wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Educational Theories and Applications

Total questions: 79

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Dalam teori behavioristik dikatakan bahwa belajar merupakan proses interaksi antara stimulus dan respon. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar. Apabila teori ini diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, maka yang harus dilakukan oleh seorang guru adalah........

a)

melakukan pembelajaran secara terprogram, dimana materi dibagi menjadi frame-frame yang berurutan untuk memberikan informasi

b)

melaksanakan pembelajaran dengan cara menemukan serta memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar sendiri

c)

melakukan pembelajaran dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada siswa sehingga dapat membangun pemahaman siswa

d)

memberikan berbagai pengalaman untuk membangun landasan bagi pembelajaran

e)

melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran

2.

Bu Sari dalam mengajar menggunakan program-program pembelajaran seperti teaching machine, pembelajaran modul. Berdasarkan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bu Sari menerapkan teori belajar menurut....

a)

Skinner

b)

Piaget

c)

Brunner

d)

Vygotsky

e)

John Dewey

3.

Menurut Piaget bahwa dalam proses belajar, seseorang akan mengikuti pola dan tahap perkembangan sesuai dengan umurnya. Hal ini apabila dikaitkan dalam proses belajar, maka yang harus dilakukan guru dalam mengajar adalah.........

a)

Mengaktifkan siswa secara optimal maka pengetahuan dan pengalaman akan berjalan dengan baik

b)

Memberikan kebebasan siswa untuk belajar sendiri

c)

melakukan pembelajaran dengan aktivitas menemukan

d)

Mengajak siswa untuk memecahkan permasalahan

e)

memberikan kesempatan siswa untuk menemukan konsep

4.

Pak Made dalam mengajar materi Tri Kaya Parisudha dengan cara memberikan pemahaman melalui contoh-contoh yang dijumpai dalam kehidupan. Cara mengajar yang dilakukan oleh Pak Made ini merupakan penerapan teori belajar ..........

a)

Teori Belajar Brunner

b)

Teori Belajar Ausubel

c)

Teori Belajar Piaget

d)

Teori Belajar Gagne

e)

Teori Belajar Pavlov

5.

Dalam teori Konstruktivistik, seorang guru dituntut untuk mengkonstruksi belajar siswa, dalam arti guru membantu siswa untuk membentuk pengetahuannya sendiri. Dengan demikian peran yang harus dilakukan oleh guru untuk mewujudkan hal tersebut adalah ..........

a)

Memahami jalan pikiran atau cara pandang siswa

b)

Memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan latihan secara berulang

c)

Menumbuhkan kebiasaan pada siswa

d)

Memberikan kebebasan berpendapat pada siswa

e)

Memberikan keteladanan kepada siswa

6.

Bu Wayan memberikan materi tentang Catur Paramita, dimana di dalam materi tersebut mengajarkan tentang etika Hindu. Dalam hal ini bu Wayan mengajarkan tentang bagaimana siswa berperilaku dalam kehidupan sosial. Dengan demikian Bu Wayan menerapkan pembelajaran......

a)

pembelajaran yang melibatkan suatu aktivitas sosial

b)

pembelajaran yang melibatkan aktivitas mental

c)

pembelajaran yang melibatkan penggunaan bahasa

d)

pembelajaran yang menggunakan masa

e)

pembelajaran yang melibatkan pengetahuan

7.

Dalam teori Humanistik, ada pandangan bahwa belajar merupakan proses seseorang mampu mengalami suatu peristiwa atau suatu kejadian sebagaimana ada. Pandanga ini merupakan tahap belajar .......

a)

Tahap pengalaman konkrit

b)

Tahap pengamatan aktif

c)

Tahap pengamatan reflektif

d)

Tahap konseptualisasi

e)

Tahap eksperimentasi aktif

8.

Dalam memberikan pelajaran Pak Ganjar selalu memotivasi siswa. Apabila ada siswa yang kurang berminat belajar, Pak Ganjar selalu memfasilitasi dan mendampingi siswa dalam belajar. Dari narasi diatas maka Pak Ganjar mementingkan proses dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut pembelajaran yang dilakukan Pak Ganjar merupakan teori belajar........

a)

Teori belajar Combs

b)

Teori belajar Bloom

c)

Teori belajar Habermas

d)

Teori belajar Alan Mumford

e)

Teori belajar Maslow

9.

Setelah pawai ogoh-ogoh pada rangkaian upacara pengerupukan Nyepi. Setelah upacara pengerupukan, sampah sisa upacara dan konsumsi yang berbahan plastik berserakan dijalan. Kondisi ini sangat bertentangan spirit hari raya Nyepi untuk harmonisasi alam semesta beserta isinya. Aktivitas pembelajaran kontekstual dan futuristik yang dapat dirancang untuk mentransformasi pemahaman aktivitas keagamaan dan mengembalikannya pada esensi Hari Raya Nyepi adalah....

a)

Melakukan mini riset yang mengintegrasikan teknologi untuk memperoleh informasi yang akurat.

b)

Melakukan pengamatan langsung pada komunitas pemuda pencinta ogoh-ogoh

c)

Membaca dan menggali sumber primer dan sekunder tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan

d)

Membaca dan menggali sumber primer tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan

e)

Membaca dan menggali sumber sekunder tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan

10.

Pak Budi adalah guru agama yang taat dan disiplin dalam melaksanakan pembelajaran. Setiap proses pembelajaran pak Budi selalu melakukan kegiatan reflektif, tindakan reflektif merupakan indicator kompetensi....

a)

Pedagogik

b)

Kepribadian

c)

Sosial

d)

Professional

e)

Intelektual

11.

Arti kata Weda sebagai kitab suci agama Hindu, banyak dianalisa oleh para ahli agama maupun antropolog. Bloomfield adalah salah satu diantaranya yang menyatakan Weda (Rgweda) bukan saja monumen tertua umat manusia, akan tetapi juga dokumentasi di timur yang paling tua. Oleh karenanya karakteristik ajaran Weda bersifat anadi-ananta-apauruseyam yang kemudian disusun menjadi kitab suci agama tertua. Kebenaran maknawi dan karakteristik ajaran Weda dan penyusunnya .....

a)

Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir bukan buatan manusia dan disusun oleh Maharsi Vyasa.

b)

Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir dan disusun oleh manusia dengan kelebihan.

c)

Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir bukan buatan manusia dan disusun oleh Sapta Rsi.

d)

Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir sumber ajaran Brahman dan disusun oleh Maharsi Vyasa.

e)

Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir sumber hukum Brahman dan disusun oleh Sapta Rsi.

12.

Weda sebagai wahyu Brahman diyakini kebenarannya oleh umat Hindu dan bahasa yang dipergunakan dalam Weda adalah bahasa Sansekerta Huruf Dewanagari. Bahasa dan huruf ini pertama kali dipopulerkan oleh Maharsi Panini dan terkategorikan menjadi tiga yakni bahasa sansekerta Weda (Vedic Sansrkit), bahasa sansekerta klasik (Classical Sansrkit) dan bahasa sansekerta campuran (Hybrida Sansrkit). Mahabharata dan Ramayana

4 lines
13.

Smerti-Itihasa menggunakan bahasa Sanskerta jenis .....

a)

bahasa sansekerta klasik (Classical)

b)

bahasa sansekerta Weda (Vedic Sanskrit)

c)

bahasa sansekerta campuran (Hybrida Sanskrit)

d)

bahasa sansekerta Weda (Vedic Sanskrit)

e)

bahasa sansekerta klasik dan bahasa sansekerta campuran

14.

Berdasarkan kitab Manawadharmasastra II.10 bahwa pengkodifikasian Weda terbagi atas Weda Sruti dan Weda Smerti. Adapun sistem yang dijadikan pedoman pengkodifikasian ini .....

a)

Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, guna mantra, sistem keluarga

b)

Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, sistem keluarga, geneologis

c)

Usia sloka, tempat geografis, isi, guna mantra, sistem keluarga, jumlah mantra

d)

Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, sistem keluarga, geneologis, jumlah mantra

e)

Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, guna mantra, sistem keluarga, geneologis

15.

Jika kita kaitkan dengan kodifikasi Weda Sruti, maka posisi Sita-Bima-Laksamana menerapkan ajaran pemujaan Hindu pada bagian .....

a)

Samaweda-UpanISad-Rgweda

b)

Rgweda-Aranyaka-Samaweda

c)

Rgweda-Aranyaka-Yajurweda

d)

Samaweda-Upanisad-Yajurweda

e)

Samaweda-Aranyaka-Rgweda

16.

Fenomena strategi kepemimpinan dan upaya medis dalam menghadapi Covid-19 identik dengan strategi yang terdapat dalam kitab suci Weda Smerti khususnya .....

a)

Astabrata-Arthaweda dan Ayurveda

b)

Astabrata-Ayurweda dan Nitisastra

c)

Astabrata-Arthaweda dan Dhanurweda

d)

Astabrata-Arthaweda dan Nitisastra

e)

Astabrata-Ayurweda dan Dhanurweda

17.

Fenomena teologi yang diterapkan dalam teks dan konteks agama Hindu populer dinyatakan sebagai .....

a)

Anumana pramana-Transendent-Immanent

b)

Pratyaksa pramana-Transendent-Immanent

c)

Pratyaksa pramana-Immanent-Transendent

d)

Anumana pramana-Immanent-Transendent

e)

Agama pramana-Transendent Immanent

18.

Rama rajin melaksanakan pemujaan kepada Brahman menggunakan berbagai bentuk upakara yadnya; Sita menggunakan berbagai kidung-kidung suci; Laksamana menggunakan doa-doa Hindu; Bima menggunakan kekuatan alam pikiran. Pasangan yang tepat dengan bagian Weda Sruti adalah .....

a)

Samaweda-Upanisad-Rgweda-Yajurweda

b)

Rgweda-Aranyaka-Samaweda-Yajurweda

c)

Rgweda-Aranyaka-Yajurweda-Samaweda

d)

Samaweda-Upanisad-Yajurweda-Rgweda

e)

Samaweda-Aranyaka-Rgweda-Yajurweda

19.

Aktivitas yang dilakukan oleh Dharma dan Devi saat memuja Tuhan dalam kehidupan sehari-hari adalah wujud.....

a)

Nawawidha bhakti Arcanam smaranam sevanam

b)

Nawawidhabhakti padasevanam smaranam dhasyam

c)

Nawawidhabhakti padasevanam dhasyam sevanam

d)

Nawawidhabhakti Arcanam dharyev sevanam

e)

Nawawidhabhakti dasyam smaranam sevanam

20.

Kekuatan suatu mantra dapat ditentukan oleh .....

a)

Objek, teknik, waktu dan makna mantra

b)

Objek, sraddha, teknik, dan makna mantra

c)

Sraddha, teknik, waktu dan makna mantra

d)

Sraddha, objek, teknik dan konsentrasi mantra

e)

Objek, teknik, waktu dan konsentrasi mantra

21.

Sebelum makan, anak wajib berdoa berikut ini adalah mantra makan Hindu yang dapat diaplikasikan adalah .....

a)

Om ānnapaṭe annasya no dehyannṁvāsya śuśminaḥ pra-pra dātāran tariṣa urjan no dhehi dvipade catuṣ pāde

b)

Oṁ idamāpah pra vahata yatkiṁ ca duritaṁ mayi yadvāham abhidudroha yadvā śepa utaṁtam

c)

Oṁ saṁ gacchadhvaṁ saṁ vadadhvaṁ saṁ vo mananīṁ jānataṁ devo bhagaṁ yathā pūrve samajānanā upāsate

d)

Om agne naya supathā rāye asmān Viśvāni deva vayunāni vidvān yuyodhyasmaj juhurāṇaṁ eno bhūyiṣṭāmte namauktiṁ vidhema

e)

Om ang kamg kasolkaya isana ya namah swaha, swasti swasti sarwa dewa bhuta pradhana purusra sang yoga ya namah

22.

Pernyataan yang mengindikasikan hakikat Itihasa adalah .....

a)

Itihasa merupakan karya yang agung, indah dan tiada yang bisa menandingi keluasan ajaran di dalamnya

b)

Itihasa memuat dongeng purbakala tentang cerita binatang, sejarah para dewa yang selalu menarik diceritakan

c)

Itihasa adalah kitab suci universal yang bisa dijadikan acuan siapapun dalam berpikir, berkata dan berbuat yang benar

d)

Itihasa adalah karya sastra yang didominasi oleh cerita-cerita legenda sehingga mudah untuk digubah

e)

Itihasa hendaknya dipahami dan dihayati oleh seluruh umat manusia tanpa memandang perbedaan

23.

Berkaitan dengan sumber hukum Hindu, maka mengenai sila dan acara hendaknya merujuk kepada kitab-kitab Itihasa Purana. Mengapa demikian?

a)

Karena banyak contoh perbuatan baik dari para Maharṣi atau orang-orang bijak dalam Itihasa Purana.

b)

Karena Itihasa dan Purana adalah penjabaran dan pengejawantahan dari Veda, mutlak harus diyakini

c)

Karena sila dan acara tidak bisa diterapkan tanpa sumber yang jelas, agar tidak salah dalam berprilaku

d)

Karena Itihasa dan Purana merupakan sumber ajaran agama Hindu yang paling utama.

e)

Karena Itihasa Purana mampu merubah prilaku manusia menjadi lebih baik

24.

Ramayana tersusun atas tujuh bagian (Sapta Kanda), salah satunya yang mengisahkan penyampaian senjata Sungai Gangga yang termuat dalam bagian...

a)

Bala Kanda

b)

Ayodhya Kanda

c)

Aranya Kanda

d)

Kiskinda Kanda

e)

Sundara Kanda

25.

Berikut ini amanat yang tidak relevan dengan penggalan kisah Raja Dasaratha dan Rama adalah...

a)

Tuhan akan melindungi orang-orang yang jujur

b)

Karmaphala adalah hukum rta yang sangat adil

c)

Kesetiaan kepada janji adalah keutamaan seorang pemimpin

d)

Keterikatan membawa penderitaan

e)

Tidak ada sesuatu yang kekal di dunia ini kecuali Brahman dan Atman

26.

Salah satu bagian Mahabharata yang mengisahkan beberapa pertanyaan Yaksa kepada Yudhistira termuat dalam...

a)

Vanaparva

b)

Sabhaparva

c)

Virataparva

d)

Udyogaparva

e)

Bhisamaparwa

27.

Pesan moral dalam sumpah yang diucapkan oleh Dewabrata mengamanatkan tentang...

a)

Guru Susrusa

b)

Aharalagawa

c)

Swadhyaya

d)

Sauca

e)

Asteya

28.

Kisah perang malam yang disusun Asvatthama untuk membalas dendam kepada Pandava termuat dalam...

a)

Sauptikaparva

b)

Striparva

c)

Santiparva

d)

Anusasana parva

29.

Dharma akan selalu menang melawan Adharma, Satyam Eva Jayate

a)

Benar

b)

Salah

30.

Kecurangan tersebut dapat dibenarkan karena untuk tujuan memenangkan Dharma

a)

Benar

b)

Salah

31.

Karmaphala merupakan suatu hukum yang bersifat sangat adil dan tepat sasaran

a)

Benar

b)

Salah

32.

Perhatikan kutipan sloka berikut: "Oleh karena itu laksanakanlah segala kerja sebagai kewajiban tanpa terikat (pada akibatnya), sebab kerja yang bebas dari keterikatan bila melakukan pekerjaan itu, maka orang itu akan mencapai (tujuan) yang tertinggi" (Bhagavad Gita III.19) Pernyataan yang tidak sejalan dengan sloka tersebut adalah:

a)

Kerja yang berorientasi pada hasil

b)

Kerja yang dilakukan tanpa pamrih

c)

Kerja yang bersungguh-sungguh

d)

Kerja yang tulus pada bidangnya

e)

Kerja sebagai persembahan kepada Brahman

33.

Hal di atas menimbulkan pelaksanaan yadnya bagi umat Hindu yang bertujuan....

a)

Sebagai cetusan rasa terima kasih

b)

Sebagai pengejawantahan ajaran Weda

c)

Untuk meningkatkan kualitas diri

d)

Sebagai usaha menghubungkan diri dengan Tuhan

e)

Untuk penyucian diri

34.

Bila dikaitkan dengan klasifikasi yadnya dalam Panca Yadnya, maka tindakan di atas tergolong....

a)

Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya

b)

Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

c)

Pitra Yadnya dan Rsi Yadnya

d)

Rsi Yadnya dan Manusa Yadnya

e)

Tapa Yadnya dan Drawya Yadnya

35.

Berdasarkan karakterisasi fungsinya, maka Pura tersebut di atas tergolong....

a)

Pura Kahyangan Jagat dan Pura Kahyangan Desa

b)

Pura Umum sebagai tempat bersembahyang

c)

Pura Jagat yang diempon oleh warga desa setempat

d)

Pura tempat memohon persaksian Hyang Widhi untuk memasuki hidup baru

e)

Pura tempat memuja roh-roh suci para Rsi dan leluhur umat Hindu

36.

Berkaitan dengan wewenangnya dalam aktivitas ritual keagamaan masing-masing, maka....

a)

Pandita berwenang muput segala jenis yadnya

b)

Pandita berwenang muput Dewa Yadnya

c)

Pinandita berwenang muput Bhuta Yadnya

d)

Pinandita berwenang muput Rsi Yadnya

e)

Pinandita berwenang muput segala jenis yadnya

37.

Persyaratan untuk menjadi Pinandita di antaranya adalah....

a)

Sehat jasmani dan rohani

b)

Mendapat izin dari calon nabe

c)

Menguasai kitab suci Weda

d)

Memahami bahasa Sanskreta dan Jawa Kuna

e)

Bisa memberikan dharmawacana

38.

Pada hari suci tersebut di atas umat Hindu sedapat mungkin melaksanakan brata yang berfungsi untuk....

a)

Melatih pengendalian diri

b)

Belajar ikhlas

c)

Membebaskan diri dari dorongan nafsu

d)

Meningkatkan kesadaran spiritual

e)

Meningkatkan kualitas sradha

39.

Menurut Lontar Sundarigama, upacara mabyakala pada umumnya dilaksanakan pada rangkaian hari suci....

a)

Galungan

b)

Kuningan

c)

Saraswati

d)

Galungan dan Kuningan

e)

Kuningan dan Saraswati

40.

Widhi artinya menakdirkan yaitu Tuhan dan Sradha berarti keyakinan. Sedangkan Tattwa berarti kebenaran, hakekat atau dapat berarti filsafat. Jadi Widhi Tattwa ...

a)

Filsafat tentang Tuhan/ Hyang Widhi

b)

filsafat tentang Atman

c)

Filsafat tentang Karma Phala

d)

Filsahat tentang Moksa

e)

Filsafat hidup

41.

Maya tattwa sifatnya kecuali ...

a)

Maya tattwa karena tanpa kesadaran dan tanpa pengetahuan.

b)

Maya Tattwa hanyalah alpa, tidak memiliki kesadaran dan hanya sebagai wujudnya.

c)

Maya tattwa sifatnya kesadaran.

d)

Maya tattwa itu awang-awang yang kosong dan hampa tak berhingga, alpa.

e)

Maya tattwa selalu bingung dan gelap.

42.

Cadu-Sakti yang terdiri dari Wibhusakti, Prabhusakti, Jnanasakti dan Kriyasakti. Tuhan sebagai maha kuasa, atau sebagai rajadiraja, tidak ada yang menyaingi dari kekuasaan Tuhan, maka gelar Tuhan dalam hal ini diistilahkan ...

a)

Wibhu Sakti

b)

Prabhu Sakti

c)

Kriya Sakti

d)

Jnana Sakti

e)

Catur Sakti

43.

Keadaan Tuhan dalam posisi demikian diistilahkan dengan ...

a)

Nirguna Brahman Tuhan yang sangat suci tak terpengaruhi oleh apapun, amat gaib, tak terpikirkan, berada di mana-mana.

b)

Nirguna Brahman Tuhan yang tak bisa dibayangkan, tak dapat terjangkau oleh alam pikiran manusia untuk mendivinisikannya.

c)

Siwatma atau Cetana/purusa atau unsur kejiwaan yang lebih banyak dipengaruhi Maya atau Acetana/Prakerti/Pradhana un-consciousness, jika dibandingkan dengan Sadasiwa.

d)

Saguna Brahman Tuhan yang telah kena pengaruh maya dan guna sehingga Beliau serba guna atau Siwa Savyaparah atau telah bersenyawa dengan prakerti dan hukum kemahakuasaan-Nya.

e)

Pengaruh Maya sudah besar adanya terhadap Siwatma, maka sifatnya menjadi avidya serta hilang kesadaran asli yang murni dan lagi bila telah terpecah-pecah serta menjadi segala makhluk, khususnya manusia, maka akhirnya disebut 'Atma'.

44.

Maka ... Alam semesta ini terbentuk dari unsur ...

a)

purusa sebagai unsur kehidupan atau kejiwaan

b)

prakerti sebagai unsur kebendaan atau jasmani

45.

Panca tanmatra yaitu terdiri dari: Sabda Tanmatra, Sparsa Tanmatra, Rupa Tanmtra, Gandha Tanmatra dan Rasa Tanmatra. Sedangkan rasa tanmatra adalah...

a)

Unsur suara atau sabda yang diibaratkan seperti saat menutup kedua telinga dan mendengar suara halus.

b)

Unsur rasa seperti rasa angin yang menghembus dan meresap ke kulit yang begitu lembut dan masih tersimpan di memori.

c)

Unsur rupa seperti warna tat kala matahari terbenam di ufuk barat atau warna matahari saat senja menjelang terbenam, dimana warna itu masih terbayang diingatan.

d)

Unsur bau diibaratkan seperti bau mencium wanginya cendana, melati atau bunga mawar dan lainnya yang masih tersimpam dalam bayangan.

e)

Unsur rasa seperti saat makan yang sangat pedas, asin, manis, sepet, manis atau sad rasa yang masih terasa sekalipun telah selesai makan.

46.

Tata susila mempunyai tujuan untuk menegakkan hubungan yang selaras. Di dalam hidup kita, mempunyai dua kewajiban yaitu:

a)

Menyelaraskan hubungan antara badan dengan Paramatma dan Menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.

b)

Menyelaraskan hubungan antara badan dengan indria dan menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.

c)

Menyelaraskan hubungan antara badan dengan badan dan menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.

d)

Menyelaraskan hubungan antara badan dengan indria dan menyelaraskan hubungan manusia.

47.

Bila rasa kasih terhadap Sang Hyang Widhi Wasa dipupuk sehingga mencapai puncaknya maka:

a)

Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.

b)

Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa agar semua permohonan terkabulkan.

c)

Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa agar hidup menjadi lebih senang.

d)

Rasa kasih itu tidak akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.

e)

Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan tidak perlu mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.

48.

Apabila Guna Sattwa dan Guna Rajas mempunyai pengaruh yang sama pada diri seseorang, maka sifat yang akan ditimbulkan orang tersebut adalah:

a)

cenderung untuk melaksanakan dharma

b)

cenderung untuk berbuat nakal dan arogan

c)

cenderung untuk berbuat jahat dan sombong

d)

cenderung untuk melaksanakan seksualitas menyimpang

e)

cenderung untuk berbuat apatis

49.

Asteya merupakan bagian dari ajaran Yoga Sutra Patanjali. Seseorang yang memiliki sikap ini dapat:

a)

Mengendalikan diri dari keinginannya yang berlebihan akan sesuatu yang bukan miliknya.

b)

Mementingkan kesenangan diri sendiri tanpa memandang betapa sengsara dan sakit hatinya orang lain.

50.

Tiga dari perbuatan, empat dari kata-kata, tiga dari pikiran.

a)

Tiga dari perbuatan, empat dari kata-kata, tiga dari pikiran.

b)

Tiga dari perbuatan, lima dari kata-kata, dua dari pikiran.

c)

Empat dari perbuatan, tiga dari kata-kata, tiga dari pikiran.

d)

Empat dari perbuatan, empat dari kata-kata, dua dari pikiran.

e)

Tiga dari perbuatan, tiga dari kata-kata, empat dari pikiran.

51.

Di dalam kitab Wrhaspati Tattwa dijelaskan “Pikiran yang menyebabkan sang pribadi menikmati surga, pikiran yang menyebabkan sang pribadi jatuh ke neraka, pikiran yang menyebabkan menjelma menjadi binatang, pikiran pula yang menyebabkan menjelma menjadi manusia, pikiran yang menyebabkan seseorang mendapatkan moksa dan kalepasan”. Hal tersebut tersurat pada:

a)

Wrhaspatitattwa 16

b)

Wrhaspatitattwa 17

c)

Wrhaspatitattwa 18

d)

Wrhaspatitattwa 19

e)

Wrhaspatitattwa 20

52.

Seseorang tidak boleh berbuat sesuatu, kalau seseorang masih bimbang, sangsi/ragu saja. Sebelum melaksanakan suatu perkerjaan orang harus mengadakan penyelidikan terlebih dahulu. Pernyataan ini merupakan:

a)

Suara hati nurani

b)

Suara-suara naluri

c)

Suara kejernihan

d)

Suara kedamaian

e)

Suara mata hati

53.

Seseorang yang suka membicarakan kejelekan orang lain, suka membuat hoax, membuat gosip dan suka membuly teman, orang tersebut dikatakan mempunyai karakter:

a)

Rajas

b)

Satwam

c)

Tamas

d)

Sattvam dan Tamas

e)

Satwam dan Rajas

54.

Pada zaman Weda di India telah berkembang paham Ketuhanan seperti: keyakinan terhadap Dewa-Dewa yaitu Dewa Wayu, Dewa Agni, Dewa Indra, Dewa Surya, Dewa Candra, Dewa Waruna dan Dewa Marut. Di antara para Dewa yang paling banyak mendapat pemujaan ketika itu adalah:

a)

Dewa Indra

b)

Dewa Wayu

c)

Dewa Surya

d)

Dewa Candra

55.

Proses perkembangan Agama Hindu di Indonesia berdasarkan analisa para sarjana adalah ada yang menyatakan bahwa Agama Hindu disebarkan dari India ke Indonesia pertama kali oleh para pedagang dari India, ada yang menyatakan disebarkan oleh kaum Ksatria, ada menyatakan disebarkan oleh kaum agamawan, dan ada pula yang menyatakan bahwa disebarkan oleh orang Indonesia sendiri yang telah belajar agama ke India. Berkenaan dengan beberapa pernyataan di atas, maka yang paling berpengaruh atas perkembangan Agama Hindu di Indonesia adalah....

a)

Kaum agamawan (Brahmana)

b)

Kaum Ksatria

c)

Para Pedagang

d)

Para buruh

e)

Orang Indonesia

56.

Periodisasi perkembangan Agama Hindu di Indonesia diawali dengan Agama Hindu di Kutai dan Jawa Barat, selanjutnya di Jawa Tengah. Berbagai bukti peninggalan sejarah yang berkaitan dengan itu adalah seperti adanya Yupa, prasasti Kebon Kopi, prasasti Jambu, prasasti Pasir Awi, prasasti Muara Cianten, prasasti Tugu, prasasti Tuk Mas, prasasti Canggal, Candi Dieng, dan Candi Prambanan. Sesuai dengan bukti-bukti peninggalan sejarah Agama Hindu di atas, bahwa yang menunjukkan periodisasi sejarah Agama Hindu di Jawa Barat adalah....

a)

Prasasti Kebon Kopi

b)

Yupa

c)

Prasasti Tuk Mas

d)

Prasasti Canggal

e)

Candi Dieng

57.

Agama Hindu pertama kali berkembang di Kutai sekitar abad IV, selanjutnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam perkembangan Agama Hindu tersebut muncul paham seperti paham Siwa, paham Wisnu, dan paham Tri Murti. Di antara berbagai paham keagamaan berupa paham Tri Murti yang berpengaruh terhadap kehidupan keagamaan saat ini adalah dapat dijumpai pertama kali pada bukti peninggalan sejarah berupa....

a)

Prasasti Tuk Mas

b)

Yupa

c)

Prasasti Kebon Kopi

d)

Prasasti Jambu

e)

Prasasti Ciauteun

58.

Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah meliputi masa Kalingga, masa Sanjaya dan masa Syailendra. Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu tersebut meninggalkan berbagai peninggalan sejarah seperti candi Gedongsongo, candi Selogria, candi Perot, candi Gunung Wukir, Candi Ijo dan candi Prambanan. Di antara beberapa peninggalan sejarah perkembangan Agama Hindu berupa candi di atas yang menunjukkan periodisasi masa Sanjaya adalah....

a)

Candi Prambanan

b)

Candi Gedongsongo

c)

Candi Selogria

d)

Candi Gunung Wukir

e)

Candi Ijo

59.

Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu di Jawa Timur meliputi masa Kanjuruhan, Dinasti Isana, Kediri dan Singosari. Sejumlah bukti peninggalan sejarah menandakan periodisasi dimulai sejak tahun 670 Masehi hingga masa Singasari. Beberapa bukti peninggalan sejarah berkenaan dengan itu adalah seperti prasasti Dinoyo, candi Gunung Gangsir, candi Songgoriti, candi Selomangleng, kakawin Bharatayudha dan kakawin Wretasancaya. Bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu pada periodisasi masa Kanjuruhan di antaranya adalah....

a)

Prasasti Dinoyo

b)

Candi Songgoriti

c)

Candi Selemangleng

d)

Kakawin Bharatayudha

e)

Kakawin Wretasancaya

60.

Salah satu tokoh agamawan yang berperan dalam perkembangan Agama Hindu di Indonesia penulis kakawin yang berisikan untaian kalimat “Bhinneka Tunggal Ika”, adalah....

a)

Mpu Tantular

b)

Rsi Markandeya

c)

Rsi Agastya

d)

Mpu Kuturan

e)

Dang Hyang Dwijendra

61.

Dalam upaya menghadirkan dan membangun kesadaran global melalui pembelajaran Agama Hindu di tingkat Sekolah Dasar, guru menyampaikan materi Panca Yajna dengan menghadirkan ragam informasi kegiatan upacara di beberapa daerah di Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai dengan materi yang disampaikan oleh guru tersebut adalah:

a)

memberikan pengalaman yang mengurangi rasa kedaerahan dan kesukuan.

b)

pengalaman tentang mengajar siswa untuk berpikir tentang mereka sendiri sebagai individu,

c)

membekali siswa untuk memahami dan memberi reaksi terhadap isu internasional dan antarbudaya.

d)

militansi terhadap cara beragama di masing-masing daerah.

e)

menyajikan informasi yang relevan untuk meningkatkan kemampuan terlibat dalam pencatutan kebijakan publik.

62.

Pak Maman akan mengajarkan materi Tri Hita Karana dengan kompetensi dasar Memahami Ajaran Tri Hita Karana. Media berbasis TIK yang relevan untuk dipergunakan oleh pak Mamat dalam mencapai KD yang dapat memberikan pengetahuan konseptual, faktual, prosedural dan metakognisi adalah

a)

Video bencana Covid 19 dan upaya mengendalikan penyebarannya

b)

Audio Kisah Prabu Angling Darma yang dapat berbicara dengan binatang

c)

Video kisah Ramayana saat membangun jembatan Situbanda untuk menuju Kerajaan Alengka

d)

Video terjadinya tsunami

e)

Video bencana Gunung meletus dan dampaknya

63.

Agar anak dapat mengenal perilaku subha dan asubha karma pada siswa Sekolah Dasar, maka guru menyusun aktivitas berupa membaca informasi yang ada pada media sosial, meliputi berita baik dan benar sampai pada berita yang sarat dengan kecaman dan perundungan. Aktivitas tersebut merupakan sebuah aktivitas pembelajaran holistik karena .......

a)

Aktivitas tersebut dapat membantu siswa dalam menemukan, dan memperluas cakrawala serta hubungan antara berbagai pokok bahasan dalam tingkatan trans-disipliner, sehingga hal itu akan lebih memberi makna kepada siswa.

b)

menyadarkan siswa tentang keterkaitannya dengan komunitasnya, sehingga mereka tak boleh mengabaikan tradisi, budaya, kearifan, sejarah, hubungan manusiawi, serta pemenuhan kebutuhan yang tepat guna.

c)

siswa dapat menyadari akan keunikan dirinya dengan segala potensinya

d)

AKtivitas pembelajaran Pembelajaran menghadirkan sebuah proses kreatif dan artistik.

e)

aktivitas tersebut mengembangkan kecerdasan ganda

64.

Untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran yang bermakna, guru senantiasa diharapkan menghadirkan isu-isu kontekstual dan futuristik, yang dapat membantu siswa untuk beradaptasi pada kehidupan masa depan. Untuk itu perangkat pembelajaran yang disusun hendaknya dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa untuk bersiap pada kehidupan di masa depan. Perangkat pembelajaran yang sesuai dengan pernyataan tersebut pada materi Tri Hita Karana adalah....

a)

LKPD pengembangan Sikap, pengetahuan dan keterampilan yang mengambil isu prosesi upacara Ngaben pada kasus jenazah yang terinfeksi COVID 19

b)

LKPD pengembangan Sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan topik upacara nista, madya dan utama

65.

Pada pengembangan Kompetensi Dasar Aspek Memahami Kitab Suci, siswa diminta untuk melakukan survey dengan menggunakan google form untuk mengetahui jenis Kitab Suci yang dimiliki pada masing-masing keluarga di wilayah tertentu, hasilnya kemudian dianalisis untuk menentukan persentasi kepemilikan Kitab Suci Weda yang semakin hari jumlahnya semakin terbatas. Pada pertemuan berikutnya, diperoleh informasi bahwa Kitab Suci yang paling banyak dimiliki pada keluarga Hindu adalah Kitab Bhagawad Gita dan Sarasamusccaya. Kemudian siswa diminta untuk mengembangkan strategi untuk mempermudah akses penyebaran Kitab Suci, jawaban siswa cukup beragam. Bagian yang menunjukkan pengembangan materi PAH yang berkaitan dengan teknologi informasi adalah....

a)

Penggunaan Google Form pada teknik survey

b)

Analisis persentase kepemilikan kitab suci

c)

Survey dan Analisis persentase kepemilikan kitab suci , dan pengembangan strategi untuk mempermudah akses penyebaran kitab suci

d)

pengembangan strategi untuk mempermudah akses penyebaran kitab suci

66.

Pada pembelajaran Agama Hindu di SMP materi Yajna dengan metode daring di Kota Denpasar, siswa diharapkan dapat memahami ajaran Yajna dan kualitas yajna untuk memperkuat keyakinan melalui pengamatan pada lingkungan keluarga. Untuk membantu mewujudkan tujuan pembelajaran tersebut, media berbasis TIK apakah yang paling relevan, efektif dan efisien yang dapat dipergunakan oleh guru .....

a)

Membagikan video tutorial pengerjaan tugas melalui googleclassroom, tugas disetor melalui googleclassroom dengan memanfaatkan fitur yang disediakan.

b)

mengirimkan video tutorial pengerjaan tugas melalui WA group, tugas pada google via youtube, link dikirimkan via WA

c)

Mengirimkan tutorial PPT contoh pengerjaan tugas melalui WA, tugas dikirm kembali melalui WA group

d)

Mengirimkan tutorial PPT contoh pengerjaan tugas melalui WA, tugas dikirm kembali melalui email

e)

Tutorial tugas berupa video diberikan via email, hasil diikirim kan kembali ke email guru

67.

Tujuan umum pembelajaran agama Hindu adalah mengaktualisasikan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari. Sumber belajar yang dapat dijadikan acuan untuk memperkuat landasan aktualisasi ajaran Tri Kaya Parisudha adalah....

a)

Kitab Mahabarata

b)

Kitab Sarasamsucaya

c)

Lontar Wrhaspati Tattwa

d)

Reg Weda

e)

Sama Weda

68.

Pak Maman akan mengajarkan materi Tri Hita Karana di Kelas V SD dengan kompetensi dasar memahami ajaran Tri Hita Karana., indikator mengidentifikasi implementasi ajaran Tri Hita Karana pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Media yang paling relevan dipergunakan untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis adalah

a)

Video bencana COvid 19 dan upaya mengendalikan penyebarannya

b)

Audio Kisah Prabu Angling Darma yang dapat berbicara dengan binatang

c)

Video kisah Ramayana saat membangun jembatan Situbanda untuk menuju Kerajaan Alengka

d)

Video terjadinya tsunami

e)

Video bencana Gunung meletus dan dampaknya

69.

Agar SIswa SD dapat memahami ajaran Palemahan Tri Hita Karana, maka guru menyusun aktivitas pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kreatif. Media yang tepat untuk mengembangkan keterampilan tersebut adalah...

a)

Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA,

b)

Video dokumentasi Pawai Ogoh-ogoh tahun 1974

70.

Agar SIswa SMA dapat memahami ajaran Tri Hita Karana, maka guru menyusun aktivitas pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan kolaborasi. Media yang paling relevan untuk mengembangkan keterampilan tersebut pada pembelajaran daring di tengah pandemi COVID 19 yang berlokasi di Kota Denpasar (status zona merah) adalah....

a)

Pembelajaran dengan vicon, menampilkan Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA, siswa diminta berdiskusi mengenai strategi untuk menanggulangi dampak melalui fitur breakroom pada zoom

b)

Pembelajaran dengan vicon, menampilkan Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA, siswa diminta menulis masukan pada satu link google doc yang sama

c)

Pembelajaran dengan WA, media dibagikan pada WA, peserta berdiskusi dengan kelompok di rumah masing-masing, hasil diskusi dikirim via WA

d)

Pembelajaran dengan WA, media dibagikan pada WA, peserta berdiskusi dengan kelompok di rumah masing-masing, hasil diskusi dikirim pada akhir semester

71.

Seorang siswa kedapatan membawa handphone ke sekolah. Padahal sekolah sebenarnya sudah memberikan tulisan peringatan serta aturan untuk tidak membawa handphone ke sekolah. Sebagai guru yang berkewajiban memberikan pendidikan. Pada kasus tersebut guru melaksanakan pembelajaran yang bersifat....

a)

Edukatif

b)

Kolaboratif

c)

Inisiatif

d)

Demonstratif

e)

Motifatif

72.

Bu Santi adalah guru teladan di sebuah sekolah. Dia selalu meningkatkan dan memelihara citra profesinya melalui perwujudan perilaku profesional. Tindakan yang dilakukan Bu Santi termasuk....

a)

Memelihara dan meningkatkan citra profesi

b)

Keinginan untuk selalu menampilkan standard idial

c)

Memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan professional

d)

Mengejar kualitas dan cita-cita profesi

e)

Memiliki kebanggaan terhadap profesi

73.

Pak Lanang dalam pembelajaran selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang diharapkan. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi. Bentuk pemanfaatan TIK yang perlu dilaksanakan adalah....

a)

Pembelajaran berbasis computer dan pembelajaran berbasis Web

b)

pembelajaran bermasis media cetak

c)

pembelajaran berbasis Suara

d)

pembelajaran berbasis digital

e)

Pembelajaran berbasis elening

74.

Pak Abdi guru professional yang dalam pembelajaran selalu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu alat pembelajaran yang digunakan adalah internet yang menjadi sumber belajar dan sarana belajar bagi pembelajar. Kasus di atas mencirikan bahwa Pak Abdi telah menerapkan....

a)

Technological Knowledge

b)

Paedagogy Knowledge

c)

ContenKnowledge

d)

Learning contex

e)

Paedagogical and Content Knowledge

75.

Kemampuan untuk menciptakan, memiliki daya cipta atau mampu menciptakan sesuatu gagasan maupun alat yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya dalam pembelajaran merupakan sikap kreatif guru ketika menyampaikan ilmu kepada siswa. Model yang sesuai dengan sikap kreatif memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar adalah....

a)

contextual teaching learning

b)

Problem based learning

c)

inquiry

d)

Project based learning

e)

Cooperatif learning

76.

Pak Tude guru agama Hindu yang memiliki wawasan ke depan dengan mengajak anak didiknya untuk berpikir kritis dan berpikir masa depan. Masa depan ditentukan oleh pengetahuan. Pengetahuan menjadi modal paling berharga dan paling dibutuhkan. Sikap Pak Tude dalam hal ini termasuk....

a)

Konsep pembelajaran Futuristik

b)

Konsep pembelajaran kontekstual

c)

Konsep pembelajaran bermakna

d)

Konsep pembelajaran Holistik

e)

Konsep pembelajaran Saintifik

77.

Bu Wati guru agama Hindu kelas tiga SD mengajar dengan materi pokok Tri Parisudha. Sebelum materi inti Bu Wati selalu mengkaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam kognitif anak didiknya. Perilaku Bu Wati tersebut mencerminkan model pembelajaran....

a)

Pembelajaran bermakna

b)

Pembelajaran Futuristik

c)

Pembelajaran Konstruktivisme

d)

Pembelajaran Kontekstual

e)

Pembelajaran Holistik

78.

Dalam pembuatan materi yang bersumber pada artikel, perlu dikaitkan dengan jenis-jenis artikel. Apabila artikel yang isinya dikaitkan dengan analisa penulis, maka jenis artikel ini adalah......

a)

Artikel Prediktif

b)

Artikel Eksploratif

c)

Artikel Deskriptif

d)

Artikel Eksplanatif

e)

Artikel Naratif

79.

Sebelum memulai proses pembelajaran di kelas, peserta didik terlebih dahulu diminta untuk mengobservasi suatu fenomena terlebih dahulu. Kemudian peserta didik diminta mencatat masalah-masalah yang muncul. Setelah itu tugas guru adalah merangsang peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang ada. Tugas guru adalah mengarahkan peserta didik untuk bertanya, dan mendengarkan pendapat yang berbeda dari mereka. Kegiatan yang dilakukan guru tersebut merupakan implementasi dari model pembelajaran....

a)

Problem based learning

b)

Priject based learning

c)

Inquiry learning

d)

Diccovery learning

e)

Konstektual learning