wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

12 TJL-Ulangan 1 STS

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Jaringan fiber optik adalah teknologi transmisi data yang menggunakan serat optik, yaitu untaian benang super tipis terbuat dari kaca atau plastik. Cara kerjanya didasarkan pada pengiriman data dalam bentuk pulsa cahaya. Pada sisi pengirim, sinyal listrik dari data dikonversi menjadi gelombang cahaya menggunakan perangkat seperti laser dioda. Pulsa cahaya ini kemudian melaju melalui inti serat optik. Prinsip fisika yang disebut pemantulan internal total membuat cahaya tetap terperangkap di dalam serat, memungkinkannya menempuh jarak jauh tanpa kehilangan sinyal yang berarti. Di sisi penerima, gelombang cahaya ini diubah kembali menjadi sinyal listrik agar dapat diproses oleh perangkat elektronik seperti komputer atau router.

Keunggulan utama jaringan fiber optik meliputi kecepatan transfer data yang sangat tinggi, bandwidth yang besar, dan ketahanan terhadap gangguan elektromagnetik. Karena mentransmisikan cahaya, sinyalnya tidak terpengaruh oleh gelombang dari perangkat listrik atau kabel lain, berbeda dengan kabel tembaga. Namun, teknologi ini juga memiliki beberapa kelemahan. Biaya instalasi awalnya cenderung lebih mahal, dan kabelnya sangat rapuh serta tidak boleh ditekuk terlalu tajam karena dapat menyebabkan kerusakan. Selain itu, kabel fiber optik tidak dapat menghantarkan listrik, sehingga tidak bisa digunakan untuk teknologi seperti Power over Ethernet (PoE).

Pernyataan : Jaringan fiber optik mengirimkan data dalam bentuk sinyal listrik melalui untaian benang kaca atau plastik

a)

True

b)

False

2.

Ada dua jenis kabel fiber optik yang paling umum digunakan, yaitu Single-Mode Fiber (SMF) dan Multi-Mode Fiber (MMF). Perbedaan utama keduanya terletak pada diameter inti seratnya (core) dan cara perambatan cahaya di dalamnya. SMF memiliki diameter inti yang sangat kecil, memungkinkan cahaya merambat hanya dalam satu jalur atau "mode". Hal ini meminimalkan hamburan cahaya dan dispersi sinyal, menjadikannya pilihan ideal untuk transmisi data jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Kabel ini sering digunakan pada jaringan telekomunikasi jarak jauh, termasuk kabel bawah laut yang menghubungkan antar benua.

Sebaliknya, Multi-Mode Fiber (MMF) memiliki diameter inti yang lebih besar, memungkinkan cahaya merambat melalui beberapa jalur atau "mode" yang berbeda. Karena jalur yang berbeda ini, sinyal cahaya dapat menyebar (dispersi) seiring bertambahnya jarak, yang membatasi jarak transmisi MMF. Meskipun demikian, MMF lebih murah untuk diproduksi dan lebih mudah untuk diinstal karena intinya yang lebih besar memudahkan penyelarasan dengan perangkat pemancar. Oleh karena itu, MMF banyak digunakan untuk transmisi data jarak pendek dengan kecepatan tinggi, seperti dalam jaringan area lokal (LAN) di dalam gedung atau kampus.

Pernyataan : Single-Mode Fiber (SMF) memungkinkan cahaya merambat dalam beberapa jalur berbeda. (True/False)

a)

True

b)

False

3.

Fiber Optik adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi. Ukuran fiber optik ini sangat kecil dan halus (diameternya hanya 120 mikrometer), bahkan lebih kecil dari helaian rambut manusia.

Komponen jaringan tersebut mempunyai kecepatan transmisi yang sangat tinggi dengan menggunakan pembiasan cahaya. Sumber cahaya yang digunakan dalam proses transmisi disebut dengan laser (LED). Fiber optik merupakan salah satu komponen yang populer dalam dunia telekomunikasi.

Ada dua jenis kabel fiber optik yang paling umum digunakan, yaitu Single-Mode Fiber (SMF) dan Multi-Mode Fiber (MMF). Perbedaan utama keduanya terletak pada diameter inti seratnya (core) dan cara perambatan cahaya di dalamnya. SMF memiliki diameter inti yang sangat kecil, memungkinkan cahaya merambat hanya dalam satu jalur atau "mode". Hal ini meminimalkan hamburan cahaya dan dispersi sinyal, menjadikannya pilihan ideal untuk transmisi data jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Kabel ini sering digunakan pada jaringan telekomunikasi jarak jauh.

Sebaliknya, Multi-Mode Fiber (MMF) memiliki diameter inti yang lebih besar, memungkinkan cahaya merambat melalui beberapa jalur atau "mode" yang berbeda. Karena jalur yang berbeda ini, sinyal cahaya dapat menyebar (dispersi) seiring bertambahnya jarak, yang membatasi jarak transmisi MMF. Meskipun demikian, MMF lebih murah untuk diproduksi dan lebih mudah untuk diinstal karena intinya yang lebih besar memudahkan penyelarasan dengan perangkat pemancar. Oleh karena itu, MMF banyak digunakan untuk transmisi data jarak pendek dengan kecepatan tinggi, seperti dalam jaringan area lokal (LAN) di dalam gedung atau kampus.

Pernyataan : Kabel SMF lebih cocok untuk menghubungkan jaringan dari titik A ke titik B yang berjarak 20 KM karena sinyal cahaya merambat dalam satu jalur

a)

TRUE

b)

FALSE

4.

Hari itu, Pak Zoro dan timnya dari PT Budi Mulia Network sedang sibuk memasang jaringan fiber optik untuk perumahan baru, Perumahan Asri. Mereka memulai pekerjaan dengan meletakkan kabel fiber optik utama. Setelah kabel terpasang, Pak Zoro menggunakan Fiber Stripper. Setelah itu, ia mengunakan Fiber Cleaver. Timnya kemudian menggunakan alat utama mereka, Fusion Splicer.

Setelah semua sambungan selesai, Pak Zoro dan timnya melakukan pengujian. Ia menggunakan Optical Power Meter (OPM) untuk memastikan bahwa daya sinyal yang masuk ke setiap rumah berada pada level yang sesuai. Di salah satu titik, OPM menunjukkan hasil yang tidak normal, mengindikasikan adanya masalah. Pak Zoro kemudian mengambil Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) untuk memetakan kondisi serat optik dan mencari tahu di mana tepatnya letak kerusakan tersebut. Ternyata, ia menemukan adanya tekukan tajam pada kabel di salah satu sudut rumah. Untuk memastikan, ia juga menggunakan Visual Fault Locator (VFL) yang memancarkan cahaya laser merah. Benar saja, cahaya merah itu bocor di titik tekukan, mengkonfirmasi adanya kerusakan fisik pada kabel.

Pernyataan : Pak Zoro menggunakan alat fiber cleaver untuk memotong ujung serat optik dengan sangat presisi sesuai dengan fungsinya.

a)

TRUE

b)

FALSE

5.

Hari itu, Pak Zoro dan timnya dari PT Budi Mulia Network sedang sibuk memasang jaringan fiber optik untuk perumahan baru, Perumahan Asri. Mereka memulai pekerjaan dengan meletakkan kabel fiber optik utama. Setelah kabel terpasang, Pak Zoro menggunakan Fiber Stripper. Setelah itu, ia mengunakan Fiber Cleaver. Timnya kemudian menggunakan alat utama mereka, Fusion Splicer.

Setelah semua sambungan selesai, Pak Zoro dan timnya melakukan pengujian. Ia menggunakan Optical Power Meter (OPM) untuk memastikan bahwa daya sinyal yang masuk ke setiap rumah berada pada level yang sesuai. Di salah satu titik, OPM menunjukkan hasil yang tidak normal, mengindikasikan adanya masalah. Pak Zoro kemudian mengambil Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) untuk memetakan kondisi serat optik dan mencari tahu di mana tepatnya letak kerusakan tersebut. Ternyata, ia menemukan adanya tekukan tajam pada kabel di salah satu sudut rumah. Untuk memastikan, ia juga menggunakan Visual Fault Locator (VFL) yang memancarkan cahaya laser merah. Benar saja, cahaya merah itu bocor di titik tekukan, mengkonfirmasi adanya kerusakan fisik pada kabel.

Pernyataan : Pak Zoro menggunakan fiber stripper untuk memotong ujung serat optik dengan sangat presisi sesuai dengan fungsinya.

a)

TRUE

b)

FALSE

6.

Tim teknisi dari perusahaan penyedia jasa internet (ISP) PT Budi Mulia Network sedang memasang infrastruktur jaringan fiber optik di sebuah sekolah. Tugas pertama mereka adalah memasang perangkat di ruang server. Mereka memulai dengan menginstal Optical Line Terminal (OLT). Dari OLT, mereka memasang kabel fiber optik ke setiap lantai. Di setiap Gedung, Tim menempatkan ODC.Di setiap lantai, tim menempatkan Optical Distribution Point (ODP), sebuah kotak pasif yang berfungsi sebagai titik terminasi untuk mendistribusikan kabel serat optik ke kelas-kelas. ODP ini membantu dalam penyebaran sinyal tanpa perlu mengubahnya.

Setelah kabel distribusi sampai ke setiap kelas, langkah terakhir adalah menghubungkan perangkat di dalam kelas. Setiap kelas dipasangi Optical Network Unit (ONU), perangkat yang berfungsi untuk mengubah sinyal optik menjadi sinyal listrik yang dapat digunakan oleh komputer dan perangkat lain di dalam kelas. Proses pemasangan ini memungkinkan koneksi internet berkecepatan tinggi bagi seluruh siswa dan guru. Dengan OLT di pusat, ODP sebagai titik distribusi, dan ONU di setiap ruang pengguna, jaringan fiber optik di sekolah tersebut dapat bekerja secara efisien dan andal.

Perangkat yang berfungsi sebagai titik akhir di sisi penyedia layanan untuk mengirimkan dan menerima sinyal optik adalah....

a)

OLT

b)

ODC

c)

ODP

d)

ONT

e)

ONU

7.

Tim teknisi dari perusahaan penyedia jasa internet (ISP) PT Budi Mulia Network sedang memasang infrastruktur jaringan fiber optik di sebuah sekolah. Tugas pertama mereka adalah memasang perangkat di ruang server. Mereka memulai dengan menginstal Optical Line Terminal (OLT). Dari OLT, mereka memasang kabel fiber optik ke setiap lantai. Di setiap Gedung, Tim menempatkan ODC.Di setiap lantai, tim menempatkan Optical Distribution Point (ODP), sebuah kotak pasif yang berfungsi sebagai titik terminasi untuk mendistribusikan kabel serat optik ke kelas-kelas. ODP ini membantu dalam penyebaran sinyal tanpa perlu mengubahnya.

Setelah kabel distribusi sampai ke setiap kelas, langkah terakhir adalah menghubungkan perangkat di dalam kelas. Setiap kelas dipasangi Optical Network Unit (ONU), perangkat yang berfungsi untuk mengubah sinyal optik menjadi sinyal listrik yang dapat digunakan oleh komputer dan perangkat lain di dalam kelas. Proses pemasangan ini memungkinkan koneksi internet berkecepatan tinggi bagi seluruh siswa dan guru. Dengan OLT di pusat, ODP sebagai titik distribusi, dan ONU di setiap ruang pengguna, jaringan fiber optik di sekolah tersebut dapat bekerja secara efisien dan andal.

Perangkat yang berfungsi sebagai pemecah/pembagi sinyal dan mendistribusikan melalui kabel fiber optic ke ONT adalah....

a)

OLT

b)

ODC

c)

ODP

d)

ONT

e)

ONU

8.

Kabel fiber optic terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu single-mode dan multi-mode. Kabel single-mode memiliki inti (core) yang sangat kecil, sehingga cahaya dapat berjalan lurus tanpa banyak pantulan. Hal ini membuat single-mode sangat cocok digunakan untuk transmisi data jarak jauh dengan kapasitas besar.

Sebaliknya, kabel multi-mode memiliki inti yang lebih besar sehingga cahaya dapat memantul di dalam kabel. Multi-mode biasanya digunakan untuk jarak pendek, seperti instalasi di dalam gedung atau kampus. Pemilihan jenis kabel fiber optic yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan jarak dan kapasitas jaringan agar hasilnya optimal.

Kabel fiber optic multi-mode memiliki ciri utama …

a)

Tidak ada pantulan cahaya

b)

Intinya sangat kecil

c)

Cocok untuk jaringan global.

d)

Intinya lebih besar sehingga cahaya bisa memantul

e)

Hanya dipakai untuk bawah laut

9.

Di sebuah gudang penyimpanan perangkat jaringan, seorang teknisi bernama Lisa sedang bertugas untuk memilah dan mencatat inventaris kabel fiber optik. Di depannya terdapat dua tumpukan kabel yang berbeda. Kabel di tumpukan pertama memiliki jaket berwarna kuning. Saat ia membaca labelnya, tertera "SMF 9/125". Lisa tahu bahwa jenis kabel ini memiliki inti serat (core) yang sangat kecil dan hanya memungkinkan cahaya merambat dalam satu mode atau jalur lurus. Karena karakteristik ini, kabel tersebut ideal untuk digunakan pada jaringan telekomunikasi jarak jauh yang membentang melintasi kota atau bahkan di bawah laut, karena meminimalkan dispersi sinyal.

Sementara itu, kabel di tumpukan kedua memiliki jaket berwarna oranye. Label pada gulungan itu menunjukkan "MMF 62.5/125". Mengingat ciri-ciri tersebut, Lisa tahu bahwa kabel ini memiliki inti serat yang lebih besar, yang memungkinkan cahaya merambat melalui beberapa jalur berbeda. Karakteristik ini membuat kabel MMF lebih rentan terhadap dispersi sinyal seiring bertambahnya jarak, sehingga paling cocok untuk aplikasi jarak pendek. Kabel ini biasanya digunakan untuk jaringan lokal (LAN) di dalam gedung atau data center, di mana biaya lebih rendah menjadi pertimbangan utama.

Kabel fiber optic SMF memiliki ciri utama …

a)

Intinya lebih besar

b)

Intinya sangat kecil

c)

Cocok untuk jarak pendek

d)

Cahaya merambat beberapa jalur berbeda

e)

Rentan terhadap dispersi

10.

Sebuah perusahaan telekomunikasi besar sedang mengerjakan dua proyek pemasangan jaringan fiber optik secara simultan. Proyek pertama berfokus pada pembangunan infrastruktur utama yang menghubungkan antar kota, membentang sejauh ratusan kilometer. Karena proyek ini membutuhkan transmisi data dengan kecepatan dan bandwidth yang sangat tinggi serta minim dispersi sinyal untuk jarak yang sangat jauh, tim teknis memutuskan untuk menggunakan kabel Single-Mode Fiber (SMF). Kabel ini memiliki inti serat yang sangat kecil, memungkinkan cahaya merambat hanya dalam satu jalur. Keputusan ini didukung oleh fakta bahwa meskipun biaya instalasi dan peralatannya lebih mahal, kualitas dan jangkauan sinyalnya tidak tertandingi untuk aplikasi jarak jauh seperti ini.

Proyek kedua dilakukan di sebuah gedung perkantoran besar, yang membutuhkan jaringan internal berkecepatan tinggi untuk menghubungkan semua komputer dalam satu area. Jarak yang dibutuhkan untuk transmisi data relatif pendek, yaitu hanya di dalam gedung. Untuk proyek ini, tim teknis memilih untuk menggunakan kabel Multi-Mode Fiber (MMF). Dengan inti serat yang lebih besar, MMF dapat memancarkan cahaya dalam beberapa jalur. Meskipun ini menyebabkan dispersi sinyal lebih cepat, MMF lebih ekonomis dan transceivers-nya lebih murah, menjadikannya pilihan yang ideal dan hemat biaya untuk jaringan area lokal (LAN) di dalam gedung.

Apa alasan utama tim teknis memilih kabel Single-Mode Fiber (SMF) untuk proyek antar kota?

a)

Biaya instalasinya yang lebih murah.

b)

Inti seratnya yang lebih besar.

c)

Kemampuannya untuk transmisi jarak jauh dengan minim dispersi.

d)

Penggunaannya lebih cocok untuk jaringan area lokal.

e)

Karena menggunakan beberapa jalur perambatan cahaya.

11.

Sebuah perusahaan telekomunikasi besar sedang mengerjakan dua proyek pemasangan jaringan fiber optik secara simultan. Proyek pertama berfokus pada pembangunan infrastruktur utama yang menghubungkan antar kota, membentang sejauh ratusan kilometer. Karena proyek ini membutuhkan transmisi data dengan kecepatan dan bandwidth yang sangat tinggi serta minim dispersi sinyal untuk jarak yang sangat jauh, tim teknis memutuskan untuk menggunakan kabel Single-Mode Fiber (SMF). Kabel ini memiliki inti serat yang sangat kecil, memungkinkan cahaya merambat hanya dalam satu jalur. Keputusan ini didukung oleh fakta bahwa meskipun biaya instalasi dan peralatannya lebih mahal, kualitas dan jangkauan sinyalnya tidak tertandingi untuk aplikasi jarak jauh seperti ini.

Proyek kedua dilakukan di sebuah gedung perkantoran besar, yang membutuhkan jaringan internal berkecepatan tinggi untuk menghubungkan semua komputer dalam satu area. Jarak yang dibutuhkan untuk transmisi data relatif pendek, yaitu hanya di dalam gedung. Untuk proyek ini, tim teknis memilih untuk menggunakan kabel Multi-Mode Fiber (MMF). Dengan inti serat yang lebih besar, MMF dapat memancarkan cahaya dalam beberapa jalur. Meskipun ini menyebabkan dispersi sinyal lebih cepat, MMF lebih ekonomis dan transceivers-nya lebih murah, menjadikannya pilihan yang ideal dan hemat biaya untuk jaringan area lokal (LAN) di dalam gedung.

Kekurangan utama yang mungkin terjadi jika Multi-Mode Fiber (MMF) digunakan untuk proyek antar kota yang jauh adalah...

a)

Biaya instalasi yang lebih mahal.

b)

Sinyal akan mengalami lebih banyak dispersi dan melemah dengan cepat.

c)

Inti seratnya terlalu kecil untuk mengirimkan sinyal.

d)

Sinyal hanya dapat merambat dalam satu jalur.

e)

Perangkat transceivers-nya lebih mahal.

12.

Suatu pagi, tim teknisi dari perusahaan telekomunikasi mendapat laporan tentang putusnya koneksi internet di sebuah desa terpencil. Mereka, yang dipimpin oleh Bima, segera menuju lokasi.

Sesampainya di sana, Bima menggunakan alat Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) untuk memetakan kondisi jaringan dan menemukan titik putus kabel. Setelah titik masalah ditemukan, tim mulai bekerja. Alat yang digunakan yaitu Fiber Stripper, Cleaver, Fusion Splicer, Optical Power Meter (OPM),Visual Fault Locator (VFL)

Alat yang memancarkan cahaya laser merah, untuk memastikan tidak ada retakan atau patahan kecil pada area sambungan yang mungkin tidak terlihat mata adalah....

a)

Stripper

b)

Cleaver

c)

OPM

d)

OTDR

e)

VFL

13.

Jaringan FTTH (Fiber To The Home) adalah teknologi jaringan internet yang menggunakan kabel serat optik untuk menghubungkan langsung dari penyedia layanan internet (ISP) ke rumah pengguna. Jaringan ini dikenal karena kecepatan internetnya yang sangat tinggi dan keandalan yang lebih baik dibandingkan dengan teknologi internet tradisional seperti DSL atau kabel.

Cara kerja Jaringan FTTH menggunakan kabel serat optik untuk mengirimkan sinyal cahaya, yang memungkinkan transmisi data dengan kecepatan tinggi. Keuntungannya adalah memiliki kecepatan tinggi.FTTH menawarkan kecepatan internet yang jauh lebih tinggi daripada teknologi internet tradisional, hingga 1 Gbps. Kualitas yang Lebih Baik: Kabel serat optik tidak rentan terhadap gangguan seperti kabel tembaga, sehingga menawarkan kualitas internet yang lebih stabil. Efisiensi Energi: Kabel serat optik membutuhkan daya yang lebih sedikit untuk beroperasi.Aplikasi yang Luas: FTTH dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti internet rumah, internet bisnis, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.

Redaman dalam FTTH (Fiber To The Home) adalah pengurangan daya sinyal cahaya saat ditransmisikan melalui serat optik. Redaman ini mengganggu kinerja jaringan FTTH dan perlu dianalisis agar layanan yang diberikan optimal. Nilai redaman yang wajar dalam FTTH, berdasarkan standar PT Telkom Indonesia, adalah 15-28 dB.

Untuk mengetahui sinyal yang keluar, alat yang digunakan untuk mengukur sinyal pada kabel fiber optic adalah....

a)

OPM

b)

Cleaver

c)

Stripper

d)

Fusion Splicer

e)

VFL

14.

Tim teknisi jaringan dari PT Budi Mulia Network, yang terdiri dari Maya dan Farhan, ditugaskan untuk mengatasi masalah koneksi internet yang sangat lambat di area produksi pabrik otomotif. Awalnya, mereka menerima laporan bahwa performa jaringan menurun drastis, terutama setelah ada pekerjaan konstruksi di sekitar area pabrik. Mengingat jenis masalah yang dilaporkan, yaitu kecepatan yang melambat, Farhan mengusulkan untuk langsung menggunakan Fusion Splicer untuk menyambung kembali kabel yang mungkin putus. Namun, Maya tidak setuju. Ia menyarankan untuk melakukan diagnostik terlebih dahulu menggunakan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR).

Apa fungsi paling tepat dari penggunaan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) pada kasus di atas?

a)

Mengukur tingkat redaman sinyal yang terjadi setelah perbaikan.

b)

Menghasilkan visualisasi kebocoran cahaya pada titik kerusakan.

c)

Menganalisis karakteristik serat dan menemukan anomali pada jalur transmisi.

d)

Menyambungkan kembali serat optik yang rusak.

e)

Mengukur daya sinyal yang hilang pada titik sambungan

15.

Jaringan FTTH (Fiber to the Home) adalah jaringan yang menggunakan kabel serat optik untuk menghubungkan pengguna ke penyedia layanan internet. FTTH menawarkan kecepatan internet yang lebih tinggi dan lebih stabil dibandingkan teknologi internet tradisional.

Suatu hari tim teknisi dari PT Budi Mulia Network melakukan perbaikan jaringan FTTH karena ada jalur kabel fiber optic yang terputus. Tentu saja untuk melakukan penyambungan kabel fiber optic memerlukan peralatan khusus.

Peralatan yang berfungsi menyambung kabel fiber optic sesuai masalah diatas adalah...

a)

Cleaver

b)

Fusion Splicer

c)

VFL

d)

OPM

e)

Stripper

16.

FTTH (Fiber to the Home) adalah teknologi jaringan telekomunikasi yang menggunakan kabel serat optik untuk menyediakan koneksi internet ke rumah atau gedung. FTTH menawarkan kecepatan internet yang lebih tinggi dan lebih stabil dibandingkan teknologi kabel tembaga tradisional.

Kelebihan FTTH

Menjamin kecepatan internet yang tinggi dan stabil

Memungkinkan transfer data dengan kecepatan hingga gigabit per detik (Gbps)

Minim perawatan jaringan pada system PON (Passive Optical Network)

Kapasitas penghantaran bandwidth internet lebih optimal

Komponen atau perangkat FTTH terdiri dari Optical Line Terminal (OLT), Splitter, Optical Network Terminal (ONT), Feeder, Distribusi, Drop

Pilih 2 Fungsi dari perangkat splitter!

a)

Membagi sinyal cahaya dari satu serat optik menjadi beberapa serat optik yang berbeda

b)

Mendistribusikan sinyal optik ke beberapa perangkat

c)

Menstramisikan data / sinyal optik

d)

Mengelola dan mengontrol komunikasi antara jaringan penyedia layanan dengan pengguna akhir

e)

Menghubungkan pengguna ke jaringan optik

17.

Sebuah perusahaan telekomunikasi sedang merencanakan pembangunan jaringan tulang punggung (backbone) dari pusat kota menuju daerah pinggiran sejauh 20 km. Tim teknis harus memilih kabel fiber optic yang memiliki redaman rendah serta kapasitas transmisi tinggi agar kualitas sinyal tetap terjaga meskipun digunakan untuk jarak jauh. Namun, biaya pemasangan juga menjadi pertimbangan, karena SMF biasanya membutuhkan perangkat pendukung yang lebih mahal dibandingkan MMF.

Dalam kondisi ini, teknisi perlu menganalisis jenis kabel dan alasan pemilihannya. Dari beberapa pilihan yang ada, 2 pilihan manakah yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Single-mode fiber karena mendukung jarak jauh dengan redaman rendah

b)

Multi-mode fiber karena lebih ekonomis untuk jarak pendek

c)

Coaxial cable karena lebih murah dan mudah dipasang

d)

Single-mode fiber karena kapasitas transmisi datanya tinggi

e)

Twisted pair karena cukup untuk backbone antar kota

18.

Sebagai seorang network engineer anda mendapatkan project untuk merencanakan jaringan FTTH.Tentu saja anda harus bisa menghitung redaman / sinyal fiber optic.

Jika diketahui dalam perencanaan FTTH menggunakan SFP +7, ODC menggunakan splitter 1/8 dan ODP 1/8 dengan nilai redaman splitter 1/8 = 10 dB

Tentukan nilai redaman yang keluar dari ODC dan yang diterima ONT!

a)

ONT = -13 dB

b)

ODC= - 3 dB

c)

ONT = -27

d)

ODC = 3 dB

e)

ONT = 13 dB

19.

Sebuah proyek pembangunan jaringan bawah laut antar pulau membutuhkan kabel yang dapat mentransmisikan data hingga ratusan kilometer. Tim teknis mempertimbangkan SMF karena memiliki loss yang sangat rendah. Namun, biaya perangkat pendukung seperti laser transmitter relatif lebih mahal dibandingkan MMF.

Tentukan 2 pilihan alasan yang tepat untuk kasus ini beserta alasan penggunaannya adalah …

a)

Single-mode fiber karena memiliki loss sangat rendah untuk jarak jauh

b)

Multi-mode fiber karena lebih ekonomis untuk jarak pendek

c)

Single-mode fiber karena mendukung transmisi hingga ratusan kilometer

d)

Coaxial cable karena lebih mudah dipasang di bawah laut

e)

Twisted pair karena lebih praktis untuk jalur bawah laut

20.

PT. Budi Mulia Network memiliki jaringan FTTH yang tersebar dibeberapa wilayah.Suatu hari, pengguna melaporkan gangguan koneksi internet melambat.Teknisi kemudian melakukan pengujian jaringan fiber optic sepanjang 2 km menggunakan OTDR dan menemukan adanya redaman tinggi pada titik tertentu. Untuk memastikan besarnya daya yang hilang, teknisi melanjutkan pemeriksaan dengan alat lain.

Tentukan 2 Alat kerja fiber optic yang paling tepat digunakan secara bersamaan untuk menganalisis gangguan tersebut adalah …

a)

OTDR untuk mendeteksi lokasi redaman

b)

Optical power meter untuk mengukur besarnya daya hilang

c)

Fusion splicer untuk mengukur panjang kabel

d)

Mikroskop inspeksi untuk mengecek konektor

e)

Fiber cleaver untuk menyambungkan kabel