Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

01. OSN KEB_2025_1

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Dalam jalur metamorf regional Barrovian yang khas (jalur P-T gradien sedang), serangkaian mineral penanda kemunculan (index minerals) muncul seiring peningkatan derajat metamorfisme. Kemunculan mineral indikator Sillimanit umumnya menandakan kondisi yang paling ekstrem dalam jalur ini, yaitu:

a)

Metamorfisme tekanan ultra-tinggi (Ultra-High Pressure/UHP) di zona subduksi yang dalam.

b)

Suhu sangat tinggi dan tekanan relatif rendah, khas fasies hornfels (metamorfisme kontak).

c)

Tahap awal metamorfisme regional pada suhu dan tekanan rendah (fasies sekis hijau).

d)

Tekanan ultra-tinggi dan suhu ultra-rendah pada batuan sedimen lempeng samudra (fasies eklogit).

e)

Suhu sangat tinggi dan tekanan tinggi yang merupakan puncak dari metamorfisme regional.

2.

Pada zona subduksi yang melibatkan lempeng samudra dan lempeng benua, mengapa sering kali terjadi vulkanisme di lempeng benua yang berada di atas (overriding plate)?

a)

Lempeng samudra yang menunjam mengalami peleburan seluruhnya karena tekanan dan suhu tinggi, material cair ini naik ke permukaan.

b)

Pelepasan air dari mineral terhidrasi lempeng samudra yang menunjam menurunkan titik lebur batuan mantel di atasnya, memicu pembentukan magma.

c)

Gesekan antar kedua lempeng menghasilkan panas yang cukup untuk melelehkan batuan kerak benua secara langsung, membentuk magma.

d)

Adanya patahan-patahan yang dalam pada kerak benua akibat tekanan tumbukan yang menjadi jalur naiknya magma dari astenosfer.

e)

Lempeng samudra yang dingin mendinginkan batuan mantel di atasnya, menyebabkan kontraksi dan keretakan yang menjadi jalur naiknya magma.

3.

Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan peran Astenosfer dalam mekanisme pergerakan lempeng?

a)

Astenosfer adalah lapisan kaku yang berfungsi sebagai tempat lempeng-lempeng litosfer bergerak dan bergesekan.

b)

Astenosfer memiliki kekakuan yang tinggi sehingga bertindak sebagai "bantalan" kaku di atas inti luar yang cair.

c)

Astenosfer merupakan lapisan padat, tetapi plastis dan mampu mengalir (viskositas rendah) sehingga menjadi medium bagi gerakan konveksi mantel yang mendorong lempeng.

d)

Astenosfer sepenuhnya cair (molten), menghasilkan arus turbulensi yang secara langsung menarik lempeng litosfer di atasnya.

e)

Astenosfer berfungsi sebagai sumber panas utama bagi mantel karena kontak langsungnya dengan inti dalam yang sangat panas.

4.

Meskipun terdapat beberapa gaya yang diusulkan untuk menggerakkan lempeng, gaya manakah yang secara ilmiah dianggap sebagai kontributor utama pergerakan lempeng saat ini?

a)

Slab Push (Dorongan Punggung Tengah Samudra)

b)

Tidal Forces (Gaya Pasang Surut)

c)

Mantle Drag (Gaya Gesek Mantel)

d)

Slab Pull (Tarikan Lempeng yang Menunjam)

e)

Isostatic Rebound (Pentalan Isostasi)

5.

Saat lempeng samudra menunjam ke mantel, batuan basal dan gabro mengalami transformasi metamorfik pada tekanan dan suhu tinggi. Urutan mineralogi metamorfik yang khas menunjukkan peningkatan kedalaman subduksi adalah:

a)

Sekis Biru → Eklogit → Sekis Hijau

b)

Sekis Hijau → Sekis Biru → Eklogit

c)

Eklogit → Sekis Biru → Sekis Hijau

d)

Sekis Biru → Sekis Hijau → Eklogit

e)

Sekis Hijau → Eklogit → Sekis Biru

6.

Pertemuan tiga batas lempeng (tiga plate boundaries) dikenal sebagai Triple Junction. Agar sebuah Triple Junction dapat stabil dalam skala waktu geologi, kondisi geometris apa yang harus dipenuhi?

a)

Ketiga lempeng harus bergerak dengan kecepatan yang sama, meskipun arahnya berbeda.

b)

Pergerakan ketiga lempeng harus sejajar dengan batas-batas lempeng yang bertemu.

c)

Ketiga batas lempeng harus berupa jenis yang sama (misalnya, tiga batas divergen).

d)

Kecepatan relatif pergerakan tiga lempeng, jika digambarkan sebagai vektor, harus bertemu pada satu titik yang sama.

e)

Ketiga lempeng harus berbentuk segitiga di sekitar titik pertemuan.

7.

Struktur geologi yang terbentuk akibat tegasan kompresi regional yang kuat, menyebabkan lapisan batuan melengkung ke atas membentuk antiklin dan melengkung ke bawah membentuk sinklin, merupakan manifestasi dari jenis deformasi...

a)

Patahan (Faulting)

b)

Lipatan (Folding)

c)

Kekar (Jointing)

d)

Intrusi Magma

e)

Erosi Diferensial

8.

Kristalisasi magma terjadi dalam urutan suhu yang menurun, seperti yang dijelaskan dalam Deret Reaksi Bowen. Berdasarkan deret tersebut, mineral manakah yang pertama kali mengkristal pada suhu paling tinggi, dan memiliki struktur kristal yang terisolasi (nesosilikat) dengan komposisi kaya Mg dan Fe?

a)

Kuarsa

b)

Ortoklas

c)

Olivin

d)

Biotit

e)

Plagioklas Kalsik

9.

Pelapukan kimia yang paling efektif dalam melarutkan batuan sedimen yang dominan tersusun oleh kalsium karbonat (CaCO3​), seperti batugamping, di daerah beriklim lembab dan memiliki curah hujan tinggi adalah...

a)

Oksidasi

b)

Hidrasi

c)

Hidrolisis

d)

Karbonasi

e)

Pertukaran Kation

10.

Batuan metamorf yang dicirikan oleh adanya lapisan tipis yang berselang-seling antara mineral berwarna terang (seperti kuarsa dan feldspar) dan mineral berwarna gelap (seperti mika atau amfibol), yang menunjukkan gradasi metamorfisme tingkat tinggi (high-grade metamorphism), disebut...

a)

Kuarsit

b)

Pualam (Marmer)

c)

Sekis (Schist)

d)

Genes (Gneiss)

e)

Slate (Batusabak)