Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz tentang Iman dan Taqwa

Total questions: 84

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Yang dimaksud dengan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah ...

a)

Meyakini keberadaan Tuhan tanpa bukti nyata

b)

Meyakini dan mengamalkan ajaran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari

c)

Menjalankan perintah Tuhan karena kebiasaan Masyarakat

d)

Mempercayai Tuhan hanya dalam hati tanpa tindakan nyata

2.

Salah satu ciri orang yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah ...

a)

Menjauhi semua kegiatan duniawi

b)

Hanya beribadah saat ada masalah

c)

Konsisten menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya

d)

Meninggalkan urusan sosial demi beribadah

3.

Dalam pandangan Islam, hubungan manusia dengan Tuhan (habl minallah) harus diiringi dengan ...

a)

Hubungan baik dengan manusia (habl minannas)

b)

Kepatuhan terhadap adat istiadat

c)

Pencapaian ilmu pengetahuan dunia

d)

Ketundukan terhadap penguasa

4.

Salah satu makna Ketuhanan Yang Maha Esa dalam sila pertama Pancasila adalah ...

a)

Negara berdasarkan agama tertentu

b)

Negara menjamin kebebasan beragama bagi seluruh warga

c)

Negara harus menolak semua ajaran agama

d)

Negara hanya mengakui satu bentuk ibadah

5.

Dalam konteks keimanan, taqwa lebih menekankan pada ...

a)

Aspek rasional dari kepercayaan kepada Tuhan

b)

Kepatuhan dan pengamalan ajaran Tuhan dalam kehidupan

c)

Pengetahuan tentang sejarah agama

d)

Diskusi ilmiah tentang keberadaan Tuhan

6.

Dalam filsafat ketuhanan, pertanyaan “Mengapa Tuhan ada?” termasuk ke dalam bidang kajian ...

a)

Epistemologi

b)

Etika

c)

Ontologi

d)

Aksiologi

7.

Filsafat ketuhanan berusaha menjawab hakikat Tuhan dengan menggunakan ...

a)

Data empiris dan eksperimen

b)

Analisis rasional dan pemikiran mendalam

c)

Tradisi turun-temurun

d)

Otoritas keagamaan tanpa pertanyaan

8.

Dalam Islam, Tuhan digambarkan sebagai Al-Khaliq, yang berarti ...

a)

Maha Mengetahui

b)

Maha Pengasih

c)

Maha Pencipta

d)

Maha Pengampun

9.

Filsafat ketuhanan membantu manusia untuk ...

a)

Menolak ajaran agama yang tidak logis

b)

Memahami konsep ketuhanan secara rasional dan mendalam

c)

Menggantikan wahyu dengan logika

d)

Mengabaikan nilai moral agama

10.

Dalam kehidupan berbangsa, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa menuntut warga negara untuk ...

a)

Mengutamakan kepentingan agama sendiri

b)

Menghormati dan menghargai pemeluk agama lain

c)

Menyeragamkan semua keyakinan

d)

Membatasi kebebasan beragama

11.

Berdasarkan Al-Qur’an, manusia pertama yang diciptakan oleh Allah adalah ...

a)

Nabi Nuh a.s.

b)

Nabi Ibrahim a.s.

c)

Nabi Adam a.s.

d)

Nabi Isa a.s.

12.

Menurut Al-Qur’an (QS. Al-Mu’minun: 12–14), proses penciptaan manusia dimulai dari ...

a)

Ruh yang ditiupkan ke dalam tanah

b)

Tanah liat yang dibentuk menjadi manusia

c)

Setetes air mani yang berkembang menjadi segumpal darah

d)

Debu yang berubah menjadi daging

13.

Dalam pandangan Islam, manusia disebut sebagai khalifah fil ardh, yang berarti ...

a)

Hamba yang tidak punya kebebasan

b)

Wakil Tuhan di bumi yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial

c)

Penguasa bumi tanpa batas

d)

Makhluk yang tidak memiliki tugas khusus

14.

Salah satu keistimewaan manusia dibanding makhluk lain adalah ...

a)

Memiliki bentuk fisik sempurna tanpa kelemahan

b)

Diberi akal dan hati nurani untuk memilih kebaikan

c)

Tidak pernah berbuat salah

d)

Tidak memerlukan bimbingan wahyu

15.

Hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah mengandung arti bahwa ...

a)

Manusia memiliki kebebasan mutlak atas dirinya

b)

Manusia tunduk dan bertanggung jawab kepada Penciptanya

c)

Manusia menjadi pusat dari segala kehidupan

d)

Manusia tidak perlu peduli dengan nilai moral

16.

Dalam pandangan filsafat Islam, hakikat manusia mencakup unsur jasmani dan ruhani. Unsur jasmani berasal dari ...

a)

Cahaya

b)

Ruh

c)

Tanah

d)

Air

17.

Salah satu bentuk tanggung jawab manusia terhadap dirinya sendiri adalah ...

a)

Mengikuti hawa nafsu selama tidak merugikan orang lain

b)

Menjaga kesehatan, akal, dan moral sebagai amanah dari Allah

c)

Hidup semaunya tanpa memperhatikan aturan

d)

Mengabaikan potensi yang dimilikinya

18.

Dalam Islam, manusia memiliki tanggung jawab sosial yang disebut amar ma’ruf nahi munkar, artinya ...

a)

Menyuruh kebaikan dan mencegah kemungkaran

b)

Beribadah tanpa memperhatikan orang lain

c)

Meningkatkan ilmu pengetahuan dunia

d)

Mengikuti tradisi masyarakat

19.

Martabat manusia dalam pandangan Islam didasarkan pada ...

a)

Keturunan dan kekayaan

b)

Status sosial dan jabatan

c)

Ketakwaan kepada Allah

d)

Kepemilikan ilmu pengetahuan

20.

Manusia yang bertanggung jawab secara moral adalah manusia yang ...

a)

Berbuat sesuai keinginannya sendiri

b)

Mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Tuhan dan manusia

c)

Tidak memperdulikan akibat perbuatannya

d)

Hanya memikirkan keuntungan pribadi

21.

Seorang mahasiswa Muslim sedang berdagang secara online. Ia menolak menaikkan harga secara berlebihan meski permintaan tinggi. Tindakan ini menunjukkan penerapan ...

a)

Hukum positif

b)

Prinsip muamalah yang berlandaskan keadilan dan akhlak

c)

Prinsip ekonomi kapitalistik

d)

Hukum adat dalam perdagangan

22.

Jika seseorang rajin beribadah tetapi sering menipu dalam jual beli, maka secara hukum Tuhan ia ...

a)

Diterima ibadahnya karena niatnya baik

b)

Masih dianggap taat karena melakukan ritual agama

c)

Belum sempurna dalam menjalankan syari’ah dan akhlak

d)

Tidak termasuk pelanggar hukum

23.

Dalam konteks syari’ah, tujuan utama diterapkannya hukum Tuhan adalah ...

a)

Membatasi kebebasan manusia

b)

Menjamin kemaslahatan dan keadilan umat manusia

c)

Memberikan keuntungan bagi ulama dan penguasa

d)

Menentukan hukuman yang keras bagi pelanggar

24.

Dalam muamalah, prinsip “an-taradin minkum” (QS. An-Nisa: 29) mengajarkan bahwa transaksi ekonomi harus dilandasi ...

a)

Ketaatan pada pemerintah

b)

Kerelaan dan kejujuran antara kedua belah pihak

c)

Keterpaksaan demi kebutuhan

d)

Keuntungan sebesar-besarnya

25.

Fungsi profetik agama dalam sistem hukum berarti bahwa hukum agama berperan untuk ...

a)

Menghapus seluruh hukum buatan manusia

b)

Menjadi panduan moral yang menuntun keadilan sosial dan spiritual

c)

Mengatur ritual ibadah saja

d)

Menggantikan hukum negara sepenuhnya

26.

Dalam konteks hukum Islam, perbedaan antara syari’ah dan akhlak terletak pada ...

a)

Syari’ah mengatur hubungan sosial, akhlak mengatur hubungan dengan Allah

b)

Syari’ah berisi aturan lahiriah, sedangkan akhlak berorientasi pada pembentukan batin

c)

Akhlak hanya untuk ulama, sedangkan syari’ah untuk umat

d)

Syari’ah bersifat fleksibel, akhlak bersifat kaku

27.

Seorang pejabat Muslim menolak suap karena sadar bahwa hal itu melanggar hukum Allah dan merusak keadilan publik. Ini merupakan contoh penerapan hukum dalam fungsi ...

a)

Ritual

b)

Profetik

c)

Tradisional

d)

Administratif

28.

Dalam Islam, hukum Tuhan bersifat menyeluruh (kaffah). Artinya ...

a)

Mencakup aspek ibadah, sosial, ekonomi, dan moral

b)

Hanya berlaku dalam urusan ibadah

c)

Tidak berlaku dalam ranah pemerintahan

d)

Terbatas pada hukum keluarga

29.

Ketika hukum agama dijalankan tanpa akhlak, maka kemungkinan yang muncul adalah ...

a)

Hukum menjadi alat keadilan yang sempurna

b)

Hukum menjadi kering dari nilai kemanusiaan dan kasih sayang

c)

Masyarakat menjadi semakin harmonis

d)

Tumbuhnya solidaritas antar umat

30.

Dalam pandangan filsafat hukum Islam, fungsi profetik hukum bertujuan agar manusia ...

a)

Takut terhadap hukuman dunia

b)

Menjalankan hukum karena tekanan sosial

c)

Menjalankan hukum sebagai wujud kesadaran moral dan pengabdian kepada Tuhan

d)

Menghindari sanksi hukum positif

31.

Seorang tenaga kesehatan Muslim menolak menerima hadiah dari pasien sebagai bentuk ucapan terima kasih karena khawatir menimbulkan konflik kepentingan. Sikap ini mencerminkan ...

a)

Etika profesi semata

b)

Moral sosial tanpa dasar agama

c)

Akhlak mulia yang berakar dari nilai keimanan

d)

Kepatuhan pada hukum rumah sakit

32.

Agama disebut sebagai sumber moral karena ...

a)

Menetapkan aturan perilaku berdasarkan wahyu dan nilai ketuhanan

b)

Mengatur semua aspek duniawi tanpa batas

c)

Menggantikan hukum dan norma masyarakat

d)

Hanya mengajarkan ritual tanpa pedoman etika

33.

Perbedaan utama antara etika dan akhlak adalah ...

a)

Etika bersumber dari wahyu, akhlak dari kebiasaan

b)

Etika menilai baik-buruk berdasarkan akal, sedangkan akhlak berdasarkan iman

c)

Etika hanya berlaku untuk kalangan tertentu, akhlak untuk semua

d)

Etika lebih tinggi dari akhlak

34.

Ia bertindak sesuai dengan norma agama dan kemanusiaan

a)

Ia bertindak sesuai dengan norma agama dan kemanusiaan

b)

Ia mengikuti arus perilaku masyarakat tanpa berpikir

c)

Ia menaati hukum negara semata

d)

Ia menghindari sanksi sosial

35.

Dalam konteks kehidupan modern, akhlak mulia dibutuhkan karena ...

a)

Ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mampu mengendalikan moral manusia

b)

Akhlak sudah tidak relevan dengan zaman digital

c)

Moral dapat digantikan oleh sistem hukum

d)

Etika hanya berlaku bagi kalangan religius

36.

Ketika seseorang menolong orang lain tanpa pamrih karena dorongan keimanan, hal itu menunjukkan ...

a)

Moral sosial yang bersifat pragmatis

b)

Etika yang bersumber dari kebiasaan masyarakat

c)

Akhlak yang ikhlas dan berpangkal dari hati nurani beriman

d)

Tindakan spontan tanpa dasar nilai

37.

Dalam Islam, akhlak mulia mencakup dua hubungan besar, yaitu ...

a)

Hubungan individu dengan negara dan masyarakat

b)

Hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama manusia

c)

Hubungan sosial dan ekonomi

d)

Hubungan politik dan budaya

38.

Etika memandang perbuatan baik atau buruk berdasarkan ...

a)

Norma sosial dan kebiasaan masyarakat

b)

Perintah agama secara mutlak

c)

Hukum negara yang berlaku

d)

Kepentingan ekonomi

39.

Jika seseorang bersikap sopan hanya karena takut mendapat sanksi sosial, maka perilaku tersebut termasuk ...

a)

Etika eksternal, belum mencapai akhlak sejati

b)

Akhlak tulus yang bersumber dari iman

c)

Moral spiritual yang tinggi

d)

Etika profetik

40.

Kesamaan antara etika, moral, dan akhlak adalah ...

a)

Ketiganya menilai perilaku manusia dari segi baik dan buruk

b)

Semuanya bersumber dari wahyu Tuhan

c)

Ketiganya tidak memiliki perbedaan makna

d)

Hanya berlaku dalam konteks keagamaan

41.

Seorang ilmuwan Muslim menemukan teknologi baru dalam bidang kesehatan. Ia memilih untuk tidak mempublikasikan hasilnya sebelum memastikan manfaat dan keamanannya bagi manusia. Sikap ini mencerminkan ...

a)

Kewajiban akademik semata

b)

Tanggung jawab ilmuwan berdasarkan nilai iman dan etika

c)

Ketakutan terhadap kritik

d)

Keengganan untuk berbagi ilmu

42.

Hubungan antara iman, ilmu, dan amal yang ideal adalah ...

a)

Iman sebagai dasar, ilmu sebagai petunjuk, dan amal sebagai bukti keimanan

b)

Iman diabaikan agar ilmu berkembang

c)

Ilmu lebih utama dari iman dan amal

d)

Amal dilakukan tanpa dasar iman dan ilmu

43.

Dalam Islam, menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim karena ...

a)

Ilmu menjadi sarana untuk mencari jabatan

b)

Ilmu merupakan jalan untuk mengenal dan beribadah kepada Allah

c)

Ilmu hanya berguna bagi orang beriman

d)

Ilmu bersifat netral dan tidak berhubungan dengan iman

44.

Seorang mahasiswa kedokteran menggunakan kemajuan IPTEK untuk membuat inovasi alat deteksi penyakit dini, dengan niat membantu masyarakat miskin. Hal ini mencerminkan ...

a)

Penggabungan antara iman, ilmu, dan amal saleh

b)

Penerapan teori tanpa nilai moral

c)

Tanggung jawab sosial tanpa nilai agama

d)

Pencarian keuntungan pribadi

45.

Salah satu tantangan moral akibat kemajuan IPTEK di bidang kesehatan adalah ...

a)

Meningkatnya kualitas hidup manusia

b)

Penyalahgunaan teknologi medis tanpa etika kemanusiaan

c)

Penemuan obat-obatan baru

d)

Meningkatnya minat belajar sains

46.

Dalam Islam, tanggung jawab ilmuwan tidak hanya menyangkut penemuan ilmu, tetapi juga ...

a)

Keberpihakan pada kepentingan industri

b)

Kewajiban mengarahkan ilmu untuk kemaslahatan umat

c)

Penguasaan teknologi mutakhir

d)

Peningkatan daya saing global

47.

Kemajuan teknologi tanpa disertai nilai iman dapat menyebabkan ...

a)

Kemajuan moral manusia

b)

Penemuan yang bermanfaat bagi semua

c)

Penyalahgunaan IPTEK untuk hal-hal destruktif

d)

Perkembangan spiritual yang pesat

48.

Agama dan IPTEK memiliki hubungan yang saling melengkapi karena ...

a)

Agama memberi arah moral dan nilai bagi penggunaan IPTEK

b)

IPTEK menggantikan fungsi agama dalam menjelaskan alam

c)

Keduanya tidak dapat disatukan

d)

IPTEK hanya bersifat duniawi, tidak perlu etika

49.

Contoh nyata hubungan IPTEK dan tanggung jawab moral dalam bidang kesehatan adalah ...

a)

Penggunaan kecerdasan buatan untuk memprediksi penyakit tanpa melibatkan etika pasien

b)

Penerapan teknologi medis dengan memperhatikan keselamatan, hak, dan nilai kemanusiaan pasien

c)

Eksperimen medis tanpa izin

d)

Pengembangan obat demi keuntungan ekonomi

50.

Dalam pandangan Islam, kemajuan IPTEK seharusnya membawa manusia kepada ...

a)

Kesombongan intelektual

b)

Kesadaran akan kebesaran dan keagungan Tuhan

c)

Ketergantungan pada teknologi

51.

Pernyataan “Agama merupakan rahmat Tuhan bagi semua manusia” mengandung makna bahwa ...

a)

Agama hanya diberikan kepada golongan tertentu

b)

Semua agama mengajarkan kebaikan dan membawa kedamaian bagi umat manusia

c)

Agama hanya berlaku di lingkungan masyarakat beriman

d)

Hanya agama tertentu yang membawa keselamatan

52.

Dalam konteks kehidupan berbangsa, kerukunan antar umat beragama dapat diwujudkan dengan cara ...

a)

Mengabaikan perbedaan keyakinan

b)

Mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dalam kebaikan

c)

Menyamakan semua ajaran agama

d)

Membatasi interaksi antar pemeluk agama

53.

Seorang mahasiswa dari latar belakang agama yang berbeda-beda bekerja sama membuat program bakti sosial. Tindakan ini mencerminkan nilai ...

a)

Individualisme

b)

Toleransi dan kebersamaan dalam pluralitas

c)

Eksklusivitas keagamaan

d)

Fanatisme agama

54.

Dalam Al-Qur’an disebutkan “Tidak ada paksaan dalam agama” (QS. Al-Baqarah: 256). Ayat ini menegaskan bahwa ...

a)

Setiap orang bebas tidak beragama

b)

Setiap orang harus menghormati kebebasan beragama orang lain

c)

Agama tidak penting bagi kehidupan manusia

d)

Tidak ada aturan dalam beragama

55.

Salah satu tantangan dalam menjaga kerukunan umat beragama di era digital adalah ...

a)

Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian berbasis agama di media sosial

b)

Peningkatan dialog lintas iman

c)

Meningkatnya minat terhadap pendidikan agama

d)

Kemajuan teknologi komunikasi

56.

Dalam pandangan Islam, perbedaan agama di dunia merupakan ...

a)

Bentuk ujian untuk menilai siapa yang paling toleran dan berakhlak

b)

Bukti kelemahan manusia dalam beriman

c)

Alasan untuk menolak kerja sama

d)

Penghalang untuk mencapai kedamaian

57.

Sikap yang paling tepat dalam masyarakat plural adalah ...

a)

Menganggap agama sendiri paling benar dan menolak berdialog

b)

Menghormati keyakinan orang lain tanpa mengurangi keyakinan pribadi

c)

Menyamakan semua ajaran agama agar tidak terjadi konflik

d)

Menghindari pergaulan dengan pemeluk agama lain

58.

Ketika terjadi konflik antar umat beragama, langkah terbaik yang sesuai nilai keagamaan adalah ...

a)

Menyalahkan pihak lain

b)

Menghindar dari masalah

c)

Membangun dialog dan mencari solusi damai berdasarkan nilai kasih sayang

d)

Mengabaikan konflik dan mencari solusi sendiri

59.

Dalam konteks kehidupan bernegara, prinsip Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa ...

a)

Semua warga negara harus memiliki agama yang sama

b)

Perbedaan agama merupakan ancaman bagi persatuan

c)

Perbedaan keyakinan tidak menghalangi persatuan dan kerja sama

d)

Kerukunan hanya bisa dicapai dengan menyeragamkan ibadah

60.

Nilai dasar dari kebersamaan dalam pluralitas beragama adalah ...

a)

Persaingan untuk menunjukkan agama yang terbaik

b)

Kerendahan hati, penghargaan, dan cinta kasih antar sesama manusia

c)

Pemisahan antara kehidupan agama dan sosial

d)

Dominasi satu kelompok terhadap kelompok lain

61.

Ciri utama masyarakat beradab menurut pandangan agama adalah ...

a)

Hidup berdasarkan kemajuan teknologi semata

b)

Menjunjung tinggi nilai moral, keadilan, dan kemanusiaan

c)

Mengutamakan kebebasan tanpa batas

d)

Mengabaikan nilai spiritual dalam kehidupan

62.

Masyarakat sejahtera tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga ...

a)

Kemampuan bersaing dengan bangsa lain

b)

Keseimbangan antara kesejahteraan lahir dan batin

c)

Banyaknya sumber daya alam yang dimiliki

d)

Kemajuan dalam bidang industri dan politik

63.

Dalam pandangan Islam, masyarakat beradab terbentuk apabila ...

a)

Hukum agama ditegakkan dengan kekerasan

b)

Setiap individu berakhlak mulia dan menjunjung nilai keadilan

c)

Pemerintah menguasai seluruh sumber ekonomi

d)

Tidak ada perbedaan sosial dalam masyarakat

64.

Salah satu peran umat beragama dalam membangun masyarakat sejahtera adalah ...

a)

Mendorong kompetisi antaragama untuk memperkuat iman

b)

Menjadi teladan dalam kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial

c)

Memisahkan diri dari masyarakat umum

d)

Menolak perubahan sosial yang terjadi

65.

Dalam masyarakat beradab, hak dan kewajiban warga negara harus dijalankan dengan prinsip ...

a)

Individualisme dan kebebasan mutlak

b)

Keadilan, kesetaraan, dan tanggung jawab sosial

c)

Ketaatan tanpa berpikir kritis

d)

Keuntungan bagi kelompok mayoritas

66.

Umat beragama berperan penting dalam menjaga keharmonisan sosial karena ...

a)

Agama mengajarkan nilai kasih sayang, toleransi, dan gotong royong

b)

Agama melarang interaksi dengan penganut agama lain

c)

Agama hanya mengatur urusan pribadi

d)

Agama bersifat eksklusif terhadap kelompok lain

67.

Mengutamakan kemajuan material di atas moral

a)

B

b)

A

c)

C

d)

D

68.

Ketika umat beragama aktif dalam kegiatan sosial seperti bakti masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan pendidikan, hal itu merupakan ...

a)

B

b)

A

c)

C

d)

D

69.

Dalam konteks masyarakat modern, tantangan terbesar dalam mewujudkan masyarakat beradab adalah ...

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

70.

Prinsip utama umat beragama dalam membangun masyarakat sejahtera adalah ...

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

71.

Mengembangkan tradisi ilmiah yang berlandaskan kejujuran dan tanggung jawab merupakan salah satu cara untuk ...

a)

Meningkatkan daya saing dalam bidang bisnis

b)

Mengembangkan tradisi ilmiah yang berlandaskan kejujuran dan tanggung jawab

c)

Membentuk kelompok yang eksklusif di kampus

d)

Mengutamakan prestise lembaga di atas kebenaran ilmiah

72.

Salah satu ciri budaya akademik yang baik adalah ...

a)

Kritis, objektif, terbuka terhadap perbedaan pendapat

b)

Menjaga tradisi tanpa inovasi

c)

Mengikuti pendapat dosen tanpa diskusi

d)

Menghindari perdebatan ilmiah agar harmonis

73.

Etos kerja yang tinggi dalam perspektif Islam ditandai oleh ...

a)

Kerja keras yang hanya berorientasi pada hasil

b)

Kerja keras disertai keikhlasan, disiplin, dan tanggung jawab

c)

Kerja cerdas tanpa memperhatikan nilai moral

d)

Kerja keras demi pengakuan sosial

74.

Sikap terbuka dalam lingkungan akademik dan kerja berarti ...

a)

Siap menerima kritik, ide baru, dan perbedaan secara bijak

b)

Membiarkan semua pendapat tanpa batas

c)

Selalu menganggap pendapat sendiri yang paling benar

d)

Tidak mau terlibat dalam diskusi

75.

Sikap adil dalam dunia profesional, termasuk keperawatan, diwujudkan dengan ...

a)

Memberi pelayanan sesuai status sosial pasien

b)

Melayani semua pasien tanpa diskriminasi

c)

Memilih pasien berdasarkan latar belakang ekonomi

d)

Mengutamakan pasien yang dikenal secara pribadi

76.

Etika profesi keperawatan menekankan pentingnya ...

a)

Hubungan emosional antara perawat dan pasien

b)

Ketaatan terhadap nilai kemanusiaan, tanggung jawab, dan kejujuran

c)

Kepatuhan terhadap aturan rumah sakit semata

d)

Pencapaian target kinerja individual

77.

Dalam budaya akademik, plagiarisme dianggap pelanggaran berat karena ...

a)

Menghambat kemajuan ilmu pengetahuan

b)

Merusak integritas ilmiah dan kejujuran akademik

c)

Menurunkan nilai tugas mahasiswa

d)

Tidak sesuai dengan gaya penulisan ilmiah

78.

Etos kerja profesional dalam keperawatan menuntut ...

a)

Pelayanan cepat tanpa memperhatikan standar etika

b)

Kedisiplinan, empati, dan tanggung jawab moral terhadap pasien

c)

Kepatuhan penuh terhadap perintah atasan tanpa berpikir

d)

Pengabaian terhadap kesejahteraan pasien demi efisiensi

79.

Dalam konteks budaya akademik, sikap ilmiah yang benar adalah ...

a)

Mencari kebenaran berdasarkan data, bukan asumsi pribadi

b)

Mengutamakan popularitas peneliti

c)

Menghindari penelitian yang berbeda dari pendapat umum

d)

Mengandalkan intuisi dalam menentukan hasil

80.

Melayani dengan kasih sayang, menghargai martabat manusia, dan menjaga rahasia pasien merupakan contoh dari ...

a)

Melayani dengan kasih sayang, menghargai martabat manusia, dan menjaga rahasia pasien

b)

Fokus pada tugas medis tanpa melibatkan empati

c)

Mengutamakan kecepatan pelayanan dibandingkan kenyamanan pasien

d)

Menilai pasien dari latar belakang sosialnya

81.

Peran utama agama dalam kehidupan politik di Indonesia adalah ...

a)

Menjadikan agama sebagai alat politik praktis

b)

Menuntun moral dan etika dalam pengambilan kebijakan publik

c)

Menentukan partai politik yang berkuasa

d)

Menguasai lembaga-lembaga pemerintahan

82.

Prinsip politik yang berlandaskan nilai agama seharusnya ...

a)

Mengutamakan kepentingan kelompok agama tertentu

b)

Menumbuhkan keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial

c)

Memaksakan penerapan hukum agama bagi semua warga

d)

Menolak pluralitas dalam kehidupan berbangsa

83.

Salah satu kontribusi agama dalam politik adalah ...

a)

Menciptakan sistem pemerintahan teokratis

b)

Mendorong lahirnya pemimpin yang bermoral dan berintegritas

c)

Mengatur partai politik berbasis agama tunggal

d)

Menghapuskan sistem demokrasi sekuler

84.

Dalam konteks demokrasi Indonesia, agama berfungsi sebagai ...

a)

Pedoman etika dan moral dalam kehidupan berbangsa

b)

Alat untuk memenangkan pemilu

c)

Sumber konflik antar kelompok masyarakat

d)

Penentu kebijakan ekonomi nasional