Font size
WorksheetsLarutan dan Redoks
Total questions: 25
Worksheet time: 17mins
Perhatikan persaman reaksi berikut!
Br2 + 2 NaOH → NaBr + NaBrO + H2O
Zat yang mengalami autoredoks mengalami perubahan bilangan oksidasi ....
A. bromin dari -1 menjadi -2 dan 0
B. bromin dari 0 menjadi +1 dan -1
C. bromin dari 0 menjadi -2 dan +1
D. natrium dari +1 menjadi -1 dan 0
E. oksigen dari -2 menjadi -3 dan -1
Perhatikan persamaan reaksi berikut!
Al + NO3- + H2O + OH- → AlO2- + NH3
Pernyataan yang benar adalah ….
H2O adalah oksidator
Bilangan oksidasi N dalam NO3- = +5
ion OH- adalah pereduksi
ion AlO2- adalah hasil oksidasi
Reaksi berlangsung dalam suasana basa
Reaksi redoks umumnya menghasilkan kesan yang menarik. Salah satunya adalah reaksi antara kalium permanganat (KMnO4) dengan hidrogen peroksida (H2O2). Apabila larutan KMnO4 yang berwarna ungu dituangkan ke dalam larutan H2O2 secara ajaib warna ungu akan menghilang. Reaksi ini tidak dapat berlangsung spontan tanpa ditambahkan suatu asam dari luar. Persamaan reaksi dari peristiwa ini dituliskan sebagai berikut:
KMnO4(aq) + H2O2(aq) + HCl(aq) → Mn(ClO3)2 (aq) + KCl(aq) + H2O(l)
Ungu tidak berwarna tidak berwarna.
Berilah tanda centang (✓) pada pernyataan yang benar!
Bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4 adalah +7
Bilangan oksidasi O pada H2O2 adalah -2
Reaksi berjalan dalam suasana asam
KMnO4 bertindak sebagai oksidator
Air merupakan hasil reduksi
Lengkapi jawaban untuk nomor :
1 = ....................
2 = ....................
3 = ......................
4 = ......................
5 = ......................
(a)
Reaksi yang tergolong reaksi reduksi adalah nomor ....
CO2 → CO32-
Cr 3+ → CrO42-
F2 + 2e- → 2F-
S4O62- + 2e-→2S2O32-
Perhatikan reaksi redoks berikut:
MnO4-(aq) + SO32-(aq) → Mn2+(aq) + SO42-(aq)
Jodohkan!
Oksidator
MnO4-(aq)
Reduktor
SO32-(aq)
Hasil Oksidasi
SO42-(aq)
Hasil Reduksi
Mn2+(aq)
Seorang siswa menguji beberapa jenis air limbah. Hasil yang didapat sebagai berikut:
Air limbah yang bersifat elektrolit kuat dan non elektrolit adalah ....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut:
Gambar yang merupakan larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit lemah berturut-turut adalah nomor.....
1 dan 2
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
5 dan 3
Seorang siswa melakukan percobaan daya hantar listrik pada beberapa larutan. Dia menemukan bahwa larutan X memiliki daya hantar listrik yang sangat baik, ditandai dengan nyala lampu yang terang dan banyak gelembung gas. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, manakah pernyataan yang benar?
Larutan X kemungkinan besar merupakan larutan HCl
Ion-ion dalam larutan X terionisasi sempurna
Larutan X memiliki derajat ionisasi = 1
Larutan X bisa juga merupakan larutan gula pekat
Larutan X memiliki konduktivitas listrik yang tinggi
Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa air limbah industri memiliki daya hantar listrik yang sangat tinggi. Analisis lebih lanjut menunjukkan pH air sangat rendah. Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan yang benar?
Air limbah tersebut mengandung asam kuat
Tingginya konduktivitas disebabkan oleh banyaknya ion H⁺
Air limbah tersebut berbahaya bagi ekosistem akuatik
Air limbah tersebut tidak mengandung elektrolit
Diperlukan proses netralisasi untuk pengolahan limbah
Perhatikan data percobaan daya hantar listrik beberapa larutan berikut:
Larutan A: Lampu menyala terang, banyak gelembung gas.
Larutan B: Lampu redup, ada sedikit gelembung gas.
Larutan C: Lampu tidak menyala, tidak ada gelembung gas.
Larutan D: Lampu menyala terang, banyak gelembung gas.
Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan yang BENAR?
Elektrolit diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Larutan A dan D merupakan elektrolit kuat.
Konsentrasi elektrolit harus sesuai. Larutan B merupakan elektrolit lemah, sedangkan larutan C merupakan non-elektrolit dengan cairan tubuh
Larutan C dapat berupa larutan gula (C₁₂H₂₂O₁₁) atau etanol (C₂H₅OH). Elektrolit membantu proses konduksi saraf
Daya hantar listrik larutan B lebih baik daripada larutan A dan D. Minuman isotonik tidak memerlukan elektrolit
Jika larutan A adalah HCl, maka larutan D mungkin adalah NaOH. Elektrolit membantu proses rehidrasi tubuh
Seorang siswa melakukan investigasi untuk membandingkan daya hantar listrik beberapa larutan. Larutan-larutan yang diuji memiliki konsentrasi yang sama, yaitu 0,1 M. Hasil pengukurannya menunjukkan bahwa daya hantar listrik HCl > CH₃COOH > NaCl > NH₃.
Berdasarkan data tersebut, manakah kesimpulan yang TEPAT?
Faktor yang mempengaruhi perbedaan daya hantar adalah jenis ikatan (kovalen ionik) saja.
Faktor yang mempengaruhi perbedaan daya hantar adalah jenis ikatan (kovalen ionik) saja.CH₃COOH memiliki derajat ionisasi (α) yang lebih kecil dari 1.
Daya hantar NaCl yang lebih rendah dari HCl menunjukkan bahwa garam selalu memiliki daya hantar yang lebih rendah daripada asam.
Urutan kekuatan elektrolit dari yang terkuat ke terlemah adalah HCl > NaCl > CH₃COOH > NH₃.
NH₃ memiliki jumlah ion bebas per satuan volume yang paling sedikit di antara keempat larutan.
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- + cH+ → Fe3+ + Mn2+ + dH2O
Harga koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....
5, 1,4, dan 2
5, 1,8, dan 4
5, 1,4, dan 8
5, 1,2, dan 4
4, 8,1, dan 5
Data pengujian daya hantar listrik suatu zat adalah sebagai berikut
Elektrolit yang merupakan senyawa kovalen adalah ....
A dan B
B dan C
C dan D
B dan D
D
Dua larutan x dan y diuji dengan alat uji elektrolit. Lampu alat uji menyala pada larutan x dan pada larutan y tidak menyala tetapi ada gelembung gas pada elektrode. Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa ...
jumlah ion pada larutan x lebih banyak daripada larutan y
jumlah ion pada larutan x lebih sedikit daripada larutan y
larutan x merupakan elektrolit dan larutan y nonelektrolit
jumlah ion kedua larutan tidak dapat dibandingkan
larutan x merupakan nonelektrolit dan larutan y elektrolit kuat
Di antara senyawa berikut yang di dalam larutannya menghasilkan ion paling banyak adalah ...
Na2 SO4
NH4 Cl
AlCl3
H2 SO4
CH3 COOH
Banyaknya elektron yang terlibat pada reaksi O2 →2O2- adalah ...
1
2
3
4
5
Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam K2 Cr2 O7 adalah ....
K2 MnO4
KMnO4
MnSO4
MnO2
MnO
Pada reaksi:
4HCl (aq) + 2S2O32- (aq) → 2S (s) + 2SO2 (g) + 2H2O (l) + 4Cl- (aq)
Bilangan oksidasi S berubah dari ....
+2 menjadi 0 dan +4
+3 menjadi 0 dan + 4
+4 menjadi 0 dan +2
+5 menjadi +2 dan 0
+6 menjadi -2 dan +4
Perhatikan reaksi berikut.
Cr2O3 (aq) + 2Al(s) → Al2 O3 (aq) + 2Cr(s)
Unsur/senyawa yang bertindak sebagai pelepas elektron adalah ...
Cr dalam Cr2O3
Al
Al dalam Al2O3
Cr
O2 dalam Cr2 O3
Pada reaksi berikut.
2NH4+ + 6NO3- + 4H+ →6NO2 + N2 + 6H2O
Zat yang mengalami reduksi adalah ....
N2
NH4+
NO3-
NO2
H2O
Diketahui reaksi: 2Ag+(aq) + Zn(s) →2Ag(s) + Zn2+ Pernyataan yang benar mengenai reaksi tersebut adalah ....
Zn2+ sebagai reduktor dan Ag+ sebagai oksidator
Zn sebagai reduktor dan Ag sebagai oksidator
Zn sebagai oksidator dan Ag sebagai reduktor
Zn sebagai oksidator dan Ag+ sebagai reduktor
Zn sebagai reduktor dan Ag+ sebagai oksidator
Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut!
MnO4-(aq) + SO32-(aq) → Mn2+(aq) + SO42-(aq)
Bilangan oksidasi dari zat yang bertindak sebagai reduktor dan zat hasil oksidasi berturut-turut adalah....
+8 dan MnO4-
+7 dan SO32-
+6 dan Mn2+
+5 dan SO32-
+4 dan SO42-
Perhatikan gambar uji daya hantar listrik 3 jenis larutan berikut!
(3), (2) dan (1)
(2), (3) dan (1)
(2), (1) dan (3)
(1), (3) dan (2)
(1), (2) dan (3)
Perhatikan beberapa larutan berikut!
(1). HF 2M
(2). CH3COOH 2M
(3) Ba(OH)2 2M
(4) CO(NH)2 2M
Pasangan larutan yang diperkirakan memiliki daya hantar listrik sama kuat adalah larutan nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
