WorksheetsSoal Jurnal Khusus dan Transaksi Perusahaan Dagang
Total questions: 20
Worksheet time: 33mins
Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat semua penjualan barang dagang secara kredit adalah …
Jurnal Penerimaan Kas
Jurnal Penjualan
Jurnal Pengeluaran Kas
Jurnal Pembelian
Jurnal Umum
Fungsi utama jurnal penerimaan kas adalah …
Mencatat setiap penjualan kredit
Mencatat transaksi penerimaan uang tunai
Mencatat transaksi pembelian tunai
Mencatat transaksi penyesuaian akhir periode
Mencatat seluruh transaksi perusahaan
Bila terjadi retur pembelian barang dagang, pencatatan dilakukan pada …
Jurnal Umum
Jurnal Pembelian
Jurnal Retur Penjualan
Jurnal Pengeluaran Kas
Jurnal Penyesuaian
Perusahaan dagang “Mitra Usaha” menggunakan jurnal khusus dengan metode perpetual. Transaksi Juli 2025: 2 Juli – Menjual barang dagang kredit kepada PT Arjuna Rp8.000.000 (HPP Rp5.000.000). 4 Juli – Menerima pembayaran tunai Rp4.000.000 dari PT Arjuna atas piutangnya. 5 Juli – Membeli perlengkapan kantor tunai Rp1.500.000. Jurnal Penjualan yang benar untuk transaksi 2 Juli adalah …
A. Piutang Dagang–PT Arjuna 8.000.000 Penjualan 8.000.000 Harga Pokok Penjualan 5.000.000 Persediaan Barang Dagang 5.000.000
B. Kas 8.000.000 Penjualan 8.000.000 Harga Pokok Penjualan 5.000.000 Persediaan 5.000.000
C. Piutang Dagang–PT Arjuna 8.000.000 Penjualan 8.000.000
D. Penjualan 8.000.000 Piutang Dagang–PT Arjuna 8.000.000 Persediaan 5.000.000 Harga Pokok Penjualan 5.000.000
E. Penjualan 8.000.000 Kas 8.000.000
Pembelian perlengkapan kantor tunai 5 Juli akan dicatat dalam …
Jurnal Pengeluaran Kas
Jurnal Umum
Jurnal Pembelian
Jurnal Penerimaan Kas
Jurnal Penyesuaian
Dalam jurnal khusus, kolom serba-serbi dipakai untuk …
Transaksi berulang yang sama
Transaksi yang tidak dapat dikelompokkan ke kolom lain
Transaksi pembelian barang dagang
Transaksi penjualan barang dagang
Transaksi penerimaan kas
Akun yang termasuk kelompok aset lancar kecuali …
Kas
Piutang Dagang
Peralatan Kantor
Persediaan Barang Dagang
Beban Dibayar di Muka
Posting dari jurnal khusus ke buku besar dilakukan …
Setiap transaksi selesai
Hanya di akhir tahun
Secara periodik, biasanya akhir periode
Tidak perlu dilakukan
Hanya bila saldo berubah drastis
Akun perlengkapan setelah dilakukan penyesuaian akan menunjukkan …
Nilai perlengkapan yang dibeli
Nilai perlengkapan yang digunakan
Nilai perlengkapan yang masih ada
Nilai seluruh pembelian bulan berjalan
Nilai utang yang belum dibayar
Fungsi kode akun adalah …
Mengurangi jumlah transaksi
Mempermudah pengelompokan akun dan posting
Menentukan laba bersih
Menggantikan jurnal
Menetapkan tarif pajak
Jika terjadi kesalahan posting angka pada buku besar, langkah perbaikan yang benar adalah …
Menghapus seluruh halaman
Membuat jurnal pembalik
Membuat jurnal koreksi
Mengubah langsung tanpa catatan
Mengabaikannya jika selisih kecil
Data transaksi Nomor 12 – 15: Gunakan data transaksi berikut (Metode Perpetual): • 2 Juni: Membeli barang dagang dari PT Sinar Rp5.000.000 secara kredit. • 4 Juni: Menjual barang dagang tunai Rp3.000.000, HPP Rp1.800.000. • 6 Juni: Mengembalikan sebagian pembelian 2 Juni senilai Rp500.000. 12. Transaksi 2 Juni dicatat pada …
Jurnal Umum – debit Pembelian kredit Kas
Jurnal Pembelian – debit Persediaan kredit Utang Usaha
Jurnal Penjualan – debit Persediaan kredit Kas
Jurnal Penerimaan Kas – debit Utang Usaha kredit Kas
Jurnal Retur Pembelian – debit Persediaan kredit Utang Usaha
Data transaksi Nomor 12 – 15: Gunakan data transaksi berikut (Metode Perpetual): • 2 Juni: Membeli barang dagang dari PT Sinar Rp5.000.000 secara kredit. • 4 Juni: Menjual barang dagang tunai Rp3.000.000, HPP Rp1.800.000. • 6 Juni: Mengembalikan sebagian pembelian 2 Juni senilai Rp500.000. 13. Posting ke kartu persediaan tanggal 4 Juni adalah …
Debit 3.000.000
Kredit 1.800.000
Kredit 3.000.000
Setelah retur 6 Juni, saldo persediaan yang berasal dari pembelian 2 Juni menjadi …
Rp5.000.000
Rp4.500.000
Rp3.200.000
Rp1.800.000
Rp6.800.000
Jika perusahaan juga memelihara subsidiary ledger utang, transaksi 6 Juni akan mengurangi saldo …
Buku Pembantu Piutang PT Sinar
Buku Pembantu Utang PT Sinar
Buku Pembantu Kas Kecil
Buku Pembantu Persediaan
Buku Pembantu Gaji
Jurnal pengeluaran kas yang tepat untuk transaksi pembelian perlengkapan kantor tunai Rp2.500.000 dan pembayaran gaji karyawan tunai Rp3.000.000 adalah:
Perlengkapan Kantor Rp2.500.000 (D), Gaji Karyawan Rp3.000.000 (D), Kas Rp5.500.000 (K)
Kas Rp2.500.000 (D), Perlengkapan Kantor Rp2.500.000 (K), Gaji Karyawan Rp3.000.000 (K)
Perlengkapan Kantor Rp2.500.000 (K), Gaji Karyawan Rp3.000.000 (K), Kas Rp5.500.000 (D)
Kas Rp5.500.000 (D), Perlengkapan Kantor Rp2.500.000 (K), Gaji Karyawan Rp3.000.000 (K)
Sebuah perusahaan menggunakan metode FIFO. Saldo awal kartu persediaan 50 unit @Rp100.000. 10 Januari: Pembelian 40 unit @Rp110.000. 15 Januari: Penjualan 60 unit. Berapakah saldo akhir persediaan setelah transaksi 15 Januari?
30 unit @Rp110.000 = Rp3.300.000
40 unit @Rp100.000 = Rp4.000.000
50 unit @Rp110.000 = Rp5.500.000
30 unit @Rp100.000 = Rp3.000.000
Pada tanggal 8 Oktober 2025 UD Mudah Hasil membeli barang dagang kepada PT Mandiri sejumlah Rp 150.000.000, PPN 11%, dengan termin 3/15, n/30. Jika ditanggal 15 Oktober UD Mudah Hasil membayar hutangnya, berapakah jumlah yang dibayarkan?
Rp 151.965.000
Rp 148.500.000
Rp 165.000.000
Rp 150.000.000
Mengapa pada perusahaan dagang, transaksi penjualan tunai dan kredit sebaiknya dipisahkan ke dalam jurnal khusus yang berbeda?
Agar pencatatan lebih rapi dan memudahkan pengawasan transaksi
Agar transaksi lebih cepat diproses oleh kasir
Supaya semua transaksi dicatat dalam satu jurnal saja
Agar memudahkan penggabungan data penjualan tunai dan kredit
Manakah jurnal penerimaan kas yang benar untuk transaksi berikut? • 12 April : penjualan tunai sebesar Rp 60.000.000 • 16 April : penerimaan piutang dari Tn. Raka sebesar Rp 8.500.000 dengan potongan Rp 275.000. A. 12 April: Debit Kas Rp 60.000.000, Kredit Penjualan Rp 60.000.000; 16 April: Debit Kas Rp 8.225.000, Debit Potongan Penjualan Rp 275.000, Kredit Piutang Rp 8.500.000 B. 12 April: Debit Penjualan Rp 60.000.000, Kredit Kas Rp 60.000.000; 16 April: Debit Piutang Rp 8.500.000, Kredit Kas Rp 8.225.000, Kredit Potongan Penjualan Rp 275.000 C. 12 April: Debit Kas Rp 60.000.000, Kredit Penjualan Rp 60.000.000; 16 April: Debit Kas Rp 8.500.000, Kredit Piutang Rp 8.500.000 D. 12 April: Debit Penjualan Rp 60.000.000, Kredit Kas Rp 60.000.000; 16 April: Debit Piutang Rp 8.225.000, Kredit Kas Rp 8.500.000, Kredit Potongan Penjualan Rp 275.000
A. 12 April: Debit Kas Rp 60.000.000, Kredit Penjualan Rp 60.000.000; 16 April: Debit Kas Rp 8.225.000, Debit Potongan Penjualan Rp 275.000, Kredit Piutang Rp 8.500.000
B. 12 April: Debit Penjualan Rp 60.000.000, Kredit Kas Rp 60.000.000; 16 April: Debit Piutang Rp 8.500.000, Kredit Kas Rp 8.225.000, Kredit Potongan Penjualan Rp 275.000
C. 12 April: Debit Kas Rp 60.000.000, Kredit Penjualan Rp 60.000.000; 16 April: Debit Kas Rp 8.500.000, Kredit Piutang Rp 8.500.000
D. 12 April: Debit Penjualan Rp 60.000.000, Kredit Kas Rp 60.000.000; 16 April: Debit Piutang Rp 8.225.000, Kredit Kas Rp 8.500.000, Kredit Potongan Penjualan Rp 275.000
