wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal STS Layanan Kesehatan 2025

Total questions: 30

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien datang dengan keluhan pusing. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital: Suhu: 37,2°C; Nadi: 110x/menit; TD: 90/60 mmHg; RR: 20x/menit. Apa prioritas tindakan yang tepat dilakukan perawat?

a)

Memberikan minum air putih segera

b)

Melakukan observasi ulang tanda vital setelah 30 menit

c)

Melaporkan kondisi pasien ke perawat senior/dokter

d)

Membiarkan pasien beristirahat tanpa tindakan

e)

Memberikan obat penurun panas

2.

Dalam pemberian injeksi intramuskuler, seorang siswa menyuntikkan obat dengan posisi jarum 15°. Apa risiko utama dari kesalahan teknik ini?

a)

Obat masuk ke lapisan subkutan, penyerapan lambat

b)

Obat masuk ke pembuluh darah langsung

c)

Terjadi hematoma besar

d)

Obat tidak terserap sama sekali

e)

Pasien akan langsung syok

3.

Seorang perawat melakukan injeksi subkutan pada pasien DM dengan insulin. Namun ia lupa melakukan rotasi lokasi suntikan. Apa dampak jangka panjang dari kesalahan ini?

a)

Hipoglikemia mendadak

b)

Lipodistrofi/lipohipertrofi pada lokasi suntikan

c)

Insulin tidak bekerja sama sekali

d)

Tekanan darah pasien menurun drastis

e)

Muncul luka ulkus diabetikum

4.

Seorang pasien mendapat instruksi infus. Perawat menghitung cairan infus dengan set makro dan volume cairan untuk 5 jam. Berapa tetes per menit yang benar?

a)

33 tetes/menit

b)

20 tetes/menit

c)

28 tetes/menit

d)

25 tetes/menit

e)

15 tetes/menit

5.

Perawat melakukan pemeriksaan tanda vital dan mendapatkan hasil: Suhu 39,2°C, Nadi 124x/menit, TD 140/90 mmHg, RR 30x/menit. Apa interpretasi kondisi pasien?

a)

Normal, cukup observasi

b)

Hiperpireksia dengan takikardi dan takipnea

c)

Hipotermia dan bradikardi

d)

Syok anafilaktik

e)

Hanya demam biasa

6.

Seorang pasien diberikan injeksi intravena. Setelah penyuntikan, pasien mengeluh nyeri hebat dan lengan membengkak. Apa tindakan perawat?

a)

Lanjutkan injeksi sampai habis

b)

Cabut jarum segera dan kompres dingin

c)

Tekan area injeksi dengan plester kuat

d)

Biarkan dan observasi 30 menit

e)

Masukkan jarum lebih dalam

7.

Seorang pasien mendapat instruksi injeksi IM 2 ml di dorsogluteal. Perawat menusukkan jarum terlalu dangkal. Apa akibat yang paling mungkin?

a)

Obat masuk ke lapisan lemak ➝ penyerapan lambat

b)

Obat langsung masuk ke pembuluh darah besar

c)

Tidak ada efek karena obat hilang

d)

Terjadi emboli udara

e)

Obat menyebabkan nekrosis otot

8.

Seorang siswa melakukan pemeriksaan tekanan darah manual. Ia mendengar bunyi Korotkoff pertama pada 140 mmHg dan bunyi terakhir pada 90 mmHg. Namun ia melaporkan hasil tekanan darah pasien 140/100 mmHg. Apa kesalahan yang dilakukan?

a)

Menghitung diastolik terlalu rendah

b)

Menghitung diastolik lebih tinggi dari seharusnya

c)

Menghitung sistolik lebih rendah dari seharusnya

d)

Menggunakan manset terlalu kecil

e)

Menggunakan stetoskop terlalu dekat

9.

Tentukan benar/salah pernyataan nomor 1 berikut :

1) Injeksi intrakutan dilakukan dengan sudut 10–15°

2) Injeksi intramuskuler disuntikkan dengan sudut 45°

3) Suhu normal tubuh manusia 36–37,5°C

4) Nadi normal dewasa 40–60 x/menit

5) Respirasi normal dewasa 16–20 x/menit

a)

True

b)

False

10.

Tentukan benar/salah pernyataan nomor 2berikut :

1) Injeksi intrakutan dilakukan dengan sudut 10–15°

2) Injeksi intramuskuler disuntikkan dengan sudut 45°

3) Suhu normal tubuh manusia 36–37,5°C

4) Nadi normal dewasa 40–60 x/menit

5) Respirasi normal dewasa 16–20 x/menit

a)

True

b)

False

11.

Tentukan benar/salah pernyataan nomor 3 berikut :

1) Injeksi intrakutan dilakukan dengan sudut 10–15°

2) Injeksi intramuskuler disuntikkan dengan sudut 45°

3) Suhu normal tubuh manusia 36–37,5°C

4) Nadi normal dewasa 40–60 x/menit

5) Respirasi normal dewasa 16–20 x/menit

a)

True

b)

False

12.

Tentukan benar/salah pernyataan nomor 4 berikut :

1) Injeksi intrakutan dilakukan dengan sudut 10–15°

2) Injeksi intramuskuler disuntikkan dengan sudut 45°

3) Suhu normal tubuh manusia 36–37,5°C

4) Nadi normal dewasa 40–60 x/menit

5) Respirasi normal dewasa 16–20 x/menit

a)

True

b)

False

13.

Tentukan benar/salah pernyataan nomor 5 berikut :

1) Injeksi intrakutan dilakukan dengan sudut 10–15°

2) Injeksi intramuskuler disuntikkan dengan sudut 45°

3) Suhu normal tubuh manusia 36–37,5°C

4) Nadi normal dewasa 40–60 x/menit

5) Respirasi normal dewasa 16–20 x/menit

a)

True

b)

False

14.

Seorang pasien dengan TD 160/100 mmHg datang ke klinik. Perawat ingin memastikan ulang. Apa langkah yang tepat?

a)

Segera laporkan hasil pertama

b)

Ulangi pemeriksaan setelah pasien istirahat 5–10 menit

c)

Ganti manset dengan ukuran lebih kecil

d)

Langsung berikan obat antihipertensi

e)

Ukur nadi saja tanpa TD

15.

Jika perawat salah menggunakan jarum pendek pada injeksi IM, kemungkinan besar obat masuk ke mana?

a)

Otot

b)

Kulit luar

c)

Subkutan

d)

Pembuluh darah

e)

Tulang

16.

Mengapa injeksi SC untuk insulin lebih disukai di abdomen dibandingkan lengan?

a)

Karena abdomen tidak nyeri

b)

Karena abdomen lebih mudah disuntik

c)

Karena absorpsi insulin lebih konsisten

d)

Karena kulit lebih tebal

e)

Karena resiko infeksi lebih kecil

17.

Jika hasil pemeriksaan suhu pasien 34,8°C, maka interpretasinya adalah...

a)

Hipotermia ringan

b)

Normal

c)

Hipertermia

d)

Hiperprikesia

e)

Demam biasa

18.

Mengapa injeksi intrakutan menimbulkan bentol kecil pada kulit?

a)

Karena jarum menembus otot

b)

Karena obat masuk di jaringan subkutan

c)

Karena obat ditempatkan di dermis

d)

Karena jarum terlalu panjang

e)

Karena reaksi alergi langsung

19.

Seorang pasien dengan syok anafilaktik harus segera disuntik epinefrin. Jalur injeksi yang paling tepat adalah...

a)

Subkutan di abdomen

b)

Intravena langsung

c)

Intramuskuler di paha

d)

Intrakutan di lengan

e)

Subkutan di lengan

20.

Mengapa injeksi IM lebih cepat absorpsinya dibanding SC?

a)

Karena otot lebih banyak pembuluh darah

b)

Karena otot lebih tipis

c)

Karena otot lebih keras

d)

Karena obat langsung ke saraf

e)

Karena jarum lebih panjang

21.

Seorang pasien datang dengan batuk berdahak lebih dari 2 minggu, demam sore hari, dan keringat malam. Hasil pemeriksaan menunjukkan foto thoraks dengan bayangan bercak di apex paru. Apa kemungkinan diagnosis?

a)

Bronkitis akut

b)

Pneumonia bakterial

c)

Tuberculosis Paru

d)

Asma Bronkial

e)

Efusi Pleura

22.

Seorang pria usia 55 tahun mengalami kesulitan berkemih, pancaran lemah, sering terbangun malam untuk BAK. Hasil pemeriksaan: pembesaran prostat jinak. Apa pemeriksaan penunjang paling relevan?

a)

EKG

b)

USG abdomen bawah

c)

Foto thoraks

d)

Spirometri

e)

Tes mantoux

23.

Foto thoraks adalah pemeriksaan penunjang utama TB paru.

a)

True

b)

False

24.

Saturasi O₂ normal adalah 70–80%.

a)

True

b)

False

25.

Keputihan fisiologis tidak berbau dan tidak gatal.

a)

True

b)

False

26.

Bronkitis kronis ditandai batuk >3 bulan per tahun.

a)

True

b)

False

27.

PPOK dapat sembuh total dengan terapi obat.

a)

True

b)

False

28.

USG transvaginal tidak dapat mendeteksi kista ovarium.

a)

True

b)

False

29.

Pemeriksaan dahak BTA dilakukan minimal 2 kali.

a)

True

b)

False

30.

Syok anafilaktik harus diberikan epinefrin IM paha.

a)

True

b)

False