wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Kasus Keperawatan di RSUD Curup dan RS A

Total questions: 13

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 37 tahun dirawat di RSUD Curup dengan ulkus peptikum. Hasil pengkajian : pasien mengeluh nyeri ulu hati, mual, muntah dengan warna kehitaman. Pasien terpasang selang NGT tampak residu kehitaman pada selang. Saat ini, perawat menginstruksikan pasien untuk puasa. Apakah tujuan utama dari tindakan tersebut?

a)

Membersihkan lambung

b)

Mencegah terjadinya aspirasi

c)

Mencegah terjadinya muntah

d)

Mengistirahatkan kerja lambung

e)

Mencegah terjadinya penyumbatan pada usus

2.

Seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di RSUD Curup dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 2 jam sebelum dirawat, terasa terhimpit dan sesak. Tekanan darah 140/60 mmHg, frekuensi nadi 65 x/menit. Setelah diberikan obat ISDN (Isosorbide Dinitrate) 5 mg sublingual, nyeri dada dan sesak napas berkurang. Apakah fungsi dari pemberian obat tersebut?

a)

Sebagai Analgetik

b)

Sebagai Vasodilator

c)

Sebagai Antidepresi

d)

Sebagai Antisuprresan

e)

Sebagai Antihipertensi

3.

Seorang perempuan berusia 24 tahun dirawat di rumah sakit A dengan DHF. Hasil pengkajian : Pasien demam sudah 5 hari lalu, mual, muntah, dan pasien kurang minum. Pasien tampak lemas, mata tampak cekung, mukosa bibir kering, turgor kulit menurun, suhu tubuh 38°C. Apakah jenis terapi cairan infus yang tepat diberikan pada pasien dari kasus diatas?

a)

IVFD Asering

b)

IVFD NaCl 3 %

c)

IVFD KA-EN 4B

d)

IVFD NaCl 0,9 %

e)

IVFD Ringer Laktat

4.

Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di rumah sakit B dengan anemia hemolitik. Hasil pengkajian: pasien mengeluh lemah dan tidak bertenaga, mudah lelah saat melakukan aktivitas. Konjungtiva mata tampak anemis dan Hb 6,8 gr/dl. Pasien mendapatkan terapi transfusi darah PRC sebanyak 2 unit dalam 24 jam. Hal yang harus diperhatikan dalam prosedur pemberian transfusi, kecuali?

a)

Melakukan double check

b)

Memastikan akses intravena paten

c)

Melakukan cek tanda-tanda vital sebelum transfusi

d)

Melakukan observasi setiap 15 menit selama pemberian

e)

Melakukan identifikasi pasien sebelum pemberian transfusi darah

5.

Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat di RS dengan CHF. Hasil pengkajian: pasien mengeluh sesak napas dengan frekuensi napas 30 x/menit, tampak megap-megap dan penggunaan otot bantu napas serta saturasi oksigen 85%. Apakah tindakan utama yang tepat dilakukan?

a)

Menghubungi dokter jaga

b)

Memonitor pola napas pasien

c)

Memberikan bantuan terapi oksigen

d)

Mengatur pasien pada posisi semifowler

e)

Melakukan pengecekan analisa gas darah

6.

Pasien Ny. T berusia 52 tahun dirawat di Rumah Sakit M.Yunus dengan riwayat

DM Tipe II. Hasil pengkajian : pasien mengalami penurunan kesadaran, glukosa

darah sewaktu 632 gr/dl, tampak adanya pernapasan kusmaull, bau keton (+),

terdengar suara snoring dengan frekuensi napas 27 x/menit.Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada Ny. T?

a)

Melakukan suction

b)

Memasang gudel/OPA

c)

Memberikan terapi insulin

d)

Memberikan terapi oksigen

e)

Mengatur posisi semi-fowler

7.

Pasien Tn. K berusia 54 tahun dirawat di Rumah Sakit Gading Cempaka dengan PPOK. Hasil pengkajian: Tn.K sesak napas dengan frekuensi 29 x/menit, tampak adanya otot bantu napas, badan lemas, dan saat ini pasien terpasang oksigen bnasal 4 L/menit sejak 4 hari yang lalu. Apakah tindakan yang kurang tepat dilakukan perawat pada Tn.K?

a)

Memonitor kelembaban hidung pasien

b)

Mengganti cairan humidifier setiap 6 jam

c)

Memperhatikan pemberian konsentrasi oksigen

d)

Memonitor adanya tanda-tanda keracunan oksigen

e)

Menganjurkan pasien untuk melembabkan hidung secara berkala

8.

Pasien Ny. S berusia 38 tahun dirawat di Rumah Sakit Curup dengan keluhan kelenjar tiroid membesar. Hasil pengkajian: Ny. S sering berkeringat, nafsu makan meningkat, bicara kurang jelas, mudah cemas, berat badan 36 kg, dan tinggi badan 150 cm. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

a)

Ansietas

b)

Defisit nutrisi

c)

Resiko defisit nutrisi

d)

Gangguan komunikasi verbal

e)

Kesiapan peningkatan nutrisi

9.

Pasien Ny. G berusia 30 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan anemia hemolitik. Hasil pengkajian : pasien mengatakan lemas, tidak bertenaga, mudah lelah, sesak setelah aktivitas serta kepala pusing. Pasien tampak lemah, mukosa bibir tampak kering, konjungtiva anemis, Hb 5,8 gr/dl dan Ht 30%. Apakah tindakan kolaboratif yang tepat dilakukan pada pasien Ny.G?

a)

Memberikan terapi albumin 25%

b)

Memberikan terapi transfusi trombosit

c)

Memberikan terapi tablet tambah darah

d)

Memberikan transfusi darah Packed Red Cell (PRC)

e)

Memberikan transfusi Whole Blood Cell (WBC)/darah lengkap

10.

Pasien Tn. M berusia 52 tahun dirawat di Rumah Sakit M.Yunus dengan penyakit jantung koroner. Pada saat pasien berpindah dari kursi roda ke tempat tidur, pasien mengeluh nyeri pada dada dan disertai sesak napas. Hasil pengkajian : pasien tampak kelelahan, frekuensi napas 26 x/menit, frekuensi nadi 108 x/menit dan gambaran EKG aritmia.

a)

Kelelahan

b)

Nyeri kronis

c)

Intoleransi aktivitas

d)

Pola napas tidak efektif

e)

Penurunan curah jantung

11.

Tn. Y berusia 50 tahun dirawat di Rumah Sakit Ummi dengan sirosis hepatis. Pasien mengeluh napas terasa sesak ketika berbaring, nyeri skala 8 pada perut kanan atas sejak 2 bulan terakhir dan bengkak pada ekstremitas bawah. Pasien tampak meringis kesakitan, HR 100 x/menit, RR 25 x/menit dan sklera ikterik. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada pasien Tn. Y?

a)

Nyeri akut

b)

Intoleransi aktivitas

c)

Gangguan rasa nyaman

d)

Pola napas tidak efektif

e)

Kelebihan volume cairan

12.

Pasien Tn. N berusia 48 tahun dirawat di Rumah Sakit Curup dengan keluhan sering sakit kepala, pusing kaku pada tengkuk. Tekanan darah 150/70 mm/Hg, HR 85 x/menit dan pasien direncanakan pemeriksaan profil lipid. Apakah persiapan yang tepat dilakukan pasien sebelum dilakukan pemeriksaan tersebut?

a)

Menganjurkan pasien banyak minum air mineral

b)

Memberikan terapi antikoagulan 4 jam sebelum pengambilan darah

c)

Menganjurkan pasien tidak beraktivitas 9-12 jam sebelum pemeriksaan

d)

Menginstruksikan pasien puasa 10-12 jam sebelum pengambilan darah

e)

Menganjurkan pasien memakan makanan tinggi serat satu hari sebelum pemeriksaan.

13.

Pasien Ny. C berusia 50 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan Multipel fraktur

pada ekstremitas bawah. Ny. C mengeluh nyeri ketika kaki digerakkan, sehingga

merasa cemas untuk bergerak, kekuatan otot menurun, rentang gerak menurun,

dam IMT 30 kg/m2.

ApakahMasalah keperawatan utama yang tepat untuk kasus di atas adalah:

a)

Gangguan pola napas

b)

Risiko infeksi

c)

Kurang pengetahuan

d)

Gangguan mobilitas fisik