wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sumatif Berpikir Komputasional

Total questions: 34

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Seorang siswa merasa waktunya habis untuk bermain game dan tidak cukup untuk belajar. Langkah awal berpikir komputasional untuk mencari solusinya adalah ...

a)

Membuat jadwal belajar acak

b)

Mengidentifikasi penyebab masalah terlebih dahulu

c)

Membandingkan hasil ujian teman

d)

Menghapus semua gim dari HP

2.

Dalam kegiatan sekolah, komputer lab sering rusak karena pemakaian tidak teratur. Cara berpikir komputasional yang tepat untuk mencari solusinya adalah ...

a)

Menyalahkan pengguna

b)

Membuat aturan pemakaian dan pembagian waktu berdasarkan pola penggunaan

c)

Mengurangi jumlah komputer

d)

Melarang siswa menggunakan lab

3.

Jika kamu ingin menentukan rute tercepat dari rumah ke sekolah, langkah berpikir komputasional yang dilakukan pertama adalah ...

a)

Menulis kode program

b)

Mengumpulkan data rute dan waktu tempuh

c)

Menggambar peta kota

d)

Menentukan hasil tanpa data

4.

Dalam tugas kelompok, banyak anggota tidak aktif. Solusi efektif berdasarkan berpikir komputasional adalah ...

a)

Menyalahkan anggota pasif

b)

Membagi tugas menjadi bagian kecil sesuai kemampuan

c)

Mengulang tugas dari awal

d)

Menyerahkan ke guru

5.

Seorang siswa mengamati bahwa lampu kelas menyala terus walau siang hari. Ia membuat sistem sensor cahaya otomatis. Tahap berpikir komputasional yang dilakukan adalah ...

a)

Pengenalan pola masalah

b)

Abstraksi solusi

c)

Iterasi data

d)

Perancangan algoritma langsung

6.

Dalam membuat jadwal piket, kamu menyadari hari Jumat selalu kekurangan petugas. Ini termasuk proses ...

a)

Abstraksi

b)

Pengenalan pola

c)

Dekomposisi

d)

Iterasi

7.

Ketika seorang siswa membuat daftar langkah “menyiram tanaman”, “memberi pupuk”, dan “membersihkan pot”, ia sedang ...

a)

Mengabstraksi data

b)

Menyusun algoritma

c)

Mencari pola

d)

Mendekomposisi masalah

8.

Saat menganalisis masalah kebersihan kelas, siswa mengelompokkan faktor penyebab menjadi “sampah makanan”, “debu”, dan “kurang jadwal piket”. Ini menunjukkan ...

a)

Abstraksi

b)

Dekomposisi

c)

Pola

d)

Algoritma

9.

Siswa diminta merancang cara menghemat air di rumah. Langkah paling sesuai berpikir komputasional adalah ...

a)

Menghafal teori tentang air

b)

Menganalisis penyebab pemborosan dan membuat langkah solusi

c)

Menyuruh orang tua menghemat

d)

Membaca buku tentang air

10.

Guru memberikan tantangan: “Bagaimana cara agar waktu istirahat di kantin tidak terlalu ramai?” Langkah berpikir komputasional yang tepat adalah ...

a)

Membagi jam istirahat per kelas lalu mengevaluasi hasilnya

b)

Melarang siswa ke kantin

c)

Mengurangi waktu istirahat

d)

Menambah jumlah makanan

11.

Dalam proyek menanam sayur, siswa membagi kegiatan menjadi “menyiapkan tanah”, “menanam”, “menyiram”, “memanen”. Ini adalah ...

a)

Pengenalan pola

b)

Dekomposisi

c)

Abstraksi

d)

Iterasi

12.

Mengapa dekomposisi penting dalam menyelesaikan masalah?

a)

Agar masalah terlihat lebih rumit

b)

Agar setiap bagian dapat diselesaikan lebih mudah dan efisien

c)

Agar hasil lebih acak

d)

Agar tidak perlu kolaborasi

13.

Saat menyusun kegiatan lomba sekolah, panitia memisahkan tugas dekorasi, konsumsi, dan dokumentasi. Ini termasuk ...

a)

Abstraksi

b)

Dekomposisi

c)

Pengenalan pola

d)

Algoritma

14.

Dalam proyek aplikasi perpustakaan digital, tim membagi pekerjaan: desain tampilan, input data, dan sistem login. Ini menunjukkan ...

a)

Iterasi

b)

Pola

c)

Dekomposisi

d)

Abstraksi

15.

Seseorang membagi resep kue menjadi beberapa bagian kecil (adonan, isian, topping). Ia menerapkan ...

a)

Abstraksi

b)

Pola

c)

Dekomposisi

d)

Iterasi

16.

Saat membuat peta sekolah digital, siswa hanya menampilkan gedung dan jalan utama tanpa menampilkan detail kecil. Ini contoh ...

a)

Pola

b)

Abstraksi

c)

Dekomposisi

d)

Algoritma

17.

Dalam merancang sistem antrean kantin, siswa hanya fokus pada urutan masuk dan keluar pelanggan. Ini adalah penerapan ...

a)

Dekomposisi

b)

Abstraksi

c)

Pola

d)

Algoritma

18.

Abstraksi dilakukan agar ...

a)

Data menjadi lebih banyak

b)

Masalah lebih sederhana untuk dianalisis

c)

Semua detail diperhatikan

d)

Proses menjadi lebih rumit

19.

Saat mendesain game edukasi, siswa hanya fokus pada aturan dan tujuan permainan tanpa memikirkan warna karakter. Ini berarti menerapkan ...

a)

Pengenalan pola

b)

Abstraksi

c)

Iterasi

d)

Dekomposisi

20.

Dalam mengelola data siswa, guru hanya mencatat nama, kelas, dan nilai akhir. Ini adalah bentuk ...

a)

Abstraksi data

b)

Pengenalan pola

c)

Dekomposisi

d)

Algoritma

21.

Siswa mengamati bahwa setiap kali belajar dengan membuat peta konsep, nilainya meningkat. Ia menerapkan ...

a)

Dekomposisi

b)

Pengenalan pola

c)

Abstraksi

d)

Algoritma

22.

Dalam data nilai ujian, siswa menemukan pola: nilai tinggi sering berasal dari yang rajin latihan soal. Ini termasuk ...

a)

Abstraksi

b)

Pola

c)

Algoritma

d)

Iterasi

23.

Guru meminta siswa menganalisis jadwal bus kota untuk menemukan jam tersibuk. Siswa menerapkan konsep ...

a)

Pola

b)

Abstraksi

c)

Dekomposisi

d)

Algoritma

24.

Saat menyusun algoritma menghitung nilai rata-rata, siswa menyadari pola pengulangan pada setiap data nilai. Ini menunjukkan ...

a)

Pengenalan pola

b)

Abstraksi

c)

Dekomposisi

d)

Iterasi

25.

Pengenalan pola bermanfaat untuk ...

a)

Membuat masalah lebih sulit

b)

Menemukan kesamaan dan memprediksi solusi efektif

c)

Menghapus data yang berbeda

d)

Menghentikan proses berpikir

26.

Dalam membuat alat pengingat minum, siswa menyusun langkah-langkah: atur waktu – nyalakan alarm – tampilkan pesan – reset ulang. Ini adalah ...

a)

Pola

b)

Algoritma

c)

Abstraksi

d)

Iterasi

27.

Mengapa algoritma penting dalam pemecahan masalah?

a)

Agar solusi dapat dijalankan secara teratur dan efisien

b)

Agar hasil tidak bisa diulang

c)

Agar program menjadi lebih acak

d)

Agar proses lebih lambat

28.

Siswa menulis langkah “input angka → hitung kuadrat → tampilkan hasil”. Ini contoh ...

a)

Abstraksi

b)

Pola

c)

Algoritma

d)

Dekomposisi

29.

Dalam kehidupan nyata, algoritma dapat diterapkan untuk ...

a)

Meningkatkan kecepatan berpikir acak

b)

Menyusun langkah memasak, mencuci, atau memecahkan soal

c)

Menghafal rumus

d)

Menghapus pola

30.

Setelah menyusun algoritma, siswa mencoba menjalankan langkah-langkahnya dan menemukan kesalahan. Ia sedang melakukan tahap ...

a)

Debugging

b)

Abstraksi

c)

Dekomposisi

d)

Pengenalan pola

31.

Seorang siswa dihadapkan pada tugas merangkum 5 bab buku pelajaran. Ia memutuskan untuk merangkum Bab 1, beristirahat sebentar, kemudian merangkum Bab 2, dan seterusnya hingga Bab 5. Prinsip Berpikir Komputasional apakah yang ia terapkan untuk menyelesaikan tugas tersebut?

a)

Abstraksi, karena ia mengabaikan detail materi yang tidak penting saat merangkum.

b)

Algoritma, karena ia menyusun langkah kerja yang berurutan.

c)

Dekomposisi, karena ia memecah masalah besar (merangkum 5 bab) menjadi masalah-masalah kecil yang lebih mudah dikelola (merangkum 1 bab per sesi).

d)

Pengenalan Pola, karena ia mengulang proses merangkum di setiap bab.

32.

Saat membuat presentasi di Google Slides, Anda fokus hanya menggunakan fitur 'Insert' untuk menambahkan gambar dan video, dan mengabaikan menu lain seperti 'Tools' atau 'Extensions'. Tindakan ini paling mencerminkan prinsip Berpikir Komputasional yang mana?

a)

Pengenalan Pola, karena Anda tahu tombol 'Insert' adalah pola untuk memasukkan objek.

b)

Dekomposisi, karena Anda memecah tugas presentasi menjadi beberapa slide.

c)

Algoritma, karena Anda mengikuti urutan klik menu yang benar.

d)

Abstraksi, karena Anda memilih dan fokus pada informasi atau fungsi yang esensial ('Insert') sambil mengabaikan detail atau fungsi yang tidak diperlukan saat itu.

33.

Ketika Anda Copy (Ctrl+C) sebuah kalimat di Google Docs, kemudian Anda Paste (Ctrl+V) di tempat lain, Anda harus memastikan bahwa Ctrl+C dilakukan sebelum Ctrl+V. Jika urutannya terbalik (Ctrl+V dulu baru Ctrl+C), hasilnya akan salah. Aturan ini sangat berkaitan erat dengan prinsip Berpikir Komputasional yang mana?

a)

Pengenalan Pola, karena Anda mengulang urutan tersebut berkali-kali.

b)

Dekomposisi, karena Anda memecah proses menjadi dua langkah (Cut) dan (Paste).

c)

Algoritma, karena ia menekankan pada urutan langkah-langkah yang harus dilakukan secara logis untuk mencapai hasil yang benar.

d)

Abstraksi, karena Clipboard menyembunyikan detail memori dari pengguna.

34.

Dalam contoh materi, menyalin dan menempel jawaban secara berulang (Ctrl+C→Ctrl+V) dikategorikan sebagai Pengenalan Pola. Namun, pada tahap ini, jika Anda lupa menekan Ctrl+C dan hanya menekan Ctrl+V berulang kali, maka hasil yang akan ditempelkan adalah jawaban yang sebelumnya tersimpan. Apa kesimpulan yang paling tepat dari skenario ini?

a)

Bahwa Dekomposisi tugas terlalu rumit untuk dipecahkan dengan hanya dua tombol.

b)

Bahwa Pengenalan Pola adalah prinsip yang lebih penting daripada Algoritma.

c)

Bahwa keberhasilan Pengenalan Pola sangat bergantung pada kebenaran Algoritma yang mendasarinya; jika langkah (Ctrl+C) terlewat, pola pengulangan yang diharapkan akan gagal.

d)

Bahwa Ctrl+V adalah contoh dari Abstraksi yang gagal karena tidak dapat mengidentifikasi data baru.