Font size
WorksheetsEducational Theories and Applications
Total questions: 79
Worksheet time: 40mins
Dalam teori behavioristik dikatakan bahwa belajar merupakan proses interaksi antara stimulus dan respon. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar. Apabila teori ini diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, maka yang harus dilakukan oleh seorang guru adalah........
melakukan pembelajaran secara terprogram, dimana materi dibagi menjadi frame-frame yang berurutan untuk memberikan informasi
melaksanakan pembelajaran dengan cara menemukan serta memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar sendiri
melakukan pembelajaran dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada siswa sehingga dapat membangun pemahaman siswa
memberikan berbagai pengalaman untuk membangun landasan bagi pembelajaran
melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran
Bu Sari dalam mengajar menggunakan program-program pembelajaran seperti teaching machine, pembelajaran modul. Berdasarkan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bu Sari menerapkan teori belajar menurut....
Skinner
Piaget
Brunner
Vygotsky
John Dewey
Menurut Piaget bahwa dalam proses belajar, seseorang akan mengikuti pola dan tahap perkembangan sesuai dengan umurnya. Hal ini apabila dikaitkan dalam proses belajar, maka yang harus dilakukan guru dalam mengajar adalah.........
Mengaktifkan siswa secara optimal maka pengetahuan dan pengalaman akan berjalan dengan baik
Memberikan kebebasan siswa untuk belajar sendiri
melakukan pembelajaran dengan aktivitas menemukan
Mengajak siswa untuk memecahkan permasalahan
memberikan kesempatan siswa untuk menemukan konsep
Pak Made dalam mengajar materi Tri Kaya Parisudha dengan cara memberikan pemahaman melalui contoh-contoh yang dijumpai dalam kehidupan. Cara mengajar yang dilakukan oleh Pak Made ini merupakan penerapan teori belajar ..........
Teori Belajar Brunner
Teori Belajar Ausubel
Teori Belajar Piaget
Teori Belajar Gagne
Teori Belajar Pavlov
Dalam teori Konstruktivistik, seorang guru dituntut untuk mengkonstruksi belajar siswa, dalam arti guru membantu siswa untuk membentuk pengetahuannya sendiri. Dengan demikian peran yang harus dilakukan oleh guru untuk mewujudkan hal tersebut adalah ..........
Memahami jalan pikiran atau cara pandang siswa
Memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan latihan secara berulang
Menumbuhkan kebiasaan pada siswa
Memberikan kebebasan berpendapat pada siswa
Memberikan keteladanan kepada siswa
Bu Wayan memberikan materi tentang Catur Paramita, dimana di dalam materi tersebut mengajarkan tentang etika Hindu. Dalam hal ini bu Wayan mengajarkan tentang bagaimana siswa berperilaku dalam kehidupan sosial. Dengan demikian Bu Wayan menerapkan pembelajaran......
pembelajaran yang melibatkan suatu aktivitas sosial
pembelajaran yang melibatkan aktivitas mental
pembelajaran yang melibatkan penggunaan bahasa
pembelajaran yang menggunakan masa
pembelajaran yang melibatkan pengetahuan
Dalam teori Humanistik, ada pandangan bahwa belajar merupakan proses seseorang mampu mengalami suatu peristiwa atau suatu kejadian sebagaimana ada. Pandanga ini merupakan tahap belajar .......
Tahap pengalaman konkrit
Tahap pengamatan aktif
Tahap pengamatan reflektif
Tahap konseptualisasi
Tahap eksperimentasi aktif
Dalam memberikan pelajaran Pak Ganjar selalu memotivasi siswa. Apabila ada siswa yang kurang berminat belajar, Pak Ganjar selalu memfasilitasi dan mendampingi siswa dalam belajar. Dari narasi diatas maka Pak Ganjar mementingkan proses dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut pembelajaran yang dilakukan Pak Ganjar merupakan teori belajar........
Teori belajar Combs
Teori belajar Bloom
Teori belajar Habermas
Teori belajar Alan Mumford
Teori belajar Maslow
Setelah pawai ogoh-ogoh pada rangkaian upacara pengerupukan Nyepi. Setelah upacara pengerupukan, sampah sisa upacara dan konsumsi yang berbahan plastik berserakan dijalan. Kondisi ini sangat bertentangan spirit hari raya Nyepi untuk harmonisasi alam semesta beserta isinya. Aktivitas pembelajaran kontekstual dan futuristik yang dapat dirancang untuk mentransformasi pemahaman aktivitas keagamaan dan mengembalikannya pada esensi Hari Raya Nyepi adalah....
Melakukan mini riset yang mengintegrasikan teknologi untuk memperoleh informasi yang akurat.
Melakukan pengamatan langsung pada komunitas pemuda pencinta ogoh-ogoh
Membaca dan menggali sumber primer dan sekunder tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan
Membaca dan menggali sumber primer tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan
Membaca dan menggali sumber sekunder tentang esensi pawai ogoh-ogoh pada hari pengerupukan
Pak Budi adalah guru agama yang taat dan disiplin dalam melaksanakan pembelajaran. Setiap proses pembelajaran pak Budi selalu melakukan kegiatan reflektif, tindakan reflektif merupakan indicator kompetensi....
Pedagogik
Kepribadian
Sosial
Professional
Intelektual
Arti kata Weda sebagai kitab suci agama Hindu, banyak dianalisa oleh para ahli agama maupun antropolog. Bloomfield adalah salah satu diantaranya yang menyatakan Weda (Rgweda) bukan saja monumen tertua umat manusia, akan tetapi juga dokumentasi di timur yang paling tua. Oleh karenanya karakteristik ajaran Weda bersifat anadi-ananta-apauruseyam yang kemudian disusun menjadi kitab suci agama tertua. Kebenaran maknawi dan karakteristik ajaran Weda dan penyusunnya .....
Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir bukan buatan manusia dan disusun oleh Maharsi Vyasa.
Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir dan disusun oleh manusia dengan kelebihan.
Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir bukan buatan manusia dan disusun oleh Sapta Rsi.
Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir sumber ajaran Brahman dan disusun oleh Maharsi Vyasa.
Ajaran Weda tidak berawal tidak berakhir sumber hukum Brahman dan disusun oleh Sapta Rsi.
Weda sebagai wahyu Brahman diyakini kebenarannya oleh umat Hindu dan bahasa yang dipergunakan dalam Weda adalah bahasa Sansekerta Huruf Dewanagari. Bahasa dan huruf ini pertama kali dipopulerkan oleh Maharsi Panini dan terkategorikan menjadi tiga yakni bahasa sansekerta Weda (Vedic Sansrkit), bahasa sansekerta klasik (Classical Sansrkit) dan bahasa sansekerta campuran (Hybrida Sansrkit). Mahabharata dan Ramayana
Smerti-Itihasa menggunakan bahasa Sanskerta jenis .....
bahasa sansekerta klasik (Classical)
bahasa sansekerta Weda (Vedic Sanskrit)
bahasa sansekerta campuran (Hybrida Sanskrit)
bahasa sansekerta Weda (Vedic Sanskrit)
bahasa sansekerta klasik dan bahasa sansekerta campuran
Berdasarkan kitab Manawadharmasastra II.10 bahwa pengkodifikasian Weda terbagi atas Weda Sruti dan Weda Smerti. Adapun sistem yang dijadikan pedoman pengkodifikasian ini .....
Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, guna mantra, sistem keluarga
Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, sistem keluarga, geneologis
Usia sloka, tempat geografis, isi, guna mantra, sistem keluarga, jumlah mantra
Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, sistem keluarga, geneologis, jumlah mantra
Usia sloka, tempat geografis, isi, fungsi, guna mantra, sistem keluarga, geneologis
Jika kita kaitkan dengan kodifikasi Weda Sruti, maka posisi Sita-Bima-Laksamana menerapkan ajaran pemujaan Hindu pada bagian .....
Samaweda-UpanISad-Rgweda
Rgweda-Aranyaka-Samaweda
Rgweda-Aranyaka-Yajurweda
Samaweda-Upanisad-Yajurweda
Samaweda-Aranyaka-Rgweda
Fenomena strategi kepemimpinan dan upaya medis dalam menghadapi Covid-19 identik dengan strategi yang terdapat dalam kitab suci Weda Smerti khususnya .....
Astabrata-Arthaweda dan Ayurveda
Astabrata-Ayurweda dan Nitisastra
Astabrata-Arthaweda dan Dhanurweda
Astabrata-Arthaweda dan Nitisastra
Astabrata-Ayurweda dan Dhanurweda
Fenomena teologi yang diterapkan dalam teks dan konteks agama Hindu populer dinyatakan sebagai .....
Anumana pramana-Transendent-Immanent
Pratyaksa pramana-Transendent-Immanent
Pratyaksa pramana-Immanent-Transendent
Anumana pramana-Immanent-Transendent
Agama pramana-Transendent Immanent
Rama rajin melaksanakan pemujaan kepada Brahman menggunakan berbagai bentuk upakara yadnya; Sita menggunakan berbagai kidung-kidung suci; Laksamana menggunakan doa-doa Hindu; Bima menggunakan kekuatan alam pikiran. Pasangan yang tepat dengan bagian Weda Sruti adalah .....
Samaweda-Upanisad-Rgweda-Yajurweda
Rgweda-Aranyaka-Samaweda-Yajurweda
Rgweda-Aranyaka-Yajurweda-Samaweda
Samaweda-Upanisad-Yajurweda-Rgweda
Samaweda-Aranyaka-Rgweda-Yajurweda
Aktivitas yang dilakukan oleh Dharma dan Devi saat memuja Tuhan dalam kehidupan sehari-hari adalah wujud.....
Nawawidha bhakti Arcanam smaranam sevanam
Nawawidhabhakti padasevanam smaranam dhasyam
Nawawidhabhakti padasevanam dhasyam sevanam
Nawawidhabhakti Arcanam dharyev sevanam
Nawawidhabhakti dasyam smaranam sevanam
Kekuatan suatu mantra dapat ditentukan oleh .....
Objek, teknik, waktu dan makna mantra
Objek, sraddha, teknik, dan makna mantra
Sraddha, teknik, waktu dan makna mantra
Sraddha, objek, teknik dan konsentrasi mantra
Objek, teknik, waktu dan konsentrasi mantra
Sebelum makan, anak wajib berdoa berikut ini adalah mantra makan Hindu yang dapat diaplikasikan adalah .....
Om ānnapaṭe annasya no dehyannṁvāsya śuśminaḥ pra-pra dātāran tariṣa urjan no dhehi dvipade catuṣ pāde
Oṁ idamāpah pra vahata yatkiṁ ca duritaṁ mayi yadvāham abhidudroha yadvā śepa utaṁtam
Oṁ saṁ gacchadhvaṁ saṁ vadadhvaṁ saṁ vo mananīṁ jānataṁ devo bhagaṁ yathā pūrve samajānanā upāsate
Om agne naya supathā rāye asmān Viśvāni deva vayunāni vidvān yuyodhyasmaj juhurāṇaṁ eno bhūyiṣṭāmte namauktiṁ vidhema
Om ang kamg kasolkaya isana ya namah swaha, swasti swasti sarwa dewa bhuta pradhana purusra sang yoga ya namah
Pernyataan yang mengindikasikan hakikat Itihasa adalah .....
Itihasa merupakan karya yang agung, indah dan tiada yang bisa menandingi keluasan ajaran di dalamnya
Itihasa memuat dongeng purbakala tentang cerita binatang, sejarah para dewa yang selalu menarik diceritakan
Itihasa adalah kitab suci universal yang bisa dijadikan acuan siapapun dalam berpikir, berkata dan berbuat yang benar
Itihasa adalah karya sastra yang didominasi oleh cerita-cerita legenda sehingga mudah untuk digubah
Itihasa hendaknya dipahami dan dihayati oleh seluruh umat manusia tanpa memandang perbedaan
Berkaitan dengan sumber hukum Hindu, maka mengenai sila dan acara hendaknya merujuk kepada kitab-kitab Itihasa Purana. Mengapa demikian?
Karena banyak contoh perbuatan baik dari para Maharṣi atau orang-orang bijak dalam Itihasa Purana.
Karena Itihasa dan Purana adalah penjabaran dan pengejawantahan dari Veda, mutlak harus diyakini
Karena sila dan acara tidak bisa diterapkan tanpa sumber yang jelas, agar tidak salah dalam berprilaku
Karena Itihasa dan Purana merupakan sumber ajaran agama Hindu yang paling utama.
Karena Itihasa Purana mampu merubah prilaku manusia menjadi lebih baik
Ramayana tersusun atas tujuh bagian (Sapta Kanda), salah satunya yang mengisahkan penyampaian senjata Sungai Gangga yang termuat dalam bagian...
Bala Kanda
Ayodhya Kanda
Aranya Kanda
Kiskinda Kanda
Sundara Kanda
Berikut ini amanat yang tidak relevan dengan penggalan kisah Raja Dasaratha dan Rama adalah...
Tuhan akan melindungi orang-orang yang jujur
Karmaphala adalah hukum rta yang sangat adil
Kesetiaan kepada janji adalah keutamaan seorang pemimpin
Keterikatan membawa penderitaan
Tidak ada sesuatu yang kekal di dunia ini kecuali Brahman dan Atman
Salah satu bagian Mahabharata yang mengisahkan beberapa pertanyaan Yaksa kepada Yudhistira termuat dalam...
Vanaparva
Sabhaparva
Virataparva
Udyogaparva
Bhisamaparwa
Pesan moral dalam sumpah yang diucapkan oleh Dewabrata mengamanatkan tentang...
Guru Susrusa
Aharalagawa
Swadhyaya
Sauca
Asteya
Kisah perang malam yang disusun Asvatthama untuk membalas dendam kepada Pandava termuat dalam...
Sauptikaparva
Striparva
Santiparva
Anusasana parva
Dharma akan selalu menang melawan Adharma, Satyam Eva Jayate
Benar
Salah
Kecurangan tersebut dapat dibenarkan karena untuk tujuan memenangkan Dharma
Benar
Salah
Karmaphala merupakan suatu hukum yang bersifat sangat adil dan tepat sasaran
Benar
Salah
Perhatikan kutipan sloka berikut: "Oleh karena itu laksanakanlah segala kerja sebagai kewajiban tanpa terikat (pada akibatnya), sebab kerja yang bebas dari keterikatan bila melakukan pekerjaan itu, maka orang itu akan mencapai (tujuan) yang tertinggi" (Bhagavad Gita III.19) Pernyataan yang tidak sejalan dengan sloka tersebut adalah:
Kerja yang berorientasi pada hasil
Kerja yang dilakukan tanpa pamrih
Kerja yang bersungguh-sungguh
Kerja yang tulus pada bidangnya
Kerja sebagai persembahan kepada Brahman
Hal di atas menimbulkan pelaksanaan yadnya bagi umat Hindu yang bertujuan....
Sebagai cetusan rasa terima kasih
Sebagai pengejawantahan ajaran Weda
Untuk meningkatkan kualitas diri
Sebagai usaha menghubungkan diri dengan Tuhan
Untuk penyucian diri
Bila dikaitkan dengan klasifikasi yadnya dalam Panca Yadnya, maka tindakan di atas tergolong....
Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya
Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya
Pitra Yadnya dan Rsi Yadnya
Rsi Yadnya dan Manusa Yadnya
Tapa Yadnya dan Drawya Yadnya
Berdasarkan karakterisasi fungsinya, maka Pura tersebut di atas tergolong....
Pura Kahyangan Jagat dan Pura Kahyangan Desa
Pura Umum sebagai tempat bersembahyang
Pura Jagat yang diempon oleh warga desa setempat
Pura tempat memohon persaksian Hyang Widhi untuk memasuki hidup baru
Pura tempat memuja roh-roh suci para Rsi dan leluhur umat Hindu
Berkaitan dengan wewenangnya dalam aktivitas ritual keagamaan masing-masing, maka....
Pandita berwenang muput segala jenis yadnya
Pandita berwenang muput Dewa Yadnya
Pinandita berwenang muput Bhuta Yadnya
Pinandita berwenang muput Rsi Yadnya
Pinandita berwenang muput segala jenis yadnya
Persyaratan untuk menjadi Pinandita di antaranya adalah....
Sehat jasmani dan rohani
Mendapat izin dari calon nabe
Menguasai kitab suci Weda
Memahami bahasa Sanskreta dan Jawa Kuna
Bisa memberikan dharmawacana
Pada hari suci tersebut di atas umat Hindu sedapat mungkin melaksanakan brata yang berfungsi untuk....
Melatih pengendalian diri
Belajar ikhlas
Membebaskan diri dari dorongan nafsu
Meningkatkan kesadaran spiritual
Meningkatkan kualitas sradha
Menurut Lontar Sundarigama, upacara mabyakala pada umumnya dilaksanakan pada rangkaian hari suci....
Galungan
Kuningan
Saraswati
Galungan dan Kuningan
Kuningan dan Saraswati
Widhi artinya menakdirkan yaitu Tuhan dan Sradha berarti keyakinan. Sedangkan Tattwa berarti kebenaran, hakekat atau dapat berarti filsafat. Jadi Widhi Tattwa ...
Filsafat tentang Tuhan/ Hyang Widhi
filsafat tentang Atman
Filsafat tentang Karma Phala
Filsahat tentang Moksa
Filsafat hidup
Maya tattwa sifatnya kecuali ...
Maya tattwa karena tanpa kesadaran dan tanpa pengetahuan.
Maya Tattwa hanyalah alpa, tidak memiliki kesadaran dan hanya sebagai wujudnya.
Maya tattwa sifatnya kesadaran.
Maya tattwa itu awang-awang yang kosong dan hampa tak berhingga, alpa.
Maya tattwa selalu bingung dan gelap.
Cadu-Sakti yang terdiri dari Wibhusakti, Prabhusakti, Jnanasakti dan Kriyasakti. Tuhan sebagai maha kuasa, atau sebagai rajadiraja, tidak ada yang menyaingi dari kekuasaan Tuhan, maka gelar Tuhan dalam hal ini diistilahkan ...
Wibhu Sakti
Prabhu Sakti
Kriya Sakti
Jnana Sakti
Catur Sakti
Keadaan Tuhan dalam posisi demikian diistilahkan dengan ...
Nirguna Brahman Tuhan yang sangat suci tak terpengaruhi oleh apapun, amat gaib, tak terpikirkan, berada di mana-mana.
Nirguna Brahman Tuhan yang tak bisa dibayangkan, tak dapat terjangkau oleh alam pikiran manusia untuk mendivinisikannya.
Siwatma atau Cetana/purusa atau unsur kejiwaan yang lebih banyak dipengaruhi Maya atau Acetana/Prakerti/Pradhana un-consciousness, jika dibandingkan dengan Sadasiwa.
Saguna Brahman Tuhan yang telah kena pengaruh maya dan guna sehingga Beliau serba guna atau Siwa Savyaparah atau telah bersenyawa dengan prakerti dan hukum kemahakuasaan-Nya.
Pengaruh Maya sudah besar adanya terhadap Siwatma, maka sifatnya menjadi avidya serta hilang kesadaran asli yang murni dan lagi bila telah terpecah-pecah serta menjadi segala makhluk, khususnya manusia, maka akhirnya disebut 'Atma'.
Maka ... Alam semesta ini terbentuk dari unsur ...
purusa sebagai unsur kehidupan atau kejiwaan
prakerti sebagai unsur kebendaan atau jasmani
Panca tanmatra yaitu terdiri dari: Sabda Tanmatra, Sparsa Tanmatra, Rupa Tanmtra, Gandha Tanmatra dan Rasa Tanmatra. Sedangkan rasa tanmatra adalah...
Unsur suara atau sabda yang diibaratkan seperti saat menutup kedua telinga dan mendengar suara halus.
Unsur rasa seperti rasa angin yang menghembus dan meresap ke kulit yang begitu lembut dan masih tersimpan di memori.
Unsur rupa seperti warna tat kala matahari terbenam di ufuk barat atau warna matahari saat senja menjelang terbenam, dimana warna itu masih terbayang diingatan.
Unsur bau diibaratkan seperti bau mencium wanginya cendana, melati atau bunga mawar dan lainnya yang masih tersimpam dalam bayangan.
Unsur rasa seperti saat makan yang sangat pedas, asin, manis, sepet, manis atau sad rasa yang masih terasa sekalipun telah selesai makan.
Tata susila mempunyai tujuan untuk menegakkan hubungan yang selaras. Di dalam hidup kita, mempunyai dua kewajiban yaitu:
Menyelaraskan hubungan antara badan dengan Paramatma dan Menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.
Menyelaraskan hubungan antara badan dengan indria dan menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.
Menyelaraskan hubungan antara badan dengan badan dan menyelaraskan hubungan manusia dengan manusia dan makhluk yang lainnya.
Menyelaraskan hubungan antara badan dengan indria dan menyelaraskan hubungan manusia.
Bila rasa kasih terhadap Sang Hyang Widhi Wasa dipupuk sehingga mencapai puncaknya maka:
Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.
Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa agar semua permohonan terkabulkan.
Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa agar hidup menjadi lebih senang.
Rasa kasih itu tidak akan menimbulkan rasa sujud dan ingin mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.
Rasa kasih itu akan menimbulkan rasa sujud dan tidak perlu mengorbankan diri dari segala yang dimiliki terhadap Sang Hyang Widhi Wasa.
Apabila Guna Sattwa dan Guna Rajas mempunyai pengaruh yang sama pada diri seseorang, maka sifat yang akan ditimbulkan orang tersebut adalah:
cenderung untuk melaksanakan dharma
cenderung untuk berbuat nakal dan arogan
cenderung untuk berbuat jahat dan sombong
cenderung untuk melaksanakan seksualitas menyimpang
cenderung untuk berbuat apatis
Asteya merupakan bagian dari ajaran Yoga Sutra Patanjali. Seseorang yang memiliki sikap ini dapat:
Mengendalikan diri dari keinginannya yang berlebihan akan sesuatu yang bukan miliknya.
Mementingkan kesenangan diri sendiri tanpa memandang betapa sengsara dan sakit hatinya orang lain.
Tiga dari perbuatan, empat dari kata-kata, tiga dari pikiran.
Tiga dari perbuatan, empat dari kata-kata, tiga dari pikiran.
Tiga dari perbuatan, lima dari kata-kata, dua dari pikiran.
Empat dari perbuatan, tiga dari kata-kata, tiga dari pikiran.
Empat dari perbuatan, empat dari kata-kata, dua dari pikiran.
Tiga dari perbuatan, tiga dari kata-kata, empat dari pikiran.
Di dalam kitab Wrhaspati Tattwa dijelaskan “Pikiran yang menyebabkan sang pribadi menikmati surga, pikiran yang menyebabkan sang pribadi jatuh ke neraka, pikiran yang menyebabkan menjelma menjadi binatang, pikiran pula yang menyebabkan menjelma menjadi manusia, pikiran yang menyebabkan seseorang mendapatkan moksa dan kalepasan”. Hal tersebut tersurat pada:
Wrhaspatitattwa 16
Wrhaspatitattwa 17
Wrhaspatitattwa 18
Wrhaspatitattwa 19
Wrhaspatitattwa 20
Seseorang tidak boleh berbuat sesuatu, kalau seseorang masih bimbang, sangsi/ragu saja. Sebelum melaksanakan suatu perkerjaan orang harus mengadakan penyelidikan terlebih dahulu. Pernyataan ini merupakan:
Suara hati nurani
Suara-suara naluri
Suara kejernihan
Suara kedamaian
Suara mata hati
Seseorang yang suka membicarakan kejelekan orang lain, suka membuat hoax, membuat gosip dan suka membuly teman, orang tersebut dikatakan mempunyai karakter:
Rajas
Satwam
Tamas
Sattvam dan Tamas
Satwam dan Rajas
Pada zaman Weda di India telah berkembang paham Ketuhanan seperti: keyakinan terhadap Dewa-Dewa yaitu Dewa Wayu, Dewa Agni, Dewa Indra, Dewa Surya, Dewa Candra, Dewa Waruna dan Dewa Marut. Di antara para Dewa yang paling banyak mendapat pemujaan ketika itu adalah:
Dewa Indra
Dewa Wayu
Dewa Surya
Dewa Candra
Proses perkembangan Agama Hindu di Indonesia berdasarkan analisa para sarjana adalah ada yang menyatakan bahwa Agama Hindu disebarkan dari India ke Indonesia pertama kali oleh para pedagang dari India, ada yang menyatakan disebarkan oleh kaum Ksatria, ada menyatakan disebarkan oleh kaum agamawan, dan ada pula yang menyatakan bahwa disebarkan oleh orang Indonesia sendiri yang telah belajar agama ke India. Berkenaan dengan beberapa pernyataan di atas, maka yang paling berpengaruh atas perkembangan Agama Hindu di Indonesia adalah....
Kaum agamawan (Brahmana)
Kaum Ksatria
Para Pedagang
Para buruh
Orang Indonesia
Periodisasi perkembangan Agama Hindu di Indonesia diawali dengan Agama Hindu di Kutai dan Jawa Barat, selanjutnya di Jawa Tengah. Berbagai bukti peninggalan sejarah yang berkaitan dengan itu adalah seperti adanya Yupa, prasasti Kebon Kopi, prasasti Jambu, prasasti Pasir Awi, prasasti Muara Cianten, prasasti Tugu, prasasti Tuk Mas, prasasti Canggal, Candi Dieng, dan Candi Prambanan. Sesuai dengan bukti-bukti peninggalan sejarah Agama Hindu di atas, bahwa yang menunjukkan periodisasi sejarah Agama Hindu di Jawa Barat adalah....
Prasasti Kebon Kopi
Yupa
Prasasti Tuk Mas
Prasasti Canggal
Candi Dieng
Agama Hindu pertama kali berkembang di Kutai sekitar abad IV, selanjutnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam perkembangan Agama Hindu tersebut muncul paham seperti paham Siwa, paham Wisnu, dan paham Tri Murti. Di antara berbagai paham keagamaan berupa paham Tri Murti yang berpengaruh terhadap kehidupan keagamaan saat ini adalah dapat dijumpai pertama kali pada bukti peninggalan sejarah berupa....
Prasasti Tuk Mas
Yupa
Prasasti Kebon Kopi
Prasasti Jambu
Prasasti Ciauteun
Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah meliputi masa Kalingga, masa Sanjaya dan masa Syailendra. Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu tersebut meninggalkan berbagai peninggalan sejarah seperti candi Gedongsongo, candi Selogria, candi Perot, candi Gunung Wukir, Candi Ijo dan candi Prambanan. Di antara beberapa peninggalan sejarah perkembangan Agama Hindu berupa candi di atas yang menunjukkan periodisasi masa Sanjaya adalah....
Candi Prambanan
Candi Gedongsongo
Candi Selogria
Candi Gunung Wukir
Candi Ijo
Periodisasi sejarah perkembangan Agama Hindu di Jawa Timur meliputi masa Kanjuruhan, Dinasti Isana, Kediri dan Singosari. Sejumlah bukti peninggalan sejarah menandakan periodisasi dimulai sejak tahun 670 Masehi hingga masa Singasari. Beberapa bukti peninggalan sejarah berkenaan dengan itu adalah seperti prasasti Dinoyo, candi Gunung Gangsir, candi Songgoriti, candi Selomangleng, kakawin Bharatayudha dan kakawin Wretasancaya. Bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu pada periodisasi masa Kanjuruhan di antaranya adalah....
Prasasti Dinoyo
Candi Songgoriti
Candi Selemangleng
Kakawin Bharatayudha
Kakawin Wretasancaya
Salah satu tokoh agamawan yang berperan dalam perkembangan Agama Hindu di Indonesia penulis kakawin yang berisikan untaian kalimat “Bhinneka Tunggal Ika”, adalah....
Mpu Tantular
Rsi Markandeya
Rsi Agastya
Mpu Kuturan
Dang Hyang Dwijendra
Dalam upaya menghadirkan dan membangun kesadaran global melalui pembelajaran Agama Hindu di tingkat Sekolah Dasar, guru menyampaikan materi Panca Yajna dengan menghadirkan ragam informasi kegiatan upacara di beberapa daerah di Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai dengan materi yang disampaikan oleh guru tersebut adalah:
memberikan pengalaman yang mengurangi rasa kedaerahan dan kesukuan.
pengalaman tentang mengajar siswa untuk berpikir tentang mereka sendiri sebagai individu,
membekali siswa untuk memahami dan memberi reaksi terhadap isu internasional dan antarbudaya.
militansi terhadap cara beragama di masing-masing daerah.
menyajikan informasi yang relevan untuk meningkatkan kemampuan terlibat dalam pencatutan kebijakan publik.
Pak Maman akan mengajarkan materi Tri Hita Karana dengan kompetensi dasar Memahami Ajaran Tri Hita Karana. Media berbasis TIK yang relevan untuk dipergunakan oleh pak Mamat dalam mencapai KD yang dapat memberikan pengetahuan konseptual, faktual, prosedural dan metakognisi adalah
Video bencana Covid 19 dan upaya mengendalikan penyebarannya
Audio Kisah Prabu Angling Darma yang dapat berbicara dengan binatang
Video kisah Ramayana saat membangun jembatan Situbanda untuk menuju Kerajaan Alengka
Video terjadinya tsunami
Video bencana Gunung meletus dan dampaknya
Agar anak dapat mengenal perilaku subha dan asubha karma pada siswa Sekolah Dasar, maka guru menyusun aktivitas berupa membaca informasi yang ada pada media sosial, meliputi berita baik dan benar sampai pada berita yang sarat dengan kecaman dan perundungan. Aktivitas tersebut merupakan sebuah aktivitas pembelajaran holistik karena .......
Aktivitas tersebut dapat membantu siswa dalam menemukan, dan memperluas cakrawala serta hubungan antara berbagai pokok bahasan dalam tingkatan trans-disipliner, sehingga hal itu akan lebih memberi makna kepada siswa.
menyadarkan siswa tentang keterkaitannya dengan komunitasnya, sehingga mereka tak boleh mengabaikan tradisi, budaya, kearifan, sejarah, hubungan manusiawi, serta pemenuhan kebutuhan yang tepat guna.
siswa dapat menyadari akan keunikan dirinya dengan segala potensinya
AKtivitas pembelajaran Pembelajaran menghadirkan sebuah proses kreatif dan artistik.
aktivitas tersebut mengembangkan kecerdasan ganda
Untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran yang bermakna, guru senantiasa diharapkan menghadirkan isu-isu kontekstual dan futuristik, yang dapat membantu siswa untuk beradaptasi pada kehidupan masa depan. Untuk itu perangkat pembelajaran yang disusun hendaknya dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa untuk bersiap pada kehidupan di masa depan. Perangkat pembelajaran yang sesuai dengan pernyataan tersebut pada materi Tri Hita Karana adalah....
LKPD pengembangan Sikap, pengetahuan dan keterampilan yang mengambil isu prosesi upacara Ngaben pada kasus jenazah yang terinfeksi COVID 19
LKPD pengembangan Sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan topik upacara nista, madya dan utama
Pada pengembangan Kompetensi Dasar Aspek Memahami Kitab Suci, siswa diminta untuk melakukan survey dengan menggunakan google form untuk mengetahui jenis Kitab Suci yang dimiliki pada masing-masing keluarga di wilayah tertentu, hasilnya kemudian dianalisis untuk menentukan persentasi kepemilikan Kitab Suci Weda yang semakin hari jumlahnya semakin terbatas. Pada pertemuan berikutnya, diperoleh informasi bahwa Kitab Suci yang paling banyak dimiliki pada keluarga Hindu adalah Kitab Bhagawad Gita dan Sarasamusccaya. Kemudian siswa diminta untuk mengembangkan strategi untuk mempermudah akses penyebaran Kitab Suci, jawaban siswa cukup beragam. Bagian yang menunjukkan pengembangan materi PAH yang berkaitan dengan teknologi informasi adalah....
Penggunaan Google Form pada teknik survey
Analisis persentase kepemilikan kitab suci
Survey dan Analisis persentase kepemilikan kitab suci , dan pengembangan strategi untuk mempermudah akses penyebaran kitab suci
pengembangan strategi untuk mempermudah akses penyebaran kitab suci
Pada pembelajaran Agama Hindu di SMP materi Yajna dengan metode daring di Kota Denpasar, siswa diharapkan dapat memahami ajaran Yajna dan kualitas yajna untuk memperkuat keyakinan melalui pengamatan pada lingkungan keluarga. Untuk membantu mewujudkan tujuan pembelajaran tersebut, media berbasis TIK apakah yang paling relevan, efektif dan efisien yang dapat dipergunakan oleh guru .....
Membagikan video tutorial pengerjaan tugas melalui googleclassroom, tugas disetor melalui googleclassroom dengan memanfaatkan fitur yang disediakan.
mengirimkan video tutorial pengerjaan tugas melalui WA group, tugas pada google via youtube, link dikirimkan via WA
Mengirimkan tutorial PPT contoh pengerjaan tugas melalui WA, tugas dikirm kembali melalui WA group
Mengirimkan tutorial PPT contoh pengerjaan tugas melalui WA, tugas dikirm kembali melalui email
Tutorial tugas berupa video diberikan via email, hasil diikirim kan kembali ke email guru
Tujuan umum pembelajaran agama Hindu adalah mengaktualisasikan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari. Sumber belajar yang dapat dijadikan acuan untuk memperkuat landasan aktualisasi ajaran Tri Kaya Parisudha adalah....
Kitab Mahabarata
Kitab Sarasamsucaya
Lontar Wrhaspati Tattwa
Reg Weda
Sama Weda
Pak Maman akan mengajarkan materi Tri Hita Karana di Kelas V SD dengan kompetensi dasar memahami ajaran Tri Hita Karana., indikator mengidentifikasi implementasi ajaran Tri Hita Karana pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Media yang paling relevan dipergunakan untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis adalah
Video bencana COvid 19 dan upaya mengendalikan penyebarannya
Audio Kisah Prabu Angling Darma yang dapat berbicara dengan binatang
Video kisah Ramayana saat membangun jembatan Situbanda untuk menuju Kerajaan Alengka
Video terjadinya tsunami
Video bencana Gunung meletus dan dampaknya
Agar SIswa SD dapat memahami ajaran Palemahan Tri Hita Karana, maka guru menyusun aktivitas pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kreatif. Media yang tepat untuk mengembangkan keterampilan tersebut adalah...
Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA,
Video dokumentasi Pawai Ogoh-ogoh tahun 1974
Agar SIswa SMA dapat memahami ajaran Tri Hita Karana, maka guru menyusun aktivitas pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan kolaborasi. Media yang paling relevan untuk mengembangkan keterampilan tersebut pada pembelajaran daring di tengah pandemi COVID 19 yang berlokasi di Kota Denpasar (status zona merah) adalah....
Pembelajaran dengan vicon, menampilkan Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA, siswa diminta berdiskusi mengenai strategi untuk menanggulangi dampak melalui fitur breakroom pada zoom
Pembelajaran dengan vicon, menampilkan Video tumpukan sampah dan dampak yang ditimbulkan di daerah sekitar TPA, siswa diminta menulis masukan pada satu link google doc yang sama
Pembelajaran dengan WA, media dibagikan pada WA, peserta berdiskusi dengan kelompok di rumah masing-masing, hasil diskusi dikirim via WA
Pembelajaran dengan WA, media dibagikan pada WA, peserta berdiskusi dengan kelompok di rumah masing-masing, hasil diskusi dikirim pada akhir semester
Seorang siswa kedapatan membawa handphone ke sekolah. Padahal sekolah sebenarnya sudah memberikan tulisan peringatan serta aturan untuk tidak membawa handphone ke sekolah. Sebagai guru yang berkewajiban memberikan pendidikan. Pada kasus tersebut guru melaksanakan pembelajaran yang bersifat....
Edukatif
Kolaboratif
Inisiatif
Demonstratif
Motifatif
Bu Santi adalah guru teladan di sebuah sekolah. Dia selalu meningkatkan dan memelihara citra profesinya melalui perwujudan perilaku profesional. Tindakan yang dilakukan Bu Santi termasuk....
Memelihara dan meningkatkan citra profesi
Keinginan untuk selalu menampilkan standard idial
Memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan professional
Mengejar kualitas dan cita-cita profesi
Memiliki kebanggaan terhadap profesi
Pak Lanang dalam pembelajaran selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang diharapkan. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi. Bentuk pemanfaatan TIK yang perlu dilaksanakan adalah....
Pembelajaran berbasis computer dan pembelajaran berbasis Web
pembelajaran bermasis media cetak
pembelajaran berbasis Suara
pembelajaran berbasis digital
Pembelajaran berbasis elening
Pak Abdi guru professional yang dalam pembelajaran selalu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu alat pembelajaran yang digunakan adalah internet yang menjadi sumber belajar dan sarana belajar bagi pembelajar. Kasus di atas mencirikan bahwa Pak Abdi telah menerapkan....
Technological Knowledge
Paedagogy Knowledge
ContenKnowledge
Learning contex
Paedagogical and Content Knowledge
Kemampuan untuk menciptakan, memiliki daya cipta atau mampu menciptakan sesuatu gagasan maupun alat yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya dalam pembelajaran merupakan sikap kreatif guru ketika menyampaikan ilmu kepada siswa. Model yang sesuai dengan sikap kreatif memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar adalah....
contextual teaching learning
Problem based learning
inquiry
Project based learning
Cooperatif learning
Pak Tude guru agama Hindu yang memiliki wawasan ke depan dengan mengajak anak didiknya untuk berpikir kritis dan berpikir masa depan. Masa depan ditentukan oleh pengetahuan. Pengetahuan menjadi modal paling berharga dan paling dibutuhkan. Sikap Pak Tude dalam hal ini termasuk....
Konsep pembelajaran Futuristik
Konsep pembelajaran kontekstual
Konsep pembelajaran bermakna
Konsep pembelajaran Holistik
Konsep pembelajaran Saintifik
Bu Wati guru agama Hindu kelas tiga SD mengajar dengan materi pokok Tri Parisudha. Sebelum materi inti Bu Wati selalu mengkaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam kognitif anak didiknya. Perilaku Bu Wati tersebut mencerminkan model pembelajaran....
Pembelajaran bermakna
Pembelajaran Futuristik
Pembelajaran Konstruktivisme
Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran Holistik
Dalam pembuatan materi yang bersumber pada artikel, perlu dikaitkan dengan jenis-jenis artikel. Apabila artikel yang isinya dikaitkan dengan analisa penulis, maka jenis artikel ini adalah......
Artikel Prediktif
Artikel Eksploratif
Artikel Deskriptif
Artikel Eksplanatif
Artikel Naratif
Sebelum memulai proses pembelajaran di kelas, peserta didik terlebih dahulu diminta untuk mengobservasi suatu fenomena terlebih dahulu. Kemudian peserta didik diminta mencatat masalah-masalah yang muncul. Setelah itu tugas guru adalah merangsang peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang ada. Tugas guru adalah mengarahkan peserta didik untuk bertanya, dan mendengarkan pendapat yang berbeda dari mereka. Kegiatan yang dilakukan guru tersebut merupakan implementasi dari model pembelajaran....
Problem based learning
Priject based learning
Inquiry learning
Diccovery learning
Konstektual learning
