najisnya berat.
Kucing pemakan daging, sama seperti tiga hewan lainnya.
Ketika dalam kondisi darurat di hutan dan tidak ada makanan lain, seorang Muslim boleh memakan daging babi sekadarnya untuk bertahan hidup. Prinsip ini menunjukkan bahwa dalam Islam...
Nyawa manusia lebih berharga daripada menjaga keharaman makanan.
Hukum haram dapat dihapuskan jika seseorang tidak suka.
Semua yang haram akan menjadi halal di dalam hutan.
Daging babi tidak selamanya haram.
Jerapah adalah hewan pemakan tumbuhan dan tidak bertaring buas. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik dalam Al-Qur'an atau Hadis, para ulama menghukuminya halal. Proses penentuan hukum ini menggunakan metode...
Istihsan
Qiyas (Analogi)
Ijma' (Konsensus)
Urf (Adat Kebiasaan)
Seseorang membeli sate kelinci dari penjual yang juga menjual sate babi. Alat panggang yang digunakan sama. Meskipun penjual mengklaim sudah membersihkannya, pembeli tetap ragu. Sikap yang paling mencerminkan prinsip kehati-hatian (wara') adalah...
Mempercayai penjual dan memakan satenya karena prasangka baik.
Meminta penjual untuk memanggang ulang sate kelinci di tempat terpisah.
Memilih untuk tidak membeli dan mencari makanan lain yang sudah pasti kehalalannya.
Membeli dan memakannya dengan membaca basmalah agar menjadi berkah.
Gajah diharamkan oleh sebagian ulama. Alasan yang paling kuat untuk pengharaman gajah bukanlah karena ia menjijikkan, melainkan karena...
Gajah memiliki gading yang tergolong sebagai taring.
Ukuran tubuh gajah yang terlalu besar.
Gajah adalah hewan yang dilindungi dari kepunahan.
Daging gajah tidak lazim dikonsumsi oleh masyarakat.
Hukum asal sembelihan Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) adalah halal. Namun, jika diketahui secara pasti bahwa mereka menyembelih dengan menyebut nama selain Allah (misal: Yesus), maka hukumnya menjadi...
Tetap halal karena mereka adalah Ahli Kitab.
Makruh, sebaiknya dihindari.
Haram, karena syarat kehalalan sembelihan telah gugur.
Syubhat, tergantung keyakinan masing-masing.
Dalam konteks fikih, hewan yang memiliki ciri-ciri tertentu dapat dianggap halal atau haram. Apa yang menjadi dasar penentuan hukum hewan tersebut?
Semua jawaban di atas benar.
Habitat hewan tersebut, apakah di darat atau di air.
Jenis makanan yang dikonsumsi hewan tersebut.
Apakah hewan tersebut memiliki taring atau tidak.
Seorang Muslim menemukan daging yang tidak jelas asalnya di pasar. Apa sikap yang paling tepat untuk menjaga prinsip kehati-hatian (wara') dalam hal ini?
Membeli dan memakannya setelah membaca basmalah.
Menanyakan asal-usul daging tersebut kepada penjual.
Mempercayai penjual dan langsung membelinya.
Menolak untuk membelinya dan mencari alternatif lain yang lebih jelas kehalalannya.
Hewan yang dilarang untuk dibunuh dalam Islam seperti burung merpati dan lebah, memiliki hikmah tertentu. Apa hikmah utama dari larangan ini?
Karena hewan-hewan tersebut dianggap tidak berguna bagi manusia.
Untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan peran mereka dalam lingkungan.
Karena hewan-hewan tersebut berbahaya bagi manusia.
Untuk menghindari kerugian ekonomi bagi peternak.
Seekor ikan yang hidup di air tawar ditemukan dengan ciri-ciri tidak memiliki sisik dan memiliki racun. Menurut sebagian besar ulama, status hukum ikan ini cenderung...
Halal, karena hidup di air tawar.
Halal, karena tidak ada dalil spesifik yang mengharamkannya.
Haram, karena mengandung racun.
Syubhat, sebaiknya ditinggalkan sampai ada fatwa yang jelas.
Hewan yang memiliki ciri-ciri berkaki empat dan tidak bertaring, seperti sapi dan kambing, umumnya dianggap halal. Apa alasan utama kehalalan hewan-hewan tersebut?
Karena mereka tidak hidup di dua alam.
Karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyerang.
Karena mereka adalah hewan ternak yang dipelihara manusia.
Seorang Muslim menemukan daging yang tidak jelas asalnya di pasar. Sikap yang paling mencerminkan prinsip kehati-hatian (wara') adalah...
Mempercayai penjual dan membelinya karena harga murah.
Meminta penjual untuk menunjukkan sertifikat kehalalan.
Memilih untuk tidak membeli dan mencari makanan lain yang sudah pasti kehalalannya.
Membeli dan memakannya dengan membaca basmalah agar menjadi berkah.
Dalam Islam, hewan yang memiliki ciri-ciri tertentu dapat dianggap haram. Apa yang menjadi dasar utama pengharaman hewan tersebut?
Apakah hewan tersebut memiliki taring atau tidak.
Jenis makanan yang dikonsumsi hewan tersebut.
Habitat hewan tersebut, apakah di darat atau di air.
Semua jawaban di atas benar.
Hewan yang diperintahkan untuk dibunuh dalam Islam seperti ular dan kalajengking, memiliki hikmah tertentu. Apa hikmah utama dari pengharaman ini?
Untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan peran mereka dalam lingkungan.
Karena hewan-hewan tersebut berbahaya bagi manusia.
Karena hewan-hewan tersebut dianggap tidak berguna bagi manusia.
Untuk menjaga kesehatan manusia dari bahaya hewan tersebut.
Seorang Muslim yang ragu tentang kehalalan daging yang dibeli dari pasar, sebaiknya melakukan apa untuk memastikan kehalalannya?
Membeli dan memakannya setelah membaca basmalah.
Menanyakan asal-usul daging tersebut kepada penjual.
Menolak untuk membelinya dan mencari alternatif lain yang lebih jelas kehalalannya.
Mempercayai penjual dan langsung membelinya.
Dalam Islam, hewan yang memiliki ciri-ciri berkaki dua dan tidak bertaring, seperti ayam dan bebek, umumnya dianggap halal. Apa alasan utama kehalalan hewan-hewan tersebut?
Karena mereka tidak hidup di dua alam.
Karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyerang.
Karena mereka adalah hewan ternak yang dipelihara manusia.
Hewan yang disembelih dengan cara yang tidak syar'i, meskipun menyebut nama Allah, tetap dianggap haram. Apa alasan utamanya?
Karena cara penyembelihan tidak sesuai dengan syariat.
Karena tidak ada saksi yang melihat penyembelihan.
Karena hewan tersebut tidak sehat saat disembelih.
