wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Modifikasi Perilaku

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan "anteseden" dalam konteks modifikasi perilaku?

a)

Faktor yang mendahului terjadinya perilaku

b)

Hasil dari perilaku yang dilakukan

c)

Tujuan dari perubahan perilaku

d)

Hambatan dalam proses modifikasi perilaku

2.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh anteseden "Covert & Distant"?

a)

Posisi duduk berdekatan

b)

Keberadaan objek pemicu

c)

Rasa cemas atau stres

d)

Situasi lingkungan fisik

3.

Jika seorang siswa merasa cemas sebelum ujian, kategori anteseden apa yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut?

a)

Overt & Immediate

b)

Covert & Distant

c)

Fisik & Eksternal

d)

Sosial & Langsung

4.

Apa yang dimaksud dengan competing response dalam manipulasi SD desirable behavior?

a)

Tindakan alternatif yang bersaing dengan perilaku problem

b)

Menghindari bar untuk pecandu alkohol

c)

Belajar di kos

d)

Menjauhkan pemicu dari jangkauan

5.

Bagaimana cara menciptakan kondisi yang mendorong pilihan perilaku alternatif menurut strategi praktis MOs?

a)

Dengan membuat perilaku pengganti lebih menarik dan mudah diakses

b)

Dengan membatasi akses ke perilaku alternatif

c)

Dengan memberikan hukuman pada perilaku alternatif

d)

Dengan mengabaikan perilaku pengganti

6.

Kesimpulan dari pengelolaan anteseden adalah...

a)

Strategi pencegahan lebih efektif daripada intervensi setelah perilaku terjadi

b)

Intervensi setelah perilaku terjadi lebih efektif daripada pencegahan

c)

Modifikasi lingkungan tidak berpengaruh pada perilaku

d)

Pencegahan dan intervensi sama efektifnya

7.

Manakah alasan observasi langsung lebih efektif dibandingkan self-report dalam mengidentifikasi penguat potensial pada individu dengan keterbatasan verbal?

a)

Observasi langsung memungkinkan pengamat melihat perilaku dan preferensi secara nyata tanpa bergantung pada kemampuan verbal individu, sehingga hasilnya lebih akurat untuk kelompok ini.

b)

Observasi langsung hanya digunakan untuk individu yang sangat verbal.

c)

Observasi langsung tidak dapat digunakan untuk mengidentifikasi penguat potensial.

d)

Observasi langsung selalu menghasilkan data yang tidak akurat.

8.

Seorang guru ingin meningkatkan motivasi siswa dengan memberikan contoh kecil hadiah sebelum perilaku target. Strategi apa yang digunakan guru tersebut?

a)

Deprivasi

b)

Modeling

c)

Pilihan (Choice)

d)

Reinforcer Sampling

9.

Apa yang dimaksud dengan "Gunakan Kriteria Mudah" dalam implementasi penguatan yang efektif?

a)

Memulai dari level dasar sesuai baseline, lalu menaikkan kriteria secara bertahap menggunakan teknik shaping.

b)

Memberikan penguatan langsung setelah perilaku target muncul.

c)

Memulai dengan Continuous Reinforcement lalu beralih ke intermittent reinforcement.

d)

Beralih ke penguat alami seperti pujian spontan.

10.

Mengapa penguatan harus diberikan segera setelah perilaku target muncul?

a)

Karena delay beberapa detik dapat mengurangi efektivitas penguatan.

b)

Agar kriteria mudah dicapai.

c)

Supaya reinforcement menjadi intermittent.

d)

Agar penguat menjadi alami.

11.

Berikan contoh aplikasi penguatan negatif dalam menangani masalah food refusal pada anak.

a)

Memberikan hadiah ketika anak makan

b)

Menghentikan stimulus aversif (tekanan) ketika anak berhasil membuka mulut, lalu menambah penguat positif

c)

Memberikan hukuman jika anak tidak makan

d)

Membiarkan anak tanpa intervensi

12.

Apa yang dimaksud dengan "Derajat Pengurangan" dalam faktor efektivitas penguatan negatif?

a)

Semakin besar pengurangan stimulus aversif, semakin kuat efek penguatannya pada perilaku target.

b)

Semakin kecil pengurangan stimulus aversif, semakin lemah efek penguatannya pada perilaku target.

c)

Derajat pengurangan tidak mempengaruhi efektivitas penguatan negatif.

d)

Derajat pengurangan hanya berlaku pada penguatan positif.

13.

Bagaimana kecepatan pengurangan stimulus aversif mempengaruhi efektivitas penguatan negatif?

a)

Respons yang lebih cepat dalam mengurangi stimulus aversif menghasilkan penguatan yang lebih efektif.

b)

Respons yang lebih lambat selalu menghasilkan penguatan yang lebih efektif.

c)

Kecepatan pengurangan tidak mempengaruhi efektivitas penguatan negatif.

d)

Pengurangan stimulus aversif tidak berhubungan dengan efektivitas penguatan negatif.

14.

Dalam kondisi apa penguatan negatif sebaiknya digunakan?

a)

Ketika kondisi aversif ringan, perilaku target berbahaya, dan tidak ada alternatif lain.

b)

Ketika kondisi aversif berat dan perilaku target tidak berbahaya.

c)

Penguatan negatif dapat digunakan dalam semua situasi tanpa pengecualian.

d)

Penguatan negatif hanya digunakan untuk perilaku positif.

15.

Apa yang harus diperhatikan sebelum menilai efektivitas penguatan menurut tips praktis penggunaan penguatan?

a)

Tingkat motivasi dan minat individu

b)

Estimasi waktu pelaksanaan program

c)

Establishing Operations (EOs), tingkat deprivasi, dan faktor situasional

d)

Jumlah peserta dalam program