wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KHUSUS

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan yang PALING TEPAT mengenai evaluasi pembelajaran untuk ABK adalah...

a)

Evaluasi ABK harus 100% berbeda dari evaluasi reguler

b)

Evaluasi ABK menggunakan prinsip yang sama dengan evaluasi reguler, tetapi diadaptasi pelaksanaannya

c)

ABK tidak perlu dievaluasi karena mereka memiliki keterbatasan

d)

Evaluasi ABK hanya fokus pada akademik saja

e)

Evaluasi ABK selalu menggunakan tes tertulis

2.

Dalam Kurikulum Merdeka SLB, penentuan fase pembelajaran siswa ABK berdasarkan...

a)

Usia kronologis siswa

b)

Kelas tempat siswa belajar

c)

Hasil asesmen diagnostik dan kemampuan siswa

d)

Rekomendasi orangtua

e)

Jenis ketunaan siswa

3.

Budi adalah siswa tunagrahita ringan kelas 5 SDLB. Setelah asesmen diagnostik, Budi berada di Fase A. Evaluasi pembelajaran Budi harus mengacu pada...

a)

Capaian Pembelajaran (CP) kelas 5 SDLB

b)

Capaian Pembelajaran (CP) Fase A

c)

Capaian Pembelajaran kelas 1 SD reguler

d)

Tidak perlu CP karena tunagrahita

e)

CP gabungan Fase A dan kelas 5

4.

Urutan hierarki dari yang paling sederhana hingga kompleks dalam konsep evaluasi adalah...

a)

Evaluasi → Asesmen → Tes → Pengukuran

b)

Pengukuran → Tes → Asesmen → Evaluasi

c)

Tes → Pengukuran → Evaluasi → Asesmen

d)

Asesmen → Evaluasi → Tes → Pengukuran

e)

Pengukuran → Evaluasi → Tes → Asesmen

5.

Prinsip evaluasi yang PALING PENTING dan menjadi ciri khas evaluasi untuk ABK adalah...

a)

Objektif

b)

Valid

c)

Individualisasi

d)

Ekonomis

e)

Transparan

6.

Domain evaluasi yang menjadi TAMBAHAN khusus untuk ABK (tidak ada di evaluasi reguler) adalah...

a)

Kognitif dan Afektif

b)

Psikomotor dan Kognitif

c)

Bina Diri dan Sosial-Emosional

d)

Spiritual dan Afektif

e)

Kognitif dan Spiritual

7.

Fungsi evaluasi yang PALING DOMINAN dalam pendidikan ABK adalah...

a)

Fungsi Sumatif

b)

Fungsi Formatif

c)

Fungsi Seleksi

d)

Fungsi Penempatan

e)

Fungsi Diagnostik

8.

Fungsi evaluasi yang TIDAK RELEVAN untuk ABK adalah...

a)

Diagnostik

b)

Formatif

c)

Sumatif

d)

Seleksi

e)

Placement

9.

Pendekatan evaluasi yang direkomendasikan untuk ABK adalah fokus pada...

a)

Deficit-based (kelemahan)

b)

Comparison-based (perbandingan dengan teman)

c)

Strength-based (kekuatan)

d)

Punishment-based (hukuman)

e)

Competition-based (kompetisi)

10.

Dalam tahapan evaluasi pembelajaran, urutan yang BENAR adalah...

a)

Pelaksanaan → Perencanaan → Instrumen → Interpretasi

b)

Perencanaan → Penyusunan Instrumen → Pelaksanaan → Interpretasi

c)

Instrumen → Perencanaan → Interpretasi → Pelaksanaan

d)

Interpretasi → Pelaksanaan → Perencanaan → Instrumen

e)

Penyusunan Instrumen → Pelaksanaan → Perencanaan → Interpretasi

11.

Perbedaan antara AKOMODASI dan MODIFIKASI dalam evaluasi ABK adalah...

a)

Akomodasi mengubah isi, modifikasi mengubah format

b)

Akomodasi untuk hambatan intelektual, modifikasi untuk hambatan fisik

c)

Akomodasi mengubah cara akses (format sama), modifikasi mengubah isi/level

d)

Tidak ada perbedaan, keduanya sama

e)

Akomodasi hanya untuk SLB, modifikasi untuk inklusi

12.

Rini adalah siswa tunanetra di kelas 3 SD. Untuk tes matematika, Rini diberi soal yang sama dengan teman-temannya tetapi dalam format Braille. Ini adalah contoh...

a)

Modifikasi konten

b)

Akomodasi format

c)

Modifikasi level

d)

Diskriminasi

e)

Remedial

13.

Andi (tunagrahita ringan, Fase A) di kelas 3 mendapat soal penjumlahan 2+3, sementara teman-temannya mengerjakan perkalian 5x6. Ini adalah contoh...

a)

Akomodasi waktu

b)

Modifikasi konten

c)

Akomodasi format

d)

Diskriminasi

e)

Remedial

14.

Teknik evaluasi yang PALING EFEKTIF dan dominan untuk ABK adalah...

a)

Tes tertulis

b)

Tes lisan

c)

Observasi

d)

Angket

e)

Ujian nasional

15.

Authentic assessment untuk ABK artinya evaluasi dilakukan dalam konteks...

a)

Kelas formal dengan tes tertulis

b)

Situasi nyata/fungsional sehari-hari

c)

Laboratorium komputer

d)

Ruang ujian khusus

e)

Hanya saat UTS dan UAS

16.

Berdasarkan Permendikbudristek No. 48 Tahun 2023, evaluasi pembelajaran ABK wajib memperhatikan prinsip...

a)

Keseragaman untuk semua siswa

b)

Kompetisi dan ranking

c)

Fleksibilitas dan individualisasi

d)

Efisiensi waktu

e)

Standarisasi nasional

17.

Menurut Permendikbudristek No. 48 Tahun 2023, instrumen evaluasi untuk ABK harus disesuaikan dengan...

a)

Standar nilai minimum kelas

b)

Karakteristik dan kebutuhan individual peserta didik

c)

Kurikulum internasional

d)

Kemampuan rata-rata siswa reguler

e)

Target sekolah

18.

Stakeholder yang terlibat dalam evaluasi ABK adalah...

a)

Hanya guru kelas

b)

Guru dan kepala sekolah

c)

Guru, GPK, orangtua, terapis, dan ABK sendiri

d)

Hanya guru PLB

e)

Hanya psikolog dan dokter

19.

Program Pembelajaran Individual (PPI) untuk ABK berfungsi sebagai...

a)

Hukuman untuk ABK yang tidak bisa mengikuti kelas reguler

b)

Acuan pembelajaran dan evaluasi yang disesuaikan dengan kemampuan individual ABK

c)

Cara memisahkan ABK dari teman-temannya

d)

Dokumen administratif yang tidak penting

e)

Pengganti rapor

20.

Dalam menyusun kisi-kisi evaluasi untuk ABK, acuan yang digunakan adalah...

a)

CP sesuai kelas + standar nasional

b)

CP sesuai fase individual + target PPI

c)

Hanya target PPI saja

d)

Kemampuan teman sekelas

e)

Kurikulum internasional

21.

Instrumen evaluasi formatif yang paling praktis dan sering digunakan untuk monitoring harian ABK adalah...

a)

Tes tertulis 100 soal

b)

Ujian essay panjang

c)

Daily checklist sederhana

d)

Tes IQ

e)

UN/UNBK

22.

Validitas instrumen evaluasi artinya instrumen tersebut...

a)

Murah dan mudah dibuat

b)

Mengukur apa yang seharusnya diukur

c)

Hasil selalu sama jika diulang

d)

Disukai oleh semua siswa

e)

Dibuat oleh ahli

23.

Reliabilitas instrumen evaluasi artinya instrumen tersebut...

a)

Mengukur hal yang benar

b)

Memberikan hasil yang konsisten/stabil

c)

Mudah dikerjakan siswa

d)

Tidak memerlukan waktu lama

e)

Disetujui kepala sekolah

24.

Prinsip "keterjangkauan" (accessibility) dalam evaluasi ABK berarti...

a)

Biaya evaluasi harus murah

b)

Instrumen evaluasi dapat diakses dan dikerjakan oleh ABK sesuai kemampuannya

c)

Evaluasi dilakukan di tempat yang dekat

d)

Semua ABK mendapat soal yang sama

e)

Waktu evaluasi harus singkat

25.

Prinsip "good enough" dalam evaluasi ABK artinya...

a)

Boleh asal-asalan dalam evaluasi

b)

Tidak perlu instrumen berkualitas

c)

Instrumen yang praktis dan cukup valid lebih baik daripada yang sempurna tapi tidak terpakai

d)

Evaluasi ABK tidak penting

e)

Semua instrumen sama saja

26.

Evaluasi untuk ABK harus 100% berbeda dari evaluasi reguler karena ABK memiliki keterbatasan.

a)

BENAR

b)

SALAH

27.

Siswa tunagrahita kelas 4 yang berada di Fase A harus dievaluasi berdasarkan CP Fase A, bukan CP kelas 4.

a)

BENAR

b)

SALAH

28.

Pernyataan: "Evaluasi formatif dilakukan di akhir semester untuk menentukan kenaikan kelas."

a)

BENAR

b)

SALAH

29.

Pernyataan: "Fungsi seleksi (memilih/menolak siswa) tidak relevan dalam pendidikan ABK karena prinsip Education for All."

a)

BENAR

b)

SALAH

30.

Pernyataan: "Pendekatan strength-based berarti mengabaikan kelemahan ABK dan hanya memuji terus tanpa evaluasi."

a)

BENAR

b)

SALAH

31.

Pernyataan: "Akomodasi adalah mengubah isi soal menjadi lebih mudah, sedangkan modifikasi adalah mengubah format soal."

a)

BENAR

b)

SALAH

32.

Menurut Permendikbudristek No. 48 Tahun 2023, setiap satuan pendidikan wajib menyediakan layanan evaluasi yang disesuaikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

a)

BENAR

b)

SALAH

33.

Pernyataan: "Observasi adalah teknik evaluasi yang paling efektif dan dominan untuk ABK."

a)

BENAR

b)

SALAH

34.

PPI (Program Pembelajaran Individual) hanya dibuat sekali di awal dan tidak perlu direvisi sepanjang tahun.

a)

BENAR

b)

SALAH

35.

Instrumen evaluasi yang baik untuk ABK adalah instrumen yang mudah diakses dan dapat dikerjakan sesuai dengan kemampuan peserta didik.

a)

BENAR

b)

SALAH

36.

KASUS: Doni adalah siswa autis kelas 2 SD Inklusi. Saat ulangan matematika, Doni tidak dapat menyelesaikan soal karena kondisi ruang kelas yang berisik akibat aktivitas siswa lain. Guru memberikan penilaian berdasarkan hasil yang tidak lengkap tersebut. Pertanyaan: Berdasarkan prinsip evaluasi yang adil untuk ABK, tindakan apa yang seharusnya dilakukan guru?

a)

Mempertahankan penilaian karena kondisi sama untuk semua siswa

b)

Menyediakan akomodasi lingkungan yang kondusif sesuai kebutuhan siswa autis

c)

Memberikan dispensasi tanpa perlu evaluasi ulang

d)

Merekomendasikan penundaan evaluasi hingga waktu yang tidak ditentukan

e)

Menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan kepala sekolah

37.

KASUS: Budi (tunagrahita ringan, Fase A) kelas 4 SDLB memperoleh nilai Matematika 65 pada rapor semester. Ketika berkonsultasi, orangtua menyatakan kesulitan memahami perkembangan kemampuan Budi, padahal guru menilai Budi telah menunjukkan kemajuan signifikan dari awal semester. Aspek penting apa yang perlu ditambahkan dalam pelaporan hasil evaluasi Budi?

a)

Perbandingan nilai dengan siswa lain di kelasnya

b)

Narasi deskriptif yang menjelaskan pencapaian, kemajuan, dan area pengembangan

c)

Rekomendasi untuk terapi tambahan di luar sekolah

d)

Grafik perbandingan nilai dari tahun sebelumnya

e)

Daftar keterampilan yang belum dikuasai

38.

KASUS: Rini (tunarungu) di kelas 3 SD Inklusi mendapat soal Bahasa Indonesia: "Jelaskan makna peribahasa 'bagai pungguk merindukan bulan'!" Rini mengalami kesulitan dalam menjawab soal tersebut. Dari perspektif prinsip aksebilitas dalam evaluasi ABK, apa yang perlu dipertimbangkan terkait soal ini?

a)

Kompleksitas materi melebihi tingkat kelas yang seharusnya

b)

Penggunaan bahasa figuratif kurang sesuai dengan karakteristik pemahaman bahasa tunarungu

c)

Format soal uraian tidak tepat untuk semua jenis ketunaan

d)

Waktu pengerjaan yang diberikan terlalu singkat

e)

Konteks budaya dalam peribahasa sulit dipahami siswa

39.

Kasus: Sari (tunanetra) akan mengikuti evaluasi praktik pendidikan jasmani dengan materi "melempar bola ke ring basket". Guru merencanakan strategi evaluasi yang tepat untuk Sari. Bentuk akomodasi yang paling sesuai dengan prinsip keadilan dalam evaluasi adalah...

a)

Mengganti seluruh materi evaluasi dengan tes tertulis tentang teori olahraga

b)

Menyediakan ring dengan penanda suara atau pendampingan verbal untuk orientasi spasial

c)

Memberikan nilai berdasarkan estimasi tanpa pelaksanaan tes

d)

Merekomendasikan agar siswa tunanetra tidak mengikuti evaluasi praktik

e)

Menunda evaluasi hingga kemampuan visual membaik

40.

KASUS: Andi (tunadaksa dengan cerebral palsy) memiliki keterbatasan motorik halus yang signifikan. Guru merencanakan evaluasi dengan soal uraian yang memerlukan penulisan panjang. Akomodasi evaluasi yang tepat sesuai prinsip keadilan tanpa mengubah substansi kompetensi yang diukur adalah...

a)

Menyediakan alternatif cara menjawab (lisan, komputer, atau pengetikan dengan asisten)

b)

Mengurangi jumlah soal menjadi setengah dari siswa lain

c)

Mengubah semua soal uraian menjadi pilihan ganda

d)

Memberikan waktu tambahan tanpa bantuan teknologi

e)

Meminta orangtua mendampingi saat evaluasi

41.

KASUS: Di kelas 3 SDLB terdapat 3 siswa dengan kondisi sebagai berikut: - Ani (tunagrahita ringan, hasil asesmen diagnostik: Fase A) - Budi (tunagrahita ringan, hasil asesmen diagnostik: Fase B) - Cici (tunagrahita ringan, hasil asesmen diagnostik: Fase A) Pertanyaan: Bagaimana seharusnya guru merancang instrumen evaluasi matematika untuk ketiga siswa tersebut berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka?

a)

Instrumen sama untuk semua karena berada di kelas yang sama

b)

Instrumen disesuaikan dengan fase: Ani dan Cici menggunakan instrumen Fase A, Budi menggunakan instrumen Fase B

c)

Instrumen berbeda untuk setiap siswa tanpa mempertimbangkan fase

d)

Instrumen mengacu pada capaian pembelajaran kelas 3 reguler

e)

Instrumen ditentukan berdasarkan usia kronologis masing-masing

42.

Kasus: Doni (autis non-verbal) memiliki kesulitan dalam komunikasi ekspresif verbal, namun menunjukkan pemahaman konsep yang baik melalui pengamatan guru. Evaluasi lisan konvensional tidak efektif untuk mengukur pemahamannya. Strategi evaluasi alternatif yang paling tepat untuk mengukur pemahaman Doni adalah...

a)

Menunda evaluasi hingga kemampuan verbal berkembang

b)

Menyediakan sistem komunikasi alternatif (PECS, AAC, pointing, atau gesture)

c)

Menggunakan tes tertulis dengan soal pilihan ganda saja

d)

Mengandalkan observasi tanpa konfirmasi pemahaman

e)

Meminta orangtua untuk menerjemahkan respons di rumah

43.

KASUS: Guru kelas 2 SDLB merancang sistem evaluasi komprehensif untuk Rini (Fase A) dengan menggunakan:

  1. 1. Tes tertulis mingguan

  2. 2. Observasi harian terstruktur

  3. 3. Tes praktik keterampilan

  4. 4. Dokumentasi portofolio

  5. 5. Wawancara dengan orangtua tentang perkembangan di rumah.

  6. Pendekatan evaluasi yang diterapkan guru ini menunjukkan penerapan prinsip...

a)

Evaluasi berbasis kompetensi tunggal

b)

Multi-metode dan multi-sumber informasi

c)

Evaluasi sumatif berkelanjutan

d)

Asesmen diagnostik berulang

e)

Penilaian berbasis standar nasional

44.

Kasus: SDLB Harapan akan mengimplementasikan sistem evaluasi yang sesuai dengan Permendikbudristek No. 48 Tahun 2023. Kepala sekolah menginstruksikan tim guru untuk menyusun instrumen evaluasi yang dapat mengakomodasi keberagaman karakteristik dan kemampuan siswa ABK. Prinsip utama yang harus menjadi landasan dalam penyusunan instrumen evaluasi tersebut adalah...

a)

Standardisasi instrumen untuk memudahkan administrasi

b)

Fleksibilitas dan individualisasi sesuai karakteristik peserta didik

c)

Penyeragaman dengan standar sekolah reguler

d)

Penggunaan tes tertulis sebagai instrumen utama

e)

Fokus pada pencapaian target kurikulum nasional

45.

KASUS: Seorang guru melakukan evaluasi terhadap kemampuan matematika Andi (tunagrahita ringan) menggunakan instrumen yang sama dalam tiga waktu berbeda:

- Evaluasi I (Senin): skor 8/10

- Evaluasi II (Rabu): skor 7/10

- Evaluasi III (Jumat): skor 8/10

Hasil evaluasi menunjukkan konsistensi dalam rentang yang relatif stabil.

Pertanyaan: Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki tingkat... yang baik

a)

Validitas isi

b)

Reliabilitas (keajegan test-retest)

c)

Praktikalitas pelaksanaan

d)

Objektivitas penilaian

e)

Efisiensi waktu

46.

Jodohkan jenis ketunaan dengan akomodasi yang PALING TEPAT!

a)
  1. Braille, audio, font besar

1.
  1. Tunanetra

b)
  1. Bahasa sederhana, banyak visual, hindari

2.
  1. Tunarungu

c)
  1. Benda konkret, gambar, instruksi sederhana

3.
  1. Tunagrahita

d)

Cara menjawab fleksibel (lisan/komputer), posisi duduk nyaman

4.
  1. Tunadaksa

e)

Lingkungan tenang, minim distraksi, struktur jelas

5.
  1. Autis

47.

Jodohkan istilah dengan definisinya!

a)

Validitas

1.

Ketepatan instrumen mengukur yang seharusnya

b)

Reliabilitas

2.

Konsistensi hasil instrumen jika diulang

c)

Akomodasi

3.

Mengubah format/cara akses tanpa ubah isi

d)

Modifikasi

4.

Mengubah isi/level soal sesuai kemampuan

e)

PPI

5.

Program pembelajaran yang dirancang khusus untuk satu ABK

48.

Jodohkan fungsi evaluasi dengan contohnya!

a)

Asesmen awal untuk mengetahui kemampuan dasar siswa baru

1.
  1. Diagnostik

b)

Checklist harian untuk monitoring perkembangan

2.
  1. Formatif

c)

Tes akhir semester untuk menentukan pencapaian

3.
  1. Sumatif

d)

Evaluasi untuk menentukan fase pembelajaran siswa

4.
  1. Placement

49.

Urutkan tahapan evaluasi pembelajaran yang BENAR dari awal hingga akhir!

a)

Perencanaan evaluasi

b)

Penyusunan instrumen

c)

Pelaksanaan evaluasi

d)

Pengolahan data

e)

Interpretasi hasil

1)
2)
3)
4)
5)
50.

Urutkan hierarki konsep evaluasi dari yang PALING SEDERHANA ke yang PALING KOMPLEKS!

a)

Pengukuran

b)

 Tes

c)

Asesmen

d)

Evaluasi

1)
2)
3)
4)