WorksheetsSoal Pilihan Ganda Kardiologi dan Nefrologi
Total questions: 13
Worksheet time: 7mins
Seorang wanita usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak sejak 1 jam yang lalu, tidak membaik dengan istirahat. Pasien juga mengeluh jantung berdebar-debar kencang sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 110x/menit, suhu 28x/menit, pernapasan 24x/menit, rhonki (+) pada basal paru kiri dan kanan, murmur diastolik pada ICS II linea parasternal dekstra. Apa diagnosis pada pasien ini?
Stenosis aorta
Regurgitasi pulmonal
Regurgitasi aorta
Regurgitasi mitral
Stenosis pulmonal
Apakah marker laboratorium penyakit jantung yang cepat meningkat dan stabil sampai hari ke-10 onset?
Myoglobin
CKMB
LDH
CK
Troponin T
Seorang laki-laki berusia 56 tahun menderita hipertensi kronik dengan tekanan darah yang berada di kisaran 150/90 mmHg. Pasien rutin konsumsi Valsartan 80 mg sekali sehari. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil normal. Mekanisme proteksi ginjal yang diperankan obat tersebut adalah melalui:
Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan dilatasi aa. afferent dan vasokonstriksi aa. efferent
Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan dilatasi aa. afferent dan terutama aa. efferent
Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa. afferent dan dilatasi aa. efferent
Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa. afferent dan terutama aa. Efferent
Menurunkan perfusi intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa. afferent dan aa. efferent
Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan berdebar sejak 2 minggu terakhir memberat 1 hari sebelumnya. Pemeriksaan tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi 86 kali/menit irregular dengan pulsus defisit. Pemeriksaan fisik jantung auskultasi terdengar Bunyi Jantung I mengeras, dengan murmur diastolik di apex. Pemeriksaan EKG didapatkan atrial fibrilasi. Apakah patomekanisme yang mendasari timbulnya aritmia diatas?
Hipertrofi ventrikel kanan
Dilatasi ventrikel kiri
Hipertrofi ventrikel kiri
Peningkatan tekanan arteri pulmonalis
Dilatasi atrium kiri
Bagaimana cara mengetahui frekuensi denyut jantung dari rekaman EKG?
Dengan menilai pola gelombang P
Dengan menghitung durasi interval Q ke T
Dengan menghitung durasi interval R ke R'
Dengan menghitung amplitudo R ke S
Dengan menilai perubahan segmen ST
Seorang laki laki 52 thn datang ke puskesmas untuk control tekanan darah. Riwayat hipertensi dalam 6 tahun terakhir terapi amlodipine 10 mg dan Rampril 10 mg. Tekanan darah terukur saat di klinik 168/92 mmHg. Faktor apakah yang berhubungan dengan patofisiologi kejadian hipertensi pada pasien tersebut?
Retensi clorida
Retensi calcium
Retensi natrium
Retensi calcium
Retensi magnesium
Etiologi terbanyak dari stenosis arteri renalis adalah :
Atherosclerosis
Thrombotic/cholesterol emboli
Fibromuscular dysplasia
Takayasu's arteritis
Aortic/renal dissection
Seorang laki-laki 52 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri tengkuk belakang. Pasien menderita hipertensi dalam 6 tahun terakhir dan mengonsumsi obat HCT 25 mg, ramipril 10 mg, serta amlodipine 10 mg sekali sehari. Pasien mengaku selalu minum obat teratur. Pemeriksaan fisik ditemukan TD 180/100 mmhg, batas jantung kesan melebar, bunyi S1 dan S2 normal. Hasil EKG Sinus rhythm, HR, LVH. Foto toraks kesan Cardiomegaly. Apakah kemungkinan komplikasi yang terjadi pada pasien?
Valvular heart disease
Syok kardiogenik
Systolic heart failure
Kardiomiopati eccentric
Diastolic heart failure
Seorang perempuan umur 29 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas berdebar-debar. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 110/80 mmHg HR 140 kali/menit irregular, ditemukan pulsus defisit. Dari EKG didapatkan irama supraventrikular, HR 130-150 x/menit, irregular, normo axis, gelombang P tidak teratur, kompleks QRS normal, deviasi ST segmen (-). Obat yang dapat diberikan kepada pasien ini adalah?
Digoksin 0.5 mg IV
Captopril 25mg PO
Nifedipin 10 mg PO
Isosorbid dinitrat 5 mg Sublingual
Aspirin 300 mg PO
Gelombang QRS pada EKG menunjukkan fungsi...
Depolarisasi ventrikel
Kontraksi atrium
Depolarisasi atrium
Repolarisasi atrium
Repolarisasi ventrikel
Seorang laki-laki 69 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sesak napas yang dirasakan sejak 5 bulan. Keluhan ini disertai dengan rasa mudah lelah dan kedua kaki bengkak. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg, denyut nadi 96 kali/menit, frekuensi napas 24 kali/menit, terdapat ronki basah halus di basal kedua lapang paru. Apakah terapi yang paling tepat diberikan pada pasien ini?
Furosemide + ACE-I/ARB + warfarin
Furosemide + CCB + digoksin
Furosemide + CCB + beta bloker
Furosemide + ACE-I/ARB + beta bloker
Furosemide + ACE-I/ARB + digoksin
Blalock-Taussig-Anastomosis atau biasa disingkat BT-Shunt adalah prosedur yang dilakukan dengan menghubungkan...
Arteri subclavia dengan Arteri Pulmonalis
Aorta pulmonalis dan Vena Cava Superior
Aorta dan Vena Cava Superior
Arteri Sublacvia dan Vena Cava superior
Aorta dan Arteri Subclavia
Seorang perempuan berusia 79 tahun dibawa tetangganya ke unit gawat darurat karena merasa nyeri dada hebat sampai muntah-muntah sejak 6 jam lalu. Tadinya pasien berobat tiap bulan ke puskesmas sejak mengalami nyeri dada serupa 4 tahun yang lalu. Namun pasien tidak kontrol dan tidak minum obat dalam 4 bulan terakhir karena cucunya yang biasa mengantar mengalami patah kaki. Pasien lalu diberi obat minum berupa tablet yang disimpan di bawah lidah lalu merasa nyerinya sedikit mereda. Apakah jaringan yang menjadi target kerja obat tersebut?
Arteri koroner
Katup atrioventrikuler
Serabut Purkinje
Septum interventrikuler
Serabut Bachman
